Bupati Gunung Mas Panen Telur Ayam Di Kelompok Peternakan Kambungan Habaon Hapakat

Bupati Gunung Mas Panen Telur Ayam Di Kelompok Peternakan Kambungan Habaon Hapakat

Bupati Gunung Mas Panen Telur Ayam Di Kelompok Peternakan Kambungan Habaon Hapakat

Keterangan gambar : Usai Panen Telur Ayam di Kelompok Peternakan Kambungan Habaon penen foto bersama Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing, Kejari Gumas Anthoni, Pabung 1011/PLK Mayor Infantri M. AYUB, Anggota DPRD Dapil II, Dapil III Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas Rody Aristo Robinson, Camat Tewah Rawei, Kapolsek Tewah Iptu Nanang Mauladi, Kepala Desa  Tumbang Habaon Sudirman, serta undangan lainnya.

Tumbang Habaon gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong  melakukan panen pada usaha peternakan ayam petelur yang merupakan salah satu program Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas yang dikelola dan dikembangkan oleh Kelompok Tani Ternak Ayam Petelur “Kambungan Habaon Hapakat” Desa Tumbang Habaon.

“Jaya Samaya Monong menyampaikan, Pemerintah Daerah telah menetapkan salah satu prioritas pembangunan daerah Tahun 2019-2024 salah satunya adalah pelaksanaan SMART ARGO, yang mana salah satu komoditas yang dikembangkan melalui pertanian khususnya peternakan adalah budidaya ayam petelur, hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah pusat yang telah menetapkan swasembada daging serta mendorong peningkatan Ekspor,” ujarnya di Desa Tumbang Habaon, Selasa (13/4/2021).

Dimana menurutnya, memasuki Tahun kedua pelaksanaan SMART ARGO melalui pengembangan ayam petelur di Kabupaten Gunung Mas, hasil evaluasi Dinas Pertanian bahwa ketersediaan telur ayam masih didatangkan dari luar Kabupaten Gunung Mas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, melihat hal ini Pemerintah Daerah mempunyai komitmen untuk mengembangkan budidaya ternak ayam petelur untuk memproduksi telur ayam guna memenuhi kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu dilihat dari hasil produksi telur ini diharapkan menjadi acuan bagi petani/peternak dalam memproduksi telur ayam segar yang berkualitas dan berdaya saing guna memenuhi kebutuhan pasar di Kabupaten Gunung Mas dan dapat meningkatkan perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat.

Untuk tenaga tenaga penyuluh pertanian supaya lebih intens memberikan penyuluh dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas ayam petelur, kelemahan-kelemahannya apa yang kurang supaya ditingkatkan lagi supaya lebih baik ayam petelur semangkin bagus bisa mencapai 90% produktivitas telur.

Lanjut dia, untuk  Kelompok Tani Ternak Ayam Petelur ada dua yang pertama di Desa Hurung Bunut dan di Desa Tumbang Habaon, kita melihat perkembangan yang ada apabila memang sudah bagus tidak menutup kemungkinan di setiap Kecamatan akan diadakan kelompok tani seperti ini.

Kepala Dinas Pertanian Rody Aristo Robinson mengatakan, bahwa Dinas Pertanian melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, mengadakan Pendistribusian Ternak yang diserahkan kepada masyarakat yang secara khusus untuk kelompok tani ternak “Kambungan Habaon Hapakat Desa Tumbang Habaon, merupakan hasil dari Program Bidang Peternakan dan kesehatan Hewan Tahun Anggaran 2020 melalui sumber dana insentif Daerah (DID tambahan) yaitu : 1 Unit Kandang dan Perlengkapan 2. Ternak ayam petelur sebanyak 2.000 ekor 3. Pakan sebanyak 200 sak, 4. Obat-obatan,Vitamin dan Desinfektan.

