by Muhammad Fiqri Baihaqi | Feb 29, 2020
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong didampingi Wakil Bupati Efrensia LP Umbing bersama dengan Ketau BPH Majelis Sinode Gereja Kalimantan Evangelis Pdt Dr. Wardinan S. Lidim, M.Th pembukaan kain selumbung papan nama Pastori Ketua Majelis Resort / Jemaat GKE Kuala Kurun, Sabtu (29/2/2020).

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong didampingi Ketua TP PKK Mimie Mariatie, dan juga turut hadir Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing, didampingi suami DK Mandarana menghadiri ibadah syukur Peresmian Pastori Ketua Majelis Resort / Jemaat GKE Kuala Kurun, Sabtu (29/2/2020).
Hajatan rohani itu dihadiri Wabup Efrensia LP Umbing dan suami DK Mandarana, Ny Mimie Mariatie Jaya S Monong, Ketua Umum Majelis Sinode GKE Pdt Dr Wardiman S Lidim M.Th, Ketua Perwakilan Majelis Sinode GKE Wilayah Gumas Rony Karlos, Ketua MRJ GKE Kuala Kurun Pdt Edison B Kuni, Ketua Panitia Pembangunan rumah Pastori Herbert Y Asin, sejumlah Pendeta (Pdt) GKE Resort Kuala Kurun, Camat Kurun Holten, Camat Kahut Effendi W Rasa, Gembala Sidang GPT Berkat Iman Kuala Kurun Pdt Ananiel Mulyanto, sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengatakan, dengan adanya pastori ini, akan memudahkan pendeta dalam memberikan pelayan pada jemaat.

Bupati Jaya S Monong didampingi Wabup Efrensia LP Umbing bersama Ketua Umum Majelis Sinode GKE Pdt Dr Wardinan S Lidim M.Th, menggunting pita dibukanya secara resmi rumah Pastori Ketua MRJ GKE Kuala Kurun, Sabtu (29/2/2020).
Beliau juga mengucapkan selamat dan sukses atas telah dibangunnya pastori yang baru ini, dan kiranya dengan pastori yang baru pelayanan semangkin maju semangat dalam melayani, karena sudah didukung oleh fasilitas yang sangat representatif dan juga bagus sekali.
“Kami dengan Ibu Wakil Bupati Gunung Mas Ibu Efrensia LP Umbing sangat mendukung apa yang menjadi anggenda-anggenda didalam keagamaan khusu angenda GKE,” ungkapnya.
Ketau BPH Majelis Sinode Gereja Kalimantan Evangelis Pdt Dr. Wardinan S. Lidim, M.Th mengatakan, gereja-gereja di Kabupaten Gunung Mas adalah mitra pemerintah juga mendukung tugas-tugas pemerintah dalam rangka membangun kehidupan masyarakat yang rukun yang damai, bertoleransi.
“Lanjut dia walaupun berbeda denomenasi gereja tetapi kita bisa bersatu. Karena itu kehadiran Resort Kurun ini adalah induk dari GKE dari Resort yang ada di Gunung Mas dan juga menjadi mode, menjadi contoh dan teladan bagi gereja-gereja yang ada di Kabupaten Gunung Mas dalam rangka membangun kehidupan bersama,” kata Pdt Dr. Wardinan S. Lidim, M.Th pernah menjabat ketua Resort GKE Kuala Kurun.
Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas yang sangat setia, sangat rajin dan sangat tulus mendukung kegiatan gereja bukan hanya GKE tatapi mendukung umat yang lainnya sehingga tercipta kerukunan dan kedamaian di daerah ini.
Lebih jauh dikatakan bahwa beberapa bulan lagi kita akan menyambut sinode umum di Kuala Kurun, tanggal 8 sampai 12 juli 2020 seluruh dunia yang akan datang mitra-mitra kita dari berbagai dunia hadir dari Jerman, kurang lebih dua ribu orang kita harus memberikan pelayanan yang maksimal karena ini adalah persidangan yang tertinggi GKE.
