by Muhammad Fiqri Baihaqi | Mar 22, 2021
Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing, menyampaikan Jawaban Pemerintah Daerah atas pandangan umum fraksi – fraksi pendukung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas.

Kuala Kurun gunugmaskab.go.id – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing, menyampaikan Jawaban Pemerintah Daerah atas pandangan umum fraksi – fraksi pendukung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas, terhadap 2 (dua) buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Rapat Paripurna ke – 3 masa persidangan ke – II Tahun sidang 2021, di aula Rapat DPRD pada Jumat , (19/03/2021).
Wabup mengatakan, atas pandangan umum Fraksi PDIP, DPRD Gumas, terhadap 2 buah Raperda yaitu, terkait jalan dalam kota Kuala Kurun yang mengalami kerusakan ringan atau berat, “sesuai dengan ketersediaan Anggaran dalam DPA Dinas Pekerjaan Umum, T.A 2021, yakni, kegiatan pemeliharaan jalan , maka rencananya akan mulai dilaksanakan pada minggu ke – 3 bulan Maret tahun 2021, dimana saat ini masih dalam tahap persiapan tenaga kerja dan material yang diberikan,” terangnya.
Lanjutnya, intuk 4 kegiatan Multi Years Contrac, masih berjalan sesuai rencana dan kegiatan tersebut akan dapat diselesaikan pada Tahun Anggaran 2022, terkait jembatan Sei Patangoi tepatnya berada di desa Tumbang Anoi dengan kondisi yang rusak berat.
“Dan itu masih dalam persiapan pelaksanaan dan target pelaksanaannya pada bulan April Juli 2021,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan, terkait alat hand tractor roda dua, tidak diserahkan kepada petani atau kelompoknya, namun dikelola oleh Tim Brigade alat dan mesin pertanian pada tiap balai, dengan pola disewakan untuk pemasukan PAD Dinas Pertanian.
Disini saya juga menyampaikan jawaban untuk Fraksi Golkar, yaitu pengusahaan sarang burung walet sebagai dasar hukum untuk izin usaha dan sejenisnya, agar iklim usaha berjalan dengan baik, lancar, tertib, dan aman.
“Ini menjaga kelestarian lingkungan hidup, kelestarian habitat dan pelaksanaaan pungutan pajak agar menjadi salah satu sumber PAD di Gumas,” tutur Efrensia.
Terkait pendidikan, untuk penempatan guru dapat kami jelaskan, menyesuaikan dengan kebutuhan dan jumlah guru yang ada, bahwa Gumas masih kekurangan guru PNS. “Maka untuk memenuhi hal tersebut akan dibuka oleh pemerintah pusat rekrutmen P3K,” terangnya.
Untuk beasiswa bagi anak yang berprestasi, maupun bagi anak kurang mampu, sudah berjalan yaitu melalui pemberian beasiswa dan Program Kartu Gunung Mas Pintar, serta untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur sekolah dan menunjang kegiatan belajar mengajar melalui dana DAK dan APBD.
Fraksi Demokrat jelasnya, kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas dukungan yang telah disampaikan terhadap 2 buah Raperda ini.
Untuk fraksi Nasdem – Hanura saran mengenai rancangan Perda izin pengelolaan dan pengusahaan sarang burung walet, yaitu untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang menjadi petani walet, dan memberikan fasilitas dan pembinaan yang dilakukan Pemerintah kepada petani wallet.
“Misalnya menyediakan jasa konsultasi gratis bagi gedung walet yang tidak produktif,” imbuh Wabup.
Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan dari fraksi Gerakan Karya Bersatu dalam bentuk persetujuan pembahasan terhadap 2 buah Raperda.
Kegiatan tersebut tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang dihadiri Ketua DPRD Akerman, Ketua I Binartha, Pengadilan Negeri Kuala Kurun, Anggota Dewan dan Kepala Perangkat Daerah.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Mar 22, 2021

