by Muhammad Fiqri Baihaqi | Apr 23, 2019 |
Penyerahan Bendera Kontingen, Oleh Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si kepada Pimpinan Kafilah Kabupaten Gunung Mas Drs. H Muhamad Rusdi
Gunung Mas – Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si melepas keberangkatan 70 orang kafilah seleksi Tilawatil QUR’AN XXII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2019. Terdiri dari panitia pelatih, pendamping, dan petugas lainnya kegiatan digelar di halaman Mesjid Darunnajah Kuala Kurun, Selasa (23/04/2019).
Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Ambo Jabar, M.Si, Asisten Perekonomian Ir. Yohanes Tuah, M.Si, Staf Ahli Bupati Gunung Mas Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan dr. Makmur Ginting, M.Kes, mewakili dari pihak Kejaksaan, Ketua MUI H Pahmi dan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (STQ) Kabupaten Gunung Mas.
Drs. Yansiterson, M.Si saat membacakan sambutan tertulis Bupati Gunung Mas Drs. Arton S Dohong mengatakan bahwa, MTQ/STQ adalah pesta seni baca Al-Qur’an, yang selalu dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, tingkat Nasional bahkan sampai tingkat Internasional, karena kegiatan ini merupakan program nasional.
”Digelarnya pesta seni baca Al-Qur’an dengan segala cabang-cabangnya diharapkan dapat memberi motivasi untuk lebih menggairahkan umat Islam agar senantiasa mencintai kitab sucinya, mempelajari bacaanya, menelaah isi kandungannya dan mengaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pesen Sekretaris Daera.

Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si membacakan sambutan tertulis Bupati Gunung Mas pada kegiatan pelepasan kafilah Kabupaten Gunung Mas, mengikuti seleksai tilawatil Qur’an (STQ) XXII tingkat Provinsi Kal-Teng di Kota Palangka Raya, Selasa (23/04).
Dengan semangat “Habangkalan Penyang Karuhei tatau”, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menyambut gembira atas keikutsertaan Kafilah STQ Kabupaten Gunung Mas dalam event MTQ ke-22 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengan (Kalteng) tahun 2019 di Kota Palangka Raya. Harapan kami dan kita semua bahwa kalian memperoleh sukses, mengukir prestasi dan meraih juara.
”Ia juaga berpesan kepada seluruh para kafilah, official dan pendamping agar menunjukkan semangat dan disiplin yang tinggi. Dan andaikan nanti belum berhasil maka janganlah berputus asa, belajar dan belajarlah dengan tekun. Agar menjadi satu tim yang solid dan kompak untuk meraih prestasi yang membanggakan serta menjaga kekompakan nama baik daerah,” pungkasnya.

Usai pelepasan Kapilah, Drs. Yansiteron, M.Si berjabatan dengan kontingen kafilah STQ.
Pimpinan Kafilah Kabupaten Gunung Mas Drs. H. Muhamad Rusdi mengatakan, Kontingen Kabupaten Gunung Mas akan mengikuti 6 cabang lomba yang terdiri dari Cabang tilawah semua golongan putra-putri, cabang Hifzil-Qur’an 1 juz 5 juz dan 10 juz, cabang Fahmil-Qur’an putra (1 regu = 3 oarang), cabang syarhil-Qur’an putri (1 regu=3 orang), cabang Khatil-Qur’an semua golongan putra-putri, cabang Makalah Al-Qur’an putra-putri.
Tanggal 24 April 2019 acara keberangkatan kafilah Kabupaten Gunung Mas dari Kuala Kurun menuju Kota Palangka Ray, tanggal 24-25 April 2019 penerimaan kafilah, pendaftaran peserta lomba dan malam ta’aruf, tanggal 26 April 2019 mengikuti kegiatan pawai ta’aruf technical meeting dan acara pembukaan.pada tanggal 27-29 April 2019 mengikuti seluruh rangkaian perlombaan STQ.
