Yansiterson Pimpin Rapat TEPRA Pemerintah Kabupaten Gunung Mas

Yansiterson Pimpin Rapat TEPRA Pemerintah Kabupaten Gunung Mas

Yansiterson Pimpin Rapat TEPRA Pemerintah Kabupaten Gunung Mas

RAPAT TEPRA : Drs. Yansiterson, M.Si duduk di depan dua dari kiri saat pimpin rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) SKPD Kabupaten Gunung Mas, Senin (2/12/2019).

Gunung Mas – Menindaklanjuti Surat Edaran dari Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019 tentang Percepatan Pengumuman dan Pelaksanaan Rencana Umum Pengadaan dan Nomor 19 Tahun 2019 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2020. Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong, SE., M.Si minta kepada semua Kepala Perangkat Daerah  (SKPD) untuk melaksanakan langkah – langkah strategis.

RAPAT TEPRA : Kegiatan Rapat Tim Evaluasai dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) SKPD Kabupaten Gunung Mas, Senin (2/12/2019).

“Dalam rangka melakukan pengadaan atau tender secara dini dan agar terdapat kepastian tanggung jawab administratif dan keuangan, maka kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk segera mengusulkan satuan pengelola keuangan di OPD-nya yang meliputi, pengguna anggaran, kuasa pengguna anggaran, pejabat penatausahaan keuangan, bendahara-bendahara beserta pembantunya untuk tahun anggaran 2020 ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah,” kata Drs. Yansiterson, M.Si saat memimpin rapat TEPRA di ruang Lantai 1 Kantor Bupati Setempat, Senin (2/12/2019).

Pihaknya meminta, kepada seluruh perangkat daerah sudah harus menetapkan pejabat pengadaan dengan keputusan kepala perangkat daerah masing-masing paling lambat tanggal 20 Desember 2019 dengan tidak lagi mencantumkan berakhirnya batas waktu penugasan. Sehingga sepanjang tidak terdapat perubahan terhadap keputusan penetapannya maka keputusan tersebut tetap berlaku agar proses pengadaan langsung atau e-purchasing dapat berlangsung tanpa kendala kekosongan pejabat pengadaan.

“Melakukan identifikasi pengadaan berdasarkan RKA atau DPA Perangkat Daerah tahun 2020 dengan memperhatikan prinsip efisien dan efektif, aspek pengadaan berkelanjutan, penilaian prioritas kebutuhan, katalog elektronik, konsolidasi, barang atau jasa yang telah tersedia, dimiliki atau dikuasai harus memiliki format identifikasi pengadaan atau terlampir,” jelasnya.

Lebih lanjut, melakukan ulasan terhadap dokumen identifikasi pengadaan yang disusun berdasarkan RKA atau DPA Perangkat Daerah tahun 2020, yang selanjutnya dilakukan penetapan perencanaan pengadaan oleh pengguna anggaran atau kuasa pengguna anggaran dan disampaikan ke Sekretaris Daerah setempat.

“Setelah dokumen identifikasi pengadaan diverifikasi oleh bagian pelayanan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Yang selanjutnya wajib dilakukan penginputan dan pengumuman RUP Perangkat Daerah paling lambat 31 Desember 2019 pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Kabupaten Gumas,” tegasnya.

Dirinya kembali menyampaikan, bagi perangkat daerah yang tidak melaksanakan input data pada SiRUP Kabupaten sampai dengan minggu ke IV bulan Desember 2019, akan diberikan teguran secara tertulis.

“Dokumen identifikasi pengadaan yang sudah diverifikasi oleh bagian pelayanan pengadaan barang dan jasa Pemerintah, wajib digunakan oleh Admin RUP untuk menginput data pada SiRUP Kabupaten,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya menerangkan sehubungan dengan perubahan nama perangkat daerah pada tahun anggaran 2020 mendatang, maka untuk mengantisipasi keterlambatan penginputan data di SiRUP kabupaten, diminta kepada PA/PPK untuk menugaskan Admin RUP pada Perangkat Daerah Induk seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkewajiban untuk menginput RUP pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga.

