Tiga Sektor yang Menjadi Sasaran Pemkab Gumas dalam Lomba  Inovasi Daerah New Normal

Tiga Sektor yang Menjadi Sasaran Pemkab Gumas dalam Lomba  Inovasi Daerah New Normal

Tiga Sektor yang Menjadi Sasaran Pemkab Gumas dalam Lomba  Inovasi Daerah New Normal

Kulala Kurun gunungmaskab.go.id – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengikuti Video Conference (Vidcon) terkait lomba inovasi daerah dalam penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani  di ruang rapat lantai satu Kantor Bupati Gunung Mas, Jumat (29/5/2020) lalu.

Dalam Vidcon tersebut, Mendagri Tito Karnavian mengatakan, upaya mengatasi penyebaran covid-19 ini tidak bisa dalam waktu cepat.

Masyarakat Indonesia hendaknya segera melakukan langkah-langkah penyesuaian terhadap tantanan normal baru yang produktif namun aman dari penyebaran Covid-19.

Dijelaskan, ada tujuh sektor yang menjadi sasaran dalam lomba inovasi daerah ini yaitu, Pasar Tradisional, Pasar Modern, Restoran, Perhotelan, Pelayanan Terpadu, Tempat Wisata, serta Transportasi Publik.

“Intinya bahwa kepala Daerah khususnya untuk membuat tim nantinya, tim untuk menggarap salah satu untuk membuat pasar tradisional, pasar modern, mini market atau mall, kemudian restoran, hotel, tempat satu pintu juga ada salah satu wisata untuk digarap, transportasi umum atau pelabuhan, atau mungkin perlu ada koordinasi langkah dilapangan, mengkonsilidasikan stakeholder terkait dalam bidang itu dan setalah itu outputnya dalam bentuk video singkat berdurasi 1 menit, tetapi menggambarkan protokol Covid-19, aplikasi/replikasi, kreatifitas serta kolaborasi/kerjasama,” sebut mantan Kapolri ini.

Sehingga penilaian kita dari Kemendagri yang pertama adalah kesesuaiannya protokol dan Covid-19 itu yang penting bobotnya 40 persen, dalam video tersebut protokol Covid-19 ditaati. Hadiah berupa piagam serta mandapatkan dana insentif daerah. Dengan total hadiah yang disiapkan oleh Menteri Keuangan RI sebesar Rp 150 milar lebih,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Gunung Mas yang ikut dalam Vidcon mengatakan, kita sudah membentuk tim untuk melaksanakan inovasi daerah, dan kita pilih ada tiga topik yaitu restoran, hotel bersama Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Kepada tim supaya menyusun dan nanti di rapatkan kembali, menghimpun ide-ide rektorming ide-ide orang banyak, kemudian disimpulkan dan dibuatkan menjadi suatu model.

“Untuk saat ini Pemerintah Kabupaten Gunung Mas tempat kita betul-betul melaksanakan bukan cuma untuk video saja tetapi untuk dikerjakan benar-benar,” ungkapnya

Bupati Terima Bansos Terdampak Covid-19

Bupati Terima Bansos Terdampak Covid-19

Bupati Terima Bansos Terdampak Covid-19

Kulala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong bersama Forkopimda, menerima kunjungan Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran bersama anggota DPR RI Dapil Kalteng H. Agustiar Sabran dan Anggota tim percepatan pembangunan Kalteng Berkah Rahmadi G. Lentam dan Ibu AS Pelu serta beberapa Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng.

Kegiatan tersebut dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Gunung Mas untuk menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Tengah kepada 3.012 KK yang terdampak Covid 19 di Kabupaten Gunung Mas, bertempat di Pandopo Rujab Bupati Gunung Mas, Jumat (29/5/2020) lalu.

Total bantuan diserahkan sebesar Rp 1.506.000.000,- dengan masing-masing KK mendapatkan bantuan sebesar Rp. 500.000,- Bantuan langsung diserahkan oleh Gubernur Kalimantan Tengah diterima secara simbolis oleh Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong yang selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan sebagai penerima BLT.

Penyerahan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai oleh Gubernur Kalteng H.Sugianto Sabran kepada warga yang terdampak Covid-19, Jumat (29/5/2020).

Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran mengatakan, acara ini merupakan wujud kehadiran Pemerintah di tengah-tengah masyarakat untuk menjamin kehidupan dan kelangsungan hidup masyarakat Kalimantan Tengah dalam kondisi pandemic Covid-19.

