Gunung Mas Targetkan Dua Emas Porprov dari Panjat Tebing

Gunung Mas Targetkan Dua Emas Porprov dari Panjat Tebing

 

Gunung Mas – Atlet panjat tebing Gunung Mas optimistis menyumbang dua medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2018 yang akan dihelat di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara pada pertengahan Oktober nanti.

“Kami menargetkan sebanyak dua emas akan dibawa pulang ke Gunung Mas. Mohon doa restu semuanya,” kata Ketua Federasi Panjat Tebit Indonesia (FPTI) Kabupaten Gunung Mas, Dody Eduardo di Kuala Kurun, Kamis.

Berbagai persiapan telah mereka lakukan untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman. Salah satunya, dengan mengikuti uji coba sekaligus lomba di Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan pada 4 sampai 7 Oktober 2018.

“Atlet yang berangkat, atas nama Diki Naler dan Junaedi dari SMKN Kurun dan atlet Mohamad Efendi serta didampingi oleh Anggi Wijaya. Semoga mendapat pengalaman berharga untuk bekal menghadapi Porprov nantinya,” katanya.

Menurutnya, sejauh ini FPTI telah aktif melakukan pembinaan kepada generasi muda di kabupaten berjuluk Habangkalan Penyang Karuhei Tatau, dalam bidang panjat tebing meskipun dengan peralatan dan fasilitas yang kurang bagus dan belum ideal.

“Untuk itu kami mengharapkan perhatian dari KONI maupun Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, khususnya terhadap atlet panjat tebing yang kebanyakan masih terbilang remaja,” ujarnya.

Pihaknya tetap berlatih dan aktif dalam mengikuti perlombaan panjat tebing demi mengharumkan nama Kabupaten Gunung Mas di kancah regional Kalimantan maupun nasional.

“Semoga peminat panjat tebing di Gunung Mas juga terus bertambah dan bisa menunjukkan bakat terbaiknya dalam latihan maupun perlombaan,” demikian Dody Eduardo. (Jek)

Penerimaan CPNS Tidak Ada Lagi Sistem Jatah-jatahan

Penerimaan CPNS Tidak Ada Lagi Sistem Jatah-jatahan

Gunung Mas – Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Drs. Yansiterson, M.Si menegaskan bahwa penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dilakukan secara murni. Oleh sebab itu, ia mempersilahkan siapa saja yang memenuhi persyaratan untuk mendaftar CPNS di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas.

 

WAWANCARA – Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (3/10).

“Mari merubah paradikma dan cara berpikir bahwa penerimaan CPNS ada jatah-jatahan, ada yang bisa ditolong, ada yang bisa dibantu. Tidak, jangan ada lagi pikirann seperti ini,” tegasnya saat dibincangi awak media, usai menghadiri rapat paripurna, di ruang rapat paripurna dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Rabu (3/10/2018).

Sekda mengatakan, semua akan dilakukan dengan sitem komputerisasi. Apapun hasilnya, jika seseorang itu memang lulus maka dia akan lulus. Dengan demikian, tidak ada jatah-jatahan dan tidak ada yang bisa membantu, kecuali diri sendiri tersebut yang pendaftar.

Untuk tahun 2018 ini, Kabupaten Gunung Mas mendapat jatah 148 formasi CPNS dari kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), dengan rincian lima formasi khusus eks tenaga honor/k-2,81 orang tenaga kesehatan dan satu orang disabilitas.

Secara khusus, ada beberapa syarat yang memberi ruang bagi warga Kabupaten Gunung Mas, terutama lulusan perguruan tinggi asal Kalimantan Tengah (Kalteng), dengan membuat standar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,30 dan berasal dari perguruan Tinggi yang memiliki Akreditasi minimal C.

Sedangkan untuk calon pelamar dari lulusan perguruan tinggi diluar Kalteng, ditetapkan IPK yang cukup tinggi, yakni 2,75.

“Jadi saya piker ini cara kita berpihak dengan tidak mendiskriminasi saudara-sauadar kita dari luar Kalteng,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Gunung Mas, Wahyudiningrat berpesan kepada para pendaftar untuk berhati-hati dan teliti dalam mendaftar, mengingat ini menggunakan sitem online. Pendaftaran juga diminta berhati-hati terhadadap penipuan.

“Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor 0821 5035 2088 dan 0823 5796 5376, Senin sampai Jumat mulai pukul 07.30-15.30 WIB. Nomor itu hanya menerima whatsapp dan SMS. Surat lamarn awal juga tidak perlu, namun saat lolos seleksi berkas baru disiapkan,” tandasnya.

Press Release Bidang Pengelolaan Informasi Publik.