Pabung: Kerukunan Umat Beragama Modal Utama Pembangunan di Wilayah Gumas

Pabung: Kerukunan Umat Beragama Modal Utama Pembangunan di Wilayah Gumas

Pabung: Kerukunan Umat Beragama Modal Utama Pembangunan di Wilayah Gumas

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Komandan Kodim 1016 Palangka Raya Kolonel Inf. Rofiq Yusuf S.Sos melalui Pabung Kabupaten Gunung Mas Mayor Inf. Idham Khalid menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang dilaksanakan di kantor Kesbangpol Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas, Rabu kemaren (2/2/2022).

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Bupati Gunung Mas yang diwakili Kaban Kesbangpol, Perwakilan Kajari, Kapolres diwakili Kasat Intel, Ketua FKUB, para Kepala Bidang  Kesbangpol Kabupaten Gunung Mas dan para tokoh agama.

Dalam kesempatan tersebut Dandim melalui Pabung Mayor Inf. Idham Khalid mengatakan, “Kerukunan berarti sepakat dalam perbedaan yang ada dan menjadikan sebagai tolak ukur untuk membina kehidupan sosial yang saling pengertian serta menerima dengan ketulusan hati yang penuh ke ikhlasan,” saat dikonfirmasi Penerangan Kodim.

Lanjut Pabung, kerukunan umat beragama merupakan modal utama pembangunan di Provinsi Kalimantan Tengah khususnya Kabupaten Gunung Mas yang merupakan rumah kita bersama dalam membangun toleransi antar umat beragama.

Dalam kesempatan itu Mayor Inf. Idham Khalid menuturkan, hasil kesimpulan dari rapat tersebut adalah melaksanakan sosialisasi SKB 3 Menteri tentang pendirian rumah ibadah sekaligus mengajak masyarakat dan umat untuk mencegah paham radikalisme dan intoleran secara skala prioritas dan daerah di wilayah Kabupaten Gunung Mas.

Selain itu, untuk tetap mempertahankan kehidupan yang harmonis antar umat beragama, dia mengajak para tokoh pemuka agama setempat untuk bersinergi membangun kehidupan yang harmonis dan damai di wilayah Gunung Mas.

“Dari hasil rapat tersebut nanti juga akan direncanakan kegiatan study banding ke FKUB Kabupaten Kapuas,” tukas Pabung. (Pendim 1016/Plk)

Pabung: Kerukunan Umat Beragama Modal Utama Pembangunan di Wilayah Gumas

Pabung: Kerukunan Umat Beragama Modal Utama Pembangunan di Wilayah Gumas

Pabung: Kerukunan Umat Beragama Modal Utama Pembangunan di Wilayah Gumas

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Komandan Kodim 1016 Palangka Raya Kolonel Inf. Rofiq Yusuf S.Sos melalui Pabung Kabupaten Gunung Mas Mayor Inf. Idham Khalid menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang dilaksanakan di kantor Kesbangpol Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas, Rabu kemaren (2/2/2022).

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Bupati Gunung Mas yang diwakili Kaban Kesbangpol, Perwakilan Kajari, Kapolres diwakili Kasat Intel, Ketua FKUB, para Kepala Bidang  Kesbangpol Kabupaten Gunung Mas dan para tokoh agama.

Dalam kesempatan tersebut Dandim melalui Pabung Mayor Inf. Idham Khalid mengatakan, “Kerukunan berarti sepakat dalam perbedaan yang ada dan menjadikan sebagai tolak ukur untuk membina kehidupan sosial yang saling pengertian serta menerima dengan ketulusan hati yang penuh ke ikhlasan,” saat dikonfirmasi Penerangan Kodim.

Lanjut Pabung, kerukunan umat beragama merupakan modal utama pembangunan di Provinsi Kalimantan Tengah khususnya Kabupaten Gunung Mas yang merupakan rumah kita bersama dalam membangun toleransi antar umat beragama.

Dalam kesempatan itu Mayor Inf. Idham Khalid menuturkan, hasil kesimpulan dari rapat tersebut adalah melaksanakan sosialisasi SKB 3 Menteri tentang pendirian rumah ibadah sekaligus mengajak masyarakat dan umat untuk mencegah paham radikalisme dan intoleran secara skala prioritas dan daerah di wilayah Kabupaten Gunung Mas.

Selain itu, untuk tetap mempertahankan kehidupan yang harmonis antar umat beragama, dia mengajak para tokoh pemuka agama setempat untuk bersinergi membangun kehidupan yang harmonis dan damai di wilayah Gunung Mas.

