Rapat Sinkronisasi Indikator Makro Menggali Potensi Daerah

Rapat Sinkronisasi Indikator Makro Menggali Potensi Daerah

Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalu Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Dearah (BP3D), dalam penyelenggaraanya mengadakan petemuan rapat sinkronisasi indikator daerah Kabupaten Gunung Mas tahun 2019, mengusung tema yang bertajuk data DBRB untuk menggali potensi daerah. Rapat ini berlangsung di Aula BP3D Kabupaten Gunung Mas, Jumat (22/11/2019).

ARAHAN : Sekda Kabupaten Gunung Mas (dua dari kanan) didampingi Kasubbdin Pertanian, Kelautan dan Perikanan Bappedalitbang Provinsi Kalteng Vonarina, Kepala BPS Drs. Wares dan Kepala BP3D Drs. Salampak, pada saat memberikan arahan pada kegiatan sinkronisasi indikator makro daerah tahun 2019, dalam rangka sosialisasi data PDRB untuk menggali potensi daerah, di Aula BP3D setempat, Jumat (22/11/2019) pagi.

Sementara itu rapat dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si mewakli Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, SE., M.Si, didampingi Kasubbdin Pertanian, Kelautan dan Perikanan Bappedalitbang Provinsi Kalteng Vonarina, Kepala BPS Drs. Wares dan Kepala BP3D Drs. Salampak.

Kemudian Asisten, Sataf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas yang terkait beserta staf BP3D.

“Pada kesempatannya, Drs, Yansiterson menyampaikan bahwa PDRB merupakan potret perekonomian suatu daerah. Dari data PDRB kita dapat memiliki gambaran jumlah keseluruhan nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan dari semua kegiatan perekonomian di seluruh wilayah. Perhitungan dilakukan dalam periode tahun tertentu dan pada umumnya dalam waktu satu tahun,” ujarnya.

Selain itu lanjut Drs. Yansiterson, M.Si Bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas, data PDRB sangat penting dan menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan  Pemerintah Daerah sekaligus menjadi cermin dalam merumuskan kebijakan yang bersifat strategis.

Melalui kegitan tersebut kita mendapat banyak informasi baik berupa arah pengembangan Kabupaten Gunung Mas berdasarkan zonasi yang telah ditetapkan dalam RTRW oleh Pemerintah Provinsi serta posisi Kabupaten Gunung Mas diantara semua kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah khususnya dilihat dari data PDRB,” bebernya.

“Kita juga akan dipandu oleh BPS Kabupaten Gunung Mas dalam melihat secara spesifik PDRB setiap sektor yang ada di daerah ini. Apa yang kita lakukan pada hari ini, sangat penting bagi pengembangan daerah ini kedepannya sehingga saya harap kita semua dapat menggunakan kesempatan yang ada untuk menggali informasi sebanyak mungkin dari kedua narasumber,” pungkasnya.