Survei Membuktikan, Publik Puas Terhadap Jokowi Serta Lega HRS Ditangkap Diringi Pembubaran FP

Survei Membuktikan, Publik Puas Terhadap Jokowi Serta Lega HRS Ditangkap Diringi Pembubaran FP

Survei Membuktikan, Publik Puas Terhadap Jokowi Serta Lega HRS Ditangkap Diringi Pembubaran FP

Kauala Kurun gunungmaskab.go.id – Selasa (5/1/2021) Lembaga Survei Voxpopuli Research Center merilis hasil survei terkait penangkapan Habib Riziq Sihab (HRS) yang dilanjutkan dengan pembubaran Front Pembela Islam (FPI).  Hasil survei menunjukan mayoritas responden (91,4 persen) yang terdiri dari sejumlah komponen masyarakat merasa lega setelah HRS ditangkap dan FPI dibubarkan.

Seperti diketahui, HRS ditahan oleh aparat penegak hukum karena menimbulkan kerumunan yang merupakan pelanggaran terhadap protokol Kesehatan di tengah pandemi COVID-19 (virus corona). FPI sendiri dibubarkan dengan dasar hukum yang jelas, tidak memiliki surat keterangan terdaftar (SKT) terbaru dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI). SKT tidak diterbitkan lantaran FPI enggan memasukan Pancasila sebagai ideologi organisasinya.

Direktur Eksekutif Voxpopuli Research Center, Dika Moehamad dalam keterangannya secara tertulis yang diteroma wartawan Rabu (6/1/2021) menginformasikan ketegasan pemerintah menindak HRS secara hukum dan melarang aktivitas FPI memberikan ketenangan kepada masyarakat.

Pilihan kebijakan Jokowi untuk menyeimbangkan antara persoalan wabah dengan soal ekonomi dinilai publik paling tepat.

“Tentu saja masih ada masalah di sana-sini, dari masih naikn ya penularan virus hingga korupsi dalam penyaluran bansos, tetapi secara umum publik melihat Jokowi masih menjadi figur yang paling layak dipercaya,” kata Dika.

Sementara itu terobosan dilakukan Jokowi dengan mewujudkan undang-undang Omnibus Law yang diyakini bisa membawa keluar Indonesia dari hambatan struktural dan birokrasi.

 “Di sisi lain ketegasan pemerintah terhadap Rizieq Shihab dan pembubaran ormas Front Pembela Islam (FPI) turut mendongkrak kepuasan publik terhadap Jokowi,” tuturnya.   Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada 26-31 Desember 2020, melalui sambungan telepon kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia yang dipilih secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019.   Margin of error survei sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dika juga mengataka, “publik tidak sependapat dengan pendapat bahwa pelarangan ormas FPI tidak demokratis.,”

Hasil survei menunjukan hanya sekitar 7,3 persen yang menyatakan tidak tenang dan lega pascapembubaran FPI dan penangkatan HRS, sisanya (1,3 persen) menjawab tidak tahu/tidak menjawab.

Dari hasil survei itu, Direktur Strategi Institute Anthony Danar mengatakan ketenangan dan kelegaan mayoritas publik terhadap langkah tegas yang diambil aparat penegak hukum dan pemerintah dalam menangkap HRS dan membubarkan FPI, bisa menjadi sinyalmen bahwa selama ini FPI memang meresahkan publik dengan kebrutalan dan tindakan-tindakan intoleransi yang dilakukan mereka.

Pada kesempatan yang berbeda, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP juga sempat mengutarakan pembubaran FPI merupakan tindakan yang tepat,

“karena publik menginginkan ketegasan dan suasana kehidupan berbangsa dan bernegara (yang) mengedepankan nilai persatuan dan menjaga kemajemukan.” ungkap Ketua Dewan Pengarah BPIP.