“Mari kita mengsukseskan pesta iman ini sehingga GKE mengepaluasi langkah rencana yang dilakukan selama lima tahun bahkan warga jemaat bisa memberikan masukan, sarannya sampaikan kepada bapak Ketua Resort jangan takut demi kebaikan GKE karena momentum kita mengepaluasi langkah kerja GKE, yang bagus dipertahankan yang kurang diperbaiki ditingkatkan berbagai aspek,” ucapnya lagi.
Saya percaya Ketua Resort beserta ibu dan Hamba Tuhan disini, terus semangkin semangat semangkin rajin, semangkin lebih setia lagi dalam mengerjakan berbagai pelayanan karena Tuhan sudah sediakan belbagai pasilitas-pasilitas mendukung belbagai pelayanan, diberkatilah kita siapapun yang terlibat dalam pelayanan membangun pasilitas gereja ini Tuhan melihat, Tuhan mengetahuinya dan semua pekerjaan kita untuk kemuliaan Nama Tuhan.
Pdt Dr. Wardinan S. Lidim, M.Th minta kebersamaan dan kesatuan dalam jemaat GKE Resort Kuala Kurun dan Gumas umumnya tetap terjalin. Pun halnya kebersamaan dan kesatuan jemaat dengan Pdt tetap terpelihara.
“Bersama-sama (Pdt dan jemaat) giat dalam pelayanan, mengerjakan keselamatan dalam Kristus Yesus,” ujar dia.
Ketua MRJ GKE Kuala Kurun Pdt Edison B Kuni, S.Th mengatakan, semua warga jemaat GKE Resort Kuala Kurun patut bersyukur kepada Tuhan, sebab karena kebaikan Tuhanlah rumah Pastori ini selesai.
“Terima kasih atas dukungan para Pendeta dan jemaat GKE Resort Kuala Kurun, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dan para donatur, sehingga pembangunan rumah Pastori ini dapat terlesaikan. Tuhan membalas taburan baik yang sudah dilakukan,” ucap Edison.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pembangunan rumah Pastori Ketua MRJ GKE Kuala Kurun Herbert Y Asin menyampaikan, peletakan batu pertama pembangunan rumah Pastori dilakukan 25 Februari 2018 dan rampung pembangunannya 20 Februari 2020.
“Luas bangunan rumah Pastori ini 205 meter kuadrat dengan anggaran pembangunan Rp 778 juta. Sumber dana pembangunannya berasal dari bantuan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, bantuan Bank Kalteng cabang Kuala Kurun, kas majelis jemaat, persembahan syukur jemaat, lelang suara, sumbangan donatur, persembahan syukur para Pendeta GKE, dan sumber dana lainnya,” terang Herbet.
Tambah Herbet rumah Pastori Ketua MRJ GKE Kuala Kurun memiliki 3 kamar tidur, 1 kamar kerja, 3 unit AC dan 4 WC.
Usai peresmian dilanjutkan ibadah, dengan Pengkhotbah Pdt Jhon Asihua M.Th yang membawakan renungan firman Tuhan dari Esra 8 : 31 – 36.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Feb 29, 2020
Gunung Mas – Sebanyak 60 anggota PPK Kabupaten Gunung Mas dilantik KPU bertempat di Aula Bappedalitbang Kabupaten Gunung Mas hari ini, Sabtu (29/2/2020).

Kiri Ketua KPU Kabupaten Gunung Mas Stepenson melantik 60 anggota PPK se-Kabupaten Gunung Mas untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2020.
Anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) yang dilantik merupakan hasil penjaringan yang sebelumnya sudah digelar oleh KPU. Keenam puluh anggota PPK tersebut terpilih setelah melewati tes yang digelar oleh KPU Kabupaten Gunung Mas.

Pelantikan anggota PPK Kabupaten Gunung Mas ini dihadiri Komisioner KPU Provinsi Kalteng, Wawan Miratmaja, Komisioner KPU Kabupaten Gunung Mas, yang mewakili Kejari Gunung Mas Kasi Intel Hendri, SH, Tokoh Agama serta TNI dan Polri.
