PWKI Sebagai Pelopor Perubahan Untuk Bangkit Dan Bersinar

PWKI Sebagai Pelopor Perubahan Untuk Bangkit Dan Bersinar

PWKI Sebagai Pelopor Perubahan Untuk Bangkit Dan Bersinar

Penyalaan Lilin oleh Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P Umbing dalam rangka Ibadah Natal PWKI Kabupaten Gunung Mas, Sabtu (7/12/2019).

Kebersamaan Kaum perempuan PWKI Kabupaten Gunung Mas.

Gunung Mas – Dalam raangka perayaan Natal PWKI Kabupaten Gunung Mas dengan Thema “Bangkitlah Bersinarlah (Yesaya 60 : 1) Sub Thema “Menjadi Wanita Kristen Yang Membawa Kesejahteraan Bersama”.

Penyalaan Lilin Oleh ketua TP-PKK Kabupaten gunung Mas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong. natal DPD PWKI Kab. Gumas.

“PWKI adalah salah satu organisasi sebagai tempat berkumpul dan berkarya bagi wanita-wanita Kristen Indonesia yang terpanggil untuk memberikan pelayanan kepada sesama melalui kegiatan-kegiatan keagamaan dan juga sebagai mitra Pemerintah dalam menciptakan kedamaian, kesejahteraan dan mewujudkan kasih bagi sesama,” ujar Wakil Bupati Ir. Efrensial L.P Umbing, M.Si di GPU Tampung Penyang, Sabtu (7/12/2019) malam.

Berkenen dengan perayaan natal sebagai warga Kristen, saya mengajak wanita Kristen senantiasa menjadi wanita yang bersinar, bersemangat dan tangguh, menjadi terang memancarkan kasih Kristus bagi semua orang.

“Saya mengajak untuk seluruh wanita Kristen se Kabupaten Gunung Mas untuk meningkatkan iman pengharapan kepada Tuhan kita Yesus Kristus, serta taat menjalankan perintahNya. Tentunya jika kita beriman maka firman mengatakan, iman tanpa perbuatan adalah mati,” imbuhnya.

Sementara itu ketua PWKI Kabupaten Gunung Mas Pdt. Rayaniati Jangkan, M.Th mengatakan, dalam perayaan natal ini, PWKI adalah salah satu organisasi yang berada diluar tembok gereja, yang juga bermitra kepada pemerintah. Seluruh wanita Kristen ikut ambil bagian dalam pembangunan daerah Kabupaten Gunung Mas.

“PWKI didirikan pada tanggal 28 Februari 1946 satu tahun setelah kemerdekaan republik Indonesia, pada saat ini PWKI telah berusia 73 tahun dan sebagai wanita Kristen kita patut berbangga dengan organisasi ini, tetapi bukan bangga denga usianya yang ke 73 tahun, sampai saat sejauh manan peran Wanita Kristen dalam ikut ambil bagian dalam pembangunan dan ikut memberikan dampak yang positif bagi seluruh masyarakat,”

Saya juga mengucapkan terima kasih secara khusus kepada seluruh pengurus DPC PWKI Kab Gumas yang telah mendukung kegiatan pelaksanaan perayaan Natal, dan juag kepada seluruh panitia yang sudah terlibat penuh dengan sukacita mempersiapkan segala sesuatu, sehingga dapat lancarnya dan sukses pada hari ini. Selamat natal 25 desember 2019 dan menyongsong tahun baru 1 Januari 2020,” katanya.

Sambutan sekretaris DPD PWKI Provinsi Kalimantan Tengah Letty Wati.

Sekretaris DPD PWKI Provinsi Kalimantan Tengah Letty Wati mengatakan,  PWKI merupkan satu satunya wadah bagi kaum wanita gereja interdenominasi yang beriman dengan Pemerintah.

