Kelurahan Tampang Tumbang Anjir Terpilih Melaksanakan Program Forum Keserasian Sosial

Kelurahan Tampang Tumbang Anjir Terpilih Melaksanakan Program Forum Keserasian Sosial

Kelurahan Tampang Tumbang Anjir Terpilih Melaksanakan Program Forum Keserasian Sosial

BERSAMA : Asisten I Setda Gumas Lurand, didampingi Kepala Dinas Sosial Jhonson Ahmad, Camat Kurun Yuelis Untung, Lurah yang juga Ketua FKS Kelurahan Tampang Tumbang Anjir Berjoaldi, ketika berfoto bersama usai pelaksanaan peresmian tugu FKS, 22 Desember 2020.

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Tahun 2020, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) dipilih untuk melaksanakan program Forum Keserasian Sosial (FKS) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Dana yang dikucurkan Rp 150 juta. Rincian, Rp 100 juta pembangunan fisik, dan sisa Rp 50 juta untuk kegiatan dialog tematik I dan II, serta operasional FKS.

Di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, ada tiga kegiatan pembangunan fisik yang dilakukan, yakni pembangunan balai serba guna kantor kelurahan, pos pelayanan terpadu (Posyandu), dan tugu keserasian sosial. Pembangunannya pun sudah selesai dan diresmikan.

”Tugu Keserasian Sosial adalah simbol terwujudnya keserasian sosial. Seluruh sarana yang sudah dibangun harus digunakan sebaik mungkin,” ucap Bupati Gumas Jaya S Monong, yang diwakili oleh Asisten I Setda Lurand, di Kantor Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Selasa, 22 Desember 2020.

Dia mengatakan, dengan sarana yang ada diharapkan dapat mengembangkan rasa keserasian sosial dalam rangka memelihara tali persaudaraan. Selain itu, juga diimbau kepada masyarakat, agar menjaga dan memelihara sarana yang menjadi simbol keserasian sosial di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir.

”Kami berharap dukungan dari semua pihak atau lintas sektoral terkait, dalam pengembangan keserasian sosial untuk mewujudkan kesejahteraan sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gumas Jhonson Ahmad mengakui, sangat menyambut baik terbentuknya Forum Keserasian Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, karena melalui forum ini semangat kebersamaan dan gotong royong di kelurahan akan kembali meningkat.

”Sekarang ini, semangat gotong royong dan kebersamaan sedikit menurun, ini yang harus dipupuk lagi. Kami pun mengajak seluruh masyarakat, agar terus memupuk semangat gotong royong dan kebersamaan,” tuturnya.

Terpisah, Lurah yang juga selaku Ketua FKS Kelurahan Tampang Tumbang Anjir Berjoaldi menuturkan, pihaknya menyelesaikan pembangunan fisik sejumlah bangunan itu hanya dalam beberapa bulan, yang pengerjaannya dimulai pada pertengahan Bulan Oktober.

”Kami bersyukur seluruh bangunan tersebut dapat diselesaikan, sehingga pada hari ini dapat diresmikan. Ini semua dapat selesai dengan baik, karena adanya dukungan seluruh pihak di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir,” terangnya.

Dalam proses pembangunannya, tambah dia, pembelian bahan menggunakan bantuan dari Kemensos RI, namun untuk pengerjaan dilakukan secara gotong royong. Itu yang membuat pengerjaan dapat berjalan baik. Bahkan, semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat kembali meningkat, karena ada program ini.

KONI Kabupaten Gunung Mas Gelar Rapat Anggota Tahunan Di Penghujung Tahun 2020

KONI Kabupaten Gunung Mas Gelar Rapat Anggota Tahunan Di Penghujung Tahun 2020

KONI Kabupaten Gunung Mas Gelar Rapat Anggota Tahunan Di Penghujung Tahun 2020

Asisten I  Lurand Pemkab Gumas Buka Rapat Anggota Tahunan KONI Gumas Tahun 2020

MMCKalteng Kabupaten Gunung Mas –  Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gunung Mas melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) di penghujung tahun 2020 ini. Banyak hal yang disampaikan oleh ketua umum KONI Kabupaten Gunung Mas melalui Sekretaris KONI Dodi Eduardo S saat menyampaikan laporan kepada Bupati Gunung Mas diwakili oleh Asisten I Pemerintah Kab. Gunung Mas maupun para undangan yang tampak hadir di GPU Tampung Penyang, Selasa (22/12/2020) Siang

Dalam sambutannya Sekretaris KONI Kabupaten Gunung Mas Dodi Eduardo S mengatakan, KONI Kabupaten Gunung Mas telah melakukan Pengelolaan, Pembinaan, dan Pengembangan Olahraga prestasi untuk meningkatkan Harkat, Martabat, dan Kehormatan Bangsa melalui Evaluasi dan Monitoring untuk mencapai Konsistensi antara kebijakan dan pelaksanaan di Bidang Olahraga.

