Rakor Pokjanal Perkuat Koordinasi antar Posyandu

Rakor Pokjanal Perkuat Koordinasi antar Posyandu

MMC.GUNUNGMASKAB.GO.ID – Pemerintah kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) antar anggota kelompok kerja operasional (Pokjanal) yang tujuannya untuk memperkuat koordinasi.kegiatan dilaksanakan di aula GPU Damang Batu, pada Senin, (9/9/2024).

Kegiatan ini dihadiri Pj Ketua TP-PKK dan Pj Ketua DWP Gumas Shella Herson B. Aden, Sekda Richard FL, Kepala Bapperida Yantrio Aulia, Plt Sekdis DPMD Warsinie, Camat, Lurah dan 114 Kades di wilayah Kabupaten Gumas.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Gumas Richard FL mengatakan, rakor Pokjanal ini, sebagai upaya memperkuat koordinasi antar Anggota Kelompok Kerja Operasional Posyandu baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan, kelurahan dan desa.

 Menurut Sekda pokjanal Posyandu merupakan wadah koordinasi pengelolaan program pembinaan dan pengembangan Posyandu dari unsur Pemerintah dan melibatkan peran serta Masyarakat. “Maka dengan adanya kegiatan rakor ini, saya berharap bisa lebih diperkuatkan lagi,” ujarnya.

Sekda jelaskan salah satu tupoksi Pokjanal Posyandu adalah menyiapkan data dan informasi tentang keadaan maupun perkembangan kegiatan yang berkaitan pengelolaan Posyandu dan menindaklanjuti sesuai permasalahan yang ada.

“Hal ini tentunya menjadi bagian penting dalam rangka menguatkan kelembagaan Posyandu. Karena tujuannya jelas pertama untuk mengintensifkan pertemuan anggota pokjanal Posyandu dengan Pokjanal daerah sehingga adanya kerja sama yang baik antar Lintas Sektor,”ucapnya.

Tingkat Kabupaten Gunung Mas dalam melaksanakan kegiatan pembinaan, monitoring dan evaluasi penyelenggaraan Posyandu yang ada harus meningkatkan koordinasi, pembinaan, fasilitasi, advokasi dan dukungan untuk meningkatkan fungsi kinerja posyandu.

“Dengan begitu bisa menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kemajuan pokjanal posyandu untuk ditingkatkan menjadi posyandu aktif dalam strata purnama dan mandiri,” tukasnya.

Rakor Pokjanal Perkuat Koordinasi antar Posyandu

Pemkab Gumas Gelar Rapat Kalteng Bermazmur yang Dilaksanakan di Kota Kuala Kurun

MMCGumas – Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menggelar rapat kesiapan Kalimantan Tengah (Kalteng) Bermazmur yang akan dilaksanakan di Kota Kuala Kurun pada Senin (16/09/2024).

Rapat dilakukan secara virtual bersama Penjabat (Pj) Bupati Gumas, Herson B. Aden, Sekda Gumas, Assisten Setda, semua Kepala Perangkat Daerah dan seluruh Aras Gereja Kuala Kurun dengan Ketua Panitia Penyelenggara Kalteng Bermazmur Prov. Kalteng di ruang rapat lantai I Kantor Bupati Gumas

Rapat kali ini panitia lokal dan panitia Pemprov. Kalteng membahas terkait sarana dan fasilitas kelengkapan maupun serangkaian acara kegiatan Kalteng Bermazmur.

Pada kesempatan itu, Herson menyampaikan bahwa Kab. Gumas akan menyiapkan beberapa fasilitas yang ada mulai dari perlengkapan sarana dan fasilitas kegiatan.

Dia juga mengatakan Pemkab Gumas akan menyediakan juga fasilitas jaringan internet untuk kegiatan Gumas Bermazmur yakni live streaming yang akan disaksikan oleh masyarakat banyak terkhususnya umat Kristiani.

“Panitia penyelenggara Prov. Kalteng akan berkolaborasi dengan panitia Kab. Gumas dalam menyuksekan acara Kalteng Bermazmur yang akan dilaksanaka pada tanggal 16 September 2024,” ujar Herson.

Sementara itu, Ketua Panitia penyelenggara Kalteng Bermazmur Prov. Kalteng, Linae Victoria Aden, berharap Kab. Gumas dapat mempersiapkan segala kelengkapan dan mensukseskan acara Kalteng Bermazmur Tahun 2024.

Ia juga berharap seluruh panitia yang berpartisipasi agar dapat bekerjasama dengan baik dalam menyiapkan sarana kelengkapan selama kegiatan berlangsung.

Disamping itu, dirinya juga menyampaikan beberapa serangkaian acara Kalteng Bermazmur yakni mulai dari pembukaan, ceremonial sampai penutupan.

“Semoga saja kegiatan ini berjalan baik dengan lancar tanpa ada satu kendala apaun baik dari awal sampai hingga berakhirnya acara, sehingga masyarakat Kristiani dapat memuji dan memuliakan nama Tuhan,” tutupnya.