“Setelah itu Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana untuk menginput RUP pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dan Dinas Lingkungan Hidup untuk menginput RUP pada Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan,” tukasnya.

Parade Natal Berlangsung Meriah

Parade Natal Berlangsung Meriah

Parade Natal Berlangsung Meriah

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong melepas secara resmi parede natal Kuala Kurun untuk menyambut perayaan Natal 25 Desember tahun 2019 di taman kota jalan sangkurun, Minggu  (1/12/2019) sore.

MELEPAS : Bupati Gunung Jaya Samaya Monong, SE., M.Si Melepas peserta parade Natal Tahun 2019 di taman kota Kuala Kurun, Minggu (1/12/2019).

Parede natal ini yang diprakasai oleh Pengurus perwakilan Majelis  Sinode GKE Wilayah Kabupaten Gunung Mas, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang diikuti sebenyak 46 grup peserta dari berbagai dinas badan sekolah-sekolah, oraganisasi keagamaan, perwakilan gereja-gereja serta masyarakat yang ikut berpartisipasi mensukseskan acara tersebut. Dengan mengusung tema Kearifan lokal “Kebangsaan” Hidup Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang.

Tampak hadir pada acara itu, Anggota DPRD Gunung Mas Pdt. Rayaniati Jangkan, Wakapolres Gunung Mas Kompol Theodorus Priyo Santosa, S.I.K, Ketua TP-PKK Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, Ketua Perwakilan Majelis  Sinode GKE Wilayah Kabupaten Gunung Mas Rony Karlos, S.Sos, serta tamu undangan yang hadir.

Pada kesempatan itu Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si mendukung terlaksanannya kegiatan ini, apa yang menjadi kekurangan selama dalam kegiatan tersebut mari kita tingkatkan sehingga kegiatan parede natal di tahun yang akan datang lebih meriah lagi.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak, yang mendukung terlaksananya parade Natal bersama dan kepada semua peserta agar menjaga ketertiban dan keamanan, jangan sampai kegiatan ini menghilangkan suka cita kita di dalam Tuhan Yesus Kristus. Parede Natal ini saya lepas secara resmi,” pungkasnya.

Pemenang lomba parade natal tahun 2019.

Sebagai pemenang parade Natal tahun 2019, kategori dewasa juara satu Kudamata, juara dua Kwarcab Gunung Mas, juara tiga TP-PKK Gunung Mas.

Untuk kategori anak-anak juara satu SDN 1 Kurun, juara dua SDN 3 Kurun, juara tiga SPA Jemaat GKE Sion.

DPD KNPI Yang Baru Dilantik Mendorong Kemajuan Daerah

DPD KNPI Yang Baru Dilantik Mendorong Kemajuan Daerah

DPD KNPI Yang Baru Dilantik Mendorong Kemajuan Daerah

SALAM KOMANDO : Usai Pelantikan Ketua DPD KNPI Prov Kalinatan Tenga Rahmat Handoko salam komando kepada Ketua DPD KNPI Kabupaten Gunung Mas Indrajid Wade Pratama, S.AN di raung rapat lantai I Kantor Bupati Gunung Mas

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si, secara resmi menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) periode 2019-2022, bertempat di lantai I Kantor Bupati Gunung Mas, (29/11/2019.

Diketahui, pelantikan pengurus DPD KNPI Kabupaten Gunung Mas, yang diketuai Indrajid Wade Pratama, S.AN sebagai sekretaris Andika Saputra, S.Kep., Ners.

Para pengurus ini dilantik secara langsung oleh Rahmad Handoko selaku Ketua DPD KNPI Prov Kalimantan Tengah juga hadir pada saat itu.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, selamat kepada Ketua dan seluruh pengurus DPD KNPI yang telah dilantik dalam masa bakti 2019-2022.