Kuala Kurun gunungmaskab.go.ig – Banyaknya jalan berlubang di areal dalam Kota Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas yang dinilai menyebabkan rawan kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan khususnya Roda Dua. Hal ini yang membuat perhatian Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gunung Mas mengajak Insan Pers dari berbagai media cetak dan online, Babinsa Koramil 1016 Kuala Kurun, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas, serta lapisan masyarakat sekitar untuk melakukan penimbunan jalan yang berlubang.
Kepala Kejaksaan Negeri Gunung Mas Anthony, S.H menjelaskan, Pada hari ini Jumat (19/3) Kita bersama-sama rekan-rekan dari Insan Pers, Babinsa Koramil 1016-06/ Kurun, DPU Kabupaten Gunung Mas melakukan Kerja Bakti memperbaiki jalan yang berlubang dengan menimbun matrial agar tidak terjadi kecelakaan bagi pengguna jalan khususnya pengendara roda dua (R2).
“Apalagi sekarang ini sedang musim hujan, jika jalan yang berlubang tidak ditutup atau ditimbun,, maka lubang tersebut akan semakin lebar dan dalam sehingga sangat berbahaya bagi semua pengguna jalan,” jelas Kajari.
Kajari melanjutkan, Ada beberapa titik jalan berlubang yang akan dilakukan penimbunan. Untuk hari ini kami menimbun jalan yang berlubang di Jl. Brigjend Katamso dan menurut keterangan Kepala Dinas PU kab. Gunung Mas via Whatsapp mengatakan dalam waktu dekat ini akan ditindaklanjuti dengan pengaspalan.
“Penimbunan ini dilakukan atas perhatian Kami sebagai pengguna jalan dan kedepannya akan dilakukan Peningkatan oleh Pemerintah Kab. Gunung Mas melalui DPU Gunung Mas dan apa yang Kami lakukan semoga bermanfaat bagi semua pengguna jalan,” ungkap Kajari.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Gunung Mas Poppy Oktovery menambahkan dengan adanya kegiatan ini Kita semua bersama warga bahu membahu menimbun jalan yang rusak, agar warga dapat beraktifitas dengan baik. Kegiatan gotong royong atau kerja bakti tersebut difokuskan dengan melakukan penimbunan pada jalan yang berlubang dengan harapan tidak muncul jalan berlubang yang baru dan mengurangi terjadinya kecelakaan.
“Kegiatan kerja bakti ini bertujuan untuk menggugah kesadaran terhadap masyarakat untuk selalu peduli dengan kondisi lingkungan, bahwa kondisi lingkungan harus benar-benar diperhatikan sehingga tidak menimbulkan berbagai permasalahan bagi lingkungan sekitar, termasuk kondisi jalan yang ditimbun bersama saat ini karena kondisi jalan yang sudah cukup mengganggu kegiatan masyarakat”, jelas Poppy
Kegiatan gotong royong ini merupakan sarana yang paling efektif dalam melaksanakan pembinaan di wilayah dan dalam menciptakan kebersamaan antara Kajari maupun instansi pemerintahan lainnya dengan warga, demi membantu tercapainya kenyamanan, keamanan, serta kebersihan sekitar sehingga akan tercipta jalinan persatuan yang erat, tandas Poppy.
Salah satu warga pengguna jalan yang ikut dalam kerja bakti ini mengungkapkan Kegiatan sangat bermanfaat dan membantu masyarakat khususnya pengguna jalan ini.
“Yang paling penting dalam kegiatan hari ini adalah rasa kebersamaan, Kenyaman dan peduli terhadap kondisi jalan dalam kota. Jika jalan ini bagus semua aktifitas akan lancar, serta mengurangi kejadian yg tidak kita ininginkan seperti kecelakaan dalam berkendara,” tandas pria yang akrab di panggil Dodi.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Mar 18, 2021

Kegitan Advokasi Kader Pembangunan Manusia Berbasis Aplikasi e-Human Development Worker, (EHDW) Kader Pembangunan Manusia (KPM) Tahun 2021.
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Yulius membuka kegitan Advokasi Kader Pembangunan Manusia Berbasis Aplikasi e-Human Development Worker, (EHDW) Kader Pembangunan Manusia (KPM) Tahun 2021 di Aula Hotel Zepanya, Kamis (18/3/2021). Kegiatan itu dilakukan sesuai protokol kesehatan.
“Saya memberikan apresiasi kepada panitia bahwa pelaksanaan kegiatan advokasi ini yang sifatnya mengarah kepada peningkatan kompetesi Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang dilakukan secara berkelanjutan sehingga berdampak langsung pada masyarakat dan Pemerintah Desa dalam menyusun rencana usulan berbagai macam kegiatan tingkat desa berbasis data riil dan update,” ujarnya.