Ketua KPU Kabupaten Gunung Mas Stepenson mengatakan, pelantikan anggota PPK kali ini berasal dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Gunung Mas masing kecamatan diwakili oleh 5 PPK.
“Ke-60 anggota PPK tersebut nantinya melaksanakan tugas dalam perhelatan pemilihan Gubernur Kalimantan Tengah di kecamatan masing-masing, yang selanjutnya diteruskan hasil laporannya ke kami,” kata Stepenson kepada gunungmaskab.go.id Online.

Anggota PPK Kabupaten Gunung Mas tes urine, oleh Polres Gunung Mas yang dipimpin oleh Kasat Narkoba Iptu Untung Basuki besama dengan jajarannya.
Disela-sela pelantikan PPK tersebut juga dilakukan tes narkoba kepada anggota PPK, supaya tidak yang terlibat kami memastikan itu saja, karena salah satu sayarat pencalonan adalah peryataan yang bertandatangan oleh yang bersangkutan. Bawa mereka tidak terlibat narkotika, misalnya ada yang teridikasi beraarti ini yang harus kita pastikan.
Kinerja KPU itu bisa dikoreksi oleh pihak-pihak lain, misalnya terkait dengan narkoba ini apakah benar pernyataan tidak menggunakan narkoba atau tidak terlibat , maka untuk memastikan itu ada pihak lain yang lebih berkompeten untuk memastikan.
“Keputusan kami menentukan bapak ibu yang terpilih ini diuji pula oleh pihak lain, antara lain adalah pihak Kepolisian dan kami berharap tidak ada yang terlibat narkoba. Kita bersyukur diantara 14 kabupaten 1 Kota hanya Kabupaten Gunung Mas yang melakukan tes urin,” tegas Stepenson.
Sementara itu, anggota PPK asal Kecamatan Kurun, Ina Marita mengatakan, dirinya bersama anggota PPK yang lainnya siap untuk bekerja sebaik mungkin sesuai aturan dari KPU dan aturan yang lainnya.
“Ya kami akan bekerja sebaik mungkin mengikuti aturan yang ada,” tegasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Feb 28, 2020
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas dalam Hal ini diwakili Kepala Bidang Rehabilitas Sosial Kaban, SE membuka secara resmi acara Pengenalan Program Sembako di Kabupaten Gunung Mas tahun 2020 di Aula Dinas Sosial, Kamis pagi (11/02/2020).
Gunung Mas – Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas diwakili Kepala Bidang Rehabilitas Sosial Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kaban, SE membuka secara resmi acara Pengenalan Program Sembako di Kabupaten Gunung Mas tahun 2020 di Aula Dinas Sosial, Kamis pagi (11/02/2020).
Turut hadir pada acara tersebut Narasumber Kepala BRI Cabang Kuala Kurun Bapak. Wiwit Priyano Santoso, Kepala Bidang Komersial Bulok Kalteng Ibu Mariam, peserta tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-Kabupaten Gunung Mas, Agen penyalur Bri-ling program sembako Kelurahan Sepang Simin, Agen Desa Tumbang Empas, Agen Kalurahan Kampuri Agen Kuala Kurun dan Agen Kelurahan Tewah.
Dalam sambutan tertulis Plt Kepala Dinas Sosial menyampiakan bahwa program sembako merupakan pengembangan dari program bantuan pangan non tunai (BPNT) sebagai program transformasi bantuan pangan untuk memastikan program menjadi lebih tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas dan tepat administrasi. seperti halnya program bpnt, bantuan sosial pangan yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga penerima manfaat (KPM) dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah.
“Dikatakan, bantuan program sembako adalah bantuan sosial pangan yang disalurkan dalam bentuk non tunai dari pemerintah kepada keluarga penerima manfaat (KPM) senilai rp. 150.000 setiap bulannya melalui mekanisme uang elektronik yang digunakan hanya untuk membeli beras, telur, ikan dan sayur sesuai jumlah dan kualitas di pedagang pangan atau disebut e-warong yang bekerjasama dengan bank penyalur,” jarnya.