\”Dengan melakukan pengelolaan, pembinaan dan pengembangan KONI Kabupaten Gunung Mas yakin akan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Atlet dan Pelatih yang berprestasi di semua Cabang Olahraga yang ada di Kabupaten Gunung Mas,\”ungkap Dodi.

Adapun program kerja KONI periode 2019-2023, dalam tahun 2020 ini akan melaksanakan program kerja yang mengangkat prestasi di Pekan Olahraga Provinsi tahun 2022 di Kabupaten Kotawaringin Timur. Dalam kegitan ini, KONI Kabupaten Gunung Mas harus melaksanakan Pelatihan Pelatih, Pemusatan Pelatih Kabupaten (Pelatda), Menyelenggarakan Pekan Olahraga Kabupaten, Monitoring Prestasi Atlet Kababupaten Gunung Mas yang menjadi Atlet Kalteng di PON Papua, serta membangun Sarana Prasarana Fasilitas Olahraga.

\”Dengan menjalankan 5 Program KONI diatas Target KONI Kabupaten Gunung Mas yaitu masuk peringkat Lima besar Se-Kalteng di Pekan Olahraga Provinsi,\” tandas Dodi.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Gunung Mas Lurand mengatakan, KONI Kabupaten Gunung Mas harus bisa membina para Atlet dan Pelatih sehingga menjadikan meraka lebih baik lagi dan menambah prestasi di setiap Cabang Olahraga yang ada di Kabupaten Gunung Mas.

\”Atlet dan Pelatih merupakan Aset Pemerintah Kabupaten Gunung Mas yang membawa nama baik dalam bidang Olahraga dan harus tetap di Bina serta mencari calon-calon atlet yang lebih banyak lagi,\”singkat Lurand.

Mewakili Bupati Gunung Mas, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Gunung Mas Lurand membuka Rapat Anggota Tahunan Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Gunung Mas Tahun 2020. Tampak hadir dalam kegiatan ini seperti Kepala Disdikpora Kabupateng Gunung Mas, Esra, Perwakilan Polres Gumas, serta tamu undangan lainnya.

Rapat Anggota Tahunan KONI Kabupaten Gunung Mas berjalan lancar, aman, tertib, dan sesuai protokol kesehatan.

Wabup Gumas Minta Kegiatan di Kecamatan Serap Kue Lokal

Wabup Gumas Minta Kegiatan di Kecamatan Serap Kue Lokal

Wabup Gumas Minta Kegiatan di Kecamatan Serap Kue Lokal

KUALA KURUN gunungmaskab.go.id – Wakil Bupati Gunung Mas yang juga Ketua GOW, Efrensia L.P Umbing, memantau pelatihan membuat keripik pisang di Kelurahan Kampuri, Kecamatan Mihing Raya, pekan lalu. Menurut Efrensia, kue lokal mutunya tidak kalah jika dibandingkan dengan kue dari luar. Di samping itu, ujar dia, kue lokal dibuat dari berbagai bahan yang telah tersedia di wilayah setempat. Artinya, membuat kue lokal akan membawa keuntungan bagi para petani di Gunung Mas, Selasa (22/12/2020).

Misalnya saja dalam membuat keripik singkong maka bahan utama yang diperlukan adalah singkong. Artinya petani singkong secara tidak langsung juga diuntungkan jika kaum wanita membuat keripik singkong. ”Bisa juga ditanam di halaman atau pekarangan milik kita sendiri, jadi kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli. Artinya lebih hemat dan bisa kita jadikan usaha untuk menambah penghasilan,” tambahnya.

Dia Juga Meminta Kepada Pemerintah Kecamatan Mihing Raya Untuk Menggunakan Berbagai Kue Berbahan Pangan Lokal Yang Dihasilkan Oleh Para Peserta Pelatihan, Jika Menyelenggarakan Suatu Kegiatan. ”Semoga Dengan Adanya Pelatihan Ini Menambah Wawasan Dan Keterampilan Kaum Wanita Di Kecamatan Mihing Raya,” Tutur Efrensia Yang Juga Merupakan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Gumas.

Ketua Panitia Kegiatan Meniepie Menjelaskan Bahwa Kegiatan Pelatihan Membuat Kue Dari Bahan Pangan Lokal Ini Dilakukan Oleh GOW Gumas Dalam Rangka Memperingati Hari Ibu Ke 92. Sebelumnya, Sambung Dia, Pelatihan Sejenis Telah Dilakukan Di Kelurahan Rabambang Kecamatan Rungan Barat. Sebagai Peserta Pelatihan Adalah Kaum Wanita Dari Desa Dan Kelurahan Di Kecamatan Setempat.

