by Han | Nov 16, 2022
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) Efrensia L.P Umbing menghadiri acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke 58 Tahun 2022, yang di gelar di Aula Pertemuan RSUD Kuala Kurun, Rabu (16/11/2022).
Adapun dalam peringatan HKN ke 58 tahun 2022 ini mengusung tema : “Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku”. Dalam hal ini RSUD Kuala Kurun mengadakan kegiatan berupa lomba dan penilaian staf terbaik, hal ini dilaksanakan dengan harapan dapat menjalin kerjasama dan kekompakan antar staf serta menumbuhkan optimisme sehingga mengurangi stres psikologi yang dialami tenaga medis kesehatan yang ditimbulkan selama pandemi covid.

Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing saat menyampaikan sambutannya di Aula Pertemuan RSUD Kuala Kurun, Rabu (16/11/2022)
Dalam sambutannya Efrensia memberikan apresiasinya atas perayaan yang dilaksanakan dikarenakan lomba-lomba yang dilakukan itu berhubungan dengan tugas dan profesi masing-masing, hal ini dapat memacu untuk melakukan yang terbaik. “Karena tugas rumah sakit ini utamanya adalah pelayanan,” ucap Efrensia.
Dalam kesempatan yang sama Direktur RSUD Kuala Kurun Rusni D. Mahar mengucap syukur karena pada tahun ini boleh merayakan HKN Ke 58, dikarenakan beberapa tahun terakhir kita dilanda pandemi covid, maka usia lima puluh delapan tahun merupakan bukan hal yang tidak mudah bagi bangsa Indonesia karena pada saat tahun 2020 kita mengalami pandemi covid yang berkepanjangan tetapi sampai saat ini kita dapat melaluinya. “Keberhasilan itu semua adalah berkat kolaborasi profesional disegala sektor sehingga pandemi ini dapat kita lalui,” ucapnya.

Acara dihadiri oleh seluruh pegawai RSUD Kuala Kurun
Lebih lanjut Rusni juga mengatakan “bahwa penyakit tidak menular di RSUD Kuala Kurun menurut data terakhir tahun 2022 adalah yang tertinggi itu penyakit hipertensi di ikuti peringkat kedua yaitu penyakit diabetes/kencing manis,” pungkasnya.
Turut Hadir Kepala Cabang BPJS Kesehatan Gunung Mas Adi Suci Guntoro.
by Han | Nov 16, 2022
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar Kegiatan Pelatihan Penyusunan Dokumen RPJM Desa pada 41 Desa Hasil Pilkades Serentak Gelombang I Tahun 2022, yang dilaksanakan di GPU Damang Batu Kuala Kurun, Senin (14/11/2022).
Kegiatan ini dilaksanakan selain untuk menciptakan sinergitas dalam gerak langkah penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya dalam penyusunan RPJM Desa, juga bertujuan untuk mempersiapkan tim penyusun RPJM Desa sesuai dengan ketentuan Perundang Undangan dalam meningkatkan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan desa dalam hal perencanaan pembangunan desa serta melakukan penyelarasan arah pembangunan pedesaan dan kabupaten.

Acara dihadiri oleh Unsur Forkopmda dan Dinas Terkait.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing, dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah desa menyusun perencanaan pembangunan desa harus memperhatikan kewenangan desa dan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten.
Lebih lanjut Efrensia pun menandaskan, “Perencanaan desa bukan sekedar membuat usulan yang disampaikan kepada pemerintah daerah, yang lebih penting perencanaan desa adalah keputusan bersama yang diambil secara musyawarah dan mufakat oleh pemerintah desa dan masyarakat desa,” tukasnya.
Adapun kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dengan jumlah peserta yang diharapkan hadir mencapai 225 orang yang terdiri dari Kepala Desa terpilih hasil Pilkades Serentak Gelombang I Tahun 2022, pejabat yang terkait dengan perencanaan pembangunan desa atau yang ditugaskan dari kantor camat, pendamping desa serta Tim Penyusun RPJM Desa pada 41 desa.
Acara juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Gumas dan Kepala Dinas PMD Yulius.
by Han | Nov 16, 2022
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong menghadiri kegiatan acara puncak ritual tiwah tabuh pertama di desa Luwuk Tukau, Kecamatan Manuhing Raya, Kabupaten Gunung Mas, pada Rabu (16/11/2022).
Dalam sambutannya Bupati sangat mendukung kegiatan terlaksananya kegiatan tiwah tersebut, dimana ini tidak lepas dari peran serta semua pihak yang terlibat didalamnya, mengingat sebelumnya pada tahun 2020 acara ritual tiwah ini sudah dianggarkan, dan segala rangkaian acaranya telah dipersiapkan, namun tertunda karena adanya wabah covid-19 yang melanda, sehingga anggaran yang seharusnya untuk tiwah dialihkan untuk penanganan covid-19. “Tahun ini telah dilaksanakan acara tiwah dan sebagai wujud dukungan pemerintah Kabupaten Gunung Mas kepada panitia dan seluruh keluarga yang melaksanakan tiwah, kita juga menyerahkan uang tunai sebesar 20 juta,” ujar Bupati menandaskan.

