by Muhammad Fiqri Baihaqi | Sep 14, 2021
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan strategi untuk mengintegrasikan perspektif gender ke dalam pembangunan, mulai dari penyusunan kebijakan, perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gumas Yansiterson dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten I Lurand saat membuka workshop Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender Tahun (PPRG) 2021, di aula Bappedalitbang setempat, Senin (13/09/2021).

“PUG bertujuan untuk mewujudkan kesetaraan gender sehingga mampu menciptakan pembangunan yang lebih adil dan merata bagi seluruh penduduk Indonesia,” ucapnya.
Dia mengatakan, kesetaraan gender dapat dicapai dengan mengurangi kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam mengakses dan mengontrol sumber daya, berpartisipasi di seluruh proses pembangunan dan pengambilan keputusan, serta memperoleh manfaat dari pembangunan.
Untuk Posisi Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) Kabupaten Gunung Mas Tahun 2020, menduduki urutan ke tiga untuk IPG, dan urutan ke satu untuk IDG di Provinsi Kalimantan Tengah.
”Saya menyambut baik pelaksanaan workshop perencanaan dan penganggaran responsif gender ini bagi seluruh aparatur yang sudah ditetapkan baik sebagai Pokja, focal Point dan driver PUG,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Gumas Yantrio Aulia melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Eligato mengatakan tujuan dari workshop PPRG Tahun 2021 yaitu pemahaman yang jelas mengenai konsep-konsep gender dan PUG, PPRG.
Kemudian, mendapatkan pemahaman dasar serta menguasai tentang konsep manajemen berbasis kinerja, metode dan alat analisis gender, termasuk Gender Analysis Pathway (GAP), Gender Budget Statement (GBS) dan Term Of Reference (TOR).
“Para peserta mampu melaksanakan proses serta menguasai perencanaan dan penganggaran yang berperspektif gender,” tandasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Sep 10, 2021
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong didampingi Ketua TP-PKK Mimie Mariatie, berikan bantuan terhadap warga yang terdampak banjir di Desa Tumbang Pajangei Kecamatan Tewah di Aula Kantor Desa, Kamis (9/9/2021).
Bupati Jaya Samaya Monong menyampaikan, bahwa Pemkab Gumas memberikan bantuan bahan makan berupa beras, mie, gula kopi dan lainnya kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir.

“Saya menjelaskan sumber bantuan ini murni dari ASN yang dikoordinir oleh Pak Sekda dan Perangkat Daerah Kabupaten Gunung Mas,” ucapnya.
Ia mengatakan ini merupakan wujud dari perhatian kami. Nilai bantuan yang diberikan tidak seberapa untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir.
Saya perintahkan Kades agar benar-benar menyalurkan bantuan ini kepada yang berhak menerimanya.
“Saya berharap supaya rumah warga yang terdampak banjir, agar didata dan dikoordinasikan ke dinas terkait yakni Dinas Sosial agar direlokasi ke tempat aman dari banjir,” kata Jaya Samaya Monong.
Sementara itu, Kepala Desa Tumbang Pajangei Kardie mewakili warga menyampaikan terimakasih atas respon cepat Bupati Gunung Mas dan jajarannya.
“Warga yang menerima bantuan sebanyak 33 kepala keluarga masyarakat kurang mampu dan lansia,” ujarnya.
Turut hadir Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing, Kapolres Gunung Mas AKBP Irwansah, Kejari Gunung Mas Anthony, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Ega Shaktiana, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Yansiterson, Inspektur Dihel, Kepala Dinas Sosial Jhonson Ahmad, Kasatpol PP Salampak Haris, Kepala BPBD Champili.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Sep 10, 2021
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Desa Sarerangan Kecamatan Tewah, Kamis (09/9/2021).
“Bantuan yang disalurkan berupa beras, mie instan dan bahan pokok lainnya murni sumbangan dari ASN Kabupaten Gunung Mas yang dikoordinir oleh Sekda Gumas,” kata Kata Jaya Samaya Monong didampingi Ketua TP-PKK Mimie Mariatie.
“Bantuan yang disalurkan tentu tidak seberapa dan jangan dilihat dari nilainya, ini dapat meringankan beban warga kita yang terdampak korban banjir,” ucap Bupati Gunung Mas.

“Saya perintahkan kepada Bapak Kepala Desa supaya betul-betul mendata warganya yang berhak menerima bantuan,” tambahnya.
Terkait ada warga yang terlewatkan didata agar diinfokan kembali melalui BPBD dan Dinas Sosial.
Kades Sarerangan tetap profesional jangan sampai pilih kasih, karena ini saudara saya, maka saya beri. Kalau bekerja harus profesional dalam penyaluran bantuan harus tepat sasaran.
Dia menambahkan, nanti ada lagi bantuan beras dari Pemerintah melalui perum bulog, sedang dalam proses dan sudah saya tandatangani suratnya, untuk disalurkan ke Kabupaten Gunung Mas sekitar 37 ton.
Sementara itu Kepala Desa Sarerangan Dinur mengatakan, jumlah kepala keluarga yang terdampak banjir sebanyak 284 kepala keluarga. Yang berhak sebagai penerima masyarakat kurang mampu dan lansia berjumlah 97 kepala keluarga.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas yang telah telah menyalurkan bantuan ini, semoga bisa bermanfaat bagi warga yang terdampak banjir, apalagi di tengah pandemi seperti ini,” ungkapnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Sep 9, 2021
Foto : Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menyalurkan bantuan sembako untuk korban banjir.
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) kembali salurkan bantuan untuk korban banjir.