”Dikatakannya, Kendala yang dihadapi oleh kafilah Kabupaten Gunung Mas tidak bisa mengikuti seluruh perlombaan seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, karena pembinaan dan keterbatasan, dari tahun ketahun sudah ada peningkatan,” jelas Drs. Muhamad Rusdi.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Apr 22, 2019 |
TINJAU : Kepala Disdikbud Kabupaten Gumas HM Rusdi didampingi Kepala SMPN 1 Kurun Ina Marita ketika meninjau pelaksanaan UNBK di SMPN 1 Kurun, Senin (22/4) pagi.
Gunung Mas – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) HM Rusdi meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Kertas dan Pensil (UNKP), yang dilaksanakan serentak di seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Dasar (SD) se Kabupaten Gumas.
”Dari pemantauan yang kita lakukan di SDN 3 Kurun dan SMPN 1 Kurun, pelaksanaan ujian nasional (Unas) semua berjalan lancar, dan peserta didik hadir semua,” ucap Rusdi usai peninjauan di SMPN 1 Kurun, Senin (22/4) pagi.
Sejauh ini, kata dia, pelaksanaan Unas di SMP dan SD berjalan tanpa ada kendala. Ini dikarenakan telah dilakukan persiapan dengan matang sejak beberapa bulan lalu.
”Kehadiran peserta tidak ada masalah, semua hadir. Sudah kita pantau dan semua masuk kedalam kelas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Kurun Ina Marita mengatakan, ada 235 peserta didik berasal dari tiga sekolah yang melaksanakan unas di sekolah ini. Terdiri dari, SMPN 1 Kurun 214 orang, SMP Pioner lima orang, dan MTs Nurul Yakin 16 orang. Pelaksanaan unas ini dilaksanakan 22-25 April 2019.
”Untuk mata pelajaran yang diujiankan pada unas tahun pelajaran 2018/2019 ini, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA,” tuturnya.
Sejauh ini, lanjut dia, tidak ada kendala baik itu terkait sarana dan prasarana listrik dan jaringan internet. Sebelum unas, dari sekolah juga sudah memberikan pelajaran tambahan, pelatihan menggunakan computer, try out, dan melaksanakan simulasi UNBK.
”Selama UNBK, kita menyiapkan 82 unit komputer stand by di laboratorium. Pelaksanaannya dibagi menjadi tiga sesi,” terangnya.
Dia pun berharap, semua peserta didik bisa mengikuti pelaksanaan unas dari hari pertama sampai hari terakhir. Dengan persiapan yang matang, mereka akan mendapatkan nilai yang bagus, sehingga memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan bersaing di sekolah yang menjadi favorit.
”Kami telah melakukan persiapan dengan matang untuk pelaksanaan UNBK ini. Semoga peserta didik bisa mengikutinya dari awal hingga akhir, dan lulus dengan nilai memuaskan,” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Apr 22, 2019 |
FOTO : Anggota DPRD Kabupaten Gumas Pdt Rayaniatie Djangkan.
Gunung Mas – Dalam peringatan Hari Kartini tahun 2019, kaum perempuan di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) diminta agar menjadikannya sebagai momentum untuk ambil bagian dalam upaya pelaksanaan pembangunan, sehingga mampu mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan.
”Dengan peringatan Hari Kartini ini, kami ingin kaum perempuan sekarang dapat menjadi wanita yang pintar dan bijaksana. Mereka berkesempatan untuk berkarya dan bisa ambil bagian dalam upaya pembangunan di daerah ini,” ucap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas Rayaniatie Djangkan, Senin (22/4) pagi.
Dia menuturkan, kepeloporan RA Kartini perlu ditiru, karena berkatnya perempuan Indonesia memperoleh hak-haknya. Untuk itu, kaum perempuan harus lebih bersemangat dalam meningkatkan partisipasi terhadap gelora pembangunan sekarang ini, sehingga cita-cita Kartini dapat terwujud.