Ditambahkannya, pengadaan dan pendistribusian ternak ayam untuk kelompok masyarakat ini yang bertujuan, untuk membantu petani peternak ayam petelur di Kabupaten Gunung Mas secara umum dan secara khusus di Tumbang Habaon dalam rangka mendukung Smart Agro dan peningkatan SDM petani.

Untuk menjadi percontohan kepada kelompok masyarakat daerah lain agar termotivasi dengan melihat peluang usaha yang menghasilkan, menjanjikan dan menguntungkan. Mampu memanfaatkan peluang pasar dengan menjadi produsen telur, untuk konsumsi masyarakat sebagai perbaikan gizi tanpa harus mendatangkan pasokan dari luar daerah.

Mampu meningkatkan kesejahteraan kelompok serta meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Desa Tumbang Habaon. serta meningkatkan kemandirian petani dalam usaha peternakan ayam petelur dan mampu berdaya saing dalam peningkatan produksi, kualitas dan kuantitas ayam petelur.

Turut Hadir Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing, Kepala Kejaksaan Negeri Gunung Mas Anthoni, Pabung 1011/PLK Mayor Infantri M. AYUB, Anggota DPRD Dapil II, Dapil III Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas Rody Aristo Robinson, Camat Tewah Rawei, Kapolsek Tewah Iptu Nanang Mauladi, Kepala DesaTumbang Habaon Sudirman, serta undangan lainnya.

Bupati Gunung Mas Resmikan Bank Kalteng Capem Tumbang Jutuh  

Bupati Gunung Mas Resmikan Bank Kalteng Capem Tumbang Jutuh  

Bupati Gunung Mas Resmikan Bank Kalteng Capem Tumbang Jutuh  

 Ketarangan gambar : Bupati Gumas Jaya Samaya Monong bersama Direktur Umum dan Keuangan PT Bank Kalteng Achmad Selanorwanda, Ketua DPRD Akerman Sahidar, dan Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun Empas Salomo Umar.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunug Mas Jaya Samaya Monong Meresmikan Kantor Bank Kalteng Cabang Pembantu Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan.

Kehadiran Bank Kalteng di sini tentu sangat membantu mempercepat pergerakan ekonomi masyarakat di Kelurahan Jekatan Raya Kacamatan Rungan secara khusunya dan Kabupaten Gunung Mas umumnya,” Kata Bupati Jaya Samaya Monong, Selasa (12/4/2021).

Tentunya dengan kantor yang dimiliki merupakan aset sendiri tidak sewa lagi ini merupakan aset Bank Kalteng.

Selain itu,  diresmikan Kantor Bank Kalteng Cabang Pembantu Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan meningkatkan pelayanan kedepan dan ini sangat representatif sekali kantornya sangat bagus indah bersih. Kedepan pelayanan perbankkan semangkin meningkat lagi.

“Diharapkan kepada masyarakat, mari menabung di Bank Kelteng. Karena Bank Kalteng adalah milik kita, milik Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dan Kota se Kalimantan Tengah dan pelaku usaha tentunya agar dapat memanfaatkan jasa-jasa perbankan di Bank Kelteng ini dengan baik,” terang Jaya Samaya Monong.

Direktur Umum dan Keuangan PT Bank Kalteng  Achmad Selanorwanda mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas perhatian bantuan pembinaan dari Bapak Bupati Gunung Mas, yang juga pemegang saham Bank Kalteng dan juga dari berbagai pihak sekaligus kesetiaan rasa bangga nasabah menjadi mitra kerja Bank Kalteng.

Kinerja Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun melakukan kerja yang sangat luar biasa, itu artinya bahwa institusi Bank Kalteng secara kelembagaan dalam peran serta kontributor dalam menggerakan perekonomian melalui pelayanan terhadap transaksi keuangan masyarakat.

Lembaga ini secara keseluruhan lembaga yang sehat, lembaga ini kuat  secara keuangan rasio-rasionya stabil. Bank Kalteng saat ini mendapat pengghargaan dari pihak independen bahwa Bank Kalteng ini secara keungan terkelola dengan baik serta penuh kehati-hatian,“jangan ragu untuk menabung, jangan ragu untuk bermitra”.