“Selamat Untuk Ketua Indrajid Wade Pratama, S.AN serta semua pengurus. Dengan adanya kerja sama yang baik dan peran pemuda saya yakin bisa mendorong kemajuan daerah, sehingga dalam fase ini merupakan waktu yang sangat ideal bagi seseorang untuk bebas melakukan apapun dalam hidupnya, pemuda juga digambarkan sebagai seseorang yang memiliki semangat tinggi, bertenaga dan berintelektual,” ujarnya.

Dia juga menegaskan tantangan zaman ini tidak hanya pada persaingan dan ekspasi ekonomi global, namun juga pada fenomena revolusi industry 4.0 sejatinya ketika hal ini tidak diberikan perhatian yang serius maka bonus demografi yang akan dimiliki bangsa Indonesia menjadi tidak ada artinya.

“Melalui dana hibah dari Pemerintah untuk KPNI pergunakan dengan sebaik-baiknya gunakan dengan transparan, sesuai aturan dan bisa dipertanggungjawabkan,” bebernya.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Gunung Mas Indrajid Wade Pratama, S.AN mentakan, saya akan bekerja keras untuk lebih meningkatkan peran dan fungsi pemuda Kabupaten Gunung Mas serta tekad untuk membawa pemuda memberikan kontribusi dalam bidang pemerintahan politik, sosial budaya, kemasyarakatan, ekonomi dan pembangunan untuk kemajuan Kabupaten Gunung Mas.

Menurutnya ada hal yang menjadi perhatian kita bersama” saya berharap agar soliditas dan solidaritas perlu dijaga dalam kepengurusan ini karena iklim organisasi sangat mempengaruhi kinerja organisasi. Selanjutnya, segenap pengurus DPD KNPI Kabupaten Gunung Mas nantinya harus mengupayakan terciptanya pola kerja yang sinergi berdasarkan prinsip-prinsip kemitraan dengan OKP, Pemerintah lembaga lainnya,” tutur ketua DPD KNPI yang baru dilantik ini.

Sementara itu Ketua DPD KNPI Provinsi Kalteng, Rahmat Handoko mengatakan, keprihatinannya kepada isu menurunnya indeks pembangunan pemuda dibeberapa daerah, juga termasuk Kabupaten Gunung Mas. Masalah-masalah pernikahan dini di Kabupaten Gunung  Mas cukup tinggi sehingga itu juga menjadi penyebab stuntingnya para generasi muda kita.

“Dia juga menambahakan, mari kita mencintai bahasa daerah kita masing-masing jangan malu untuk menggunakannnya sebagai ciri khas  suku dan bangga menjadi putra-putri daerah yang mencintai bahasa daerah,” tuturnya.

Ketua panitia juga sebagai Sekretaris KNPI Andika Saputra, S.Kep., Ners  mengatakan, untuk dana pelantikan ini dibebankan kepada bantuan perorangan dan instansi lainnya yang tidak mengikat serta sumber-sumber yang sah lainnya,”pungkasnya.

ASN Menjalankan Tugas Dengan Penuh Dedikasi Mencari Terobosan Baru

ASN Menjalankan Tugas Dengan Penuh Dedikasi Mencari Terobosan Baru

ASN Menjalankan Tugas Dengan Penuh Dedikasi Mencari Terobosan Baru

IRUP : Sekretaris Daerah Kabupaten Gumas Yansiterson menjadi inspektur upacara para upacara peringatan HUT ke 48 Korpri tahun 2019, di Halaman Kantor Bupati setempat, Jumat (29/11) pagi.

Gunung Mas  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tahun 2019, yang diikuti oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN). Bertindak sebagai inspektur upacara (irup) adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Gumas Yansiterson.

”Melalui HUT Korpri ke 48, kami ingin seluruh anggota korpri untuk terus menerus bergerak mencari terobosan dan melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit, dan menyulitkan masyarakat harus dipangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi,” ucap Yansiterson saat membacakan sambutan Presiden RI Ir Joko Widodo, di Halaman Kantor Bupati setempat, Jumat (29/11).