”Jangan menyia-nyiakan perjuangan Kartini, karena peluang sudah terbuka dan manfaatkanlah. Semangatnya itu akan dapat mendorong kaum perempuan di Kabupaten Gumas, agar semakin kuat dalam upaya pelaksanaan pembangunan,” tuturnya.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, perempuan di Gumas harus bangkit dan menjadi pelopor dalam memberantas kebodohan, kemiskinan, serta harus sejajar dengan kaum pria. Jangan lupa perjuangan RA Kartini di masa silam.
”Mulai dari sekarang, kaum perempuan harus mempersiapkan diri untuk menjadi pelaku pembangunan yang handal. Harus lebih semangat lagi, sehingga mampu berkiprah disegala bidang,” ujarnya.
Legislator dari daerah pemilihan (dapil) I mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya, dan Sepang ini menambahkan, Hari Kartini senantiasa diperingati setiap tahun. Namun, janganlah pada saat peringatan saja menampilkan hasil karya dan cipta kaum perempuan. Namun lebih daripada itu, setiap hari, setiap masa tetap berjuang dan bercitra.
”Kita ingin kedepan kaum perempuan harus terus berkarya, membangun bangsa dan negara, serta Kabupaten Gumas yang kita cintai ini,” tandasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Apr 17, 2019 |
Asisten II Ir. Yohanes Tuah, M.Si, Pimpin rapat Pameran Kalteng Qualiti Expo 2019 duduk di tengah depan. Didampingi Kadis Kehutanab dan Pertanahan Rody Aristo Robinson, SP kiri, dan Kadis Perindustrian dan Perdagangan Drs. Yulianus Umar kanan
Gunung Mas – Pameran Kalteng Qualiti Expo 2019 dilaksanakan 29 April s/d 03 Mei 2019 di Arena Pameran Tamanggung Tilung, Kota Palangka Raya, dalam hal tersebut, panitia pelaksana menggelar rapat dengan dinas terkait di Aula ruang rapat lantai I Kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (16/4/2019) siang.
Adapun agenda rapat dimaksud yakni, Kesiapan Pemkab Gumas (OPD) terkait untuk menyediakan bahan materi bahan peraga baik produk berupa kerajinan, maupun olahan pangan yang akan ditampilkan pada pameran Kalteng Quality Expo 2019.
Penyedian stand dekorasi (desain stand) degan ukuran 3X 6 meter. Stand tersebut panitia mengusung tema sebuah banama mempromosikan pariwisata andalan Gunung Mas Tahura lapak jaru.
Dalam pembukaan pameran, panitia juga mendatangkan 3 tiga orang tim kreatip dari Gunung Mas, pelaku usaha sandal jepit ukir Kurun Daniel, pengrajin Kecapi Harmuda, dan pengrajin tikar terbuat dari rotan.
Asisten perekonomian Ir. Yohanes, M.Si sebagai Ketua panitia dalam arahannya, menyabut baik apa yang telah disepakati bersama, dengan ukuran stand 3X6 meter bisa menjadi miniatur Gunung Mas.
”Marilah munculkan ide-ide kreatip dan teman-teman dari dinas Kehutanan dan Pertanahan, bisa dikaloborasikan dengan Dinas Pariwisata untuk di promosi wisata lingkungan dan secara khusu pembangunan di Gumas,” tutup Yohanes.
Tuajuan rapat dimaksud adanya koordinasi berkaloborasi, bersinergi antar Dinas Badan terkait, untuk manampilkan yang terbaik dan membawa harum Nama Kabupaten Gunung Mas dalam persiapan mehadapi Kalteng Qualiti Expo 2019.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Apr 16, 2019 |
Wakil Bupati Rony Karlos, S.Sos, Menyampaikan Sambutannya terkait, masalah Penanggulangan kemiskinan di kabupaten Gunung Mas, Senin (15/04).
