Pelaksanaan vaksinasi massal tetap terapkan protokol kesehatan

Pelaksanaan vaksinasi massal tetap terapkan protokol kesehatan

Pelaksanaan vaksinasi massal tetap terapkan protokol kesehatan

Keterangan gambar: Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong Memantau Pelaksanaan Vaksinasi Massal.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id Bupati Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong memantau pelaksanaan Vaksinasi Massal Covid-19 di GPU Damang Batu Kuala Kurun, Selasa (27/04/2021).

“Walau vaksinasi dilakukan secara massal namun Protokol Kesehatan diterapkan secara disiplin wajib memakai masker, menjaga jarak, memakai masker, mencuci dengan sabun dengan air yang mengalir,” ujar Bupati Gumas Jaya Samaya Monong.

Vaksinasi ini di targetkan untuk para lanjut usia, tenaga pendidik dan pengawas di wilayah Kecamatan Kurun dan sekitarnya.

Dalam kesempatan ini Bupati Gumas menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gumas untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan.

Selanjutnya, Bupati Gumas juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudik lebaran, demi keselamatan bersama.

Secara khusus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Gumas diharapkan bisa menjadi contoh untuk tidak mudik.

Perangkat daerah dapat memacu kinerja guna memenuhi target

Perangkat daerah dapat memacu kinerja guna memenuhi target

Perangkat daerah dapat memacu kinerja guna memenuhi target

Keterangan gambar: Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekda) Gunung Mas Yansiterson ketika mengikuti rapat Evaluasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan I Tahun Anggaran 2021.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.idBadan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar rapat Evaluasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan I Tahun Anggaran 2021, rapat berlangsung di Aula Bappedalitbang, Senin (26/4/2021) kemarin.

Rapat Evaluasi Penerimaan PAD Triwulan ke I Tahun Anggaran 2021 Pemerintah Kabupaten Gunung Mas ini dipimpin oleh Seketaris Daerah Gunung Mas (Sekda Gumas) Yansiterson yang didampingi Asisten III Sekretariat Daerah Gunung Mas Untung, serta Kepala Bapenda Gunung Mas Edison.

Adapun tujuan dari rapat Evaluasi ini adalah untuk mendengar pencapaian pada triwulan I tahun 2021 oleh setiap Perangkat Daerah, dengan total persentase yang dicapai sesuai dengan masing – masing target yang telah ditetapkan di setiap Perangkat Daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Yansiterson mengatakan,” ini merupakan hal yang sangat menggembirakan jika dilihat berdasarkan data secara keseluruhan, capaian PAD di triwulan I dengan angka persentase yang kini sudah mencapai angka 72 persen lebih”.

Namun, jika di cermati lebih rinci untuk pencapaian PAD triwulan I ini masih jauh dari target yang diharapkan, karena yang berkontribusi besar hanya perolehan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dari beberapa perusahan besar swasta, PBS yang mengurus Hak Guna Usaha (HGU). Semua dikarenakan pandemi Covid-19 sekarang ini memang sangat berpengaruh pada perekonomian dan berimbas pada PAD sejumlah Perangkat Daerah, terutama pada sektor pariwisata, perhotelan, UKM dan sebagainya.

“Saya berharap seluruh Perangkat Daerah dapat memacu kinerja guna memenuhi target yang telah ditetapkan, karena jika target tidak terpenuhi berisiko terhadap  belanja – belanja yang kemungkinan akan dilakukan pemangkasan,” pungkasnya.

Ratusan lansia dan tenaga pendidik mendapat vaksinasi

Ratusan lansia dan tenaga pendidik mendapat vaksinasi

Ratusan lansia dan tenaga pendidik mendapat vaksinasi

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas (Gumas), menggelar vaksinasi masal Covid-19 bagi lansia dan tenaga pendidik.

Vaksin berlangsung di GPU Damang Batu Jalan Pangeran Diponegoro Kuala Kurun, Selasa (27/4/2021).

Keterangan gambar: Peserta tenaga pendidik pada SMKN 1 Kurun Nopritionadi. yang sedang menjalani vaksinasi covid-19.

Ratusan lansia, tenaga pendidik dan pengawas mengikuti vaksinasi yang dilayani tim dari Puskesmas Kurun dan Puskesmas Tampang Tumbang Anjir.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Maria Efianti mengatakan, vaksinasi masal ini adalah  bagian dari vaksinasi bagi penduduk Kabupaten Gunung Mas yang saat ini berada pada tahap kedua, karena tahap yang pertama peruntukannya untuk tenaga kesehatan.

