by Muhammad Fiqri Baihaqi | Jul 27, 2018 |
Gunung Mas – Konsep Negara hukum mengakui dan menjunjung tinggi adanya penghormatan hak asasi manusia sebagai hak yang secara kodrati melekat dan tidak terpisahkan dari manusia, yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh Negara, hukum, Pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
Seiring dengan perkembangan Kabupaten Gunung Mas pasti memiliki tingkat permasalahan dari hari kehari yang semangkin meningkat dan beragam begitu juga dengan kejadian – kejadian yang semangkin meningkat dan beragam begitu juga dengan kejadian – kejadian yang ada dimasyarakat tak terkecuali dalam rumah tangga kata Asisten I Drs. Ambo Jabar, M.Si saat membuka kegiatan sosialisasi Hak Asasi Manusia (HAM) di Aula Hotel Zepanya, Jumat (27/7/2018). Kegiatan ini dipasilitasi oleh Bagian Hukum Setda Gunung Mas.

“Mantan Kepala Dadan Pengelolaan Keuangan dan Aset menyebut, kegiatan sosialisasi HAM terkait dengan Bantuan Hukum ini sebagai upaya Pemerintah melakukan perlindungan, penghormatan, pemajuan dan pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM) bagi masyarakat yang kurang mampu,”katanya.
Besar harapan saya Sosialisasi Bantuan Hukum untuk masyarakat miskin dalam rangka pemenuhan HAM dapat semangkin menambah wawasan bagi Bapak/Ibu peserta dan dapat membagi wawasan ini kepada masyarakat yang masih belum mengerti tentang permasalahan Bantuan Hukum ini.
Jadi kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini merupakan bentuk suatu kepedulian kita bersama untuk mengimplementasikan pemenuhan hak kita sebagai manusia yang tercantum juga dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
“Konsep Negara Hukum mengakui dan menjunjung tinggi adanya penghormatan hak asasi manusia sebagai hak secara kodrati melekat dan tidak terpisahkan dari manusia, yang wajib dihormati, dijunnjung tinggi dan dilindungi oleh Negara, hukum, Pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia,” tutupnya.
Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Jul 27, 2018 |
Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas bersama-sama dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana dalam rangka pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB) “HAPAKAT” Kecamatan Tewah yang di laksanakan di halaman Kantor Camat Tewah pada Kamis pagi (26/7/2018).

Kegiatan tersebut diawali dengan Apel Siaga Bersama yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian Pembangungan Ir. Yohanes Tuah, M.Si dalam hal ini mewakili Bupati Gunung Mas yang pesertanya terdiri dari para Tagana (Taruna Tanggap Bencana) Provinsi Kalteng dan Kabupaten Gunung Mas bersama dengan Relawan KSB “HAPAKAT” Kecamatan Tewah, para Pelajar dan Instansi terkait, yang dilanjutkan dengan penyerahan Bahan Pemberian Logistik Bencana (Bufferstock) yang merupakan bentuk dukungan dari Kemeterian Sosial RI melalui Dinas Sosial Provinsi Kalteng yang diserahkan oleh Asisten Perekonomian Pembangunan Ir. Yohanes Tuah, M.Si kepada Relawan Anggota KSB “HAPAKAT” dilakukan secara simbolis.

Tujuan dibentuknya Kampung Siaga Bencana adalah mewujudkan pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan bencana diperlukan basis yang kuat dari warga masyarakat itu sendiri agar penanggulangan bencana tidak hanya menjadi kebutuhan sampingan, tetapi melembaga sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat, maka keberadaannya perlu mendapat pengukuhan dan penetapan yuridis formal dalam sistem penanggulangan bencana nasional agar dapat disetarakan dengan unsur-unsur penanggulangan bencana formal lainnya untuk menumbuhkan semangat relawan dan rasa tanggung jawab sosial.

