Pemenang lomba tempat cuci tangan akan mendapat piagam penghargaan

Pemenang lomba tempat cuci tangan akan mendapat piagam penghargaan

Pemenang lomba tempat cuci tangan akan mendapat piagam penghargaan

Keterangan gambar:Tim penilai menggelar penilaian tempat cuci tangan dan kelengkapannya di seluruh Perangkat Daerah Kecamatan Kurun dan Kelurahan.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Kegiatan PMI Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar penilaian tempat cuci tangan dan kelengkapannya di seluruh Perangkat Daerah (PD) di Kabupaten Gunung Mas termasuk Kecamatan Kurun dan Kelurahan dilakukan selama satu hari.

Ketua PMI Kabupaten Gunung Mas Efrensia L.P Umbing berharap dengan adanya penilaian ini semua perangkat daerah Kecamatan Kurun, dan Kelurahan. “Kita perlu menjaga diri, karena kita sedang berjuang mencegah penularan Covid-19. Masyarakat harus menjaga dirinya menggunakan air mengalir dan sabun,” ungkapnya.

“Sementara itu, Anggota Panitia Inti Tim Penilai Demo Arusli Purba mengatakan, ini sebagai wujud partisipasi PMI dalam rangka membantu Pemerintah mensosialisasikan penerapan Protokol Kesehatan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, serta menjauhi kerumunan,” ucapnya dihubungi via telepon Whatsapp, Kamis (22/4/2021).

Dari hasil penilaian tempat cuci tangan dan kelengkapannya ini akan ada pemenang, sampai harapan 3 dan mendapatkan piagam penghargaan dari Bupati Gunung Mas, yang akan diserahkan langsung oleh Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, rencana pada awal bulan Mei 2021.

“Saya berharap Perangkat Daerah bisa menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan. Ini bagian dari upaya kita untuk menekan laju paparan Covid-19 dan tentu saja ini bagian dari tugas kemanusiaan kita,” pungkasnya.

Adapun panitia yang terlibat dalam penilaian yakni sebagai ketua dr. Waltiana, dan anggota Demo Arusli Purba, Yestati Agave, dr. Ikke Rosella dan Jerianson.

DPRD Gumas, keterwakilan perempuan sudah mencapai 48 persen

DPRD Gumas, keterwakilan perempuan sudah mencapai 48 persen

DPRD Gumas, keterwakilan perempuan sudah mencapai 48 persen

Keterangan gambar:Acara talkshow dihadiri oleh Bendahara PWKI Sintika, Sekretaris PWKI  Sri Yuniaty, Wakil Sekretaris PWKI Sylvia, Kamis (21/4/2021).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Memperingati Hari Kartini bertepatan pada tanggal 21 April 2021 Diskominfosantik melalui Radio Hamauh Fm menggelar talkshow bersama Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) di Studio Radio Hamauh Fm, Rabu malam (21/04/2021) kemarin malam.

“Perempuan dan laki laki mempunyai kesempatan, akses, serta peluang yang sama untuk berpatisipasi dalam pembangunan,” ucap Ketua DPC PWKI Kabupaten Gumas Rayaniatie Djangkan.

Seiring Berjalannya waktu, perempuan mulai bangkit dan berhasil membuktikan bahwasannya keberadaan mereka layak diperhitungkan. Kecerdasan serta kepiawaian perempuan-perempuan Indonesia khususnya, tidak bisa lagi dianggap remeh karena telah turut berkontribusi terhadap pembangunan.

Selanjutnya, perempuan kian diberdayakan dengan ditetapkannya peraturan mengenai kuota 30 persen untuk keterwakilan perempuan dalam politik.

Keterwakilan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR-RI) perempuan di periode 2019-2024 mencapai sebesar 20,5 persen, Contoh pada perwakilan DPRD Kabupaten Gumas, keterwakilan perempuan sudah mencapai 48 persen peningkatan partisipasi perempuan di legislatif sudah mulai terlihat dan nyata melebihi kuota seharusnya.

Selain itu juga masih banyak perempuan yang sukses di bidang wirausaha, ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan. Tentunya mereka berperan dalam menopang ekonomi keluarga di tengah pandemic banyak perempuan yang kreatif di sela aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga mereka menciptakan berbagai kreasi baik itu kuliner atau aksesoris lainnya.

Acara talkshow tersebut juga dihadiri oleh Bendahara PWKI Sintika, Sekretaris PWKI  Sri Yuniaty, Wakil Sekretaris PWKI Sylvia.