“Dari hasil rapat tersebut nanti juga akan direncanakan kegiatan study banding ke FKUB Kabupaten Kapuas,” tukas Pabung. (Pendim 1016/Plk)

Launching Inpres Nomor 1 Tahun 2022

Launching Inpres Nomor 1 Tahun 2022

Launching Inpres Nomor 1 Tahun 2022

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Dalam rangka optimalisasi pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), peningkatan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan untuk menjamin keberlangsungan program JKN. Bertempat di ruang rapat lantai I kantor Bupati Gunung Mas, Asisten I Setda Gunung Mas, Lurand mengikuti secara daring launching Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaring Pengaman Nasional oleh Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Kamis, (3/2/2022).

“Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaring Pengaman Nasional, salah satunya menginstruksikan para menteri dan pimpinan 30 kementerian/lembaga, termasuk para Gubernur, Bupati, Walikota untuk mengambil langkah-langkah sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing untuk melakukan optimalisasi program JKN,” ucap Lurand saat dibincangi.

Lurand menjelaskan, pelaksanaan Program Jaring Pengaman Nasional dalam rangka melindungi masyarakat Indonesia terutama di bidang kesehatan dalam program JKN-KIS dengan meningkatkan kepatuhan dan mendorong peningkatan kepesertaan, akan semakin dioptimalkan pelaksanaannya. Selain itu, meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan menjamin keberlangsungan program JKN.

“Nantinya akan ditindaklanjuti di tingkat daerah untuk meningkatkan koordinasi sinergitas antar lembaga yang ada, antar seluruh elemen masyarakat sehingga kepesertaan JKN ini diharapkan sesuai dengan target minimal 98 persen cakupannya,” tutur mantan Kepala BKPSDM Gunung Mas tersebut.

Ini menjadi tantangan kedepan bagi daerah. Lingkup Kabupaten khususnya diminta untuk menetapkan regulasi yang terkait dengan pelaksanaan JKN ini.

“Mudah-mudahan kedepannya akan semakin lebih baik lagi, program JKN nanti mampu melingkupi kepesertaannya untuk seluruh masyarakat Kabupaten Gunung Mas,” pungkasnya.

Bupati  Mengajak Warga untuk Vaksinasi Booster Covid-19

Bupati  Mengajak Warga untuk Vaksinasi Booster Covid-19

Bupati  Mengajak Warga untuk Vaksinasi Booster Covid-19

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Masyarakat Kabupaten Gunung Mas diminta untuk mengikuti program vaksinasi booster atau suntikan ketiga untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Imbauan tersebut Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong usai menerima vaksin booster Covid-19, di Puskesmas Tampang Tumbang Anjir, Kamis (03/02/2022).

“Sekarang sudah berjalan untuk vaksin lanjutan booster Covid-19 yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas, dan saya langsung hadir, syukur Puji Tuhan boleh berjalan baik dan lancar,” ujar Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas dan stakeholder atas dukungan dalam menyukseskan vaksinasi lanjutan (booster) Covid-19.

“Saya mengajak semua masyarakat di Kabupaten Gunung Mas untuk kita mensukseskan vaksin anak usia 6-11 tahun, lansia dan vaksin lanjutan (booster) Covid-19, sehingga terbentuklah herd immunity masyarakat dan bisa produktif dalam kegiatan perekonomian,” ucap Jaya Samaya Monong saat dibincangi gunungmaskab.go.id.

Namun, masyarakat yang ingin menerima vaksin booster ini harap mempersiapkan dahulu kondisi badannya. Sebelum divaksin, petugas akan melakukan skrining terlebih dahulu seperti dua dosis vaksin sebelumnya.

Lebih lanjut, dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tidak membedakan jenis vaksin, baik itu Sinovac, Pfizer, AstraZeneca, dan Zifivax. Semuanya baik, aman, halal, dan sudah melalui uji klinis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Wujudkan Pengelolaan Keuangan Daerah yang Transparan, Akuntabel dan Partisipatif

Wujudkan Pengelolaan Keuangan Daerah yang Transparan, Akuntabel dan Partisipatif

Wujudkan Pengelolaan Keuangan Daerah yang Transparan, Akuntabel dan Partisipatif

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Yansiterson membuka kegiatan bimbingan dan pelatihan penatausahaan APBD tahun anggaran 2022 menggunakan aplikasi Simda Next-G atau Financial Management Information System (FMIS) di GPU Damang Batu, Kamis (27/01/2022).

“Terima kasih kepada pihak panitia yang telah bekerja keras dalam mewujudkan acara bimbingan dan pelatihan hari ini, dan mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini,” kata Yansiterson dalam sambutannya (27/01).

