Pemerintah Kabupaten Gunung Mas Menyambut Baik Atas Keikutsertaan Kontingen FTIK

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas Menyambut Baik Atas Keikutsertaan Kontingen FTIK

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas Menyambut Baik Atas Keikutsertaan Kontingen FTIK

Gunung Mas – Minggu, 25 November 2018 pagi pukul 09.00 WIB, bertempat di Pendopo rumah jabatan Bupati Gunung Mas.  Bupati Gunung Mas Arton S. Dohong resmi melepas keberangkatan kontingen Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) Kabupaten Gunung Mas untuk mengikuti pelaksanaan Festival Tandak Intan Kaharingan ke – IX Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2018 di Tamiyang Layang, Kabupaten Barito Timur tgl 26 s.d 30 November 2018.

Acara dihadiri oleh sejumlah Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), anggota DPRD Gunung Mas, para undangan dan pejabat penting yang ada di kabupaten Gunung Mas.

Ketua kontingan, Ucun A. Tingang S.Ag dalam laporannya mengatakan ” panitia 58 orang, pelatih dan pendamping 33 orang, dan peserta 75 orang, untuk mengikuti sebanyak 10 cabang lomba, dan berharap Bapak Bupati dapat memberikan arahan dan nasehat kepada seluruh anggota kontingen”.

Dalam sambutannya Arton S. Dohong mengatakan ” Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menyambut baik atas keikutsertaan kontingen FTIK Kabupaten Gunung Mas, karna ini waktu yang tepat untuk tampil dan mengharumkan kabupaten gunung mas di tengah-tengah daerah lain. Festival Tandak Intan Kaharingan merupakan program pemerintah daerah dan termasuk salah satu pembangunan bidang seni keagamaan yang dilaksanakan rutin setiap dua tahun sekali, dan dilaksanakan berjenjang dari tingkat Kecamatan, Kabupaten hingga Provinsi”.

“Kegiatan ini merupakan wujud dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam seni keagamaan, dan diharapkan dapat membentuk sikap mental yang menjunjung tinggi kejujuran dan sportifitas, etika lomba serta rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Harapan kita semua, kalian memperoleh sukses, mengukir prestasi dan meraih kemenangan,” ucapnya.

Press release bidang Pengelolaan Informasi Publik

HUT PGRI dan HGN Ke 73 Pelajar dan Masyarakat Ikuti Jalan Sehat

HUT PGRI dan HGN Ke 73 Pelajar dan Masyarakat Ikuti Jalan Sehat

HUT PGRI dan HGN Ke 73 Pelajar dan Masyarakat Ikuti Jalan Sehat

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunung Mas ( Gumas ) Drs. Muhamad Rusdi melepas jalan sehat dalam rangka HUT PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) ke- 73 yang dipusatkan di taman kota kuala kurun, jumat (23/11/2018) pagi.

Kegiatan jalan sehat yangdiselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gunung Mas tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan M.Rusdi, Ketua PGRI Brikson,Pengawas Paud Gumas Apristini Arton s. Dohong, Guru guru diwilayah kabupaten gunung mas dan siswa pelajar tingkat SD,SMP,SMU.

Jalan sehat HUT PGRI dan HGN ke -73 diramaikan dengan atraksi baris berbaris polisi kecil yang dilakukan siswa tingkat SD dan pengundian kupon doorprize dengan hadiah yang cukup menarik seperti sepeda gunung, kulkas, televisi,dispenser,kipas angin dan banyak hadiah lainnya.

“selamat Hari Guru Nasional dan HUT PGRI yang ke 73, semoga momentum ini akan menjadikan motivasi para guru semakin bertambah dalam wujud kepedulian, bukti tekad dan penuh keiklasan serta kesungguhan dalam membentuk calon penerus bangsa” tutup M.Rusdi.

Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik

Kampanyekan PHBS Melalui Duta Sanitasi

Kampanyekan PHBS Melalui Duta Sanitasi

Kampanyekan PHBS Melalui Duta Sanitasi

Gunung Mas – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melaksanakan pemilihan duta sanitasi tahun 2018, melalui kategori lomba poster dan karya tulis bidang sanitasi. Lomba yang dilaksanakan selama dua hari yakni 22-23 November ini, diikuti oleh pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).