BUPATI GUMAS IKUT HADIRI PENYERAHAN SERTIFIKAT TANAH SECARA VIRTUAL OLEH PRESIDEN JOKOWI

BUPATI GUMAS IKUT HADIRI PENYERAHAN SERTIFIKAT TANAH SECARA VIRTUAL OLEH PRESIDEN JOKOWI

BUPATI GUMAS IKUT HADIRI PENYERAHAN SERTIFIKAT TANAH SECARA VIRTUAL OLEH PRESIDEN JOKOWI

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Presiden Joko Widodo kembali menyerahkan sertifikat hak atas tanah, dalam acara “Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat se-Indonesia” yang digelar secara virtual. Dalam kesempatan ini, Presiden menyerahkan sebanyak 584.407 sertifikat untuk para penerima yang tersebar di 26 provinsi dan 273 Kabupaten/Kota.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong yang hadir dalam kegiatan tersebut juga diikuti oleh Anggota DPRD Rayaniatie Djangkan, unsur Forkopimda Kabupaten Gunung Mas, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Yansiterson serta undangan lainnya bertempat di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (5/01/2021) siang.

Penyerahan sertifikat tersebut akan memberikan kepastian hukum hak atas tanah kepada masyarakat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Redistribusi Tanah yang selama beberapa tahun terakhir dijalankan Pemerintah.

Presiden menuturkan, maraknya sengketa pertanahan sebagaimana yang sering didengar langsung oleh Presiden saat kunjungannya ke daerah, membuktikan bahwa percepatan penerbitan sertifikat untuk seluruh masyarakat memang sangat mendesak.

Untuk itu, sejak beberapa tahun terakhir Presiden memberikan target khusus bagi jajarannya di Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk dapat menerbitkan sertifikat dalam jumlah yang sangat besar tiap tahunnya.
“Kita enggak bisa bekerja seperti yang lalu-lalu. Nyatanya BPN sekarang bisa melakukan dalam jumlah yang sangat banyak,” ujarnya.

Tahun 2017 lalu, saat program percepatan ini berjalan, BPN telah menerbitkan sebanyak 5,4 juta sertifikat. Jumlah yang jauh melampaui tahun-tahun sebelumnya dengan hanya kurang lebih 500 ribu sertifikat per tahunnya.

Semakin beranjak tahun, target dan realisasi penerbitan sertifikat juga semakin meningkat. Misalnya di tahun 2018 dengan 9,3 juta sertifikat dan sebanyak 11,2 juta sertifikat di tahun 2019. Adapun pada tahun 2020, disebabkan oleh pandemi, realisasi masih tetap mampu membukukan angka 6,8 juta sertifikat.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN, Kantor Wilayah, dan Kantor Pertanahan yang ada di Provinsi serta Kabupaten/Kota atas kerja kerasnya menyelesaikan target-target yang telah saya berikan,” kata Presiden.

“Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengatakan, Program PTSL merupakan bukti keseriusan Pemerintah dan kini kepemilikan tanah masyarakat mempunyai kekuatan hukum yang diakui oleh Negara dan diterbitkan oleh BPN,” ujar.

Untuk penerima sertifikat di tahun 2020 pada hari ini, di 10 (sepuluh) Desa/Kelurahan yaitu Desa Pematang Limau Kecamatan Sepang, Desa Rabauh Kecamatan Sepang, Desa Sepang Kota Kecamatan Sepang, Kelurahan Sepang Simin Kecamatan Sepang, Desa Tampelas Kecamatan Sepang, Desa Tanjung Karitak Kecamatan Sepang, Desa Tewei Baru Kecamatan Sepang, Kelurahan Kurun Kecamatan Kurun, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir Kecamatan Kurun, Kelurahan Tanjung Riu Kecamatan Kurun.

Sementara itu, Kepala Kantor BPN/ATR Kabupaten Gunung Mas Ferdinan Adinoto menambahkan, Kantor Pertanahan Kabupaten Gunung Mas sudah menyelesaiakan target sebanyak 2842 bidang, yang sebelumnya sudah diserahkan sebanyak 974 bidang pada tahap pertama, pada penyerahan hari ini sebanyak 1842 bidang.Total sertifikat yang diberikan ini 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Kurun dan Sepang dengan 10 Desa dan Kelurahan.

