by Muhammad Fiqri Baihaqi | Jan 5, 2021
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Nampak beberapa papan ucapan dengan tulisan “Terimakasih Kepada TNI-Polri Telah Membubarkan FPI” berjajar di Kepolisian Resor Gunung Mas (Polres Gumas) dan Markas Komando Rayon Militer Koramil 1016-06/Kurun, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun. Nampak papan ucapan itu berasal dari Organisasi masyarakat yang ada di Kab. Gunung Mas seperti Batamad, Gerdayak, Kudamata, dan Fordayak, Senin (4/01/2021).
Salah satu Komandan Brigade Ormas dari Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kab. Gunung Mas Inoni S.Sos M.Si, saat di konfirmasi via telepon, Senin (4/01/2021) malam mengatakan, Kami sangat apresiasi kepada institusi TNI-POLRI dalam penindakan terhadap ormas-ormas yang dianggap radikal dan inteloran yang berdiri di Negara Republik Indonesia.
“Sebagai tanda apresiasi kinerja TNI-POLRI Batamad Kab. Gunung Mas memberikan karangan bunga sebagai ucapan terimakasih Kepada TNI-Polri telah membubarkan FPI,” ungkap pria yang akrab di sapa Inon.
Batamad khususnya Batamad Kab. Gunung Mas menganggap organisasi FPI (Front Pembela Islam) merupakan organisasi yang tidak mencerminkan kedamaian dan merupakan lembaga eksklusif untuk mereka sendiri bukan pada umat muslim pada umumnya, sehingga mereka melakukan penindakan semaunya sendiri. Sebenarnya untuk penindakan itu adalah tugas Polri dan TNI bukan Ormas seperti FPI, jelasnya.
“NKRI ini sudah diatur sesuai Pancasila dan UUD 1945, semua Institusi Pemerintahan baik TNI-Polri itu sudah memiliki tugas pokok mereka sendiri. Begitu juga Ormas ini jelas tugasnya menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa dengan tujuan untuk menjaga, memelihara, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” tandas Inon.
Dihari yang sama Ketua Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) John Tristiandar di konfirmasi via telepon mengatakan, ini adalah bentuk dukungan dan ucapan terimakasih atas pembubaran Ormas yang radikal dan intoleran seperti Ormas FPI.
“Ormas FPI harus di bubarkan karena mengganggu ketentraman dan kedamaian antara umat beragama sehingga bisa memecahbelah Persatuan dan Kesatuan Negara Republik Indonesia,”
Seharusnya Ormas itu menjaga, memelihara, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa sesuai landasan dibentuknya sebuah organisasi, tegas John.
“Semua Ormas yang ada di Kalimantan Tengah khususnya Kabupaten Gunung Mas harus mendukung serta membantu Pemerintah untuk menjadi negara yang lebih maju, jaya, serta menciptakan kedamaian dan mempererat tali persaudaraan,” harapnya mengakhiri wawancara.
Ketua Fordayak Gunung Mas Edwin Van Houten menambahkan, pada hakikatnya Ormas itu dibentuk dengan tujuan menjaga Persatuan dan Kesatuan NKRI dan mencegah segala bentuk kegiatan yang dibentuk oleh kelompok/perorangan yang bertentangan dengan Ideologi Pancasila, menjaga nilai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) Enam Menteri dan Lembaga No. : 220/4780 Tahun 2020, No. : M.HH/14.HH 05. 05, Tahun 2020, No. : 690 Tahun 2020, No. : 264 Tahun 2020, No. : KB/3/XII Tahun 2020, dan No. : 320 Tahun 2020, tentang Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut serta Penghentian Kegiatan FPI, tanggal 30 Desember 2020, mendapat dukungan dan respon luar biasa dari para petinggi Fordayak se-Kalimantan, ungkap pria yang akrab di panggil Eenk.
Seluruh Dewan Pimpinan Daerah mengirimkan papan bunga ucapan terimakasih kepada TNI dan Polri di wilayah masing masing, lanjutnya.
“Menjaga kerukunan, kedamaian, dan keamanan Negara adalah tugas kita bersama. Mari bersama TNI Polri turut serta menjaganya,” pesan Edwin Van Houten Ketua DPD Kabupaten Gunung Mas.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Jan 4, 2021
PALANGKA RAYA gunungmaskab.go.id – Berdasarkan data yang disampaikan Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan Tengah pada Minggu (3/1/2021), pemeriksaan swab di wilayah setempat telah mencapai hingga 34 ribu orang lebih.
“Jumlah orang yang diperiksa swab atau suspek ada penambahan sebanyak 36 orang, sehingga dari semula 34.541 orang, menjadi 34.577 orang,” kata Ketua Satgas Sugianto Sabran, melalui Kepala Bagian Kehumasan Satgas Agus Siswadi dalam rilisnya.
