by Muhammad Fiqri Baihaqi | Apr 15, 2021
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Gunung Mas.
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Gunung Mas (Gumas) siap mendukung pelaksanaan Sinode Umum ke XXIV GKE 2021.
Mengingat Sinode Umum XXIV GKE dilakukan di tengah terjadinya pandemi Covid-19, maka pelaksanaan Sinode Umum dipusatkan di tiga tempat yaitu Christian Center, Gereja Sion, dan Gereja Estomihi.
Pelaksanaan Sinode Umum yang dilakukan di tiga tempat memerlukan teknologi secara daring untuk setiap pertemuan yang sudah diagendakan dalam Sinode Umum XXIV.
Guna mendukung pertemuan secara daring, tentunya diperlukan jaringan internet yang memadai. Oleh sebab itu Diskominfosantik Kabupaten Gumas akan mendukung dengan cara menyiapkan jaringan internet.
“Untuk kegiatan Sinode Umum XXIV GKE, Diskominfosantik Kabupaten Gumas sudah mengalokasikan bantuan jaringan internet berupa kabel fiber optic dari RSUD Kuala Kurun menuju Christian Center,” ucap Kepala Diskominfosantik Kabupaten Gumas Ruby Haris, saat dibincangi Hamauh Fm di ruang kerjanya, Rabu (14/04/2021).
Sedangkan untuk Gereja Sion dan Gereja Estomihi Diskominfosantik akan bekerjasama dengan salah satu Provider dengan melakukan up bandwidth sebesar 50 mbps.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Apr 15, 2021
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunung Mas Luis Eveli.
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Luis Eveli mengatakan harga sembako di Pasar Kuala Kurun, pada awal puasa Ramadhan tahun ini masih terpantau stabil.
“Tidak ada kenaikan yang signifikan dan masih kategori wajar. Jadi, sampai saat ini rata – rata masih stabil semuanya,” kata Luis Eveli saat dibincangi reporter Hamauh Fm di ruang kerjanya, Rabu (14/04/2021).
Di bulan Ramadhan sampai menjelang Hari Raya Lebaran pihaknya terus memantau harga dan juga distribusi. Kondisi ini sama seperti tahun kemarin, ketersediaan stok sembako di Pasar Kuala Kurun cukup aman, di masa pandemi Covid-19 ada perubahan penurunan sedikit untuk tingkat konsumtif di masyarakat.
Untuk memenuhi kebutuhan sembako Kabupaten Gumas masih mendatangkan dari wilayah lain diantaranya Palangkaraya dan Banjarmasin.
Beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan diantaranya cabe rawit merah dan hijau dari Rp65 ribu per kilogram menjadi Rp125 ribu per kilogram.
Selanjutnya bawang merah dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu dan bawang putih dari harga Rp30 ribu per kilogram menjadi Rp35 ribu per kilogram.
Disisi lain ada juga bahan pokok yang mengalami penurunan yaitu cabe merah biasa dari Rp80 ribu per kilogram menjadi Rp70 ribu per kilogram. Sedangkan bahan pokok lainya seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging, telur dan lainnya relatif stabil.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Apr 14, 2021

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gunung Mas menggelar kegiatan Penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten Gunung Mas Tahun 2021 bertempat di Aula Kantor Desa Hurung Bunut, Senin (12/4/2021).

Berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan pada pasal 29 bahwa lomba desa adalah penilaian perkembangan pembangunan atas usaha masyarakat desa serta mengetahui capaian hasil pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dalam kurun waktu satu tahun, penilaian lomba desa dilakukan mulai dari tingkat Kecamatan sampai tingkat Nasional.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yulius menyampaikan, maksud kegiatan lomba desa untuk mengevaluasi sekaligus mendorong serta memberikan motivasi kepada Pemerintah Desa beserta masyarakatnya untuk berlomba dan bersaing secara sportif dan positif dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat desa.

