PAUD Holistik Integratif Hadirkan Pendidikan Yang Berkualitas

PAUD Holistik Integratif Hadirkan Pendidikan Yang Berkualitas

PAUD Holistik Integratif Hadirkan Pendidikan Yang Berkualitas

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong membuka secara resmi Kegiatan Sosialisasi Penguatan PAUD Holistik Integratif di Aula Hotel Zefanya, Rabu (29/9/2021).

Jaya Samaya Monong saat menyampaikan arahannya mengatakan Anak usia dini merupakan penerus bangsa yang harus dipersiapkan agar tercipta generasi emas. Anak-anak butuh pengajaran yang menyeluruh agar pengembangan anak usia dini bisa berjalan dengan maksimal.

Anak usia dini diharapkan dapat menjadi anak yang memiliki inovasi dalam segala aspek nilai-nilai dalam pendidikan.

Oleh sebab itu, kegiatan sosialisasi PAUD Holistik Integratif ini bisa bermanfaat untuk anak didik kita yakni Anak PAUD. Sehingga, anak usia dini di masa mendatang bisa menjadi anak yang cerdas dan berakhlak mulia.

“Kita semua harus mendukung adanya PAUD Holistik Integratif yang terintegrasi agar anak-anak yang menjadi investasi bangsa bisa baik dari sisi kesehatan, pendidikan, perawatan dan penggunaannya menjadi satu kesatuan tidak boleh secara parsial,” ucap Jaya Samaya Monong.

Hal ini selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Gunung Mas yaitu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan yang berkualitas, berkarakter, bermoral, dan berakhlak mulia, sebagai salah satu pilar pembangunan yang dicita-citakan bersama.

“Kami berharap kegiatan sosialisasi PAUD Holistik Integratif ini dapat bermanfaat bagi seluruh peserta agar dapat meningkatkan kualitas anak usia dini yang ada di Kabupaten Gunung Mas,” terangnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Gunung Mas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah sebagai acuan bagi penyelenggara, pengelola, dan pendidik dalam pelaksanaan PAUD HI di satuan PAUD, sebagai acuan bagi pemangku kebijakan PAUD baik di tingkat kabupaten dan kecamatan dalam membina pelaksanaan PAUD HI di satuan PAUD.

Sasaran kegiatan ini semua pihak/unsur yang terkait dalam pelaksanaan PAUD HI di satuan PAUD.

Narasumber Ibu Hana Pertiwi, M. Pd. selaku Koordinator Bidang I Pokja Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Tengah, juga menjabat sebagai kepala seksi kelembagaan dan Sarana Pendidikan di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah dan Ibu Siti Rahmah selaku anggota Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Tengah dan bekerja sebagai guru di RA Perwanida 1 Palangka Raya.

Kegiatan sosialisasi penguatan paud holistik integratif diikuti oleh 50 orang yang terdiri dari Bunda PAUD Kecamatan, Ketua Pokja Bunda PAUD Kecamatan  dan Pengurus Bunda PAUD Kabupaten Gunung Mas.

Turut hadir Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Esra Camat Kurun, Yuelis Untung, Camat Sepang Sayusdi, dan undangan lainnya.

Vaksinasi bagi Pelajar SMPN 6 Kurun, Brata Mengapresiasi dan Menyambut Baik

Vaksinasi bagi Pelajar SMPN 6 Kurun, Brata Mengapresiasi dan Menyambut Baik

Vaksinasi bagi Pelajar SMPN 6 Kurun, Brata Mengapresiasi dan Menyambut Baik

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas  melalui Puskesmas Tampang Tumbang Anjir menggelar vaksinasi covid-19 bagi pelajar SMPN 6 Kurun.

“Saya mengapresiasi dan menyambut baik atas terlaksananya vaksinasi covid-19, secara cepat dan maksimal,” ucap Kepala Sekolah SMPN 6 Brata, Selasa (28/9/2021).

Sebab rencana kedepan kalau pelajar semua sudah divaksin, ini merupakan salah satu syarat bagi sekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka terbatas yaitu minimal 50 persen.

“Kemudian ada rekomendasi tim gugus tugas, apabila prokes dan semua persyaratan sudah lengkap maka dilakukan tatap muka,” kata Brata.

Karena adanya pandemi yang melanda, guru dan pelajar belajar secara daring, bagi siswa yang tidak mempunyai fasilitas seperti gadget telepon dan sebagainya belajar secara luring, pelajar yang daring maupun luring mempunyai hak yang sama.

Diungkapkannya guru dan tenaga administrasi SMPN 6 Kurun yang berjumlah 13 orang pada bulan Mei sudah vaksinasi tahap kedua.

“Untuk pelajar berjumlah 155 orang, sedangkan 30 pelajar sudah pernah mengikuti vaksinasi covid-19 yang belum direncanakan mengikuti vaksinasi saat ini,” tandas dia.

