RAPAT : Asisten I Setda Gumas Lurand (tengah) didampingi Kabag Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Harpaseno (ujung kanan), ketika memimpin rapat tepra, di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Bupati, Senin (7/6/2021).

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (Tepra) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Bagian Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Setda melaksanakan rapat evaluasi realisasi anggaran hingga 31 Mei 2021, yang dibuka oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Gumas Lurand.

“Hingga akhir Bulan Mei tahun 2021, realisasi anggaran Kabupaten Gumas hanya 13,16 persen dan berada di posisi delapan se Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng),” ucap Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Lurand, Senin (7/6).

Dia mengatakan, pada Bulan April lalu, Kabupaten Gumas berada di urutan kedua dalam realisasi anggaran. Namun terjadi penurunan cukup drastis pada Bulan Mei. Tentu hal ini harus menjadi perhatian bersama.

“Kita turun terlalu jauh dibandingkan daerah lain. Ini berarti ada hal yang perlu dibenahi,” tuturnya.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh pimpinan perangkat daerah untuk melakukan percepatan strategis dalam proses pengadaan barang dan jasa, sehingga realisasi keuangan dapat dipercepat.

“Jadi jangan hanya menunggu saja. Tetapi kita yang harus proaktif, sehingga dapat tercapai realisasi yang diharapkan,” tegasnya.

Sejauh ini, untuk total belanja tertinggi dicapai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, yakni realisasi keuangan 33,17 persen dan fisik 35,22 persen. Sedangkan yang terendah realisasi keuangan yaitu Kecamatan Mihing Raya sebesar 13,2 persen dan fisik 15,78 persen.

“Saya berharap perangkat daerah dan kecamatan se Kabupaten Gumas yang realisasi keuangan dan fisik masih rendah, harus bisa melakukan percepatan realisasinya,” pungkasnya.