Tujuan dilaksanakan Lomba Desa untuk mendorong usaha pembangunan yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa atas dasar tekad serta mewujudkan peningkatan kualitas hidup di bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya, serta mewujudkan ketertiban dan keamanan masyarakat, menetapkan masyarakat desa yang bervariasi dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat.
Dalam lomba desa dilakukan verifikasi administrasi untuk mengevaluasi capaian pembangunan serta tata kelola pemerintahan juga dilakukan verifikasi lapangan guna mencocokan antara administrasi dan kondisi rilnya.
Tim penilai terhadap pemenang lomba desa tingkat Kabupaten Gunung Mas Tahun 2021 mempunyai tugas dan fungsi yakni, yang pertama melaksanakan penilaian terhadap pemegang lomba desa tingkat Kecamatan yang meliputi penilaian administrasi, faktual lapangan dan paparan keberhasilan pembangunan di desa.
Yang kedua melaksanakan bimbingan dan arahan kepada desa yang dinilai, sesuai dengan bimbingan tugas masing-masing, yang ketiga melaksanakan tahapan pelaksanaan penilaian sampai penetapan pemenang, yang keempat melapor hasil pelaksanaan, penilaian lomba desa tingkat Kabupaten Gunung Mas.
Kepada tim penilai lomba desa, “selamat melaksanakan tugas penilaian lomba desa sesuai bidangnya masing-masing dan ditekankan pada penanggulangan Covid-19 baik kelembagaan, penganggaran, partisipasi dan peran desa,” tutupnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Apr 13, 2021

Gunung Mas gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong, menghadiri kegiatan dalam rangka kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kelokasi Food Estate Perkebunan Singkong di Kecamatan Sepang, tepatnya Desa Tewai Baru, pada Rabu (10/03/2021) siang.
Rombongan Menhan yang didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Kapolda dan Danrem 102/ Panju Panjung, menggunakan tranportasi udara Helikopter dari Palangka Raya , langsung menuju lokasi heli pad, Food Estate Perkebunan Singkong.

Dalam kunjungannya tersebut Prabowo mengatakan sebagai mana yang kita ketahui bahwa Food Estate ini, sudah menjadi keputusan Presiden RI , “maksud dan tujuannya, adalah masyarakat mempunyai cadangan pangan diwaktu keadaaan krisis, atau pun kita tidak tergantung dengan Negara lain,”tuturnya.
Dalam kesempatan itu ia menegaskan Pemerintah harus berkomitmen dalam hal ketahanan pangan dan kelancaran rantai pasokan makanan dari hulu produksi sampai hilir. “Untuk itu Food Estate akan memperkuat cadangan pangan Nasional,”. Ucap Prabowo.
Dalam Kunjungan kali ini ia menyampaikan, untuk melihat kondisi dan perkembangan Food Estate di Kalteng, wilayah Gunung Mas, “ada banyak keterbatasan dan kekurangan yang kita alami namun program ini tetap kita jalankan, maupun itu dari sisi legalitas, administrasi dan lainnya, harus dapat diatasi demi kemajuan bangsa Indonesia,”tukasnya.
Lanjutnya, dengan satu misi dan kerjasama yang baik, langkah demi langkah yang kita kerjakan, saya yakin program Food Estate ini pasti berhasil, walupun diawalnya susah dan banyak kendala, pada akhirnya kita bersama akan rasakan keberhasilannya.
Ia juga menyarankan , agar pemerintah daerah dapat menyampaikan kesulitan dan hambatan yang terjadi dilapangan pada Food Estate, agar kita bersama sama mencari strategi dan solusi , sehingga pembangunan program ini, dapat maju dan berkembang dengan baik.
“Terimakasih atas dukungan dari Gubernur, Bupati, TNI/POLRI, atas Food Estate, karena ini merupakan suatu program nasional dan Indonesia kedepannya, harus lebih mandiri,” tutup Menhan.