Akhir tahun 2020 tinggal menghitung hari. Pandemi virus corona (Covid-19) tiada yang dapat mengetahui kapan berakhirnya

Akhir tahun 2020 tinggal menghitung hari. Pandemi virus corona (Covid-19) tiada yang dapat mengetahui kapan berakhirnya

Akhir tahun 2020 tinggal menghitung hari. Pandemi virus corona (Covid-19) tiada yang dapat mengetahui kapan berakhirnya

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Akhir tahun 2020 tinggal menghitung hari. Pandemi virus corona (Covid-19) tiada yang dapat mengetahui kapan berakhirnya. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) dr Maria Efianti menyampaikan pesan ke masyarakat Gumas untuk patuh melaksanakan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kapan berakhir (Covid-19) tidak ada yang tahu. Syukur puji Tuhan vaksin Covid-19 sudah ada, dan akan diberikan ke masyarakat Indonesia secara gratis. Tapi tetap saja masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19, demi kesehatan dan keselamatan,” kata Maria, Selasa (22/12).

Maria menekankan prokes Covid-19 yang harus dipatuhi masyarakat, yakni memakai masker kala beraktifitas di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan, tidak berjabat tangan saat bersalaman, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Pemerintah tetap melaksanakan tugas 3 T, yakni tracing, testing, dan treatment, untuk menemukan orang yang positif Covid-19 sedini mungkin ketika mereka masih mengalami gejala ringan,” kata Maria.

Lanjut dia, kendatipun Pemerintah melaksanakan 3 T, yang penting kesadaran masyarakat untuk taat melaksanakan prokes Covid-19.

Dekranasda Kabupaten Gunung Mas Tingkatkan Kualitas Produk Yang Punya Daya Saing Tinggi

Dekranasda Kabupaten Gunung Mas Tingkatkan Kualitas Produk Yang Punya Daya Saing Tinggi

Dekranasda Kabupaten Gunung Mas Tingkatkan Kualitas Produk Yang Punya Daya Saing Tinggi

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gunung Mas gelar Rapat Kerja Daerah guna meningkatkan kualitas produk kerajinan yang punya daya saing tinggi, meningkatkan kualitas perajin yang semakin unggul bertempat di Aula Hotel Zepanya, Jumat (18/12/2020) pagi.

Rakerda Dekransda di hadiri oleh Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, pejabat eselon II Pemkab Gunung Mas, Perwakilan Dekransda Provinsi Kalteng, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menjelaskan, Rakerda Dekranasda Kabupaten Gunung Mas tahun 2020 membahas mengenai program kerja tahunan Dekranas dalam upaya melakukan sosialisasi sekaligus sinkronisasi kebijakan antara pokok-pokok program yang telah ditetapkan oleh Dekranas dengan program yang ditetapkan pada kegiatan yang akan Dekranasda kabupaten Gunung Mas tahun yang akan datang.

“Hal ini tidak lain dari tujuan yang telah ditetapkan secara nasional yaitu meningkatkan kualitas produk kerajinan yang punya daya saing tinggi, meningkatkan kualitas perajin yang semakin unggul melalui regenerasi perajin dengan mendorong semangat kewirausahaan agar dapat tercapai bersama-sama,” ungkapnya

Jaya Samaya Monong juga mengucapkan selamat melaksanakan rapat kerja daerah tahun 2020 untuk Dekranasda kabupaten gunung mas dan diharapkan untuk memperbanyak kegiatan yang melakukan pelatihan, pembinaan dan fasilitasi bagi para pengrajin, dalam upaya meningkatkan daya saing melalui pengembangan dan peningkatan teknologi produksi inovasi dan kreativitas.

“Dalam menghadapi persaingan pada era pasar bebas Asean maupun pasar dunia nantinya. Dekranasda Kabupaten Gunung Mas harus menghasilkan program dan kegiatan yang memberi manfaat. Terutama bagi pengembangan dan pembinaan produk-produk kerajinan di bumi “Habangkalan penyang karuhei tatau” guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah Kabupaten Gunung Mas,”tandas Jaya Samaya Monong Bupati Gunung Mas yang pandai berpantun.

Ditempat yang sama Ketua Dekranasda Kabupaten Gunung Mas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berterima kasih kepada tamu undangan yang hadir dalam acara Rakerda Dekranasda kabupaten gunung mas tahun 2020.