Penandatanganan perjanjian kerjasama melahirkan sinergitas yang harmonis

Penandatanganan perjanjian kerjasama melahirkan sinergitas yang harmonis

Penandatanganan perjanjian kerjasama melahirkan sinergitas yang harmonis

Keterangan gambar: Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing (tengah), Kepala KP2KP Kuala Kurun, Alfin Subarkah, Kepala Badan Pendapatan Daerah Edison

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing bersama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), serta Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) terkait sinergi optimalisasi pemungutan pajak pusat dan pajak daerah tahun 2021, tahap III.

Penandatanganan dilaksanakan secara virtual di ruang Rapat Lantai 1 kantor Bupati, Rabu (21/4/2021) sore.

Yang dihadiri Kepala KP2KP Kuala Kurun, Alfin Subarkah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gumas Lurand, Kepala Badan Pendapatan Daerah Edison, dan kepala Perangkat Daerah terkait lainnya.

Direktur DJPK Astera Primanto Bakti, dalam  video conference  kepada 85, daerah seluruh indonesia mengharapkan, agar perjanjian dapat meningkatkan kerja sama yang kokoh dan kuat serta saling bersinergi antara pemerintah pusat dengan daerah.

Pemerintah Daerah (Pemda) perlu memperkuat pajak untuk meningkatkan pendapatan daerah, serta secara mandiri dan mampu melaksanakan pembangunan masing-masing wilayah.

Dia menjelaskan, terkait kompetensi daerah, dalam hal pengelolaan pajak yang harus ditingkatkan, agar saling mengoptimalkan kan penerimaan pajak baik dipusat maupun didaerah.

“Saya menegaskan, pelaksanaan PKS ini juga sejalan dengan program pemerintah, dalam upaya pencegahan korupsi, sesuai dengan peraturan Presiden  Nomor 54 Tahun 2018,” ujarnya.

“Kelemahan daerah dalam perpajakan, yaitu kurangnya kapasitas organisasi, kurangnya aturan daerah yang dapat mengikuti secara deskriptif mengenai pajak, dan harus terus updating data serta transparansi,” terang Astera Primanto.

Pada kesempatan yang sama,  Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo juga menyebut, kerja sama ini nantinya akan melahirkan suatu sinergitas yang harmonis antara pemerintah pusat, provinsi dan daerah.

Dimana setelah penandatangan PKS ini, kedepannya kita bisa saling berinteraksi dan bekerja sama dalam membangun negara.

Ia berharap di masa pandemi ini kita juga dapat menstimulasi para pelaku usaha, dengan memberi retribusi kepada daerah.

“Kita juga saling mendukung program pemberantasan korupsi dan pengelolaan bersama, dengan terus berkoordinasi secara berkelanjutan,” Pungkasnya.

Penanganan penyebaran Covid-19 perlu tindakan cepat bersama

Penanganan penyebaran Covid-19 perlu tindakan cepat bersama

Penanganan penyebaran Covid-19 perlu tindakan cepat bersama

 Keterangan gambar: Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Yansiterson membacakan sambutan tertulis Bupati Gunung Mas, kegiatan Pembahasan Naskah Akademis dan Rancangan Peraturan Daerah Adaptasi Kebiasaan Baru Covid 19.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong mengatakan penanggulangan bencana khususnya bencana Pandemi Covid 19 bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah saja, namun menjadi tanggung jawab semua pihak.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Gumas dalam sambutan tertulis nya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Yansiterson, saat membuka kegiatan Pembahasan Naskah Akademis dan Rancangan Peraturan Daerah Adaptasi Kebiasaan Baru Covid 19 Kabupaten Gunung Mas di Aula Kantor Bappedalitbang setempat, Rabu (21/04/2021).

Setiap wilayah atau daerah mempunyai karakteristik dan ciri khas masing-masing, begitu pula dalam hal hal penanganan suatu bencana terutama penanganan suatu wabah penyakit seperti yang terjadi saat ini.

Dalam penanganan dan penanggulangan Covid 19, bencana yang dihadapi saat ini sangat sulit diprediksi, sehingga tindakan yang bisa dilakukan yaitu upaya pencegahan dan upaya pemutusan mata rantai penyebaran.

“Kabupaten Gunung Mas termasuk wilayah dengan penyebaran Covid 19 pada urutan ke 8 (Delapan) dari 13 (Tiga Belas) Kabupaten atau Kota di Provinsi Kalimantan Tengah dengan status zonasi orange,” ucap Yansiterson saat membacakan sambutan Bupati.