Gunung Mas – Badan Perencanaan, Penelitian dan pengembangan Daerah (BP3D) menyelenggarakan, rapat Koordinasi Rencana Aksi Penanggulangan Kemiskinan Daerah, yang bertempat di Aula BP3D Kabupaten Gunung Mas, Senin (15/04/2019) kemaren.
Wakil Bupati Gunung Mas Rony Karlos, S.Sos mengatakan, Masalah kemiskinan merupakan permasalahan yang paling krusial. Kalau kita indentifikasi ada tiga indikator permasalahan kemiskinan yang menonjol, pertama : jumlah penduduk miskin yang masih cukup besar, kedua : Ketimpangan kemiskinan antar wilayah, dan ketiga : Akses dan kualitas pelayanan dasar penduduk miskin masih tertinggi.

Tampak serius peserta rapat Koordinasi Rencana Aksi Pengggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Gunung Mas, Senin (15/04/2019).
Sudah banyak program nasional atau daerah dalam upaya penanggulangan kemiskinan, antara lain adanya kebijakan subsidi pemerintah yang dinilai dapat meringankan beban masyarakat akan kebutuhan dasarnya yakni, program beras sejahtera (Rastra), bantuan siswa miskin (BSM), BPJS, APBN KIS, APBD Jamkesda keluarga harapan (PKH), Asistensi sosial penyandang distabilitas berat (ASPDB), Asisten Sosial Lanjut Usia terlantar (ASLUT).
”Dalam rakor ini merupakan sarana konsultasi, singkronisasi dan koordinasi dalam rangka upaya penanggulangan kemiskinan, sehinhgga dapat dihasilkan kesepakatan bersama, untuk melakukan lanhgkah-langkah yang sitematis, terencana dan bersinergi untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Gunung Mas,” ujarnya Rony.
Dikatanya, Rapat koordinasi ini, diharapkan dapat tercapai kesepakatan antara Badan Dinas/Intansi Perangkat Daerah dalam perencanan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Gunung Mas.
Diketahui bahwa, Penanggulangan kemiskinan harus merupakan upaya yang terus menerus karena kompleksitas permasalahan yang dihadapi masyarakat miskin dan keterbatasan sumberdaya untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak dasar.
”Langkah-langkah penanggulangan kemiskinan tidak dapat ditangani sendiri oleh satu sektor tertentu, tetapi harus multi sektor dan lintas sektor dengan melibatkan stakeholder terkit, untuk meningkatkan efektivitas pencapaian program yang dijalanka,” tandasnya.
Tujuan dari Rapat tersbut, melakukan koordinasi antara Perangkat Daerah dalam penerapan strategi perencanaan untuk percepatan penanggulangan kemiskinan derah di Kabupaten Gunung Mas.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Apr 16, 2019 |
Foto. Sejumlah Unsur Forum Koordinasi Pimpinan daerah (FKPD), tengah melakukan pemusnahan kertas suara yang rusak maupun kelebihan.
Gunung Mas – Pemusnahan Surat Suara yang rusak dan kelebihan dilakukan secara bersama-sama melibatkan TNI, POLRI, Kejaksaan, Kesbang Pol serta pihak terkait lainnya, bertempat di halaman kantor KPU Gunung Mas (Gumas), Senin (15/4/2019).
Stepenson mengatakan, Pemusnahan ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia, jumlah surat suara yang rusak 2.077 lembar, sedangkan surat suara yang lebih berjumlah 3.220 lembar.
Semua jenis pemilihan dari Presiden, DPRI, DPDRI, DPRD Provinsi DPRD Kota serta tiga dapil di DPRD Kabupaten Kota.
“Berdasarkan surat edaran Sekjen KPU pusat, kita sudah selesai melakukan itu, satu hari sebelum hari pemungutan suara itu dilakukan pemusnahan,” terang Stepenson Ketua KPU Gunung Mas.