Sebagai Kepala wilayah Kabupaten Gunung Mas, Bupati Jaya Samaya Monong menyambut baik kunjungan Menhan, dan merupakan suatu kebanggaan, dengan adanya program Food Estate yang dicanangkan oleh Pemerintah, melalui Kemenhan.
Bupati mengatakan, “program ini sejalan dengan program Pemkab Gumas, yaitu Smart Agro atau farming, yang komoditinya adalah jagung dan singkong” tukas Jaya.
Terkait program Food Estate, “kami selaku Pemerintah Daerah dan Provinsi saling bersinergi, diantaranya dalam mempersiapkan dan menginventarisir lahan nonproduktif, kurang lebih dari 30.000 ( (tiga puluh ribu) Ha, yang terdiri dari 12 Kecamatan, 13 Kelurahan, dan 114 Desa, dengan luas wilayah 10.873 km persegi,” terangnya.
Bupati juga mengusulkan kepada Pemerintah Pusat melalui Kemenhan, agar Pemkab Gumas mendapat dukungan dana, dalam bentuk Anggaran, bibit atau pun jenis bantuan lain, dalam mendukung program pembangunan food estate yang berbasis masyarakat. “Artinya dapat berdampingan dengan Food Estate dari Kemenhan,” pintanya.
Dari segi pertanian Bupati juga melaporkan upaya yang sudah dilakukan Pemkab Gumas, salah satunya pengadaan alat pertanian, termasuk alat berat dan jenis lainnya.
Bupati berharap dengan adanya Food Estate ini, perekonomian masyarakat di Kabupaten Gunung Mas, dapat meningkat dan sejahtera, dimana progam bidang pertanian dan perkebunan sedang berkembang di Gunung Mas.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Apr 13, 2021
Keterangan gambar: Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong dan Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing bersama Sekretaris Daerah Yansiterson serta beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait menghadiri Kegiatan Webinar Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022.
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong dan Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing bersama Sekretaris Daerah Yansiterson serta beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait menghadiri Kegiatan Webinar Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022 yang diselenggarakan oleh Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi, yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati Gumas , Selasa (13/4/2021).
Acara Webinar ini secara langsung dan online dari Gedung KPK di Jakarta dengan mengangkat Tema “Cegah Korupsi Dari Hulu Ke Hilir“.
Kegiatan ini yang merupakan tindak lanjut dari Perpres No. 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) dan Surat Putusan Bersama 5 Kementerian anggota Stranas PK yang telah ditandatangani oleh Presiden RI pada tanggal 16 Desember 2020 pada acara Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2020 kepada Timnas Stranas PK.
Stranas PK adalah komitmen kuat Pemerintah bersama-sama dengan KPK sebagai upaya menciptakan pemberantasan korupsi yang sistemik, kolaboratif dan berdampak nyata, yang juga merupakan kebijakan Nasional yang memuat fokus dan sasaran korupsi serta menjadi acuan dan panduan bagi Kementerian, Lembaga & Pemerintah Daerah serta pihak terkait untuk bergerak mencegah korupsi.
Acara ini juga disiarkan live (langsung) melalui Channel Youtube Stranas PK Official, KPK Official dan TV Tempo Channel.
Dalam sesi pembukaan sebelum menyampaikan arahannya Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal (Purn) Moeldoko terlebih dahulu memberikan apresiasi kepada KPK selaku Koordinator Timnas PK bersama Mendagri, Bappenas, Kemenpan RB dan juga KSP serta Tim Pengarah Eselon I yang sudah cukup baik mengawal arahan Bapak Presiden untuk melaksanakan Aksi Stranas PK 2019-2020.
Webinar ini diluncurkan dan sekaligus menandakan diserahkannya Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022 pada 42 Kementerian & Lembaga, 34 Pemerintah Provinsi dan 42 Pemerintah Kabupaten/Kota.
Moeldoko mengatakan “sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022 akan fokus menyelesaikan akar masalah meliputi 12 aksi di 30 sektor dan berorientasi output out come dibanding tahun sebelumnya”, ucapnya.