Percepatan dalam penanganan penyebaran Covid 19 sangat penting dan perlu tindakan cepat dalam pemutusan dan penyebarannya, oleh karena itu diperlukan suatu payung hukum dalam pelaksanaan pencegahan, penanganan dan melakukan pendisiplinan masyarakat secara persuasif oleh pihak terkait.

“Saya Harapkan dalam pelaksanaan rapat pembahasan Naskah Akademis dan Rancangan Peraturan Daerah Adaptasi Kebiasaan Baru Covid 19 Kabupaten Gunung Mas tahun 2021 yang melibatkan Pemerintah Daerah, Masyarakat, dan juga pelaku usaha dapat mendiskusikan secara intensif dan partisipatif,” imbuhnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Lurand, Wakapolres Gumas Kompol Daeng Riandika Mahardani, S.I.K, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gunung Mas Champili serta pihak terkait lain.

Perjuangan Eygersing sangatlah tidak mudah petut diberi apresiasi

Perjuangan Eygersing sangatlah tidak mudah petut diberi apresiasi

Perjuangan Eygersing sangatlah tidak mudah petut diberi apresiasi

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id -Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) Kabupaten Gunung Mas sangat apresiasi dan bangga atas prestasi kemenangan Eygersing Gunung Mas yang merebut sabuk juara Nasional Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) kelas super bantam weight 55,3 kilogram pada kejuaraan tinju World Boxing Council (WBC) Internasional yang bekerja sama dengan ATI, di Jakarta, Rabu (14/4) lalu.

Ketua Umum KONI Kabupaten Gunung Mas Febrianto Octafanus, S.Hut mengatakan, prestasi yang diraih oleh sang petinju asal Gunung Mas Eygersing yang telah meraih posisi di kejuaraan Tinju World Boxing Council (WBC) Internasional yang bekerja sama dengan ATI beberapa waktu lalu sangatlah tidak mudah dan patut diberi apresiasi. Selasa ( 20/4/2021 ) di Sekretariat KONI Gunung Mas.

“Perjuangan Eygersing sangatlah tidak mudah dan patut diberi apresiasi, karena untuk menang dalam kejuaraan Tinju World Boxing Council (WBC) Internasional perlu adanya latihan dan perjuangan yang sangat keras,” ungkap pria yang akrab disapa Wanda.

Semenjak pengurus KONI Gunung Mas dilantik mulai tahun 2019 hingga sekarang 2021 dan sudah berjalan 2 tahun, ini sangatlah tidak mudah. Program KONI Gunung Mas fokus dalam melaksanakan pembinaan dan peningkatan prestasi Atlet, kinerja Wasit, Pelatih dan Manajer, guna mewujudkan prestasi keolahragaan nasional menuju prestasi internasional, jelasnya.

“Dengan momen kemenangan Eygersing diharapkan Pertina lebih giat lagi melakukan perekrutan dan pembinaan sehingga akan banyak muncul Eyger-Eyger yang baru kedepannya,” harapnya.

Apalagi disaat momen kemenangan Eyger ini sangat bagus, sehingga lebih mendorong KONI untuk lebih fokus di setiap cabang olahraga yang lainnya, tidak hanya Persatuan Tinju Amatir Indonesia ( Pertina ) saja, ungkapnya.

“Dengan momen Eygersing menjadi motivasi dan menambah dorongan KONI untuk lebih fokus lagi dalam memajukan cabang olahraga yang ada di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau,” jelasnya.

Satu hal lagi program KONI yang lebih penting yaitu membentuk Koordinator Olahraga Kabupaten (KOK) dan akan dilakukan pelantikan pengurus KOK dalam waktu dekat ini, imbuhnya.

Ditempat yang sama Sekretaris Umum KONI Gunung Mas Dodi Eduardo Sitanggang, S.E menambahkan, KONI Gunung Mas sudah melakukan pembinaan setiap cabang olahraga dan fokus membawa putra-putri Gunung Mas untuk meraih prestasi dan membawa nama Kabupaten Gunung Mas ke tingkat Nasional nantinya.

Ada beberapa cabang olahraga yang atletnya memiliki peluang yang sangat bagus salah satunya adalah pemain sepak bola Putri dari Tumbang Miri yang akan mengikuti seleksi Timnas PSSI ke Jakarta untuk mengikuti Asian Game di Vietnam tahun depan, dan ada juga salah satu siswa SMA 1 Manuhing yang mengikuti seleksi Timnas PSSI mewakili Provinsi Kalimantan Tengah untuk menjadi pemain Timnas U 19, begitu juga dengan atlet Dayung ada 5 orang yang mengikuti seleksi Timnas Dayung.