Kampung Siaga Bencana pada hakekatnya adalah relawan yang direkrut dan dilatih dari masyarakat yang menjunjung nilai-nilai ketulusan dan keikhlasan bagi kemanusiaan serta bukan keterpaksaan, artinya berbuat untuk sesama secara rela tapi dilaksanakan dengan suka cita tanpa berpamrih apapun.
Dipenghujung kegiatan tersebut para Relawan KSB “HAPAKAT” bersama Unit Recue Dinas Sosial Provinsi Kalteng dan Dinas Sosial Kabupaten Gumas dibantu Instansi terkait bersama-sama melakukan unjuk kebolehan dalam Simulasi Penanggulangan Bencana, sandainya terjadi bencana alam melanda yang sukses dilakukan dengan sangat baik dan terlatih.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah utusan dari Kemeterian Sosial RI, para Pimpinan OPD terkait, Lurah Tewah, TNI, Polri, pelajar serta Tokoh Masyarakat.
Press Rilis Bidang Pengelolaan Informasi Publik
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Jul 26, 2018 |
Kuala Kurun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunung Mas menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan Calon terpilih pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gunun Mas tahun 2018 di GPU Tampung Penyang, Rabu (25/7/2018). Ketua KPU Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Stepenson menyampaiakan ucapan selamat kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih kepada Jaya S. Monong-Efrensia LP Umbing.
“Menurutnya, proses demokrasi kita di Gunung Mas sudah berjalan dengan baik, lancer, den tertib. Dalam perjalananya kita banyak dinamika yang kita jumpai di tengah jalan, dinamika itu saya kira menjadi pedewasaan bagi kita dalam berdemokrasi,” ungkapnya
Ini merupakan terakhir dari tugas Komisi Pemilihan Umum dalam penyelengaraan Pilkada, kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih bahwa kami tidak bisa melaksanakan penetapan calon sesuai dengan apa yang kami janjikan tiga hari kerja setelah kita rapat penetapan perolehaan hasil, hal itu semata-mata tidak niat kami untuk menunda atau menghambat proses penetapan.

Dalam proses di MK kemaren tangal 23 Juli 2018 pengumuman dari panetra MK itu keluar kita bersyukur bahwa Gunung Mas tidak ada yang menggugat, ini salah satu kebanggaan kami dari penyelenggara bahwa kita cukup dewasa dalam persoalaan demokrasi, terutama pada pilkada Gunung Mas.
“Kami juga memberikan apresiasi dan terimakasih kepada Panwasli, TNI dan POLRI Kabupaten Gunung Mas yang sudah banyak membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam hal mencegah berbagai tindakan,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati terpilih Jaya S Monong mengatakan, kami bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa kegiatan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pemilihan Bupati dan Wakil Buapti kami menerima dengan baik, apa yang telah ditetapkan oleh KPU Gunung Mas serta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gunung Mas yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk memimpin Kabupaten Gunung Mas lima tahun kedepan.
“Harapannya, masyarakat dan semua pihak ayo kita bersam-sama membangun Gunung Mas untuk mewujut Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau yang sejahtera dan bermartabat pilkada yang lalu biarlah berlalu, jangan ada kotak mengkotak semua pihak kita bergandeng tangan bersama-sama membangun Gunung Mas.
“Kami menyampaikan rasa hormat kami juga kepada pasangan calon Bupati dan Wakli Bupati Rony Karlos dan Drs. Gaya serta, Lohing Simon dan Soeprapto Sungan ayo, kita bersama-sama membangun Gunung Mas untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Kabupaten Gunung Mas,” ungkap Jaya S. Monong.

“Ir. Efrensia LP Umbing. Mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, yang telah mengukuti seluruh pelaksanaan tahapan Pilkada ini dengan baik dan terlebih-lebih kami menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Gunung Mas mayoritas, mempercayakan kepada kami yang memperoleh suara terbanyak pada pilkada. Dan kami mohon dukungannya dalam kami menjalankan amanah ini sehingga nanti menjalankan masa jabatan akan berjalan dengan lancar, kami dapat mewujudkan Visi dan Misi untuk mengsejahterakan masyarakat Kabupaten Gunung Mas yang sejahtera dan bermartabat.” Tutur Efrensia LP Umbing.
Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Jul 26, 2018 |
Kuala Kurun – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbagpol) Provinsi Kalimantan Tengah, geler Sosialisai Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Pasca Pilkada yang kondusif yang difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol) Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Kegiatan tersebut dilaksanakan di GPU Tampung Penyang Kuala, Rabu (25/7/2018). Turut hadir, Forkominda Kabupaten Gunung Mas, Kepala OPD, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Drs. Tasa Torang, MM, sertra peserta sosialisasi dan undangan lainnya.

Bupati Gunug Mas Drs. Arton S. Dohong melalui Asisten II Setda Gunung Mas Ir. Yohanes Tuah, M.Si menyampaikan uacapan terimakasih dan apresiasi, kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang telah berkenan melaksanakan kegiatan ini.
Dikatakannya, Kabupaten Gunung Mas dengan penduduknya yang terdiri berbagai macam suku, etnis, bahasa, budaya yang berbeda dengan latar belakang budaya yang beraneka ragam, suku/etnis, bahasa, yang ada di Kabupaten Gunung Mas.