Gugus Tugas pencegahan dan penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah telah melaoprkan bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan bantuan sosial melalui APBD Pemprov Kalimantan Tengah adalah sebanyak 180.747 KK. KPM yang akan menerima bantuan sosial melalui Bank Kalteng ini tersebar di seluruh Kabupaten/Kota dengan nilai keseluruhan bantuan sebesar Rp.90.373.500.000,- (Sembilan Puluh Milyar Tiga Ratus Tujuh Puluh Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

Beliau menjelaskan, “bahwa proses pendataan penerimaan bantuan sosial ini diawali dengan pengajuan data keluarga terdampak oleh Pemerintah Kabupaten / Kota se-Kalimantan Tengah. Data ini di verifikasi dan validasi dengan cermat oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar tidak ada yang salah, tumpang tindih atau terduplikasi,” ujarnya.

Dalam kondisi pandemic Virus Corona (Covid -19) di Kalimantan Tengah, upaya kita bersama mulai menunjukan hasil yang menggembirakan untuk kemajuan Kalimantan Tengah. Pemerintah pusat telah menunjuk Kalimantan Tengah sebagai lumbung pangan nasional.

“Saya mengajak semua RT / RW se-Kalimantan Tegah menggerakkan masyarakat untuk menyiapkan tempat cuci tangan dengan sabun air mengalir di setiap gang dan jalan pedesaan,” ungkapnya.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong dalam sambutannya menerangkan, bantuan dari Kementerian Sosial bentuk tunai sudah di launching tanggal 20 Mei 2020, untuk Kabupaten sedang dipersiapkan sambil menunggu petunjuk dari Bapak Gubernur, sedangkan dana desa dari kementerian Sosial yang penyalurannya melalui kantor pos beberapa waktu lalu sudah dilaksnakan.

Bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam hal ini Gubernur Kalimantan Tengah atas perhatian dan dukungan nya kepada Kabupaten Gunung Mas sehingga penyaluran bantuan sosial tunai ini dapat dilaksanakan di Kabupaten Gunug Mas

Bupati Akui Masa Satu Tahun Kepemimpinanya Belum Maksimal

Bupati Akui Masa Satu Tahun Kepemimpinanya Belum Maksimal

Bupati Akui Masa Satu Tahun Kepemimpinanya Belum Maksimal

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong tiup lilin, dalam rangka Hut satu tahun kepemimpinannya dengan Efrensia LP Umbing di depan Mako Polres Gunung Mas, Jumat (29/5/202).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menghadiri apel kegiatan pendistribusian bantuan sosial serentak dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, dalam tindakan gotong royong menuju Indonesia maju di halaman Mako Polres Gunung Mas, Jumat (29/5/2020) pagi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Gunung Mas Rudi Asriman, S.I.K, Ketua Pengadilan Negeri Gunung Mas Rudi Ruswoyo, S.H, MH, Waket II DPRD Gumas Neni Yuliani, Kejari Gunung Mas Anthony, SH, Pabung 1016 Mayor Inf Wiyanto, serta pihak terkait lainnya.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menanggapi terkait penyerahan bansos sangat menyambut baik, “atas kerja sama semua pihak dan rekan-rekan dalam hal ini Bapak Kapolri melalui Bapak Kapolres Gunung Mas yeng telah mendistribusikan bantuan sosial untuk masyarakat Kabupaten Gunung Mas, yang terdampak Covid 19, yang mengakomodir dan menjangkau masyarakat kita yang belum mendapatkan bantuan dari kementeriaan sosial pemerintah provinsi maupun pemerintah Kabupaten Gunung Mas maupun dana desa yang ada,” ujarnya.

Beliau menjelaskan terkait satu tahun pemerintahannya dengan Efrensia LP Umbing sebagai Wakil Bupati Gunung Mas, “terima kasih kepada semua pihak khusnya Forkopimda Gunung Mas yang bersama-sama dengan kami membangun Kabupaten Gunung Mas, mewujudkan Visi Gunung Mas sejahtera dan bermartabat.

Tentunya dalam kesempatan ini juga saya menyampaikan dalam satu tahun kepemimpinan kami belum maksimal, karena di awal tahun ini kita dihadapi wabah Covid 19, sehingga pembanguan tidak bisa maksimal karena anggaran banyak di alokasikan untuk penanganan Covid 19.

Dilanjutkannya “tentunya kita berharap kedepan kami tetap ingin memaksimalkan Visi dan Misi yang telah ditetapkan oleh kami dalam program pembangunan melalui OPD, dari semua pihak dalam hal ini Forkopimda agar selalu bersinergi dalam membangun Gunung Mas, masyarakat juga bersam-sama dengan Pemerintah membangun Gununung Mas yang sejahtera dan bermartabat,” tutupnya.

Ormas di Gunung Mas Berperan Menyalurkan Bantuan Bansos Dari Kapolri

Ormas di Gunung Mas Berperan Menyalurkan Bantuan Bansos Dari Kapolri

Ormas di Gunung Mas Berperan Menyalurkan Bantuan Bansos Dari Kapolri

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Polsek dan Jajarannya, Kelompok Komunikasi Masyarakat (Komas Gumas), Fordayak, VES Community terlibat dalam menyalurkan bantuan berupa beras kepada masyarakat miskin yang terdampak Covid-19.