Aksi-aksi dimaksud meliputi :
1. Percepatan Perizinan dan tata kelola eksport / import;
2. Efektivitas & efisiensi pengadaan barang & jasa;
3. Pemanfaatan NIK untuk ketepatan subsidi;
4. Penguatan SPBI termasuk sinkronisasi perencanaan penganggaran;
5. Penguatan pengendalian internal Pemerintah;
6. Penguatan integritas Aparat Penegak Hukum bersama 6 aksi lain yang berpotensi menjadi game changer apabila dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan berorientasi hasil.
Ia pun menegaskan “Ini menjadi titik berat program kita kedepan, sebab Sistem Pencegahan korupsi sudah diperkuat dari Hulu ke Hilir, jadi bagi siapapun yang masih nekat pasti akan disikat tanpa pandang bulu”, tandas Moeldoko.
Adapun Yang menjadi Narasumber adalah Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal (Purn) TNI Moeldoko dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri.
Peserta kegiatan webinar ini diikuti oleh beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu antara lain Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Mendagri Tito Karnavian, Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa, serta para Gubernur/Bupati/Walikota Se Indonesia juga NGO.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Apr 13, 2021
Keterangan gambar: Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong didampingi Sekretaris Daerah Yansiterson, Asisten Administrasi Umum Untung, dalam rangka Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat Tentang Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Pemerintahan.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong didampingi Sekretaris Daerah Yansiterson, Asisten Administrasi Umum Untung, dalam rangka Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat Tentang Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Pemerintahan bertempat di Aula Rapat lantai 1 Kantor Bupati, Selasa (13/4/2021).
Kegiatan dilakukan di tempat terpisah pada dua tempat yakni di Kabupaten Gunung Mas dan di Kabupaten Kotawaringin Barat yang dilakukan secara zoom meeting yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kobar
“Dalam sambutan Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengatakan, Pada Era Revolusi Industri 4.0 saat ini, Implementasi ICT (Information Communication and Technology) dalam rangka Reformasi Birokrasi Pemerintahan merupakan suatu keharusan,” ujarnya.
Transformasi digital Pemerintahan dengan pemanfaatan ICT (Information, Communication and Technology) dapat menghasilkan berbagai loncatan perubahan yang lebih cepat terutama untuk pelayanan publik dalam bidang perizinan, administrasi serta pemberian informasi.

Dengan adanya kerjasama Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Pemerintahan ini diharapkan nantinya Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Kotawaringin Barat dapat saling melengkapi dan bersama sama membangun serta memberikan kontribusi Positif bagi kemajuan daerah masing-masing.
Lanjut dia Pada tahap awal kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat akan fokus pada Implementasi Aplikasi E-Kinerja yang digunakan untuk menghitung besarnya penerimaan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Tambahan Penghasilan Pegawai adalah salah satu bentuk penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara yang memiliki dasar hukum, pedoman, kriteria dan indikator penilaian yang terukur dan seragam serta berlaku menyeluruh bagi Aparatur Sipil Negara sehingga dapat meningkatkan disiplin, motivasi, kinerja dan Kesejahteraan Aparatur Sipil Negara di lingkungan pemerintah daerah,” terang Jaya Samaya Monong.
“Dia menambahkan, Oleh sebab itu kepada seluruh ASN di Kabupaten Gunung Mas dengan adanya Aplikasi E-Kinerja diharapkan dapat termotivasi untuk bekerja lebih giat, lebih profesional dan penuh tanggung jawab”.
Kami sangat berharap setelah ditandatanganinya Kesepakatan bersama ini akan segera dapat ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerjasama antara Dinas Teknis Pemkab Gunung Mas dan Dinas Teknis Pemkab Kotawaringin Barat.
“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Kotawaringin Barat yang telah bersedia membantu kami dalam Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Pemerintahan khususnya dalam implementasi Aplikasi E-Kinerja. Dan semoga kerjasama ini dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya dan terus berlanjut di bidang-bidang yang lain,”pungkasnya.