ARAHAN : Asisten I Setda Gumas Ambo Jabar (berdiri) didampingi Kepala DPU Champili (ujung kanan), Kepala Dinkes Maria Efianti (tiga dari kiri), Kepala BPPRD Hansli Gonak (dua dari kiri) dan Sekretaris Disdikbud Brikson (ujung kiri), ketika memberikan arahan pada kegiatan pemilihan duta sanitasi KabupatenGumas Tahun 2018, di Aula DPU setempat, Kamis (22/11) siang.

“Melalui lomba ini, akan terpilih peserta didik yang menjadi duta sanitasi. Mereka nantinya berperan mengkampanyekan tentang perilaku hidup bersih dan sehat, serta mampu menjadi duta sanitasi baik di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, sehingga muncul kesadaran tentang pentingnya sanitasi,” ucap Asisten I Setda Gumas Ambo Jabar, Kamis (22/11) siang.

Dia menuturkan, ada tiga hal pokok penting yang harus diperhatikan terkait dengan sanitasi, yakni drainase metode 3M (menampung, meresapkan, dan mengalirkan), MCK yang sehat, dan persampahan. Ini akan bisa terwujud apabila didukung semua pihak, baik itu pelajar, masyarakat dan pemerintah. Bahkan, akan lebih baik jika semua orang bisa menjadi duta sanitasi.

“Setiap anak pun bisa memberi contoh yang baik di lingkungan dan menjadi generasi yang sadar akan pentingnya lingkungan yang bersih, aman, nyaman dan sejuk. Selain itu, mereka juga bisa mengeluarkan ide-ide kreativitas, tentang lingkungan yang sehat dan bersih dimasa akan datang,” ujarnya.

Dia berpesan, kepada peserta yang mengikuti lomba ini agar menjunjung tinggi sportifitas, dan hasil karya yang dibuat baik karya tulis maupun poster merupakan ide individu dan bukan menjiplak. Diharapkan lomba ini dapat membuka wawasan dan memicu kreativitas peserta.

“Kami berharap kegiatan ini mampu mengedukasi para generasi kita sejak dini mengenai bagaimana pentingnya sanitasi, karena sangat berpengaruh bagi kecerdasan para generasi kita dimasa yang akan datang,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPU Kabupaten Gumas Champili mengatakan, pemilihan duta sanitasi yang mengambil tema ”Sanitasiku Aman, Belajarku Nyaman” tersebut merupakan yang keempat kalinya dilaksanakan, mulai tahun 2015 hingga sekarang.

“Ini pun menjadi salah satu dukungan untuk mencapai target RPJMN Kecipta Karyaan 100-0-100 di 2019, yakni 100 persen sanitasi layak, 0 persen kumuh, dan 100 persen air minum layak, melalui edukasi sanitasi kepada peserta didik,” terangnya.

Nantinya, hasil lomba ini akan dinilai oleh tim juri masing-masing kategori lomba berasal dari dinas instansi terkait seperti DPU, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dan wartawan media cetak dan elektronik.

“Lomba ini diikuti oleh 105 orang pelajar, dengan masing-masing kategori adalah peserta karya tulis sebanyak 51 orang, dan karya poster 54 orang. Mereka berasal dari pelajar SMPN 1 Kurun, SMPN 2 Kurun, SMPN 4 Kurun, SMPN 5 Kurun, SMPN 6 Kurun, dan SMP Pionir Kuala Kurun,” tandasnya. (arm)

PGI & STEMI GELAR ROAD SHOW DI GUNUNG MAS

PGI & STEMI GELAR ROAD SHOW DI GUNUNG MAS

PGI & STEMI GELAR ROAD SHOW DI GUNUNG MAS

Kegiatan yang kali pertamanya digelar tersebut bertujuan untuk membangun semangat dan iman khusus bagi para pelajar kristen yang ada di kota Kuala Kurun dan sekitar, dengan harapan agar lebih mengenal dan mendekatkan diri kepada Tuhan guna menjauhkan diri dari segala bentuk pergaulan bebas yang bisa merusak moral dan intelegensi sebagai pemuda kristen.

Rencanya Tahun depan  KPP/R Majelis Resort GKE Kuala Kurun akan menggelar kembali acara yang sama.