Dewan kerajinan nasional daerah merupakan organisasi sebagai mitra kerja pemerintah yang mempunyai misi untuk melestarikan nilai-nilai budaya bangsa yang tercermin dalam produk kerajinan melalui program kegiatan pembinaan, pelatihan, dan pemasaran hasil kerajinan daerah serta mengikutsertakan dalam berbagai event pameran.

“Keberadaan Dekranasda dapat memberikan fasilitasi pembinaan dan pelatihan, kepada para perajin untuk mendorong kreativitas dalam meningkatkan kualitas produknya. Terutama, motif desain dan kemasan,”ungkapnya.

“Dekranasda Kabupaten Gunung Mas aktif sejak tahun 2014 hingga sekarang dan akan terus belajar untuk meningkatkan industri kerajinan serta pembinaan perajin yang ada di Kabupaten Gunung Mas,” jelasnya.

“Tujuannya adalah meningkatkan daya saing produk kerajinan berbasis kearifan lokal dengan selera global melalui pengembangan inovasi kreativitas dan efisiensi guna meningkatkan kualitas dan perekonomian masyarakat khususnya para perajin yang ada di Kabupaten Gunung Mas,” imbuhnya.

Mimie melanjutkan, Dekranasda kabupaten Gunung Mas akan selalu melakukan pembinaan sumber daya manusia dengan mengadakan lomba desain batik daerah Kabupaten Gunung Mas, dan pelatihan magang ukiran kayu, serta memberikan bantuan sarana produksi bagi pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) seperti ukiran kayu Kabupaten Gunung Mas.

“Dekranasda sudah memiliki showroom sebagai sarana promosi bagi pelaku industri kerajinan agar dapat memudahkan memasarkan hasil produksi mereka sehingga dapat dikenal luas oleh masyarakat dan wisatawan yang berkunjung selain itu diikutsertakan dalam pameran pameran yang diadakan di daerah maupun skala nasional. Pada kesempatan raperda ini kita dapat saling berbagi ilmu dan pengalaman guna meningkatkan kerajinan yang ada di Kabupaten Gunung Mas sehingga meninggkatkan perekonomian masyarakat khususnya perajin yang ada di Kabupaten Gunung Mas,” tandas Mimie.

Kejari Gunung Mas Memusnahkan Sebanyak 25 Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum

Kejari Gunung Mas Memusnahkan Sebanyak 25 Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum

Kejari Gunung Mas Memusnahkan Sebanyak 25 Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum

FOTO : Kajari Gunung Mas Anthony bersama Bupati Jaya Samaya Monong dan Kapolres AKB Rudi Asriman saat musnahkan barang bukti tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap di halaman Kejari setempat, Kamis, (17/12/2020).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunung Mas memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap di lingkungan kantor Kejari Gunung Mas, Kamis (17/12/2020) pagi.

Nampak hadir dalam acara pemusnahan barang bukti diantaranya, Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas, Pengadilan Negeri Kuala Kurun, Pengadilan Agama Kuala Kurun, Kapolres Gunung Mas, Pabung Kodim 1016/PLK, Dinas Kesehatan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat.

Kajari Gunung Mas, Anthony mengatakan bahwa kasus tindak pidana umum yang dominan adalah Narkotika, bahkan jumlah barang buktinya lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.

“Total sebanyak 25 perkara yang barang buktinya dimusnahkan kali ini, yaitu kasus sabu-sabu dan ekstasi sebanyak 20 perkara, lalu senjata tajam satu perkara, uang palsu satu perkara dan tiga perkara pembakaran lahan,” sebutnya.

Adapun barang bukti sabu yang disita sebanyak 504,46 gram, 142,68 gram diantaranya dimusnahkan pada tahap penyidikan. Kemudian 1,76 gram untuk proses pemeriksaan laboratorium.

“Ada 360,02 gram sabu-sabu sisanya untuk pembuktian di persidangan, dan delapan butir ekstasi seberat 3,11 gram. Kemudian satu bilah parang, 476 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu,” jelasnya.

Ditempat yang sama Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengapresiasi penindakan tegas aparat kepolisian, kejaksaan dan pengadilan terhadap pelaku pengedar narkotika di daerahnya.

“Saya meminta agar masyarakat ikut bersama-sama memberantas dan memerangi narkoba. Salah satu wujudnya dengan memberikan informasi terkait pengedar maupun pemakai di lingkungan masing-masing kepada pihak berwajib,” imbaunya.

Dirinya juga berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas. Salah satunya dengan menggelar tes urine di sejumlah instansi.

“Itu merupakan langkah pencegahan, maka tahun ini telah dilakukan tes urine kepada sejumlah SOPD di Pemkab Gunung Mas. Jika berdasarkan hasil pemeriksaan ada yang positif, maka akan ditindaklanjuti secara hukum,” pungkasnya.