Hasil dari 10 tahun Bank Kalteng di Tumbang Jutuh karena perhatian masyarakat, kondisi perekonomian bisa membangun gedung yang representatif dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan Bertransaksi juga untuk mengiringi cepat dan lajunya pertumbuhan perekonomian Masyarakat.

Peresmian Kantor Bank Kalteng Cabang Pembantu Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan ini sekaligus memberikan Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk sarana Rumah Ibadah yang diserahkan kepada pengurus Rumah Ibadah senilai Rp10 juta rupiah.

CSR merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian Bank Kalteng untuk Masyarakat. Ada banyak bentuk CSR yang akan diberikan seperti masalah kesehatan, sosial, lingkungan, dan lain sebagainya, jelas Achmad.

“CSR akan terus diberikan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian Bank Kalteng untuk Masyarakat,” pungkasnya.

Upaya mewujudkan sistem manajemen pemerintahan yang baik

Upaya mewujudkan sistem manajemen pemerintahan yang baik

Upaya mewujudkan sistem manajemen pemerintahan yang baik

Gunung Mas gunungmaskab.go.id – Dalam upaya mewujudkan pada sistem manajemen pemerintahan yang baik dengan ditunjang kemajuan teknologi yang dimiliki saat ini, juga sangat diperlukan untuk menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah lain yang telah maju dalam pemanfaatan kemajuan teknologi dalam hal ini adalah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) yang menjadi pilihan terbaik di Kalteng, maka dari itu Pemkab Gunung Mas (Gumas) melakukan Rapat Koordinasi dengan Pemkab Kobar terkait Kerja Sama pemanfaatan sistem manajemen pemerintahan dalam Aplikasi E Kinerja, di Pangkalan Bun.

Muscab IBI, Mampu Melahirkan Kepemimpinan Yang Lebih Baik

Muscab IBI, Mampu Melahirkan Kepemimpinan Yang Lebih Baik

Muscab IBI, Mampu Melahirkan Kepemimpinan Yang Lebih Baik

Keterangan Gambar: Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Yansiterson mewakil Bupati membuka Muscab III Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Gunung Mas Tahun 2021.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas (Sekda Gumas) Yansiterson mewakil Bupati membuka Muscab III Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Gunung Mas Tahun 2021 berlangsung di GPU Tampung Penyang.

“Saya berharap forum ini bisa menghasilkan keputusan-keputusan yang membangun bagi organisasi, khususnya dalam melaksanakan fungsi pengabdian kepada masyarakat, sekaligus berkontribusi terhadap visi Pemerintah Daerah Gunung Mas yaitu terwujudnya Kabupaten Gunung Mas yang bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera dan mandiri,” ucap Yansiterson saat membacakan sambutan tertulis Bupati, Sabtu (10/4/2021) .

Lanjut dia, Bidan merupakan tenaga profesional yang bermitra dengan kaum perempuan dan bertanggung jawab memberikan dukungan asuhan dan nasehat selama masa hamil, masa persalinan dan nifas serta memberikan asuhan kepada bayi.

“Dengan adanya peran ini, profesi kebidanan mencakup upaya pencegahan, promosi kesehatan, pertolongan persalinan normal, deteksi komplikasi pada ibu dan anak, serta akses bantuan medis, dan melaksanakan pertolongan kegawat-daruratan,” tutur Yansiterson.

Pada posisi inilah profesi bidan dapat berperan dalam menurunkan AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi), yang secara lebih luas lagi mendorong terjadinya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Saat ini pun, bidan juga menjadi salah satu profesi yang mengabdi kepada masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan terkait Pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, saya begitu mengapresiasi Muscab hari ini, mudah-mudahan mampu meningkatkan kualitas pelayanan bidan.