Acara tersebut di buka oleh Ketua KPP/R (Komisi Pelayanan Pemuda/Remaja) Ringkai A. Jangkang.

Adapun yang menjadi pembicara/narasumber dalam acara KKR tersebut di datangkan khusus dari Palangka Raya yakni Pdt. Melilini, S.Th.

Turut hadir Pdt. Tehilda Toda, S.Th, pengurus PGI Wilayah Kalimantan Tengah beserta Tim STEMI dari Jakarta.

Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.

Lakukan Penataan Blok Pengelolaan dan RPJP Tahura

Lakukan Penataan Blok Pengelolaan dan RPJP Tahura

Lakukan Penataan Blok Pengelolaan dan RPJP Tahura

Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Kehutanan dan Pertanahan, menggelar kegiatan konsultasi publik, dalam penataan blok pengelolaan dan rencana pengelolaan jangka panjang ( RPJP) Taman hutan raya Lapak jaru Periode tahun 2019-2028, yang bertempat di Aula pertemuan Hotel Zepanya Gumas, kamis (22/11/2018) pagi.

Dalam mengelola kawasan konservasi berbasis masyarakat merupakan sebuah keharusan untuk tata kelola kawasan Taman Hutan Raya Lapak Jaru , itulah yang dilakukan Dinas kehutanan Kabupaten Gunung Mas didalam mengelola kawasan konservasi yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah, dengan menjadikannya kawasan taman hutan sebagai objek wisata bagi siapa saja yang berkunjung.

Laporan Kepala Dinas Kehutanan dan Pertanahan Kabupaten Gunung Mas Rodi Aristo Robinson, SP dalam rangka konsultasi publik pengelolaan jangka panjang (RPJP) taman hutan raya lapak jaru Kabupaten Gunung Mas di Aula Hotel Zefanya, Jumat (22/11) pagi.

Kegiatan tersebut dibuka Asisten I Setda Ambo Jabar yang didampingi Kepala Dinas Kehutanan Rodi Aristo, Nara sumber Ir. Herman Syafii, M. Si dari Direktorat PIKA, Dian Risdianto, SP, M. Si dari Direktorat KK, dan turut hadir, Kepala OPD Gumas atau yang mewakili serta peserta dari dinas /badan/ kantor terkait.

Dalam sambutan Kepala Dinas Kehutanan dan Pertanahan Rodi Aristo mengatakan untuk maksud dan tujuannya, “ sebagai pedoman dalam pengelolaan kawasan Tahura Lapak Jaru yang terletak di Kabupaten Gunung Mas dan tujuannya, dapat terpetakannya kawasan tahura lapak jaru ke dalam blok blok pengelolaan, sehingga pengelolaan kawasan dapat lebih holistik, berimbang, dan berkelanjutan” tuturnya.

Dalam sambutan Bupati Gunung Mas yang diwakili Asisten I Ambo Jabar mengatakan Pada dasarnya Taman Hutan lapak jaru merupakan kawasan kelola yang memiliki ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi perlindungan sistem penyanggah kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa serta pemamfaatan sumber daya alam dan ekosistemnya secara lestari.

Ia menambahkan untuk Visi dan Misinya yakni “Visi terwujudnya taman hutan raya lapak jaru sebagai pusat konservasi tumbuhan endemik kalimantan, daerah resapan air, media edukasi dan ekowisata bersama masyarakat, sedangkan Misinya mempertahankan keutuhan kawasan dan keanekaragaman hayati yang bernilai penting bagi ekosistem Tahura lapak jaru, mewujudkan kawasan tahura yang ramah terhadap flora dan fauna endemik yang ada didalamnya, dan meningkatkan kerjasama dengan pihak lain untuk penelitian pengembangan ilmu pengetahuan dan perlindungan plasma Nuftah serta mengoptimalkan jasa lingkungan kawasan melalui pengembangan ekowisata” ucap Ambo Jabar.

“Taman hutan raya lapak jaru juga merupakan salah satu taman hutan raya yang terdapat di Kabupaten Gunung Mas Provinsi kalimantan Tengah, yang letaknya sangat strategis, sehingga dangan penting untuk dipertahankan dan dilestarikan keberadaannya” tutup Ambo Jabar.

Press Realis Bidanf Pengelolaan Informasi Publik.