Dia mengatakan, anggota korpri merupakan abdi negara yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, untuk memastikan negara hadir di seluruh penjuru tanah air. Dengan kemajuan teknologi, cara kerja birokrasi juga harus berubah. Inovasi teknologi harus bisa mempermudah, bukan mempersulit pekerjaan.

”Kami minta kepada anggota korpri harus melakukan perubahan dan reformasi secara berkelanjutan. Tidak ada lagi pola pikir lama, kerja linear, dan rutinitas. Birokrasi harus berubah. Harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan,” tegasnya.

Dia menuturkan, orientasi birokrasi harus berubah, bukan lagi berorientasi pada prosedur, tetapi lebih pada hasil nyata. Panjangnya rantai pengambilan keputusan harus dipercepat dengan cara penerapan teknologi. Selain itu, kurangi kegiatan seremonial, dan lebih meningkatkan produktivitas yang berorientasi pada hasil.

”Tugas birokrasi adalah memastikan masyarakat terlayani dengan baik, dan program pembangunan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Saat ini, sekedar melayani saja sudah tidak cukup, pelayanan yang diberikan harus diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan,” terangnya.

Dia pun meminta kepada seluruh anggota korpri untuk percaya diri menghadapi tantangan kompetisi global. Kuncinya adalah harus menggalang persatuan. Tanpa persatuan, negara akan menjadi lemah dan pecundang.

”Untuk itu, kami ingin seluruh anggota korpri harus menjadi garda terdepan dalam merajut persatuan dan menjaga tali persaudaraan. Selamat bertugas kepada seluruh anggota korpri, lanjutkan pengabdian dan karya terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Perkembangan Kabupaten Gunung Mas  Mengalami Pertumbuhan Yang Pesat

Perkembangan Kabupaten Gunung Mas  Mengalami Pertumbuhan Yang Pesat

Perkembangan Kabupaten Gunung Mas  Mengalami Pertumbuhan Yang Pesat

Sekda Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si meminpin rapat koordinasi penetapan ruang daerah kabupaten Gunung Mas tahun 2019, Kamis (28/11/2019).

Gunung Mas – Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas menggelar rapat koordinasi tim penataan ruang daerah Kabupaten Gunung Mas tahun 2019 di ruang rapat lantai I Kantor Bupati Gunung Mas, Kamis (28/11/2019).

Sekda Gunung Mas selaku Ketua TKPRD Drs. Yansiterson, M.Si mengatakan, perkembangan daerah Kabupaten Gunung Mas akhir-akhir ini mengalami pertumbuhan yang pesat, baik dari sisi ekonomi ditandai dengan meningkatnya investrasi dalam sektor pertanian, perkebunan, pertambangan dan industri, selain itu dari aspek infrastruktur baik itu transportasi, energi, telekomunikasi dari air bersih.

Selain itu juga fungsi TKPRD sesui dengan Permendagri Nomor 16 Tahun 2017 adalah bertugas mengoordinasikan dan merumuskan penyusunan rencana tata ruang Kabupaten/Kota.

“Dalam hal ini perlu dilaksanakannya program sinkronisasi fungsi bidang tata ruang melalui rapat koordinasi dengan Stakeholder terkait dengan perumusan kebijakan penetapan ruang daerah, dan pengaktifan kembali fungsi TKPRD Kabupaten melalui peremajaan SK TKPRD dengan surat keputusan Bupati Nomor 141 Tahun 2018,” ujarnya.

Maksud dan tujuan rapat tersebut adalah memberikan arahan bagi pemerintah Kabupaten/Kota dalam menata ruang daerah sehingga terjadi konsisten dan keserasian dalam perencanaan dan pemanfaatan ruang baik secara nasional, Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

“Kegiatan rapat Koordinasi ini juga merupakan wadah bagi Stakeholder terkait dalam menyampaikan sarana, masukan terkait dengan pemanfaatan ruang di wilayah Kabupaten Gunung Mas,” pungkasnya.