Kali ini, penyaluran bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong yang juga didampingi ketua TP PKK Gumas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong di RT IV Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kamis (09/9/2021).
Saat menyalurkan bantuan tersebut Bupati Jaya Samaya Monong menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun atas penyaluran CSRnya untuk membantu warga yang terdampak banjir.

“Bantuan ini berupa beras dan mie instan minyak goreng sebanyak 106 paket, tentunya ini bisa bermanfaat meringankan beban warga yang terdampak banjir pada beberapa waktu yang lalu,” kata Jaya Samaya Monong.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan rencana kedepan warga Kelurahan Tampang Tumbang Anjir yang terdampak banjir ini akan dialokasikan ke tempat yang lebih tinggi.
Ini salah satu upaya kita membantu warga untuk merelokasi tempat mereka, apabila datang musim hujan tidak terdampak banjir lagi.
“Tindaklanjutnya sudah disampaikan ke Dinas terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas untuk segera mendata dan berkoordinasi dengan Dinas terkait berapa, jumlah rumah penduduk yang harus direlokasi,” tutur Jaya Samaya Monong.
Sementara itu Kepala Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun Empas S. Umar mengatakan, ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian kepada warga kita yang terdampak banjir beberapa waktu yang lalu.
“Untuk bantuan tersebut murni dari dana CSR Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun,” pungkasnya.
Turut hadir Kapolres Gunung Mas AKBP Irwansah, Wakil Ketua DPRD Binartha, Kepala BPBD Champili, Kepala Dinas Sosial Jhonson Ahmad, Camat Kurun Yuelis Untung, Kapolsek Kurun IPDA Aditya Arya Nugroho, Lurah Tampang Tumbang Anjir Berjoaldi dan undangan lainnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Sep 8, 2021
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menghadiri Pencanangan Lewu Isen Mulang Anti Narkoba dan Lewu Pancasila oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah melalui Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas bertempat di Desa Petak Bahandang Kecamatan Kurun, Rabu (08/9/2021).
“Saya mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas Pencanangan Lewu Isen Mulang Anti Narkoba dan Lewu Pancasila kepada Bapak Kapolres dan jajarannya dan Forkopimda, Camat, kepala Desa dan semua stakeholder,”tuturnya.

Menurut Jaya Samaya Monong Desa Petak Bahandang ini sebagai contoh baik warganya, masyarakatnya terbebas dari narkoba serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
“Desa Petak Bahandang harus berkomitmen untuk melaksanakan kehidupan sehari-hari tidak ada lagi peredaran Narkoba,” tegas Jaya Samaya Monong.
Di kesempatan yang sama, Kapolres Gunung Mas AKBP Irwansah dirinya mengatakan, bulan Januari sampai dengan bulan September Tahun 2021 ini Satresnarkoba Polres Gunung Mas telah berhasil melakukan pengungkapan kasus tindak pidana narkoba sebanyak 16 kasus dengan tersangka 20.

“Ini menjadi keprihatinan kita bersama untuk selalu bekerjasama dan bersinergi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Kabupaten Gunung Mas,” akuinya.
Sementara itu Kasat Reserse Narkoba Polres Gunung Mas Budi Utomo mengatakan tujuan dari kegiatan tersebut agar terbentuknya suatu sikap dan semangat untuk menangkal pengaruh bahaya penyalahgunaan narkoba di masyarakat mulai dari RT, RW Desa/Kelurahan.
“Kampung Lewu Pancasila sendiri adalah untuk meningkatkan kerukunan dan sikap toleransi antar umat beragama, serta melestarikan nilai-nilai yang terkandung dalam butir-butir Pancasila,” pungkasnya.
Pada kesempatan ini Bupati didampingi Kapolres Gunung Mas AKBP Irwansah, Kejari Gunung Mas Anthony, Pabung 1016 PLK, Mayor Inf Idham Khalid, serta undangan lainnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Sep 7, 2021
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar kegiatan rapat tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gunung Mas di ruang rapat lantai 1 kantor Bupati, Selasa (07/9/2021).
“Kami sudah perintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunung Mas (BPBD) bersama dengan Dinas terkait untuk mengecek kembali keadaan dilapangan terkait banjir di Kab. Gumas,” ucap Jaya Samaya Monong.
Disamping itu, supaya kami bisa menetapkan status untuk keadaan banjir ini apakah sudah ditetapkan menjadi status tanggap darurat berdasarkan keadaan dilapangan.

Kemudian tentunya bantuan yang bisa diberikan untuk masyarakat kita berdasarkan status tersebut, sudah kita perintahkan kepada Dinas Sosial untuk mempersiapkan logistik yang perlu disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir.
“Kami bersama Forkopimda meminta kepada BPBD Kab. Gumas bersama dengan kecamatan, desa, dan jajaran Polsek, Koramil untuk bersama-sama bersinergi menolong masyarakat yang terdampak banjir,” ungkapnya.

Dia juga meminta kepada Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gumas agar meninjau ketersediaan bahan pokok di pasar.
“Kami menghimbau kepada masyarakat yang terdampak banjir harus waspada, tetapi jangan panik, dan jikalau mendesak terkait bantuan segera hubungi pihak BPBD Kab. Gumas terutama yang terdekat dulu pihak desa kelurahan dan kecamatan dan polsek terdekat,” jelasnya.
Semua pihak harus bersinergi dalam menangani banjir di Kabupaten Gunung Mas.
“Untuk daerah yang sudah ada aliran listrik supaya berhati-hati, segera infokan kepada kami dan disampaikan ke pihak PLN untuk dipadamkan daerah itu sementara,” pungkasnya.