“Program ini terus berlanjut karena target kita sebanyak 20 ribu yang telah dilaksanakan pengukurannya Kecamatan Sepang, Kurun, Manuhing dan Mihing Raya. Dan sekarang dilaksanakan pengukuran di Mihing Raya untuk mengejar target 20 bidang pengukuran pemetaannya.

“Pengukuran ini akan dilakukan sampai bulan February 2021 yang dilakukan pada bulan awal Oktober 2020, karena lelangnya di pusat pemenangnya, lalu kontraknya pada bulan Oktober 2020, jadi kita hanya punya waktu lima bulan, itu untuk pengukurannya, tetapi penerbitan sertifikatnya pada tahun 2020 harus selesai karena ini anggaran Bank Dunia,” pungkasnya.

KONI Menghidupkan Kembali Perbakin Gumas Yang Lama Vakum

KONI Menghidupkan Kembali Perbakin Gumas Yang Lama Vakum

KONI Menghidupkan Kembali Perbakin Gumas Yang Lama Vakum

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Setelah sempat vakum, Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) akhirnya dihidupkan kembali. Hal ini dibuktikan dengan pembentukan dan pemilihan pengurus Perbakin periode 2021-2025 yang dihadiri oleh Sekretaris KONI Kab. Gunung mas dan Klub menembak yang ada di Kab. Gunung Mas di Gedung KONI Kab. Gunung Mas, Selasa ( 5/1/2021 ) siang.

Dengan hasil kesepakatan bersama terpilihlah Berjoaldi, S.Sos sebagai Ketua Perbakin Gunung Mas dan Transilia sebagai Wakil Ketua Perbakin Gunung Mas periode 2021-2025 serta bersama-sama membentuk kepengurusan Perbakin Gunung Mas yang baru.

Ketua Perbakin Gunung Mas terpilih periode 2021-2025 Berjoaldi, S.sos mengatakan, dengan kepengurusan Perbakin Gunung Mas yang baru ini, diharapkan bisa membawa nama baik Perbakin dan memperoleh prestasi di ajang tembak baik ditingkat Provinsi maupun tingkat Nasional. Perlu diketahui juga Perbakin Gunung Mas sudah lama terbentuk dan lama juga istirahat jadi tidak berjalan di Kabupaten Gunung Mas.

“Dengan terbentuknya Perbakin Gunung Mas dan pengurus yang baru ini, Perbakin Gunung Mas bisa lebih berkembang dan meraih prestasi sehingga membawa nama baik Kab. Gunung Mas, nama organisasi sendiri dan nama baik KONI Kab. Gunung Mas di tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional bahkan Mancanegara,” harapnya.

Dalam waktu dekat ini Perbakin Gunung Mas akan mengembangkan Olahraga menembak ini dengan melakukan perekrutan anggota umum dan anggota tingkat pelajar minimal SLTA yang memiliki hobi menembak sesuai aturan dan prosedur. Perekrutan anggota semua harus melalui seleksi serta sanggup memenuhi persyaratan untuk menjadi anggota Perbakin, imbuhnya.

Berjoaldi menambahkan, Melalui perekrutan anggota ini Perbakin Gunung Mas akan melakukan seleksi mulai dari kedisiplinan, skill atau keterampilan dalam menembak, serta membina agar bisa menghadirkan calon-calon penembak yang akan diikutsertakan dalam ajang lomba menembak nantinya sehingga bisa menciptakan prestasi.

“Perbakin Gunung Mas dibentuk dan dihidupkan kembali untuk meningkatkan kemampuan penembak sehingga meraih prestasi dan mengharumkan nama Perbakin, Gunung Mas, dan KONI Gunung Mas bukan untuk berburu yang tidak jelas,” tegasnya.