Foto bersama
Adapun Pesta Tiwah di Desa Luwuk Tukau ini dihadiri masyarakat dari desa-desa wilayah Kecamatan Manuhing dan Manuhing Raya dan juga desa wilayah kecamatan lainnya.
Untuk diketahui anggota keluarga yang mengikuti tiwah berjumlah 12 orang dari desa Luwuk Tukaw dan 2 anggota keluarga lainnya berasal dari desa Tumbang Oroi dan desa Samui.
Untuk jumlah sapundu ada 14 buah dan hewan korban 13 ekor kebau, 1 ekor sapi dan 1 ekor babi, jadi jumlah keseluruhannya sebanyak 15 ekor hewan korban.
Kemudian pelaksanaan panabuh (acara puncak) pesta tiwah ini dilakukan selama dua hari, dimana hari pertama dilakukan oleh 6 orang anggota tiwah dengan hewan korban 4 ekor kerbau, 1 ekor sapi dan 1 ekor babi.
Seterusnya untuk panabuh tiwah hari kedua dilaksanakan oleh 9 orang anggota tiwah dengan jumlah hewan korban 9 ekor kerbau.
by Han | Nov 15, 2022
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong dan Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing bersama unsur Forkopimda melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kecamatan Tewah dan Kecamatan Miri Manasa.
Adapun Kunker tersebut dalam rangka meninjau langsung pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang dibangun di ruas jalan Tewah – Tumbang Miri dan ruas jalan Tumbang Miri – Tumbang Masukih.

Bupati & Wakil Bupati bersama Forkopimda meninjau Pembangunan Jembatan di Desa Tumbang Masukih, Minggu (13/11/2022)
Saat berada di Desa Tumbang Masukih, Minggu (13/11/2022) Bupati dan Wakil Bupati melihat langsung kondisi jembatan yang masih dalam tahap pengerjaan tersebut yang pada tahun 2019 kemarin rusak akibat diterjang banjir. walaupun demikian jembatan tersebut masih dapat dilalui kendaraan roda empat dan dua dengan dibuat jalur panel menggunakan balok kayu oleh pihak Dinas PU guna kelancaran lalu lintas penyebrangan bagi masyarakat terutama bagi anak-anak yang bersekolah dari desa sekitarnya.

Foto bersama di depan bangunan Puskesmas Tumbang Masukih
Bupati menuturkan Pembangunan kembali jembatan di Desa Tumbang Masukih tersebut dimulai pada tahun 2020 menggunakan APBD tahun anggaran 2020 dengan dana terbatas hanya mampu untuk membangun pondasi saja, dilanjutkan pada tahun 2021 juga hanya mampu untuk pengangkutan kerangka baja eks jembatan bailey yang dipindah kan dari Tumbang Danau setelah dihibahkan oleh Pemprov. Kalteng kepada Pemkab. Gumas, dan di tahun 2022 ini dilaksanakan tahap perakitan. “Itulah kendala yang dihadapi yang perlu saya jelaskan selama proses pembangunan jembatan ini, ini sekarang lagi tahap proses finishing dengan pemasangan lantai jembatan dan sesuai dengan target tahun ini selesai,” pungkas Bupati.