Disampaikan, program sembako memiliki tujuan yang lebih luas yaitu untuk memberikan nutrisi yang lebih seimbang, memberikan pilihan dan kendali kepada rakyat miskin dan rentan, mendorong usaha eceran rakyat, memberi jasa keuangan pada rakyat miskin dan rentan, serta mengefektifkan anggaran.
Sebagaimana kita ketahui bahwa masih banyak masyarakat kita yang masuk dalam kategori berpenghasilan rendah atau pra sejahtera dan perlu di tingkatkan kesejahteraan nya. Oleh sebab itu patutlah kita syukuri dan dukung sepenuh nya agar pencapaian sasaran dalam rangka mengupayakan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Gunung Mas dapat terwujud.
“Diakhir sambutannya, dia berharap bantuan sosial tersebut terutama bagi semua camat dan kepala desa agar membantu penyaluran bantuan pangan ini sehingga dapat di manfaatkan dan diterima langsung oleh masyarakat di wilayahnya masing-masing”. Pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Feb 28, 2020

TANAM PERDANA : Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing didampingi Pabung Kodim 1016/Plk Mayor Inf Wiyanto, Peneliti BPTP Kalteng Susilawati, Kasat Binmas Iptu Sugeng Purwanto, Asisten I Setda Lurand, Kepala Dinas Pertanian Rody Aristo Robinson, dan sejumlah kepala SOPD, ketika melakukan penanaman perdana jagung hibrida, di Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, Kamis (27/2/2020) pagi.
Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Pertanian (Distan) yang bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Tengah (Kalteng), melakukan gerakan penananam perdana jagung hibrida, di lokasi kelompok tani (poktan) Biwit Jaya, Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah.
”Kami sangat menyambut baik kerjasama antara BPTP Kalteng dengan distan, dalam rangka mendukung pengembangan jagung hibrida. Melalui penanaman perdana ini, para petani akan dapat lebih meningkatkan pemanfaatan lahan yang ada, sebagai upaya mendukung pencanangan smart agro,” ucap Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing, Kamis (27/2) pagi.
Di tahun 2020 ini, Kabupaten Gumas memiliki target sasaran tanam jagung hibrida seluas 500 hektare. Dari pemerintah daerah akan memberi bantuan, berupa biaya persiapan lahan serta sarana pendukung produksi pertanian seperti pupuk, kapur, dan herbisida. Bantuan ini sangat penting dalam upaya peningkatan produksi pengembangan tanaman jagung hibrida.
”Dengan adanya bantuan itu, kami ingin hasil usaha tani dapat meningkat dan memberikan dampak yang baik untuk kesejahteraan keluarga tani. Untuk itu, sangat diharapkan keseriusan mereka dalam memanfaatkan sarana produksi yang diberikan, sesuai dengan asas tepat waktu, tepat tempat, dan tepat sasaran,” tuturnya.
Saat ini, lanjut dia, ada beberapa program prioritas di bidang pertanian yakni, peningkatan kesejahteraan petani, ketahanan pangan, pemasaran hasil produksi, penerapan teknologi, produksi, sarana dan prasarana pertanian, pemberdayaan penyuluh, produksi ternak, serta produksi perkebunan.
”Salah satu upaya yang kami lakukan untuk menyukseskan program prioritas itu, yakni melalui peningkatan produksi jagung. Ini akan tercapai jika usaha tani jagung memiliki ketersediaan air, lahan tidak mudah tergenang, tenaga kerja tersedia, dan varietas jagung yang ditanam berumur pendek,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gumas Rody Aristo Robinson mengatakan, pengembangan tanaman jagung hibrida dalam masa pemantapan lahan. Tersebar di tujuh kecamatan yang memiliki potensi, yakni Kurun 148 hektare, Sepang 10 hektare, Mihing Raya 25 hektare, Tewah 55 hektare, Rungan Hulu 15 hektare, Rungan 26 hektare, dan Manuhing 170 hektare.