Pujian – pujian PAC PWKI Kecamatan tewah

Lanjut dia mempersatukan wanita Kristen dari seluruh Indonesia tanpa membedakan suku, golongan atau denominasi gereja dalam kerinduannya untuk turut bertanggung jawab atas pemeliharaan, pembinaan dan pengisian kemerdekaan Indonesia.

“Disamping itu PWKI dalam kerja dan kiprahnya mendukung program Pemerintah dan memiliki nilai yang sangat strategis dalam membangun masyarakat dan daerah,” terangnya.

Tema Natal PWKI mengajak kaum wanita Kristen khususnya PWKI sebagai pelopor perubahan dan pembaharuan untuk bangkit dan Bersinar menjadi Perempuan untuk bangkit dan bersinar membawa kesejahteraan bersama.

“Natal merupkan moment bagi kita semua untuk menginstropeksi diri kita masing-masing, melakukan perubahan dalam pribadi kita agar dengan hikmt Kristus menjadi kita sebagai perempuan yang hebat, kuat dan bermartabat serta sebagai perempuan Kristen yang membawa kesejahteraan bersama,” kata Lety Wati Sekretaris DPD PWKI Kalteng.

Ketua Panitia Iceu Purnamasari menyampaikan laporannya dana yang terkumpul sebesar Rp. 32.895.000 yang terkumpul dari kas PWKI Kab. Gumas sumbangan dari persekutuan wanita Gereja-gereja se Kawasan Kota Kuala Kurun, sumbangan wajib.

“Saya atas nama pribadi dan panitia menyampaikan terima kasih kepada ketua DPC PWKI Kabupaten Gunung Mas beserta seluruh anggota, teman-teman panitia dan seluruh donator yang telah mendukung kegiatan ini baik secara moril dan material sehingga dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

DWP Kabupaten Gunung Mas Gelar Senam Lansia

DWP Kabupaten Gunung Mas Gelar Senam Lansia

DWP Kabupaten Gunung Mas Gelar Senam Lansia

Senam bersama anggota PWRI Kabupaten Gunung Mas dalam rangka Hut DWP ke-20 tahun 2019.

Gunung Mas – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gunung Mas gelar senam Lansia, dan Pemeriksaan Kesehatan gratis kolestrol gula darah dan asam urat, dalam rangka HUT Darma wanita persatuan yang ke – 20 di Sanggar Lansia Sehat Sejahtera PWRI Kab. Gumas Jalan Runting Gang Suadaya, Rabu (4/12/2019).

Penyerahan hadia door prize kepada anggota PWRI Kabupaten Gunung Mas oleh Ketua DWP Dra. Susi Sukarningsi, Rabu (5/12/2019).

Dari pantauan, pukul tujuh pagi para peserta yang didominasi kaum perempuan dan laki-laki ini sudah berkumpul untuk melaksanakan Senam Lansia.

Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian door prize yang sudah dibagikan pihak panitia.

Ketua DWP Kabupaten Gunung Mas Dra. Susi Sukarningsi mengatakan, Para peserta di dominasi kaum wanita, berasal pensiunan pegawai Negeri Sipil Lingkungan Kabupaten Gunung Mas.

“Saya bangga dengan anggota PWRI ada tempat khusus seperti ini, kalau kita purna tugas nanti juga akan bergabung bersama-sama, dan saya juga mengenal ibu-ibu dari dulu,” ujarnya.

Saya menyambut baik pertemuan ini dan ucapan terimakasih yang sebesar- besarnya kepada semua pihak yang hadir pada saat ini.

“Dia juga mengudang supaya hadir dalam rangka senam sehat bersama BPJS Kesehatan Kuala Kurun, Jumat 6 Desember pukul 06.30 WIB dan hari senin tanggal 9 pukul 09.00 WIB  acara puncak HUT DWP Ke-20 bertempat di GPU Tampung Penyang Kuala Kurun pukul sembilan pagi,” tandasnya.