Memajukan Pariwisata di Gunung Mas Harus Bersinergi

Memajukan Pariwisata di Gunung Mas Harus Bersinergi

Memajukan Pariwisata di Gunung Mas Harus Bersinergi

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengatakan, salah satu yang harus dipersiapkan untuk mewujudkan smart tourism adalah rencana induk pembangunan pariwisata kabupaten untuk meningkatkan pendapatan daerah, memperluas lapangan kerja dan mendorong pembangunan daerah.

“Ini tidak hanya dilakukan satu perangkat daerah saja, tetapi memerlukan dukungan perangkat daerah terkait, supaya bisa bersinergi, karena tanpa sinergitas pariwisata tidak bisa maju,” ucap Jaya Samaya Monong ketika memimpin rapat ekspos paket pekerjaan di lantai 1 kantor Bupati, Selasa (28/9/2021).

“Untuk program prioritas pariwisata Kabupaten Gunung Mas lebih fokus kepada beberapa objek destinasi wisata yaitu seperti Tumbang Anoi,  Wisata Tambun Bungai Desa Tumbang Pajangei, Batu Suli Betang Toyoi Tumbang Malahoi,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan Jaya Samaya Monong brand identitas Kota Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas adalah kawasan terpadunya Tahura Lapak Jaru, Air Terjun Batu Mahasur, Taman Kota Kuala Kurun, Bukit Siliron dan Dam Sekata Juri.

Untuk mendukung dan mewujudkan smart tourism maka dilakukan penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten (RIPPARKAB), tujuan kegiatan penyusunan RIPPARKAB Gunung Mas tahun 2021 –  2036 antara lain melakukan identifikasi dan inventarisasi produk dan potensi pariwisata Kabupaten Gunung Mas, meliputi objek wisata amenitas, kelembagaan, lingkungan, aksesibilitas, pemasaran, dan investasi.

Memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai pengembangan potensi kebudayaan dan pariwisata kawasan yang meliputi daya tarik wisata, usaha sarana wisata, dan usaha lain pendukung pariwisata serta mengetahui potensi dan permasalahan pengembangan pariwisata daerah.

Selain itu menjadi arah kebijakan yang dilandasi dengan kebijakan pembangunan kawasan yang dapat memberikan pedoman tentang perencanaan sehingga menjadi acuan untuk menentukan langkah dan tahapan secara sistematik dan terstruktur bagi stakeholder pariwisata di Kabupaten Gunung Mas.

Turut hadir Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas Richard, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Eigh Manto, kepala perangkat daerah, dan pihak terkait lainnya.

Seleksi Perangkat Desa Tumbang Hakau dan Tanjung Riu diikuti 16 peserta

Seleksi Perangkat Desa Tumbang Hakau dan Tanjung Riu diikuti 16 peserta

Seleksi Perangkat Desa Tumbang Hakau dan Tanjung Riu diikuti 16 peserta

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Perangkat desa adalah unsur penyelenggara pemerintahan desa yang bertugas membantu kepala desa atau yang disebut dengan nama lain dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya pada penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat di desa.

“Tes wawancara perangkat desa dilakukan untuk memilih kasi kesejahteraan dan kasi pemerintahan” yani desa Tumbang Hakau dan Desa Tanjung Riu ucap Camat Kurun Yuelis Untung, SE  ketika dibincangi gunungmaskab.go.id di  Kantor Kecamatan, Senin (27/9/2021).

Untuk itu, jumlah pelamar calon perangkat desa, Kasi Kesejahteraan desa Tumbang Hakau berjumlah 9 (Sembilan) orang,  dan pelamar calon perangkat desa Kasi Pemerintahan Desa Tanjung Riu berjumlah 7 (tujuh) orang.

Tes yang dilakukan terdiri dari tertulis, praktek dan wawancara dilakukan hanya satu hari, hal ini dilakukan menindaklanjuti seleksi penjaringan dan penyaringan berkas oleh panitia desa, untuk mendapatkan rekomendasi camat sehingga dilakukan seleksi berupa tes, sesuai dengan Perda No 3 Tahun 2016 tentang pemerintahan desa.

Lebih lanjut, Camat  menjelaskan peserta yang lulus tes ini diberikan rekomendasi untuk pemerintahan desa agar segera diterbitkan SK oleh Kepala Desa dan dilantik untuk menduduki jabatan yang dimaksud.

Ia  juga membeberkan masing-masing calon perangkat desa hanya dipilih satu orang setiap desa yang layak untuk menjadi aparat desa.