Pj. Ketua TP-PKK Kab. Gumas Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua Pembina Posyandu

MMCGumas – Sampit – Penjabat (Pj). Ketua TP-PKK Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Shella Herson B. Aden, secara resmi dikukuhkan oleh Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Ivo Sugianto Sabran, sebagai Ketua Pembina Posyandu Kab. Gumas, bertempat Hotel Aquarius, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (05/09/2024).

Ketua TP-PKK Prov. Kalteng mengatakan pengukuhan tersebut merupakan langkah strategis untuk menyusun program unggulan pada Posyandu sebagai ujung tombak pencegahan stunting.

“Saya ucapkan selamat kepada 11 orang Ketua Pembina Posyandu Kabupaten dan kota se-Prov. Kalteng. Diharapkan kerja sama kita semua agar pembinaan Posyandu dapat terselenggara dengan baik untuk menurunkan angka stunting di wilayah Kalteng,” tandasnya.

Adapun pengukuhan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-31, Hari Anak Nasional Ke-40, dan Temu Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) se-Prov. Kalteng.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Kalteng, Wakil Gubernur Kalteng, unsur Forkopimda Kalteng atau yang mewakili, Kepala Perangkat Daerah terkait dan tamu undangan lainnya.

Kab. Gumas Terima Penghargaan dari Pemprov. Kalteng

Kab. Gumas Terima Penghargaan dari Pemprov. Kalteng

Kab. Gumas Terima Penghargaan dari Pemprov. Kalteng

MMCGumas – Sampit – Penjabat (Pj) Bupati Gunung Mas (Gumas) Herson B. Aden beserta jajarannya menghadiri kegiatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tingkat Provinsi ke-31, Hari Anak Nasional (Han) Tingkat Provinsi ke-40 dan Temu Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) se-Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2024 di Hotel Aquarius Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (05/09/2024).

Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran dalam sambutannya mengatakan  bahwa kemiskinan merupakan salah satu penyebab stunting sehingga seluruh pihak harus memerangi stunting.

“Anak yang tidak mampu melanjutkan sekolah dan memilih untuk menikah muda karena desakan ekonomi. Hal itu yang bisa menyebabkan stunting karena ibu hamil yang tidak bisa memenuhi gizi semenjak dalam kandungan yaitu 1000 hari pertama kehidupan,” jelasnya.

Dirinya bersyukur karena Prov. Kalteng terpilih bersama dengan lima provinsi lainnya untuk menjadi lumbung padi nasional

“Kita menyiapkan lahan satu juta hektar di Kalteng, ini merupakan peluang bagi para pemuda dan pemudi kalteng untuk menjadi petani-petani milenial, jangan gengsi ataupun malu,” pesannya.

Dia juga menjelaskan dengan dibangunnya Rumah Sakit (RS) provinsi tipe A di Tangkiling, maka  diharapkan masyarakat tidak perlu lagi berobat keluar provinsi.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Advokasi Penggerak dan Informasi (ADPIN) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Sukaryo Teguh Santoso mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah provinsi, kabupaten/kota se-Kalteng, tokoh dan akademisi  atas dukungannya terhadap program Bangga Kencana dan PPS di Prov. Kalteng.

“Secara demografis, saat ini Indonesia telah memasuki Replacement Level Fertility dengan TFR 2,18 yang mana artinya saat ini wanita Indonesia melahirkan rata-rata 2,18 anak. Berbeda dengan kondisi tahun 1971, dimana setiap wanita melahirkan rata-rata 5,6 anak. Ini menunjukan bahwa masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi untuk ikut program KB,”

Sukaryo mengatakan tantangan terbesar dalam pembangunan keluarga adalah tingginya prevalensi stunting yang mana sebagai salah satu indikator kualitas SDM dan harus dapat diatasi karena dapat berdampak pada masa depan, termasuk penurunan produktivitas.

“Fokus dalam waktu dekat ini adalah intervensi atau pendampingan terhadap Calon Pengantin (Catin), ibu hamil, dan balita. Kami harap balita yang mengalami masalah gizi, berdasarkan hasil intervensi serentak di Posyandu dapat mendapatkan intervensi baik yang spesifik seperti ASI dan PMT maupun yang sensitif seperti penyediaan air bersih, sanitasi, dan KB,” tutupnya.

Pada kegiatan tersebut, Kab. Gumas menerima penghargaan terbaik satu pelaksanaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting (ISPS) dan terbaik dua Bina Keluarga Balita (BKB) tingkat Prov. Kalteng. Pj. Bupati Gumas sendiri menerima piagam penghargaan apresiasi atas dukungan dan partisipasi aktif dalam program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana serta percepatan penurunan stunting di Kab. Gumas.

“Kita menerima penghargaan dari provinsi yang mana merupakan apresiasi karena angka pravelensi stunting kita terendah se-Provinsi Kalteng, bahkan lebih rendah dari pada nasional. Semoga prevalensi stunting di Kab. Gumas terus menurun dan tidak ada lagi anak-anak kita yang terkena stunting,” tandasnya

Adapun yang hadir pada kegiatan tersebut yaitu unsur Forkopimda Prov. Kalteng atau yang mewakili, Wakil Gubernur Kalteng, Kepala Perangkat Daerah terkait dan tamu undangan lainnya.