Yulius berharap Kader Pembangunan Manusia (KPM) dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Gunung Mas ini, yaitu Kecamatan Kurun, Kecamatan Mihing Raya, Kecamatan Sepang, Kecamatan Tewah dan Kecamatan Kahayan Hulu Utara agar benar-benar mengikuti kegiatan ini sebagai solusi digital yang mempermudah Desa dan KPM dalam pengumpulan data, pemantauan, pencatatan dan pelaporan.
Selain itu, Yulius juga berpesan, “agar Kader Pembangunan Manusia selaku mitra pemerintah khususnya yang bermitra langsung dengan Pemerintah Desa, bisa berkiprah dalam peningkatan kompentesi dalam peningkatan kompetensi dalam mengoperasi aplikasi e-Human Development Worker (EHDW) yang merupakan aplikasi seluler berbasis android sebagai alat bantu kerja kader Pembangunan Manusia (KPM), dalam kegiatan dalam pengumpulan data, pemantauan, pencatatan dan pelaporan penerimaan rumah tangga 1.000 hari pertama kehidupan,” pungkasnya.

Adapun tujuan dari kegiatan tersebut meningkatkan kapasitas dan kualitas dan SDM di Desa, meningkatkan kepedulian dan pemahaman masyarakat tentang masalah stunting, mempromosikan pengukuran tinggi badan balita sebagai deteksi dini stunting, meningkatkan konvergensi dan koordinasi dalam penanganan stunting dan meningkatan alokasi APBDes untuk kegiatan terkait gizi dan penanganan stunting.
Sebagai Narasumber Yulius Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Fitria Husnatarina Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Palangka Raya, dr. Maria Efianti Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas, Yudianto Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar Kabupaten Gunung Mas.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Feb 26, 2021

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Polres Gunung Mas – Kabar duka cita menyelimuti Keluarga Besar Polres Gunung Mas (Gumas) jajaran Polda Kalteng, Mantan Kapolres Gumas AKBP Yudi Yuliadin, S.I.K., M.Si., dikabarkan tutup usia. Kabar duka cita itu ramai tersebar di sejumlah group WhatsApp (WA) Polri dan wartawan di Kab. Gumas, Jum’at (26/2/2021) pagi.
Selain menyampaikan ungkapan belasukawa, para penghuni sejumlah group WA juga mencantumkan foto almarhum. Kabar duka cita berpulangnya mantan Kapolres Gumas Periode 2017-2019 itu dikabarkan meninggal pada pukul 06.00 WIB, di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin karena sakit.
Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, S.I.K., saat dikonfirmasi menyampaikan seluruh jajaran Polres Gumas ikut merasa kehilangan dengan kepergian Pria Lulusan Akpol Tahun 1999 tersebut.
“Saat di Mabes Polri kami sempat berdinas bersama Divisi Propam, beliau merupakan senior yang baik dan peduli dengan seluruh personel,” ucapnya.
Banyak hal yang sudah dilakukan Almarhum semasa berdinas menjadi Kapolres Gumas selama kurang lebih 2 tahun. Salah satunya memberangkat Umrah sebanyak 25 Marbot Mesjid di Kab. Gumas.
Mari kita bersama-sama mendoakan semoga Almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan kepada Keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan keikhlasan. (krh38)
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Feb 26, 2021

Wakli Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing memimpin Rapat Percepatan Tim Terpadu Kepariwisataan tahun 2021, Kamis (25/2/2021).
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing memimpin Rapat Percepatan Tim Terpadu Kepariwisataan tahun 2021 dalam Pembahasan Rencana Kerja dan Tindak Lanjut Kunjungan Lapangan, bertempat di ruang rapat lantai I Kantor Bupati, Kamis (25/02/2021).
Untuk destinasi yang menjadi sasaran pengembangan, sengaja dipilih tidak terlalu banyak agar bisa fokus dan mencapai hasil yang diharapkan. “Biar sedikit tapi ada hasilnya yang optimal,” ucap Efrensia L.P Umbing.