“Sedangkan tahap kedua peruntukannya untuk pelayan publik, lansia, pendidik dan tidak menutup kemungkinan nanti vaksinasi dilanjutkan bagi seluruh penduduk di wilayah Kabupaten Gunung Mas yang memenuhi syarat usia 19 tahun ke atas,” kata dr. Maria Efianti.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan vaksinasi  masal yang telah ditargetkan hari ini untuk 600 orang sasaran yaitu 360 orang lansia dan 240 tenaga pendidik dan pengawas.

“Saya berharap mudah-mudahan target kita tercapai dengan menambah jumlah lansia dan tenaga pendidik yang divaksinasi,” katanya.

Agar sasaran lansia itu tercapai maka bagi warga yang memenuhi persyaratan kalau dia bisa membawa 2 atau 3 orang atau lebih lansia maka kepada yang bersangkutan akan diberikan vaksinasi secara otomatis pada saat ini.

Di Seluruh Kabupaten Gumas sudah tersedia 17 Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat memberikan vaksinasi Covid-19 dan satu RSUD Kuala Kurun di setiap Kecamatan sudah tersedia tenaga vaksinatornya.

“Saya berharap dengan vaksinasi rutin yang dilakukan itu tahapan-tahapan pencapaian targetnya sudah terpenuhi dan juga bisa dipertimbangkan vaksinasi masal,” terangnya.

Maria Efianti menghimbau kepada masyarakat baik yang sudah divaksin maupun yang belum divaksin tatap menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan disiplin.

Pdt. Ananiel Muliono (60) salah satu peserta vaksinasi lansia mengharapkan untuk bapak ibu yang berumur 60 tahun ke atas supaya mempunyai kerelaan mengikuti vaksinasi.

Salah satu pengawas SMP pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Gumas, Susi Sukarningsih berharap masyarakat Kabupaten Gumas selalu dalam keadaan sehat dan dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

“Untuk tenaga pendidik dan pengawas yang di daerah agar dapat divaksin semua sebelum mereka boleh membuka sekolahnya dan dapat belajar seperti sedia kala,” katanya.

Wabup Gumas berharap pendapatan asli daerah meningkat

Wabup Gumas berharap pendapatan asli daerah meningkat

Wabup Gumas berharap pendapatan asli daerah meningkat

Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing bersama Forkopimda mengikuti Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke XXV secara virtual di ruang rapat lantai 1 kantor Bupati.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing bersama Forkopimda mengikuti Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke XXV secara virtual di ruang rapat lantai 1 kantor Bupati, Senin (26/4/2021).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin dan diikuti oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kota se-Indonesia.

Wakil Presiden mendorong Pemerintah Daerah untuk mengembangkan basis data yang dapat digunakan sebagai dasar dalam menyusun kebijakan daerah.

“Perlu saya sampaikan terkait efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah, bahwa pemetaan masalah dan kapasitas Pemerintah Daerah berbasis data sebagai dasar pembuatan kebijakan,” kata Wapres Ma’ruf Amin saat mengikuti Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXV secara virtual dari Jakarta.

Wapres mengatakan, bencana kesehatan Covid-19 menjadi tamparan bagi Pemda terkait pentingnya basis data dalam upaya penanganan pandemi.

“Pandemi Covid-19 menjadi contoh pentingnya ketersediaan dan akses data dalam respon cepat Pemerintah dan Pemda dalam menghadapi krisis,” jelasnya.

Proses digitalisasi di berbagai aspek pembangunan menjadi semakin relevan dengan kerangka open government di daerah.

Otonomi daerah merupakan bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap kemandirian daerah, dengan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, meningkatkan daya saing daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam Peringatan Hari otonomi Daerah ke XXV, Wapres juga berpesan agar kepala daerah memiliki kemampuan kepemimpinan yang adaptif, sehingga mampu mengatasi berbagai situasi di daerah.

“Pelaksanaan otonomi daerah yang berkualitas membutuhkan kepemimpinan adaptif, yang mampu menghadapi berbagai situasi, cepat dan tepat dalam bertindak, dan berorientasi pada pemecahan masalah dengan selalu menyesuaikan dirinya dengan perubahan dan keadaan baru,” ujarnya.

Wapres juga meminta kepada seluruh kepala daerah dan jajaran Pemda untuk terus menegakkan protokol kesehatan dan menyukseskan vaksinasi, sebagai upaya menghentikan laju penyebaran Covid-19.

Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing mengatakan, dengan adanya Hari Otonomi Daerah ke XXV Pemerintah Daerah semakin inovatif mampu meningkatkan pendapatan asli daerah dan mandiri.

“Saya berharap kedepan Pilkada tidak menelan biaya yang tinggi, dan bisa mengatasi konflik-konflik yang ada, sehingga tidak berdampak negatif,” ujarnya.