“Muscab IBI diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang lebih baik atau minimal sama dengan kepemimpinan periode sebelumnya. Lebih dari itu, saya mengharapkan pemimpin yang baru mampu menyusun program kerja yang sesuai dengan program kesehatan yang ada saat ini serta mampu menyentuh kebutuhan anggotanya dan juga masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu,    Ketua Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Gunung Mas Masa Bakti Tahun 2013-2018 Armelin mengatakan, Ikatan Bidan Indonesia merupakan organisasi profesi satu-satunya yang menjadi wadah dan perhimpunan para bidan Indonesia, selain itu juga merupakan Lembaga Swadaya masyarakat dan organisasi perempuan yang pada tanggal 24 Juni tahun 2021 ini telah berusia 70 tahun.

Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kabupaten Gunung Mas sendiri terbentuk pada tahun 2005 setelah terpisah dari Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Kapuas sebagai Kabupaten Induk, sehingga sampai saat ini Ikatan Bidan Indonesia telah berusia 16 tahun.

Pada saat dibentuk, Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Gunung Mas hanya beranggotakan 45 orang bidan, namun keanggotaan Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kabupaten Gunung Mas mengalami pertambahan dan pada saat ini berjumlah 300 orang, dengan jumlah bidan yang bekerja  pada instansi pemerintah baik tenaga fungsional maupun struktural, yaitu pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai tidak tetap (PTT) sebanyak 246 orang, di klinik perusahaan  12 orang dan praktek mandiri bidan sebanyak 16 orang serta yang belum bekerja 26 orang,” pungkasnya.

Pemkab Gumas Tanda Tangani MoU Penerimaan Polri T.A. 2021

Pemkab Gumas Tanda Tangani MoU Penerimaan Polri T.A. 2021

Pemkab Gumas Tanda Tangani MoU Penerimaan Polri T.A. 2021

 Keterangan Gambar  : Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong dan Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman menandatangani MoU Penerimaan Polri T.A. 2021.

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas)  dengan Kepolisian Resort (Polres) Gunung Mas melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang pembinaan masyarakat dalam rangka rekrutmen anggota Polri Tahun 2021.

Penandatangan Nota Kesepakatan Bersama tersebut dilakukan oleh Bupati Gumas Jaya Samaya Monong bersama dengan Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman, disaksikan Wakil Bupati Gunung Mas  Efrensia L.P. Umbing dan Penjabat terkait dikedua belah pihak. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Rapat lantai 1 Kantor Bupati, Kamis (8/4/2021) kemaren.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menyambut gembira adanya MoU yang telah disepakati dan akan menindaklanjuti MoU ini sesuai peraturan dan nantinya akan dimasukan APBD bila berkonsekwensi dengan kebutuhan pendanaannya.

“MoU ini sangat bagus karena sebagai upaya mendukung perwujudan revolusi mental sebagaimana yang dikehendaki Presiden Jokowi. Diharapkan pemuda-pemudi di Kabupaten Gunung Mas yang bercita-cita menjadi Polri bisa tercapai,” ungkapnya dengan penuh harapan.

Jaya Samaya Monong melanjutkan, MoU dilakukan mengingat selama ini Masyarakat Kabupaten Gunung Mas yang diterima sebagai anggota Polri masih sangat sedikit. Sehingga perlu dilakukan kerja sama, terutama dalam pembinaan dan pelatihan sebelum mengikuti ujian rekrutmen.

“Jangka panjang kerjasama ini harus ada aturan kelanjutannya untuk meningkatan SDM pemuda-pemudi di Kabupaten Gunung Mas. Sehingga, bisa melahirkan calon peserta yang memiliki pengetahuan yang cukup, fisik yang prima dan mental yang kuat dan diterima menjadi anggota Polri mewakili Gunung Mas.”

Melalui program ini diharapkan dapat menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif, melalui dan komitmen kerja keras untuk membekali calon peserta dengan pengetahuan serta bimbingan yang tepat.