Sejumlah Ormas berperan ikut menyalurkan bansos berupa beras, untuk warga kurang mampu di Kabupaten Gunung Mas, yang terdampang pandemi Covid 19, Jumat (29/5/2020).

Ketua Komas Gumas Agustinus S Diun mengucapkan “rekan-rekan Fordayak, VES Community juga rekan-rekan dari Polres Gunung Mas bersama-sama untuk menyalurkan bantuan berupa sembako kepada orang-orang tidak mampu yang memerlukan akibat terdampak Covid-19,” ujarnya usai penyaluran beras, Jumat (29/5/2020).

Bantuan ini terlaksana berkat bantuan dari Bapak Kapolri melalui Kapolres Gunung Mas.

“Harapan kita semua Covid 19 ini segera berakhir agar kita bisa melakukan aktifitas kita seperti sedia kala,” ujarnya.
Bantuan sudah kami bagikan sesuai data yang ada semoga dapat bermanfaat, kedepan kami siap dan mendukung kegiatan Polres berikutnya, salam sehat,” ungkapnya.

Di tempat terpisah Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman, S.I.K mengatakan, seluruh anggota Polres Gunung Mas mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua anggota KOMAS GUMAS dan Ves community Gumas, atas kesedian serta partisipasi bakti sosial pendistribusian bansos dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila dan masa pandemik Covid 19 dalam hal gotong royong menuju Indonesia maju.

“Semoga kegiatan kita bermanfaat bagi saudara – saudara yang diberikan serta masa pandemik ini segera berlalu, salam kesehatan dan kemanusiaan,”ucap Kapolres Gunung Mas.

Peringati Hari Lahir Pancasila, Polres Berbagi Bansos Kepada Warga Kurang Mampu

Peringati Hari Lahir Pancasila, Polres Berbagi Bansos Kepada Warga Kurang Mampu

Peringati Hari Lahir Pancasila, Polres Berbagi Bansos Kepada Warga Kurang Mampu

Kapolres Gunung Mas Rudi Asriman, S.I.K mengibarkan bendera start pendistribusian bansos dalam rangka peringatan hari kesaktisn pancasila.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – dalam apel gabungan memperingati hari Kesaktian Pancasila Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman, S.I.K menyerahkan secara simbolis bantuan beras sebanyak 535 (berisikan beras 5 Kg) kepada yang terlibat dalam pembagian ini, diantaranya Forkompimda Gumas, anggota Polres Gumas, Polsek Jajaran, Kelompok Komunikasi Masyarakat (KOMAS GUMAS), VES Community dan Fordayak bertempat di halaman mako Polres Gunung Mas, Jumat (29/5/2020).

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monon menyerahkan beras kepada anggota Polsek Kurun siap untuk disalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu, Jumat (29/5/2020).

Bantuan beras tersebut nantinya diperuntukan bagi warga yang kurang mampu yang belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah.

Kapolres Gunung Mas, AKBP Rudi Asriman mengatakan, pemerintah sudah berusaha secara serius terkait virus Covid-19 dengan cara pemberlakukan sosial distancing dari segi pencegahan dan untuk segi penanganan perekonomian bapak Presiden R.I memberikan pemberlakuan bantuan sosial berupa BLT dari Bapak Kapolri yang tergugah memberikan bantuan berupa beras sebanyak 20 ton.

Dengan kegiatan apel pendistribusian bantuan sosial dalam rangka memperingati hari Kesaktian Pancasila dalam tindakan gotong royong 3 pilar secara serentak di Provinsi Kalimantan Tengah, semoga bermanfaat dan dapat membantu kepada masyarakat pra sejahtera yang terkena dampak sosial Covid 19.

“Kita semua menyadari, bahwa setiap maupun bencana tidak dapat kita hindari, akan tetapi yang lebih penting adalah bagaimana upaya kita semua yang hadir pada apel ini dapat bersama-sama saling tolong menolong dengan sesama,” ujarnya.

“Tingkatkan sinergi dengan seluruh elemen pemangku kepentingan dan stake holder terkait, berikan himbauan kepada masyarakat untuk patuhi kebijakan pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19, gunakan protokol kesehatan, social ditancing dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” imbuhnya.
Beliau berharap kita bersama-sama bertindak melakukan kegiatan gotong royong untuk Indonesia maju.
Pada hari ini semua seluruh unsur terkait yang ada bersama-sama memberikan bantuan, tahap pertama sudah disalurkan sebanyak 10 ton beras hingga ke pelosok.

“Untuk gelombang kedua penyalurannya sekitar 500 lebih untuk enam belas kepala keluarga yang terdata, tetapi itu tidak hanya di Kecamatan Kurun saja, tetapi terdata di seluruh Kabupaten Gunung Mas,” pungkasnya.