Adapun jumlah orang yang diperiksa swab tersebut merupakan kumulatif dari sekitar 29 rumah sakit, baik milik Pemerintah Daerah maupun Swasta.
Diantaranya RSUD Doris Sylvanus, RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, RSUD dr Murjani Sampit, RSUD Jaraga Sasameh Buntok, RS Bhayangkara, RS TNI, RS Kota Palangka Raya dan lainnya.
Berdasarkan pemeriksaan swab terhadap 34.577 orang di berbagai rumah sakit tersebut, sebanyak 9.901 diantaranya dinyatakan positif COVID-19.
Lebih lanjut dijelaskannya, kasus konfirmasi bertambah 64 orang, sehingga dari semula kumulatif sebanyak 9.837 orang, kini menjadi 9.901 orang.
Penambahan itu, yakni di Palangka Raya 20 orang, Kotim 16 orang, Kobar 21 orang, Seruyan 2 orang, Pulpis 1 orang, Kapuas 2 orang, Barut 1 orang dan Mura 1 orang.
Kemudian sembuh bertambah 99 orang, yaitu di Palangka Raya 28 orang, Kotim 5 orang, Kobar 19 orang, Sukamara 3 orang, Seruyan 21 orang, Pulpis 1 orang, Kapuas 2 orang, Barut 17 orang dan Mura 3 orang.
Kasus meninggal, ada penambahan 4 orang, yaitu di Palangka Raya, Kotim, Kobar dan Bartim, sehingga dari semula 270 orang, kini kumulatifnya menjadi 274 orang, dengan tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) 2,8 persen.
“Tim satgas selalu mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan, guna memutus mata rantai sebaran COVID-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak guna menghindari kerumunan.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Jan 4, 2021
gunungmaskanb.go.id Ditsamapta – Personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mengasah kemampuan beladiri di sela-sela pengamanan yang dilajukan di Kantor Bawaslu Provinsi Kalteng, Jalan G. Obos, Kota Palangka Raya, Senin (04/01/2021) pagi.
Direktur Samapta (Dirsamapta) Kombes Pol Susilo Wardono, S.I.K., M.H melalui Perwira Pengendali Lapangan (Padal) IPDA Arya Tanjung, S.Tr.K menjelaskan kegiatan kali ini adalah beladiri menggunakan alat perorangan seperti baton stick.
“Latihan beladiri kali ini kami lakukan dengan alat perorangan seperti baton stick ,” tutur Arya usai kegiatan.
IPDA Arya juga menambahkan, selain untuk mengasah kemampuan masing-masing personel, latihan beladiri kali ini juga menunjang pelaksanaan tugas di lapangan serta sebagai bentuk pertahanan diri pada situasi tertentu yang memerlukan adanya tindakan Kepolisian yang tegas dan terukur.
“Baladiri kali ini selain untuk mengasah kemampuan juga menunjang pelaksanaan tugas dilapangan yang menbutuhkan tindakan Kepolisian ,” tegasnya. Humpoldakalteng Foto : Humpoldakalteng
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Jan 4, 2021
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Kepolisian Resor Gunung Mas (Polres Gumas), menggelar Apel Pasukan Kesiapan Pengamanan Pergantian Tahun 2020-2021 di halaman Kantor Bupati Gunung Mas (Gumas), Kamis (31/12/2020) sore.
Seketaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si menjelaskan, Apel Pasukan Kesiapan Pengamanan Pergantian Tahun 2020-2021 ini Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas sudah memutuskan untuk pergantian tahun 2020-2021 tidak ada perayaan seperti tahun sebelumnya karena menjaga dan menghindari penyebaran wabah Covid-19 di Kab. Gunung Mas.
\”Masyarakat tidak boleh melakukan kerumunan dan tetap menjalankan aturan protokol kesehatan pada malam pergantian tahun 2020-2021 guna menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Gunung Mas,\” harapnya
Apel gelar pasukan yang dilakukan pada sore hari ini ada dua misi. Yang pertama dengan cara normatif, memang kesiapsiagaan untuk pengamanan Kamtibmas di Kabupaten Gumas dan yang kedua tidak kalah pentingnya adalah sekaligus juga sebagai kesiapan kita untuk penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan, imbuhnya.
\”Oleh sebab itu, pasukan atau tim gabungan ini nanti akan melakukan patroli. Jadi, masyarakat jangan ada yang berkerumunan dalam rangka menyambut pergantian tahun 2020-2021. Secara normatif dengan menjaga Kamtibmas dan tetap menjaga disiplin terhadap protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19 yang terjadi di rumah dan lingkungan kita,\” ungkapnya.
Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman, S.I.K menambahkan, apel gelar pasukan pengamanan pergantian tahun ini serentak dilaksanakan di Kalimantan Tengah dan kegiatan apel ini dilaksanakan tidak hanya di Polres aja melainkan sampai ke tingkat Kecamatan. Para Kapolsek bersama unsur muspika juga menggelar apel di halaman Mako Polsek atau Makoramil yang ada di Kabupaten Gunung Mas.
\”Kegiatannya seperti yang dikatakan oleh Pak Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas tadi adalah tujuannya untuk menghimbau kembali kepada masyarakat dalam merayakan pergantian tahun dari 2020 – 2021 diharapkan masyarakat merayakannya dirumah masing-masing secara sederhana dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan jangan berkerumun, gunakan masker serta mengikuti dan taati semua peraturan dan himbauan-himbauan protokol kesehatan yang sudah kita sampaikan jauh-jauh hari sebelumnya,\”ungkapnya dan berharap.
Pergantian tahun 2020-2021 malam hari ini sama-sama kita ikuti dan berjalan dengan aman, tertib, dan sehat. Secara khususnya masyarakat dapat mengikuti kegiatan ini dengan cara-cara yang sesuai dengan mengikuti anjuran protokol kesehatan, jelasnya.
\”Perayaan pergantian tahun ini dirumah masing-masing dan berharap agar memutuskan wabah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Gunung Mas sehingga kita semua dapat terhindar dan tentunya diberikan kesehatan selalu,\” tandas Kapolres.
Pjs. Pabung Kodim 1016-06 PLK Kapten Inf M. Ayyuf menambahkan, Pergantian tahun 2020-2021 malam hari ini sama-sama kita ikuti dan berjalan dengan aman, tertib, dan sehat. Secara khususnya masyarakat dapat mengikuti kegiatan ini dengan cara-cara yang sesuai anjuran dengan menjalankan protokol kesehatan.
\”Intinya TNI di bawah jajaran Kodim 1016 PLK mempertebal Kepolisian dalam rangkaian pengamanan pergantian tahun dibawah kendali Polres Gumas. harapannya semoga dalam menyambut tahun baru ini semuanya dalam keadaan kondusif, sehat, dan sesuai harapan kita semua,\” tandas Pjs. Pabung Kodim 1016 PLK.
Kegiatan yang berlangsung mulai Pukul 16.00 WIB dan di pimpin oleh Pjs. Pabung Kodim 1016PLK Kapten Inf. M. Ayyuf dan dihadiri oleh Kapolres Gumas Rudi Asriman S.I.K., Sekda Kab.Gumas Drs. Yansiterson, M.Si., Danramil 1016-06/Kurun Letda Sutaji beserta pasukannya, Satpol PP dan Damkar Kab. Gumas, BPBD Kab. GUMAS, DLHKP Kab. Gunung Mas, Ormas Dayak Kab. Gumas, dan Forkopimda Kab. Gumas.
Setelah menggelar apel semua pasukan gabungan melakukan patroli kesejumlah titik keramain dan sejumlah titik rawan yang ada di Pusat Kota Kabupaten Gunung Mas.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Dec 31, 2020

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Drs. Yansiterson, M.Si menghadiri Apel Gabungan pasukan dalam rangka Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Tahun 2021.
KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Kepolisian Resor Gunung Mas (Polres Gunung Mas), menggelar Apel Gabungan pasukan dalam rangka Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Tahun 2021 di halaman Kantor Bupati Gunung Mas (Gumas), Kamis (31/12/2020) pagi.
Kegiatan yang berlangsung mulai Pukul 08.00 WIB dihadiri oleh Kapolres Gunung Mas AKB Rudi Asriman S.I.K. selaku Pimpinan Apel beserta jajarannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si., Pjs. Pabung Kodim 1016/PLK Kapten Ayyuf, Danramil 1016-06/Kurun Letda Sutaji beserta pasukannya, Satpol PP dan Damkar Kab. Gumas, BPBD Kabupaten Gunung Mas, DLHKP Kabupaten Gunung Mas, Ormas Dayak Kabupaten Gunung Mas, dan Forkopimda Kabupaten Gunung Mas.
Dalam amanatnya, Kapolres Gunung Mas AKB Rudi Asriman S.I.K mengatakan, dalam rangka menghadapi bencana alam di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) khususnya Kabupaten Gunung Mas, kesiapan Polri bersama TNI dan Stake holder lainnya untuk menghadapi bencana alam di wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dari BMKG sedang memasuki musim penghujan dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang dengan jarak pandang mendatar 2 Km puncaknya terjadi pada bulan Januari sampai dengan bulan April 2021 perubahan cuaca ekstrem ini berpotensi terjadinya angin kencang puting beliung banjir dan tanah longsor, jelasnya.