Pemerintah Daerah melalui Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata agar menyiapkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), Masterplan dan Detail Engineering Design, setelah itu baru bisa ditentukan anggaran yang diperlukan, “yang penting sudah tersusun dan terencana tinggal dikerjakan saja,” tukasnya.
Dalam melakukan pendataan akurat terkait pengembangan desa sebagai pariwisata di desa Hurung Bunut terutama soal letak lokasi, dikarenakan untuk potensi Desa Hurung Bunut sangat banyak peluang apabila benar- benar kita kembangkan dan kelola dalam rencana pembangunan Desa Wisata, maupun itu dari segi pertanian, perikanan, budaya, kesenian , apalagi disitu sudah ada perkebunan buah buahan dan peternakan lebah madu kelulut.
“Harus ada rencana tata ruang desa, agar teratur dan tidak kacau, dan pembangunan Desa Wisata itu dilihat dari kerapiannya, untuk itu Pemerintah Desa harus membuat dan mengusulkan juga mengkonfirmasikan kepada Dinas PU,” tegasnya.
Adapun rencana pembangunan yang akan dikembangkan di desa wisata yaitu, pembenahan lokasi perkebunan dan potensi hutan lokasi Dam, lanjutan pembuatan cor, gapura desa, pembentukan perkebunan buah, pengembangan madu kelulut, usaha budidaya ikan, perahu susur sungai, pengembangan shelter peristirahatan dalam hal cafe, kuliner, galeri kerajinan dan cindera mata, pelatihan pengembangan SDM, promosi pemasaran dan publikasi.
Hal itu disampaikan kepada anggota Tim Terpadu Percepatan Pembangunan agar dapat merencanakan dan menyiapkan rencana pembangunan Desa Wisata Hurung Bunut yang akan dikembangkan, baik itu di bidang infrastruktur, pembangunan tata ruang yang teratur.
“Dengan rencana pembangunan pengembangan ini saya harapan, dinas mana saja nanti yang akan diarahkan dalam bidangnya masing masing, agar tim dapat menyusun dan membuat rencana pembangunan pariwisata di Desa Hurung Bunut,” katanya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Eigh Manto menyampaikan, bahwa pemerintah Desa Hurung Bunut agar segera mungkin menginventarisir, yang mana yang kita kelola, untuk pengembangan pariwisata, sehingga nantinya kita dapat berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, untuk melakukan survei lapangan lanjutan.
Ia meminta kepada Perangkat Daerah yang ada keterkaitan lainnya dalam spot kegiatan pembangunan dan pengembangan seperti Dinas Perikanan dan Pertanian agar secepat mungkin dapat mendata lapangan sehingga apa saja yang dapat dikembangkan menjadi terlaksana.
“Dengan adanya komitmen dari masyarakat Desa Hurung Bunut untuk dapat saling bersinergi dengan pengembangan dan mewujudkan sebagai Desa Wisata,” pungkasnya.
Turut mendampingi Wakil Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Richard F.L, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunung Mas Eigh Manto serta Kepala Perangkat Daerah terkait, Kepala Desa Hurung Bunut.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Feb 26, 2021

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat melantik Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor dan Irawati, Jumat (26/2/2021).
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gunung Mas Lurand mengikuti Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur terpilih periode 2021-2024 Halikinnor dan Irawati serta Pelantikan TP. PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Kotawaringin Timur diselenggarakan secara virtual di ruang rapat lantai I Kantor Bupati, Jumat (26/2/2021).
Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat menyampaikan sambutannya, selamat atas dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Ketua TP-PKK Kabupaten Kotawaringin Timur yang juga baru dilantik sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya mengucapkan selamat atas dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur, saudari Ketua TP-PKK Kabupaten Kotawaringin Timur yang juga baru dilantik sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Kotawaringin Timur, teriring harapan semoga dengan semangat gotong royong kegiatan pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur dapat semakin baik dan semakin maju, serta mampu mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang berkah,” tutur H. Sugianto Sabran.
Sugianto Sabran mengutarakan, dengan telah dilaksanakannya upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini, maka telah menggunakan seluruh rangkaian demokrasi yang sarat dengan dinamika, independensi, idealisme dan harapan. “Semua itu tak lain merupakan ikhtiar untuk memenuhi harapan masyarakat dalam kesejahteraan dan martabat hidup yang lebih baik di masa-masa yang akan datang,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai tersebut menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian bersama, khususnya bagi Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur yang baru dilantik diimplementasikan apa yang menjadi Visi dan Misi Kepala Daerah dengan menyajikannya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan tetap menyelaraskan program, kegiatan dan kebijakan daerah dengan Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta Pemerintah Pusat.
Selain itu, meningkatkan perhatian untuk penanganan Covid-19 di daerah, melakukan langkah-langkah strategis terkait Pencegahan Stunting, meningkatkan koordinasi lintas sektoral langkah untuk mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, bidang pendidikan dan kesehatan.
“Untuk mewujudkan hal-hal tersebut di atas, Bupati dan Wakil Bupati tidak harus bekerja sendiri, namun harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang terkait, termasuk yang terpenting tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam pelaksanaan Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan,” pungkas Gubernur.