RDTR Dapat Ditinjau Sekali Dalam Lima Tahun

RDTR Dapat Ditinjau Sekali Dalam Lima Tahun

RDTR Dapat Ditinjau Sekali Dalam Lima Tahun

BERFOTO BERSAMA : Usai Kegiatan penyusunan RDTR dan PZ Kawasan Perkotaan Kuala Kurun Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si berdiri ditegah, didampingi Kasubdit Pedoman Perencanaan Ditjen Tata Ruang Kementerian ATR DR. Hardian, SH, MH  di Aula Hotel Zefanya, Rabu (4/12/2019).

Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bekerja sama dengan Kementerian ATR BPN kembali menggelar penyusunan RDTR dan PZ Kawasan Perkotaan Kuala Kurun di Aula Hotel Zefanya, Rabu (4/12/2019).

Penandatangan dokumen pelaksanaan KLHS RDTR kawasan perkotaan Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas, Rabu (4/12/2019).

Acara dihadiri Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si, Kasubdit Pedoman Perencanaan Ditjen Tata Ruang Kementerian ATR DR. Hardian, SH, MH, Konsultan Ir. Decsa Putra Teem Leader PT Aqeela Bina Abdi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Campili, ST., MT, dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah.

Hadir juga perwakilan dari masing-masing pegawai di lingkungan Pemkab Gunung Mas.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si mengatakan, KLHS adalah sebuah bentuk tindakan strategis dalam menuntun, mengarahkan, dan menjamin tidak terjadinya efek negatif terhadap lingkungan dan keberlanjutan yang dipertimbangkan secara bersama dalam kebijakan, rencana dan program.

“Kegiatan penyusunan RDTR dan PZ Kawasan Perkotaan Kuala Kurun ini, yang terakhir di laksanakan pada tahun 2019 karena mengingat pentingnya kawasan perkotaan Kuala Kurun merupakan suatu persyaratan yang harus kita lakukan, untuk menciptakan tata pengaturan yang lebih baik melalui pembangunan keterlibatan para pemangku kepentingan strategis dan partisipatif,” ujarnya.

Beliau menerangkan, kota Kuala Kurun ini masih banyak penambang tanpa ijin (PETI), sehingga dalam bidang pertanian tidak bisa berkembang dengan baik. termasuk das kita sungai Kahayan. Dia berharap dalam pelaksanaan KLHS RDT ini memberikan dampak yang positif.

“Isu strategis yang dianalisis pada saat ini, seandainya nanti ditengah waktu ada ketinggalan ataupun terlupakan nanti bisa dimasukan kembali, kedalam dokumen sebagai bahan perbaikan rencana detail tata ruang Kota Kuala Kurun khususnya KLHS.

Sementara itu, Kasubdit Pedoman Perencanaan Ditjen Tata Ruang Kementerian ATR DR. Hardian, SH, MH mengatakan, pada tahun anggaran 2019 ini, yang dimulai bulan agustus ada 57 RDTR di seluruh Indonesia, derah-daerah yang potensial untuk investasi salah satunya Kabupaten Gunung Mas.

“Hari ini sudah selesai secara keseluruhan semua dokumen-dokumen yang akan dilanjutkan ketahapan legislasi. Kedepan RDTR akan menjadi perda, dan akan dimuat dalam sistem informasi gistaru koneksi dengan sistem informasi USS online, sistem perijinan satu pintu yang merupakan perijinan, memberikan kemudahan-kemudahan terintegrasi semuanya bagi para pemegang modal investor. Ini berperan sebagai instrumen bagi kawasan Kabupaten Gunung Mas, mempublikasikan secara global sebab semuanya terkoneksi sistem informasi ini dapat dibaca oleh semua pihak,” katanya.

Meskipun sudah serah terima semua dokumen, tetapi tidak tertutup ruang bagi siapapun untuk menambah, atau mengurangi menyempurnakan muatan dari subtansi dari RDTR. Kalau diputuskan dan ditetapkan menjadi perda sesuai dengan peraturan perundang-undangan RDTR ini dapat ditinjau sekali dalam lima tahun.