Objek Nota Kesepakatan bersama ini adalah penyelenggaraan pembinaan masyarakat dalam rangka rekrutmen Anggota Polri dalam rangka penerimaan calon Anggota Kepolisiaan Republik Indonesia yang mempunyai talent scouting bidang Pendidikan atau Akademik, Beladiri, Olahraga, Paskibra, Hafidz Quran dan daerah Polsek perbatasan yang nantinya apabila sudah selesai melaksanakan pendidikan akan ditempatkan di daerah asal masing-masing sesuai dengan prinsip “Local Boy For Local Job”.

Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas mendukung adanya program ini karena sesuai dengan visi misi Bupati Gunung Mas, yaitu Smart Human Resources, dengan memaksimalkan setiap individu secara efektif, sehingga tujuan bersama dapat tercapai.

Terima Kasih kepada Bapak Kapolres Gunung Mas atas tercapainya Nota kesepakatan bersama pada hari ini, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan melimpahkan berkat, karunia serta memberikan kekuatan lahir dan bathin bagi kita sekalian, dalam membangun Kabupaten Gunung Mas.

“Bupati berharap kita dapat bekerja sama dengan pihak terkait dan masyarakat dalam menanggulangi pandemi Covid-19 dan berjuang bersama menuju Gunung Mas yang bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera, dan mandiri,” imbuh Jaya Samaya Monong Bupati Gunung Mas.

Ditempat yang sama Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman, mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gunung Mas adanya dukungan penuh  dengan MoU bersama, untuk membina masyarakat khusnya para pemuda pemudi pelajar yang memang mempunyai minat dan keinginan menjadi anggota Polri.

Dikatakannya, kita memberikan pengenalan bagi mereka yang mau menjadi anggota Polri apa hal-hal yang menjadi nilai tambah bagi mereka ini yang akan kita latih kedepannya.

Kita juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga untuk mencari para pemuda pemudi yang memiliki prestasi untuk direkrut menjadi anggota Polri khususnya Kabupaten Gunung Mas.

“Rekrutmen anggota Polri saat ini melalui Polsek-Polsek, melakukan pembinaan baik fisik maupun memberikan pelatihan -pelatihan terkait akademik serta melakukan pengecekan kesehatan yang luar fisik saja. agar mereka tau apa yang mereka harus lakukan.”

Dengan pembinaan dan pelatihan ini mudah mudahan semakin banyak masyarakat Kabupaten Gunung Mas yang berminat dan bisa terpilih menjadi anggota Polri.

“Untuk saat ini rekrutmen calon peserta anggota Polri berjumlah 104 orang yang empat orang untuk tes Akpol dan yang seratus orang untuk calon Bintara Polri,” pungkasnya.

Bupati Serahkan Alat dan Mesin Pertanian

Bupati Serahkan Alat dan Mesin Pertanian

Bupati Serahkan Alat dan Mesin Pertanian

Keterangan Gambar : Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong serahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) secara simbolis kepada kelompok tani di halaman Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas, Kamis (8/4).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id –  Bupati Gunug Mas Jaya Samaya Monong menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada 6 kelompok tani, serta penyerahan Unit Bangunan Alat Pengolah Pupuk Organik (UPPO) kepada 4 kelompok tani, Kamis (08/4/2021).

Bantuan diserahkan secara simbolis di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas.

Bupati menyampaikan, bahwa dalam perkembangan penggunaan Alsintan ternyata terus menunjukan laju peningkatan yang cukup pesat, baik dalam jumlah, jenis, maupun teknologi Alsintan yang digunakan. Jumlah jenis Alsintan yang ada di Kabupaten Gunung Mas tersedia dalam jumlah dan jenis yang terbatas.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yang pertama kemampuan daya beli petani yang rendah, kedua rendahnya kemampuan sumber daya pengelola, dan yang ketiga terbatasnya ketersediaan suku cadang dan pelayanan purna jual.