Lanjut dia kedepan semua daerah otonomi baru didesain secara terarah, semoga Kabupaten Gunung Mas bisa kreatif, inovatif, PAD meningkat dan bisa mandiri.

Bupati Minta ASN Untuk Tidak Mudik Lebaran

Bupati Minta ASN Untuk Tidak Mudik Lebaran

Bupati Minta ASN Untuk Tidak Mudik Lebaran

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong didampingi Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman dan Unsur Forkopimda bersama Perangkat Daerah dan Tomas Toga, melakukan pelepasan secara resmi tim pemasangan spanduk larangan mudik secara serentak di wilayah Kabupaten Gunung Mas, bertempat  di halaman mako Polres Gunung Mas, Senin (26/4/2021).

Keterangan gambar: Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong melakukan pelepasan secara resmi tim pemasangan spanduk larangan mudik secara serentak di wilayah Kabupaten Gunung Mas. (Foto Protokol Gumas).

Jaya Samaya Monong, mendukung upaya pemerintah Daerah diantaranya ASN dan masyarakat sesuai surat edaran Bupati yang telah dikeluarkan, untuk menahan diri dalam bepergian pada arus mudik, dimana dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami juga sudah membuat surat edaran Bupati, menindaklanjuti Surat Edaran Menteri PAN-RB Edaran tersebut sudah diterbitkan mulai dari tanggal 26 April sampai 17 Mei 2021,” kata Jaya Samaya Monong.

Jaya Samaya Monong menegaskan supaya tetap mentaati protokol kesehatan selama pandemi Covid-19, untuk semua pihak, yang tergabung dalam tim satgas penanganan Covid-19, bersama-sama dengan penuh semangat melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan.

“Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gunung Mas untuk tidak mudik lebaran tahun 2021 demi keselamatan dan kesehatan kita bersama,” pintanya.

Polres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman mengatakan, bahwa pemasangan spanduk larangan mudik dilakukan di seluruh Kabupaten Gunung Mas di setiap kecamatan tidak hanya di ibukota Kabupaten Gunung Mas, namun juga secara serentak setiap titik tingkat kecamatan khususnya di wilayah jalur-jalur pintu keluar masuk yang ke arah maupun keluar Kabupaten Gunung Mas.

“Ada dua Kecamatan yang aksesnya berbatasan langsung  dengan kota Palangka Raya yaitu wilayah Kecamatan Sepang dan Wilayah Kecamatan Manuhing,” pungkasnya.

Perbaikan SMPN Satap 1 Rungan Barat Dianggarkan Dengan Dana BOS

Perbaikan SMPN Satap 1 Rungan Barat Dianggarkan Dengan Dana BOS

Perbaikan SMPN Satap 1 Rungan Barat Dianggarkan Dengan Dana BOS

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Esra mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan pembinaan untuk semua sekolah yang ada di daerah itu, khususnya yang menjadi kewenangan kabupaten.

Keterangan gambar: Pengawas SMP, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) ketika berkunjung ke SMPN Satap 1 Rungan Barat beberapa waktu lalu.

“Baik itu sarana dan prasarananya (sapras) serta, kami berusaha untuk memenuhi sesuai dengan standart Nasional Pendidikan,” ucap Esra saat dibicangi dirunag kerjaanya, Jumat (23/4/20210.

Salah satu sekolah yang akan dilakukan revitalisasi adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satu Atap (Satap) 1 Rungan Barat yang berada di Desa Tumbang Kuayan, Kecamatan Rungan Barat.

Sebagai Kepala Disdikpora Kabupaten Gumas, Esra menyampaikan sudah meninjau langsung SMPN Satap 1 Rungan Barat, beberapa bulan lalu. Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), keadaan di sekolah tersebut mengalami kerusakan ringan, walau dari pantauannya sekolah tersebut masuk kategori kerusakan sedang.

“Sudah kita masukan usulan, agar dilakukan revitalisasi terhadap SMPN Satap 1 Rungan Barat di tahun 2022, termasuk dengan sapras peralatannya,” tutur dia.

Esra mengatakan, Disdikbudpora Kabupaten Gumas juga telah menyarankan kepada pihak sekolah agar melakukan perbaikan yang sifatnya ringan terhadap lantai di beberapa titik yang mengalami kerusakan, melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Untuk perbaikan dengan dana BOS sudah disarankan kepada pihak sekolah, bahkan sudah dibeli dan disiapkan bahannya,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa Disdikpora Kabupaten Gumas bersama koordinator wilayah dan pengawas akan selalu memperhatikan dan rutin mengunjungi sekolah yang ada di daerah setempat.