“Lanjut dia hasil peninjauan kembali dari RDTR ini akan mengeluarkan dua rekomendasi direvisi atau tetap berlaku, fleksibilitasnya cukup tinggi dan dapat menyesuaikan dengan dinamika ruang yang ada,” pungkasnya.

Natal SPPer Sion Jadilah Teladan Seperti Maria dan Elisabet

Natal SPPer Sion Jadilah Teladan Seperti Maria dan Elisabet

Natal SPPer Sion Jadilah Teladan Seperti Maria dan Elisabet

PENYALAAN LILIN : Ketua panitia Natal SPPer jemaat GKE Sion tahun 2019, Ny. Riana Yulianson Manjin ketika menyalakan lilin natal di Gereja Sion Kuala Kurun, Selasa (3/12/2019).

Gunung Mas – Dalam rangka menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus, Seksi Pelayanan Perempuan (SPPer) GKE Sion Kuala Kurun menggelar ibadah dan perayaan Natal tahun 2019.

Penyalaan lilin oleh Ketua SPPer Jemaat GKE Sion Ny. Anggia Purwanto.

Adapun tema Natal yang diusung tahun ini, yaitu hIduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang. Sedangkan sub tema, Dengan Kasih yang Kita Terima dari Allah Mari Kita Membangun Persahabatan dan Mewujudkan Persatuan yang Tulus, Rendah Hati, Menjadi Insan yang Peduli dan Mengasihi Sesama.

Penyalaan lilin oleh Ketua Majelis Jemaat GKE Sion Pdt. Tesi Irawaty, S.Th.

Ketua panitia Natal SPPer jemaat GKE Sion tahun 2019, Ny. Riana Yulianson Manjin melaporkan bahwa dana untuk kegiatan tersebut sepenuhnya berasal dari kolekte dan usaha dana panitia.

Penyalaan lilin oleh Ketua KPPer Resosr GKE Kuala Kurun Ny. Prineta Hardeman.

“Ibadah dan perayaan natal Tahun ini antusias diikuti para ibu-ibu yang tergabung dalam SPPer sekawasan Resort GKE Kuala Kurun. Dimana mereka menampilkan talenta menyanyi dan menari untuk memuliakan nama Tuhan sehingga kegiatan berjalan cukup semarak dan meriah,” ujarnya.

Suasana Ibadah Natal SPPer Jemaat GKE Sion. berlangsung himat

Menurutnya, pada kegiatan kali ini banyak menampilkan pertunjukan kreatifitas baik melalui seni maupun doa hingga puji-pujian kepada Tuhan Yesus Kristus.

“Rangkaian kegiatan melaksanakan kunjungan atau bakti sosial kepada para janda, lansia dan masyarakat yang mempunyai keterbatasan fisik untuk memberikan bantuan. Saya berharap SPPer GKE Sion kedepan agar selalu menyebarkan kasihnya kepada lingkungan, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan,” harapnya.

Puji-pujian dari KPPer Resort GKE Kuala Kurun.

Sementara itu dalam khotbahnya, Pdt. Vina Sandan diambil dari Injil Lukas 1 : 39 – 45 mengisahkan tentang sosok tangguh dua perempuan, yaitu Maria dan Elisabet. Yang rendah hati, Elisabet terlebih dulu memberi salam kepada maria meskipun dia sudah tua, karena ada roh kudus Tuhan berada didalam dia.

Khotbahnya, Pdt. Vina Sandan diambil dari Injil Lukas 1 : 39 – 45.

Maria dan Elisabet dua perempuan yang mempunyai karunia yang berbeda-bede, tidak ada persaingan tidak ada yang terbesar diantar mereka, Elisabet yang sudah tua dan dicap tidak memiliki Rahim namun Tuhan punya cara yang ajaib dan luar biasa, dia mengandung seorang bayi, begitu juga dengan Maria. Memiliki situasi masalah yang sulit dan rumit, dia masih perwan masih dalam status bertunangan dengan Yusup, Maria juga mengandung seorang bayi Jurus selamat yaitu Tuhan Yesus Kristus.

Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana. Lukas 1 : 45.

“Maria dan Elisabeth menjadi teladan bagi kita saat ini, mereka yang menerima dan melaksanakan sabda. Tuhan menerima hidup yang diberkati, mereka sama-sama tidak mengerti apa yang terjadi, tetapi mereka menerima dengan iman. Pertemuan mereka menjadi pertemuan yang saling meneguhkan, saling memberkati karena kerendahan hati mereka,”pungkasnya.

Perkuat Hubungan Persahabatan Dan Semangat Gotong Royong

Perkuat Hubungan Persahabatan Dan Semangat Gotong Royong

Perkuat Hubungan Persahabatan Dan Semangat Gotong Royong

PENYALAAN LILIN : Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si menyalakan lilin Natal saat ibadah Natal di Desa Tanjung Karitak Kecamatan Sepang, Senin (2/12/2019).

Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui bagian Kesra Setda Gunung Mas  melakukan serangkaian kegiatan berupa kunjungan Bupati dan Wakil Bupati dan jajaran SKPD di Kecamatan Sepang dalam rangka Safari Natal Pemkab Gunung Mas tahun 2019.

Safari natal tahun 2019, kali ini dipusatkan di Desa Tanjung Karitak dihadiri Ketua TP-PKK Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, Ir. Dika Mandarana, Pabung 1016/PLK Mayor Infantri Wiyatno, Anggota DPRD dapil dua, pimpinan Kecamatan dan ratusan umat Kristiani lainnya bertempat di gereja GKE Anugrah Desa Tanjung Karitak, Senin (2/12/2019).

Penyerahan Bantuan tali kasih kepada Janda duda, dari Ketua TP-PKK Kabupaten Gunung Mas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, acara perayaan di desa Tanjung Karitak, Senin (2/12/2019).

“Wakil Bupati Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si  dalam sambutannya mengatakan, selamat dan salam bahagia kepada umat Kristiani di Kecamatan Sepang dan sekitarnya. Dengan perayaan Natal ini, kiranya makin membawa kedamaian kepada kita semuanya,” ujarnya.

Makna natal yang sebenarnya adalah sukacita umat manusia, khususnya sukacita, karena natal yang kita rayakan merupakan sukacita umat manusia, khususnya umat kristiani, atas kelahiran Yesus Kristus sang penebus dosa dan Juruselamat manusia. Natal juga sebagai wujud kasih Allah, yang tidak menginginkan umat manusia terjerumus kedalam perbuatan dosa, serta memberikan terangnya kepada kita, untuk mencapai kehidupan damai sejahtera yang kekal selama-lamanya.

Melalui tema tahun ini “Hidup sebagai sahabat bagi semua orang” Bandingkan Yohanes 15 : 14 -15, dia juga mengajak umat Nasrani agar saling menghargai, saling menghormati karena kepercayaan itu adalah privasi masing-masing semua orang.

Terkait pembangunan rumah ibadah, desa juga bisa menganggarkan jangan binggung-bingung untuk menggunakannya kalau keperluan masyarakat banyak.

Program Pemerintah Kabupaten Gunung Mas liam tahun kedepan adalah yang pertama Smart Argo (Pertanian), yang kedua Samart Human Resource (SDM) ketiga Smart Turism (Pariwisata).

Saya berharap kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas agar mendukung tiga program tadi dengan rasa persahabatan kompak untuk memajukan daerah.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Camat Sepang yang sudah mempasilitasi kegiatan ini, dan semua pihak yang berpartisipasi dalam acara safari Natal,” pungkasnya.

Dalam safari natal Kecamatan Sepang mengusung sub tema mari kita perkuat hubungan persahabatan dan semangat gotong royong, agar pembangunan lancar dan pemberdayaan masyarakat terwujud di Kecematan Sepang.