Seperti kita ketahui bersama, bahwa Kabupaten Gunung Mas baru saja melaksanakan pilkada pada tanggal 27 Juni 2018 yang lalu dan masyarakat Gunung Mas telah menyalurkan partisipasi politiknya untuk memilih pemimpin. Kita hormati seluruh proses politik tersebut berlansung dengan tertib, aman dan kondusif kondisi itu tercipta berkat dukungan seluruh masyarakat.
Dia mengungkapkan, kita sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini yang membawa rasa Nasionalisme pembauran rasa kebangsaan, rasa bhinneka tunggal ika ini yang perlu kita bangun pada saat ini, pasca Pilkada Gunung Mas yang damai dan kita berharap kedepan pemimpin yang terpilih atas pilihan masyarakat bisa membawa Gunung Mas lebih maju sejahtera, mandiri dan bermartabat.
“Mari kita semua bersatu untuk mendukung pemimpin yang terpilih, untuk membangun Kabupaten Gunung Mas dengan semangat Isen Mulang, Habangkalan Penyang Karuhei Tatau demi kejayaan NKRI berdasarkan Pancasila,” katanya.
Disamping itu, ketua panitia sosialisai Forum Pembauran Kebangsaan Drs. Rody, M.Si mengatakan, bahwa tujuan ini dilaksanakan memberikan bekal pengetahuan dan kemampuan kepada peserta untuk dapat memahami dengan baik, apa yang dimaksud dengan pembauran kebangsaan serta meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan antara ras, suku dan etnis di kalangan tokoh masyarakat Tokoh Agama dan Tokoh Adat.
“Kegiatan ini merupakan upaya untuk memasyarakatkan program pembaruan kebangsaan agar dapat dipahami dan dihayati oleh masyarakat secara luas. Semangat persatuan serta nasionalisme terus kita jaga terus kita tingkatkan, dengan keragaman itu tidak bukan menjadi perpecahan, tetapi dengan keragaman itu kita jadikan kekuatan untuk memajukan Gunung Mas,” ucap Drs. Rody, M.Si.
Peserta sosialisasi terdiri dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat sebanyak 100 orang.
Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Jul 24, 2018 |
KUALA KURUN – PT. Kalimantan Hamparan Sawit (KHS) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Mata Pelajaran Matematika di Aula Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D), 23-27 Juli 2018. “Kemajuan dunia pendidikan bukan semata menjadi tanggungjawab Pemerintah, namun juga tanggungjawab seluruh pihak,” ucap Bupati Gumas Arton S Dohong dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Disdikbud Kabupaten Gumas, HM Rusdi saat membuka kegiatan.
Menurutnya, pelatihan ini adalah salah satu terbosan yang sangat luar biasa bagi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Gumas. Adanya kerjasama dari Yayasan Tambuhan Sinta (YTS), PT KHS dan Disdikbud Kabupaten Gumas menunjukkan kepedulian dari pihak lain untuk memajukan dunia pendidikan.
Ia pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada Disdikbud Kabupaten Gumas yang telah memfasilitasi pelatihan, khususnya kepada PT KHS yang sudah mendanai kegiatan ini. “Semoga kerjasama yang sudah terjalin baik ini dapat dipertahankan dan dikembangkan di masa yang akan datang,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan PT KHS Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), Margonti Sianturi menerangkan bahwa pendidikan merupakan sektor yang menjadi misi sosial perusahaan. Oleh sebab itu, dukungan PT KHS pada program ini diharapkan bisa berkontribusi pada upaya Pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Disamping itu, program ini juga memberi nilai tambah bagi kenaikan pangkat atau golongan para guru matematika, dengan memenuhi angka kredit melalui pelatihan. “Saat ini kami baru bisa merealisasikan program untuk tingkat SMP. Semoga tahun depan untuk tingkat SD bisa terwujud,” ungkapnya.
Lainnya, Sekretaris Forum Koordinasi Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Gumas, Iis Yukensi mengatakan bahwa ada delapan Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang telah melakukan integrasi program CSR dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas. Integrasi Program disusun pada tahun 2017 dan dilakukan pada tahun 2018 ini.
Ia mengatakan, dari delapan PBS tersebut, dua PBS sudah menjalankan integrasi program CSR mereka, yakni PT ATA dan PT KHS yang bermitra dengan Disdikbud Kabupaten Gumas. PT ATA menjalankan program Pendidikan Sanitasi dan Cinta Lingkungan Untuk Taman Kanak-kanak (TK), sedangkan PT KHS menjalankan program pelatihan guru matematika.
Ditambahkan olehnya, inisiatif untuk meningkatkan tata kelola CSR ini difasilitasi oleh YTS dengan dana hibah kecil dari ASEAN CSR Network (ACN). Integrasi program PBS dengan Perangkat Daerah diharapkan dapat mempercepat pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Yang pasti, pasca dukungan YTS – ACN, Pemkab Gumas dan mitra PBS menindaklanjuti inisiatif ini secara mandiri.
Hal itu menunjukkan bahwa komitmen stakeholder tata kelola CSR di Kabupaten Gumas cukup kuat,” pungkas Iis yang juga menjabat sebagai Kabid Ekonomi, Sosial, dan Budaya pada BP3D Kabupaten Gumas.
Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.