“Saya berharap jika perangkat desa yang terpilih nanti agar bisa merubah pola pikir untuk maju. Karena perangkat desa yang lama ini bukannya tidak bisa bekerja, tetapi yang bersangkutan mengundurkan diri,” kata  Yuelis Untung, SE

Ditempat yang sama ketua seleksi calon perangkat desa tingkat Kecamatan Kurun Franklin, SH mengatakan, seleksi ini juga dilakukan untuk mencari kandidat SDM terbaik dari pemuda pemudi desa yang nantinya diharapkan bisa bersama-sama membangun desa ke depan lebih baik dan unggul di era digital, serta bisa menjalankan aturan-aturan baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Semoga dengan seleksi satu orang satu desa, namun kita hanya memilih yang terbaik ini akan menghasilkan perangkat desa yang berkualitas, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat meningkat,’’ tukasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Seksi Pemerintahan Jayadi Sambali, S.Sos, Kepala Seksi Ekobang Jonli, ST serta panitia seleksi calon perangkat desa tingkat Kecamatan Kurun.

Sekda Gumas Pimpin Apel HUT 61 Tahun Undang-Undang Pokok Agraria

Sekda Gumas Pimpin Apel HUT 61 Tahun Undang-Undang Pokok Agraria

Sekda Gumas Pimpin Apel HUT 61 Tahun Undang-Undang Pokok Agraria

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Yansiterson memimpin apel dalam rangka memperingati 61 tahun Undang-Undang Pokok Agraria, di halaman Kantor ATR/BPN.

“Momen ini banyak reformasi yang dilakukan di jajaran pertanahan secara menyeluruh di republik Indonesia, karena tujuannya yang paling utama adalah peningkatan pelayanan  kepada masyarakat di bidang pertanahan,” ucap Yansiterson, Jumat (24/09/2021).

Sejalan dengan itu arahnya pelayanannya lebih cepat, lebih transparan efektif efisien yang ditandai dengan beberapa penggunaan aplikasi yang di dalam pertanahan.

Menurutnya tidak hanya pola kerja, termasuk rekrutmen pejabat mereka sudah menggunakan sistem merit point yang sangat terjaga kompetensinya siapapun yang bertugas di Kantor ATR/BPN sudah melalui proses sedemikian rupa.

Momentum ini ke depan berbagai pelayanan di ATR/BPN akan semakin cepat dalam pengurusannya. Itu menunjukan komitmen untuk percepatan  peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Sekda menambahkan pelayanan ATR/BPN kedepan tidak menghitung hari, bisa dihitung jam dan itu menunjukan komitmen di jajaran  ATR/BPN di seluruh Indonesia untuk memperbaiki diri tentang pelayanan sertifikat tanah.

“Sedangkan teman-teman ATR/BPN diberi target sekian harus dicapai termasuk perjanjian kinerjanya kalau tidak tercapai selalu dievaluasi dan kemungkinan ada resiko-resiko dalam jabatan,” ujar Sekda Yansiterson.

Sementara itu, Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Gunung Mas Ferdinand mengatakan Undang-Undang Pokok Agraria lahir pada Tahun 1960.

Namun, Undang-Undang pokok agraria ini merupakan payung hukum yang memayungi semua aturan pertanahan yang ada di Indonesia.

“Kami akui seiring waktu banyak capaian-capaian yang diperoleh dengan mendasari dari Undang-Undang yang lahir pada Tahun 1960, ini dan peremajaan atau struktur organisasi dari dulu sudah terus berubah ada efisiensi dan kompetensi.

Berdasarkan data untuk Kabupaten Gunung Mas saja kegiatan PTSL dan lainnya sudah menghasilkan sertifikat yang berjumlah puluhan ribu.

“Saat ini BPN Kabupaten Gumas juga mengikuti perkembangan zaman, dimana pelayanan dilakukan berbasis teknolog,” pungkasnya.

Bupati Gunung Mas Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir

Bupati Gunung Mas Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir

Bupati Gunung Mas Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong didampingi Ketua TP-PKK Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa paket bahan pokok secara simbolis kepada warga yang terdampak banjir di Desa Tumbang Langgah Kecamatan Rungan Barat/, Sabtu (25/9/2021).

“Data bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Rungan Barat sebanyak 137 KK/540 jiwa yang tersebar di satu Kelurahan dan dua desa, Desa Tumbang Langgah, Desa Tumbang Kuayan dan Kelurahan Rabambang.

Dengan total bantuan penanganan dampak banjir sebanyak 137 paket sembako dan beras CBP sebanyak 1.512 kilogram.

Rincian dua desa dan satu Kelurahan yang terdampak banjir yaitu, Kelurahan Rabambang sebanyak 57 paket beras 638,4 kilogram, desa Tumbang Langgah sebanyak 8 paket beras 75,6 kilogram, Desa Tumbang kuayan 72 paket beras 798 kilogram. Kami berharap ini bisa meringankan beban warga yang terdampak banjir di Kecamatan Rungan Barat.

“Nilai bantuan yang diberikan tidak seberapa, melainkan untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir,” pungkasnya.

Turut hadir Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing, Bapak  DK Mandarana, Kepala Dinas Sosial Jhonson Ahmad serta pihak terkait lainnya.