Alsintan menjadi salah satu terobosan baru dalam pembangunan pertanian untuk mengatasi permasalahan keterbatasan jumlah tenaga kerja di pedesaan, juga dapat mendukung dua komoditas target swasembada seperti padi dan jagung.

Alsintan diharapkan menjadi bagian dalam peningkatan produktivitas pertanian, “Bantuan Alsintan yang selama ini diberikan kepada kelompok tani, harus dirawat dan dikelola dengan baik dan bisa digunakan bagi seluruh petani dan kelompok tani,” kata Bupati.

Ditambahkannya, kepada Kelompok Tani yang menerima bantuan Alsintan agar dapat lebih bertanggungjawab dalam hal pemeliharaan dan pemanfaatan alat tersebut sehingga nanti dengan adanya bantuan Alsintan ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pertanian yang ada di Kabupaten Gunung Mas.

“Kepada kelompok tani penerima bantuan agar dapat berkoordinasi dengan baik kepada anggota kelompok tani dalam hal pemanfaatan Alsintan tersebut agar dapat memelihara, menjaga, mengelola dan menggunakan dengan baik sehingga alat tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan tidak cepat rusak tidak disalah fungsikan atau digunakan untuk hal lain,” ujarnya.

Karena alat ini diberikan bukan untuk digunakan oleh pribadi atau golongan tetapi harus dikelola dengan baik, jadi Kelompok Tani penerima bantuan Alsintan ini bertanggung jawab penuh. Jika tidak digunakan atau dimanfaatkan maka bantuan Alsintan ini akan ditarik dan dialihkan kapada Kelompok Tani yang lebih membutuhkan tanpa ada biaya ganti rugi dari Pemerintah Daerah.

“Kelompok Tani penerima sudah harus mempunyai strategi dalam mengatur pola pemanfaatan, penggunaannya begitu juga administrasinya agar Kelompok Tani itu dapat berkembang dan mensejahterakan seluruh anggotanya,” imbuhnya.

Dalam jangka pendek, sektor pertanian dalam arti luas harus menjadi sektor terdepan dalam upaya mengentaskan kemiskinan, perannya tidak hanya dari segi peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja namun juga menjaga stabilitas harga pangan yang didukung oleh penyedia stok pangan.

“Peran Dinas Pertanian sangat penting dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan, program dan kegiatan pembangunan pertanian yang ada, sehingga dalam pelaksanaannya diharapkan dapat berjalan dengan baik dan bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Gunung Mas,” harap Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas Rody Aristo Robinson mengatakan, adapun Alat dan Mesin Pertanian serta unit Bangunan Alat Pengolah Pupuk Organik merupakan Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Pertanian Tahun Anggaran 2020 melalui sumber Dana Insentif Daerah (DID tambahan) DAU.

Adapun mesin Pertanian serta unit Bangunan Alat pengolah organik yakni  Exavator PC.210 Komatsu sebanyak  3 Unit, Traktor Roda 4 Iseki 548 F sebanyak 6 Unit, Traktor Roda 2 Yanmar sebanyak 60 Unit, Alat Pemipil Jagung sebanyak 3 Unit, Alat Tanam Jagung sebanyak 60 Unit, Alat tanam Jagung Mekanis sebanyak 3 Unit,  Alat Mesin pengolah Pupuk Organik sebanyak 20 Unit, Bangunan Alat Pengolah Pupuk Organik sebanyak 4 Unit.

Maksud dan tujuan penyerahan Alsintan berupa Alat Pengolahan Pupuk Organik untuk membantu para petani dan kelompok tani di wilayah Kabupaten Gunung Mas dalam rangka mendukung Smart Argo dan peningkatan SDM petani dapat mandiri dalam pembuatan pupuk dan mengurangi pupuk kimia, serta dapat meningkatakan produksi, kualitas dan kuantitas produksi pertanian.