Wakil Ketua Perbakin Gunung Mas terpilih periode 2021-2025 Transilia menambahkan, dengan hadirnya kembali Perbakin Gunung Mas ini bisa merekrut anggota yang memiliki hobi menembak, memiliki kelakuan baik sesuai dengan surat berkelakuan baik dari Kepolisian, sehat jasmani dan rohani, serta bebas narkoba. Bagi teman-teman, adik-adik yang memiliki hobi menembak silahkan gabung di Perbakin Gunung Mas dengan melengkapi persyaratan antara lain, mengisi formulir keanggotaan, biodata diri, SKCK dari Kepolisian setempat, dan disiplin serta tunduk dalam aturan Perbakin Gunung Mas dan siap di ikutsertakan dalam ajang perlombaan menembak nantinya.

“Yang menjadi taget utama adalah mencari dan melahirkan calon-calon penembak terbaik sehingga mendapat prestasi serta mengembangkan olahraga menembak di setiap Kecamatan yang ada di Kab. Gunung Mas,” ungkapnya.

Ketua Umum KONI melalui Sekretaris KONI Gunung Mas Dodi Eduardo Sitanggang, S.E mengucapkan selamat atas lahir kembali Perbakin Gunung Mas dan selamat atas terpilihnya Ketua serta Wakil Ketua Perbakin yang baru berdasarkan musyawarah di kantor KONI Kab. Gunung Mas. Dan diharapkan dengan terbentuknya kepengurusan Perbakin periode 2021-2025 Pemprov Perbakin Kalteng segera menerbitkan Surat Keputusan ( SK ) Perbakin Gunung Mas.

“Dengan terpilihnya Pengurus Perbakin Gunung Mas yang baru bisa membawa prestasi serta mengembangkan Cabang Olahraga menembak di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau dengan pembinaan dan menghadirkan calon-calon penembak yang handal sehingga bisa membawa nama baik Kab. Gunung Mas di tingkat Provinsi maupun Nasional,”harapnya singkat.

Dewan Menyambut Baik Dan Mendukung Perbaikan Jalan Dalam Kota Kuala Kurun

Dewan Menyambut Baik Dan Mendukung Perbaikan Jalan Dalam Kota Kuala Kurun

Dewan Menyambut Baik Dan Mendukung Perbaikan Jalan Dalam Kota Kuala Kurun

Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Pdt. Rayaniatie Djangkan, M.Th duduk ditengah.

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengapresiasi Pemkab Gunung Mas atas pembenahan jalan dalam Kota Kuala Kurun.

“Kami (DPRD) menyambut baik dan mendukung perbaikan jalan dalam kota Kuala Kurun yang sudah dilakukan Pemkab Gunung Mas melalui Dinas terkait,” ujar Anggota DPRD Gumas Pdt Rayaniatie Djangkan, Senin (4/1/2021).

Menurut Raya, perbaikan jalan dalam Kota Kuala Kurun Tahun Anggaran 2020 sangat tepat, mengingat Kuala Kurun sebagai Ibukota Gunung Mas.

“Sebagai Ibukota Kabupaten Gunung Mas, wajah Kota Kuala Kurun harus asri. Jalan dalam kota harus baik, memberi keamanan dan kelancaran bagi masyarakat. Siapapun yang berkunjung ke Kota Kuala Kurun, akan merasa betah dan nyaman,” tutur Anggota Komisi II bidang Perekonomian dan Pembangunan tersebut.

Wakil rakyat Dapil 1 wilayah Kecamatan Kurun, Mihing Raya dan Sepang itu pun berharap, pekerjaan perbaikan jalan dan jembatan dalam Kota Kuala Kurun dapat dilanjutkan tahun ini. Pun halnya jalan dan jembatan dalam Ibukota Kecamatan yang rusak, dapat diperbaiki.

“Perbaikan jalan bahkan pembangunan jembatan baru sebuah keniscayaan dalam memenuhi harapan dan kepentingan publik akan kondisi infrastruktur yang baik,” kata Raya.

Kasatresnarkoba Polres Gunung Mas  Mendapat Penghargaan Dari Polda Kalteng

Kasatresnarkoba Polres Gunung Mas  Mendapat Penghargaan Dari Polda Kalteng

Kasatresnarkoba Polres Gunung Mas  Mendapat Penghargaan Dari Polda Kalteng

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Lagi-lagi Polres Gunung Mas mendapat penghargaan atas prestasi kinerjanya dari Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng). Seperti selogan “Sebuah Totalitas Menghasilkan Harga Pantas” itulah hasil dari kerja keras Polres Gunung Mas selama ini.