“Sebelum terjadinya bencana kami benar-benar mengecek kesiapsiagaan Satuan tugas (Satgas), kesiapan peralatan, ketersediaan bahan pangan, serta kebutuhan yang diperlukan selama menghadapi cuaca ekstrim. Karena, bila terjadi bencana alam akan dapat mengancam jiwa manusia kami sudah siapsiaga,” ungkapnya.
Kapolres Gunung Mas melanjutkan, apel gelar pasukan kesiapsiagaan ini menjadi manifestasi kesiapan Pemerintah Daerah, TNI, Polri maupun instansi terkait sebagai bentuk penguat konsolidasi di semua lini dan menjadi bukti bahwa negara hadir ditengah-tengah masyarakat dalam penanggulangan bencana alam di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah khususnya Kabupaten Gunung Mas.
Dalam rangka menghadapi bencana alam kita harus menyadari bahwa peralatan dan sarana prasarana pendukung yang dimiliki oleh masing-masing Instansi sangat terbatas. Oleh karena itu, perlu adanya partisipasi dan kerjasama koordinasi yang baik dari instansi terkait untuk menyiapkan peralatan serta Satgas penanggulangan bencana alam sesuai dengan tugas pokok dan tanggung jawabnya, jelasnya.
“Satgas bersama peralatan siap digerakkan sewaktu-waktu ketika musibah bencana alam itu terjadi dan dalam pelaksanaan bertindak sebagai Leading sektor adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang ada di tingkat Provinsi dan Kabupaten Gunung Mas,”tegasnya.
Setelah membacakan amanat Kapolres menambahkan bahwa, memang kita ingin menunjukkan kepada lapisan masyarakat bahwa kita siap dalam menghadapi kemungkinan-kemungkinan cuaca yang saat ini berubah-ubah mulai musim penghujan itensitas rendah hingga Deras yang dapat mengakibatkan bencana alam seperti banjir dan longsor.
“Kita akan memperlihatkan kerja dalam penanggulangan bencana alam menggunakan alat dan fasilitas yang ada dan terbatas serta memanfaatkan sumber daya alam sekitar dalam penanggulangan bencana alam seperti antisipasi sampai proses evakuasinya,” ungkapnya.
Jika kondisi darurat kemungkinan kita akan menggunakan dan memanfaatkan sarana-prasarana yang ada disekitar lokasi terjadinya bencana alam, contoh kita bisa menggunakan bambu atau kayu yang sifatnya mengapung atau tidak tenggelam untuk membuat rakit sebagai alat bantu evakuasi dan membantu masyarakat dalam menanggulangi bencana alam banjir atau bencana lainnya yang terjadi di daerah rawan bencana, pungkas Kapolres.
Ditempat yang sama Sekda Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si menegaskan, TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas serta lainnya sudah siap untuk menghadapi berbagai kemungkinan terutama terjadinya bencana alam di akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021.
“Dengan digelarnya apel kesiapsiagaan dalam rangka penanggulangan bencana tahun 2021 ini merupakan tanda bahwa Kita siap hadapi bebagai kemungkinan bencana alam yang bisa terjadi di wilayah Kabupaten Gunung Mas,” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Dec 30, 2020
KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas mengapresiasi pengungkapan kasus oleh Polres Gunung Mas sepanjang tahun 2020.
“Kami menyambut baik dan mendukung kinerja Polres Gunung Mas selama ini dalam pengungkapan berbagai kasus yang terjadi,” ujar Wakil Ketua I DPRD Gunung Mas, Binartha di hubungi via seluler, Selasa (29/12/2020).
Pengungkapan kasus oleh Polres Gunung Mas sepanjang tahun 2020 yang disambut baik Obin, panggilan karib Binartha, yakni kasus narkoba,
penganiayaan, KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), pencurian dan kasus lainnya.
“Terima kasih Polres Gunung Mas atas kinerja baiknya selama tahun 2020. Tahun 2021 dapat (kinerja) semakin meningkat lagi dalam hal pengungkapan kasus peredaran gelap barang haram narkoba, pencurian, penganiayaan, KDRT dan berbagai kasus lainnya dimasyarakat,” kata Obin.
Menyoal kasus peredaran gelap narkoba, Legislator Dapil II asal Partai Golkar itu menegaskan komitmen pihaknya (DPRD) dalam mendukung langkah tegas Polres membekuk pelaku pengedar barang haram narkoba.
“(Pengedar narkoba) tidak bisa dibiarkan, harus di bekuk dan di tindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Perbuatan mereka memberi kerugian besar bagi masyarakat khususnya generasi muda,” tegas Obin.
Obin juga mengingatkan masyarakat utamanya generasi muda Gunung Mas untuk tidak berkompromi dengan barang haram narkoba.
“Generasi muda Gunung Mas, berfokuslah pada sekolah, giatlah belajar demi masa depan yang gemilang. Jauhi barang haram narkoba,” seru Obin.