”Agar target sasaran tanam jagung hibrida tersebut bisa tercapai, kami akan mengoptimalkan lahan pertanian yang sudah tersedia, perluasan areal tanam, dan peningkatan indeks pertanaman,” ujarnya.
Dia pun mengimbau kepada seluruh poktan, agar lebih mengaktifkan seluruh anggota untuk semakin giat dalam mengelola lahan pertaniannya, sehingga dapat memberikan peningkatan dalam sasaran tanam maupun produktivitas pertanian di Kabupaten Gumas.
”Tentu juga diperlukan keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan program pemerintah di bidang pangan, khususnya swasembada pangan berkelanjutan,” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Feb 27, 2020
Gunung Mas – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistika, Persandian dan Statistik Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar kegiatan pembentukan kelompok informasi masyarakaty (KIM).

Hadir mewakili Bupati Gunung Mas dalam kegitan tersebut Asisten III Administrasi Umum, Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas Untung, SE., MM, didampingi Plt. Kepala Dinas Kominfosantik Gunung Mas Dra. Turina Baboe dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimatan Tengah Ibu Elyaniae, SP dan Dari pengurus KIM Tunjung Nyahu Provinsi Kal-Teng Yusdistira, S.Pd bertempat di Aula Bappedalitbang, Kamis (27/2/2020).

“Perlu kita ketahui setiap kelompok di dalam masyarakat, baik di pedesaan maupun perkotaan yang didalamnya terdapat aktivitas memperoleh, mengolah, dan menyebarkan informasi secara mandiri kepada anggota kelompoknya maupun anggota masyarakat lain di lingkungannya, dapat dikategorikan sebagai KIM, didayagunakan agar pemberdayaan KIM di daerah bisa dilaksanakan secara lebih aktif,” kata Asisten III Untung, SE., MM.
KIM diharapkan dapat memilih dan menyebarkan informasi yang benar, khususnya informasi yang bernilai positif jika segera disebarluaskan dapat dipertukarkan. di sinilah kelompok informasi masyarakat.
Lanjut dia melalui kegiatan ini akan muncul kesadaran masyarakat untuk membentuk KIM yang dapat berperan sebagai penyampai informasi secara riil dan akurat berjalan dinamis. dengan terbentuknya KIM di Kecamatan/Desa dan Kelurahan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, kecerdasan, ketrampilan.
“Saya berharap seluruh peserta dapat berperan aktif agar kim sebagai mitra pemerintah daerah, dalam menyebarluaskan informasi di tingkat desa atau kelurahan. di sisi lain, KIM juga bisa menjadi penampung aspirasi masyarakat desa untuk disampaikan kepada pemerintah daerah sehingga dengan terbentuknya KIM diharapkan akses informasi yang sesuai kebutuhan masyarakat kian terbuka dan mudah,” ungkapnya.
Sementara itu Plt Kepala Dinaskominfosanti Dra. Turina Baboe dalam laporannya menyampaikan, kelompok informasi masyarakat (KIM) merupakan lembaga komunikasi pedesaan yang dibentuk oleh masyarakat dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif.
tujuan diseleggarakannya kegiatan ini untuk mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka dan memahami informasi, memberdayakan masyarakat melalui diskusi antara anggota, supaya dapat memahami informasi yang dibutuhkan bagi kepentingan pribadi, kelompok, masyarakat dan bangsa, serta mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antar kelompok/masyarakat maupun dengan pihak lainnya
“Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut yakni berjumlah 60 orang yang terdiri dari Camat seKabupaten Gunung Mas dan Kepala Desa dan Lurah dua Kecamatan, Kecamatan Kurun dan Kecamatan Tewah,” pungkasnya.
by Hendra Swastika | Feb 27, 2020
Undangan Pelantikan Calon Anggota PPK Terpilih dalam Pemilihan Gubernur & Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2020. Download di sini.