“KONI akan terus berupaya dan berusaha melakukan pembinaan setiap cabang olahraga dan dan fokus membawa putra-putri Gunung Mas untuk meraih prestasi dan membawa nama Kabupaten Gunung Mas ke tingkat Nasional”

“Semoga dengan prestasi yang diraih petinju asal Gunung Mas Eygersing bisa menjadi contoh dan motivasi teman-teman yang untuk lebih giat berlatih untuk meraih prestasi,” harapnya.

Ketua Komisi Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI ) Gunung Mas
Indrajid Wade Pratama Ketua KNPI Kab. Gumas mengatakan, KNPI sangat mengapresiasi prestasi Eygersing, Pemerintah Daerah dan KONI Gunung Mas yang telah membina cabang-cabang olahraga yang ada di Gunung Mas sehingga bisa meraih kemenangan dan membawa nama baik Gunung Mas di tingkat Nasional maupun Internasional.

“Dari momen kemenangan Eygersing ini sebenarnya ada membawa pesan tersirat untuk pemuda-pemudi Gunung Mas antaranya memberikan motivasi, pelajaran, dan perjuangan yang tidaklah mudah untuk meraih prestasi,” pungkas Wade.

Wabup Gumas Gelar Pertemuan dengan Pengawas dan Kepsek SMA/SMK

Wabup Gumas Gelar Pertemuan dengan Pengawas dan Kepsek SMA/SMK

Wabup Gumas Gelar Pertemuan dengan Pengawas dan Kepsek SMA/SMK

Keterangan gambar: Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing melakukan pertemuan dengan para Kepala Sekolah dan Pengawas SMA, SMK dan SLB se- Kabupaten Gunung Mas, didampingi Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Richard, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan Dan Olahraga Esra.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing melakukan pertemuan dengan para Kepala Sekolah dan Pengawas SMA, SMK dan SLB se- Kabupaten Gunung Mas di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati.

“Kami melakukan dialog dalam rangka mendukung program Smart Human Resources. Salah satunya melalui peningkatan pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA),” ucap Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing, Selasa (20/4/2021).

Untuk kita ingin mendengar keluhan dan hambatan apa saja yang menjadi kendala dalam rangka mendidik anak didik warga kita di Kabupaten Gunung Mas ini.

Untuk itu, ia berkeinginan agar lulusan SMA, SMK di Gumas banyak diterima di Perguruan Tinggi Negeri, baik melalui jalur prestasi maupun jalur seleksi bersama dan juga seleksi mandiri.

“Saya berharap tingkat pendidikan masyarakat Kabupaten Gunung Mas di atas SMA setingkat perguruan tinggi, jangan sampai masa belajar cuma dua belas tahun paling tidak enam belas tahun setara S1 tingkat pendidikan di Kabupaten Gunung Mas,” pintanya.

Oleh karena itu, apa hambatan-hambatan mereka, apa yang bisa dibantu dan bisa kita koordinasikan dengan Dinas Pendidikan Provinsi KalimantanTengah, karena SMA,SMK dan SLB ini merupakan kewenangan Provinsi melalui Dinas Pendidikan. Jadi, kalau kita tidak tahu, ya kita pun juga tidak tahu apa yang kita bantu.

Dia juga menjelaskan bahwa dalam hasil dialog tersebut akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan.

Efrensia L.P Umbing berharap adanya PGRI atau IGI juga bisa membuka semacam bimbingan belajar, baik untuk masuk perguruan tinggi, untuk tes CPNS dan untuk tes apa saja, dan ada penambahan lagi kegiatan belajar di luar sekolah supaya lebih pintar lagi, lebih punya daya saing dalam mengikuti seleksi apa saja, supaya mempunyai peluang berhasil lebih tinggi.

Untuk bimbingan belajar sedang dikoordinasikan dengan pihak terkait, dalam waktu tiga bulan segera dibuka dan manfaat dari bimbingan belajar tersebut bisa meningkatkan kelulusan yang besar peluangnya, ke depan sudah ada progres dan dilakukan juga dengan bimbingan teknis yang membidangi

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Gunung Mas Esra mengatakan, berkaitan dengan bimbingan belajar ini, sudah ada bekerjasama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI), bagi tenaga honor yang ada di Kabupaten Gunung Mas baik guru TK, SD dan guru SMP, yang akan mempersiapkan dirinya dalam rangka menghadapi tes Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3) pada tanggal 30 April akan diadakan bimbingan teknis.