Kali ini Ipda Budi Utomo, S.H., yang menjabat sebagai Kasatresnarkoba di Polres Gunung Mas mendapat penghargaan dari Polda Kateng karena telah berhasil menggagalkan angka peredaran gelap Narkotika di wilayah hukumnya.

Atas kesungguhannya untuk memerangi penyalahgunaan Narkotika tersebut, hari ini kesatuan dibawah pimpinan Ipda Budi Utomo, S.H., diganjar sebuah penghargaan langsung dari orang nomor satu di Polda Kalteng Irjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., yang berlangsung di Lapangan Barigas Mapolda Jalan Tjilik Riwut Km. 1 Kota Palangka Raya, Senin (04/01/2020) pagi.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, perwira pertama yang juga mantan Kapolsek Hanau tersebut pada kurun waktu tiga bulan menjabat Kasatresnarkoba telah menggagalkan 10 kasus Narkotika di wilayah hukumnya.

Bahkan, jumlah kasus Narkotika yang ditangani Polres Gunung Mas naik drastis mencapai 120 %. Karena pada tahun 2019 lalu tercatat hanya 15 kasus, tetapi pada tahun 2020 setidaknya menembus angka 33 kasus Narkotika.

“Semua keberhasilan ini tidak luput dari dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Kami sebagai Aparat Penegak Hukum cuma melaksanakan tugas yang diamanatkan. Tetapi yang pasti, sebuah totalitas kami dilapangan akan menghasilkan harga yang pantas untuk kita semua,” tegasnya.

Terkait Papan Ucapan “Terimakasih Kepada TNI-Polri Telah Membubarkan FPI” dari Ormas Dayak, Ini Pesan Kapolres Gumas

Terkait Papan Ucapan “Terimakasih Kepada TNI-Polri Telah Membubarkan FPI” dari Ormas Dayak, Ini Pesan Kapolres Gumas

Terkait Papan Ucapan “Terimakasih Kepada TNI-Polri Telah Membubarkan FPI” dari Ormas Dayak, Ini Pesan Kapolres Gumas

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Nampak dan jelas papan ucapan dengan tulisan “Terimakasih Kepada TNI-Polri Telah Membubarkan FPI” berjajar di halaman Mapolres Gunung Mas (Gumas). Papan ucapan tesebut berasal dari Organisasi Masyarakat Dayak yang ada di Kab. Gumas seperti Batamad, Fordayak, Gerdayak, dan Kudamata.

Menanggapi kiriman papan ucapan terimakasih, Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, S.I.K menerangkan banyak sekali dukungan dan karangan bunga yang kami terima dari berbagai elemen masyarakat khususnya di wilayah Kab. Gumas, terima kasih telah mempercayakan kami sebagai Aparatur Penegak Hukum, Senin (4/1/2021) siang.

“Beberapa hari lalu Pemerintah Pusat mengumumkan pembubaran Organisasi Masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam ( FPI ) ternyata mendapat apresiasi dan dukungan dari beberapa Ormas Dayak yang ada di Kab. Gunung Mas,” ungkap Kapolres.

Rudi juga mengatakan dirinya bangga lantaran ternyata banyak elemen masyarakat Kalteng khususnya di Kab. Gumas yang masih menjaga toleransi dan Pancasila. Dia pun menegaskan jajaran Polres Gumas akan menindak tegas ormas-ormas intoleran.

“Kami akan menindak tegas terhadap Ormas-ormas yang bertentangan dengan Pancasila, menganut paham radikal dan intoleran,” tuturnya.

Ia juga mengajak semua elemen masyarakat di Kalteng menjaga kedamaian. Dia pun meminta masyarakat juga menjaga kerukunan antar suku, agama, ras dan antar golongan.

“Mari kita ciptakan kedamaian dan kerukunan di Bumi Tambun Bungai ini,” ajaknya mengakhiri wawancara.