Sekda Gumas Yansiterson menyampaikan pertemuan ini sebagai langkah awal untuk terlaksananya penatausahaan keuangan tahun anggaran 2022, menggunakan aplikasi Simda Next-G atau FMIS, untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel dan partisipatif.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas tahun-tahun sebelumnya sudah menggunakan Simda Keuangan dalam pengelolaan keuangan daerah, namun dengan perkembangan dinamika tata kelola keuangan pemerintah daerah, maka Pemerintah Kabupaten Gunung Mas merasa perlu menggunakan Simda Next-G atau FMIS yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari Simda Keuangan sebelumnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada narasumber atas kesediaannya untuk memberikan materi dan sekaligus memberikan arahan dan praktek langsung penatausahaan keuangan yang menggunakan aplikasi ini,” sebut Sekda.

Menurutnya, ketika pelaksanaan nanti ditemukan kendala-kendala yang belum dipahami karena aplikasi ini sangat baru, kiranya tim dari BPKP selalu membuka diri untuk dapat berkoordinasi, sehingga menggunakan aplikasi ini dapat terlaksana dengan baik, dalam rangka pengelolaan daerah.

“Saya berharap agar para peserta menerima, mempelajari dan memahami serta bertanya langsung kepada narasumber terkait dengan materi dan pelatihan yang disampaikan, agar kita semua dapat satu pemahaman yang sama dan mengerti serta mematuhi proses penatausahaan penggunaan aplikasi Simda Next-G atau FMIS,” ungkap Sekda Yansiterson.

Sekda juga menambahkan kedepannya laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas akan konsisten mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK-RI, sebagaimana harapan kita bersama.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Hardeman menyampaikan waktu pelatihan dilaksanakan selama dua hari, dimulai tanggal  27 sampai 28 Januari 2022.

Sedangkan untuk peserta dari pejabat penatausahaan keuangan dan bendahara pengeluaran pada semua perangkat daerah dilingkungan pemerintah Kabupaten Gunung Mas dan narasumber yang hadir dari BPKP perwakilan Provinsi Kalteng.

Wujudkan Pengelolaan Keuangan Daerah yang Transparan, Akuntabel dan Partisipatif

Wujudkan Pengelolaan Keuangan Daerah yang Transparan, Akuntabel dan Partisipatif

Wujudkan Pengelolaan Keuangan Daerah yang Transparan, Akuntabel dan Partisipatif

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Yansiterson membuka kegiatan bimbingan dan pelatihan penatausahaan APBD tahun anggaran 2022 menggunakan aplikasi Simda Next-G atau Financial Management Information System (FMIS) di GPU Damang Batu, Kamis (27/01/2022).

“Terima kasih kepada pihak panitia yang telah bekerja keras dalam mewujudkan acara bimbingan dan pelatihan hari ini, dan mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini,” kata Yansiterson dalam sambutannya (27/01).

Sekda Gumas Yansiterson menyampaikan pertemuan ini sebagai langkah awal untuk terlaksananya penatausahaan keuangan tahun anggaran 2022, menggunakan aplikasi Simda Next-G atau FMIS, untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel dan partisipatif.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas tahun-tahun sebelumnya sudah menggunakan Simda Keuangan dalam pengelolaan keuangan daerah, namun dengan perkembangan dinamika tata kelola keuangan pemerintah daerah, maka Pemerintah Kabupaten Gunung Mas merasa perlu menggunakan Simda Next-G atau FMIS yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari Simda Keuangan sebelumnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada narasumber atas kesediaannya untuk memberikan materi dan sekaligus memberikan arahan dan praktek langsung penatausahaan keuangan yang menggunakan aplikasi ini,” sebut Sekda.

Menurutnya, ketika pelaksanaan nanti ditemukan kendala-kendala yang belum dipahami karena aplikasi ini sangat baru, kiranya tim dari BPKP selalu membuka diri untuk dapat berkoordinasi, sehingga menggunakan aplikasi ini dapat terlaksana dengan baik, dalam rangka pengelolaan daerah.

“Saya berharap agar para peserta menerima, mempelajari dan memahami serta bertanya langsung kepada narasumber terkait dengan materi dan pelatihan yang disampaikan, agar kita semua dapat satu pemahaman yang sama dan mengerti serta mematuhi proses penatausahaan penggunaan aplikasi Simda Next-G atau FMIS,” ungkap Sekda Yansiterson.

Sekda juga menambahkan kedepannya laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas akan konsisten mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK-RI, sebagaimana harapan kita bersama.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Hardeman menyampaikan waktu pelatihan dilaksanakan selama dua hari, dimulai tanggal  27 sampai 28 Januari 2022.

Sedangkan untuk peserta dari pejabat penatausahaan keuangan dan bendahara pengeluaran pada semua perangkat daerah dilingkungan pemerintah Kabupaten Gunung Mas dan narasumber yang hadir dari BPKP perwakilan Provinsi Kalteng.