Pemkab Gunung Mas Sambut Baik Kedatangan Kajari Gumas

Pemkab Gunung Mas Sambut Baik Kedatangan Kajari Gumas

Pemkab Gunung Mas Sambut Baik Kedatangan Kajari Gumas

MMCGumas – Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar Acara Ramah Tamah, dalam rangka menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gumas yang baru, Sugito bersama jajarannya.

Acara tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Gunung Mas (Gumas), Herson B. Aden bersama dengan Forkopimda, Sekda Gumas Richard, semua Asisten, semua Pimpinan Perangkat Daerah dan Pimpinan Instansi Vertikal di Lingkup Pemkab Gumas,  yang dilaksanakan di Aula GPU Damang Batu Kuala Kurun, Selasa (3/9/2024).

Dalam perkenalannya, Sugito menyatakan dirinya siap untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan Forkopimda bersama pemerintah Daerah dalam rangka memajukan serta membangun Kabupaten Gumas guna mewujudkan masyarakat Gumas yang sejahtera dan berkeadilan.

Dalam kesempatan yang sama Pj. Bupati Gumas Herson B. Aden menyambut hangat pernyataan sikap Kajari Gumas tersebut, sehingga diharapkan sinergitas yang telah terjalin baik selama ini dengan Kejaksaan Negeri agar dapat terus ditingkatkan.

“Kami semua di sini siap untuk mendukung dan bekerja sama dengan Bapak Sugito dalam menjalankan tugas-tugas berat di Kejaksaan Negeri ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Herson menandaskan bahwa koordinasi dan kerja sama antara Pemerintah Daerah dan Kejaksaan Negeri sangat penting, terutama dalam menjaga dan menegakkan hukum, serta menciptakan keadilan bagi masyarakat di Kabupaten Gumas.

“Kami percaya, di bawah kepemimpinan Bapak, Kejaksaan Negeri Kabupaten Gumas akan terus berprestasi dan memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan daerah ini,” tukasnya.

Pj. Ketua TP-PKK Kab. Gumas Hadiri Rakornas Posyandu Tahun 2024

Pj. Ketua TP-PKK Kab. Gumas Hadiri Rakornas Posyandu Tahun 2024

Pj. Ketua TP-PKK Kab. Gumas Hadiri Rakornas Posyandu Tahun 2024

MMCGumas – Kuala Kurun – Penjabat (Pj) Ketua TP-PKK Kabupaten Gunung Mas (Gumas) sekaligus Ketua Posyandu Kab. Gumas, Shella Herson B. Aden, menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu Tahun 2024 di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Senin (26/08/2024).

Adapun tema yang diusung dalam Rakornas tersebut adalah Transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat. Sedangkan tujuannya yaitu penyatuan persepsi Posyandu pasca ditetapkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, berharap Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) 2024 menghasilkan kesamaan pemikiran untuk memajukan organisasi. Ia menekankan pentingnya keberadaan Posyandu sebagai bagian dari upaya memperkuat desa agar lebih berdaya.

“Teman-teman di daerah juga saya berharap, kembali dari selesai acara ini ada sesuatu pemikiran yang dibawa. Kita menyamakan persepsi dan mindset, cara berpikir tentang Posyandu,” ucapnya.

Dia mengingatkan bahwa Posyandu merupakan bagian penting dari Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) seperti organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Oleh karena itu, salah satu peran penting Posyandu untuk memperkuat desa adalah menekan laju urbanisasi. Tak hanya mengurusi kesehatan, Posyandu juga berperan dalam melayani di bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, dan sosial.

Tito juga menyarankan kepada seluruh perangkat daerah agar selalu mendukung Posyandu termasuk dengan ketersediaan anggaran yang sangat krusial bagi jalannya organisasi dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk terus mengawasi anggaran Posyandu yang dialokasikan pemerintah daerah.

“Ini adalah Rakornas pertama untuk menyampaikan tentang Posyandu, maka saya betul-betul manfaatkan momentum ini untuk menyamakan persepsi dan upaya kita ke depan mudah-mudahan akan diridhoi oleh Allah SWT,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian, mengatakan bahwa dirinya akan terus mendorong pengembangan Posyandu agar memberikan pelayanan dasar sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan menjadi mitra pemerintah untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menyukseskan program-program pemerintah, baik pusat maupun daerah.

“Peran Posyandu sebagai Pos Pelayanan Terpadu untuk kepentingan masyarakat agar program pemerintah dan pemerintah daerah dapat mencapai sasaran secara cepat,” tutupnya.

Turut hadir mendampingi Pj. Ketua TP-PKK Kab. Gumas antara lain perwakilan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kab. Gumas, perwakilan Dinas Kesehatan Kab. Gumas, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Gumas, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Kab. Gumas dan perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kab. Gumas.