Bupati bersama Forkopimda melihat proses pembuatan perahu saat berada di Desa Harowu
Selain meninjau pembangunan jembatan, Bupati juga meninjau bangunan Puskesmas Desa Tumbang Masukih yang baru saja selesai dibangun tahun ini. Dalam hal ini juga Bupati dan Wakil Bupati bersama Forkopimda juga mengunjungi Desa Tumbang Hatung, Desa Rangan Mihing serta Desa Harowu yang merupakan desa paling terakhir berada di DAS Miri.
Turut Hadir mendampingi Bupati Kepala Dinas PU Baryen dan Kabid. Bina Marga Bambang Jaya
by Han | Nov 15, 2022
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bersama unsur Forkopimda menghadiri kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Parawei Jemaat GKE Tumbang Manyoi yang dilaksanakan di Desa Tumbang Manyoi Kecamatan Miri Manasa, Sabtu (12/11/2022).

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong
Dalam hal ini Bupati Gumas Jaya Samaya Monong dan Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing melakukan peletakan Batu Pertama pembangunan gedung GKE Parawei yang juga dilakukan oleh Kapolres Gumas Irwansah, Kajari Kuala Kurun Sahroni, Pabung Kodim 1016 PLK Maksun Abadi, Ketua Calon Resort Miri Raya Pdt. Kris Arianto, Ketua Jemaat GKE Tumbang Manyoi Widodo, Camat Miri Manasa Pridledi dan Kades Tumbang Manyoi Anton.
Dalam pidatonya Bupati menyampaikan atas nama pribadi dan keluarga serta jajaran di Lingkup Pemkab Gumas memberikan apresiasi dan penghargaan kepada segenap warga dan Jemaat GKE Tumbang Manyoi atas penyambutan dan atas segala kerja keras perjuangan yang dilakukan dalam pembangunan Gereja ini.

Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing
Bupati juga menjelaskan bahwa lokasi pembangungan gedung gereja GKE ini sudah yang ketiga kalinya direncanakan, sampai akhirnya diputuskan tempat ini dengan melibatkan Dinas PU agar menganalisa terkait keamanan kontur tanah untuk mengindari tanah longsor dikarenakan berada di atas bukit. “ini merupakan satu-satunya gedung gereja GKE yang dibangun di atas bukit diluar pemukiman desa dengan pemandangan menghadap ke arah desa yang terletak di tepi Sungai Miri,” ujar Bupati menandaskan.
by Han | Nov 15, 2022
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bersama unsur Forkopimda menghadiri Kegiatan Rapat Kerja dan Sosialisasi Camat, Damang, Korwil, Lurah, Kepala Desa, BPD, Kepala Puskesmas dan Kepala Sekolah se-Kecamatan Miri Manasa Tahun 2022.
Agenda dari kegiatan ini adalah dalam rangka melakukan Sosialisasi Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pembukaan dan Pengelolaan Lahan Non Gambut Bagi Masyarakat Hukum Adat, yang digelar di Aula Kantor Camat Miri Manasa Kelurahan Tumbang Napoi, Sabtu siang (12/11/2022).

Para Damang dan seluruh Perangkat Desa se-Kecamatan Miri Manasa hadir
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, yang didampingi oleh Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing, Kapolres Gumas Irwansah, Kajari Kuala Kurun Sahroni, Pabung Kodim 1016 PLK Maksun Abadi, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Yulius, Kadis PU Baryen, Camat Miri Manasa Pridledi serta Sekretaris BPBD Gumas Karya yang dalam hal ini selaku Narasumber.
Dalam sambutannya, Bupati Gumas mengatakan maksud dan tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah agar masyarakat tahu dan memahami tata cara membuka lahan yang baik dan benar serta terkendali berdasarkan kearifan lokal, sehingga pada saat pelaksanaannya nanti tidak terjadi pelanggaran pidana yang telah diatur dalam hukum positif. “Jadi untuk masyarakat desa secara khusus kita yang berada di hulu ini memiliki kebiasaan berladang tradisional yaitu membuka lahan dengan cara dibakar, sekarang sudah ada peraturan yang telah disahkan untuk melindungi hak masyarakat sebagai payung hukumnya dalam membuka lahan non gambut,” ucap Bupati.

foto bersama
Lebih lanjut, Bupati juga menginstruksikan secara khusus kepada Dinas PMD dan BPBD setelah sosialisasi Pergub ini akan dilakukan nanti agar segera ditindak lanjuti dengan membuat buku saku sebagai pedoman untuk memudahkan masyarakat melakukan kegiatan pembukaan lahan. “selanjutnya nanti juga akan diadakan simulasi sebagai tindak lanjut dari Peraturan Gubernur ini, Pungkas Bupati.
Acara juga dihadiri oleh para Bhabinkamtibmas dari TNI dan Polri