by Muhammad Fiqri Baihaqi | Dec 18, 2019

PIMPIN : Asisten III Setda Gumas Agung didampingi Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Hansli Gonak, ketika memimpin Rapat Evaluasi PAD triwulan IV, di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati setempat, Rabu (18/12) pagi.
Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menggelar rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan IV tahun 2019. Tercatat, ada 15 Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) dan 12 kecamatan yang dibebankan target PAD.
”Hingga 16 Desember 2019, realisasi PAD Kabupaten Gumas sudah melebihi target. Saat ini, realisasi PAD sudah mencapai Rp 64.316.452.022 atau 107,82 persen, dari target yang dibebankan Rp 59.650.939,007,” ucap Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Gumas Hansli Gonak, Rabu (18/12) siang.
Berdasarkan hasil rekapitulasi, kata dia, memang ada beberapa SOPD yang telah mampu melampaui target PAD dan masih ada juga yang belum mencapai target. SOPD yang sudah melampaui target PAD, yakni Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah 146,46 persen, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian 120,27 persen.
Kemudian, Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM 118,24 persen, Dinas Pekerjaan Umum 116,22 persen, Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga 111,33 persen, Sekretariat Daerah (Setda) 107,82 persen, serta Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah 100 persen.
”Sedangkan untuk SOPD yang belum mampu mencapai target PAD, yaitu Dinas Kehutanan dan Pertanahan 95,30 persen, Dinas Perikanan 97,26 persen, Dinas Perhubungan 94,76 persen, RSUD Kuala Kurun 94,61 persen, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan 84,37 persen, Dinas Kesehatan 78,50 persen, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah 74,37 persen, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan 65,80 persen,” tuturnya.
Sementara itu, Asisten III Setda Gumas Agung meminta kepada SOPD yang realisasi PAD belum mencapai 100 persen, agar terus berupaya keras dengan lebih kreatif mencari sumber PAD, sehingga target yang telah dibebankan dapat tercapai, bahkan bisa terlampaui.
”Kepada SOPD yang realisasi PAD belum mencapai target harus bekerja keras lagi untuk mengejar target yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
Dia menambahkan, apabila upaya mencari sumber PAD tersebut menemui kendala di lapangan, maka tentu harus dikoordinasikan dengan instansi terkait, untuk bersama-sama mencari jalan keluar terbaik, sehingga tidak ada yang dirugikan, baik itu masyarakat maupun pemerintah daerah.
”Kami pun sangat mengapresiasi SOPD yang telah mencapai 100 persen realisasi PAD. Namun demikian, ini harus terus lebih ditingkatkan lagi, dengan mencari sumber PAD yang sah dan masih dapat digali,” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Dec 18, 2019
MENYERAHKAN : Kajati Kalteng Adi Sutanto menyerahkan piala juara umum untuk penilaian kinerja terbaik tahun 2019 kepada Kajari Gumas Koswara.
Gunung Mas – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupatren Gunung Mas (Gumas) Koswara menyampaikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gumas meraih juara umum untuk penilaian kinerja terbaik tahun 2019.

“Piagam penghargaannya (juara umum kinerja terbaik tahun 2019) diberikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Pak Adi Sutanto pada rapat kerja daerah Kejaksaan se Kalimantan Tengah, di Hotel Aquarius, hari ini (kemarin),” kata Koswara,” Selasa (17/12).
“Kinerja terbaik Kejaksaan Negeri Kabupaten Gunung Mas tahun 2019, yakni kinerja seluruh bidang. Penilaian dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah selama tahun ini, dan kami (Kejari Gumas) bersyukur bisa mendapatkan hal ini,” ujar Koswara menambahkan.
Atas raihan juara umum kinerja terbaik tahun 2019, Jaksa asal Sumatera Barat yang dekat dengan pewarta itu berharap jajaran Kejari Gumas dapat lebih meningkatkan kinerja yang baik, memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan ketulusan demi hukum yang berkeadilan.
“Lakukan Law Enforcement secara baik untuk menciptakan rasa keadilan di masyarakat,” pesannya kepada jajaran Kejari Gumas.
Keadilan bagi masyarakat, tambah dia sebuah keniscayaan, dan pihaknya ingin pelanggaran hukum di Gumas dapat berkurang, bahkan Zero Case.
“Pelanggaran hukum itu harus dihindari. Bagaimana caranya? Dengan bekerja sesuai aturan yang ada dan tidak membiarkan Moral Hazard itu menguasai diri,” tegas Koswara.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Dec 17, 2019
RESMIKAN : Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong meresmikan keanggotaan BPD, di Halaman Kantor Kecamatan Rungan Barat, Senin (17/12/2019) kemaren.
Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong meresmikan 65 keanggotaan Badan Permusyawarahtan Desa pada 6 Desa di Wilayah Kecamatan Rungan Barat, Keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa Tumbang Tuwe Kecamatan Rungan Hulu dan Keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa pada 4 (empat) Desa di Wilayah Kecamatan Manuhing.

“Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si mengatakan, kita tentunya akan sangat bangga apabila desa – desa di Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai ini masyarakat maju, aman, tentram dan sejahtera, mengayomi seluruh masyarakatnya dengan baik, sehingga penyelenggaraa pemerintahan desa, pembangunan pembinaan kemasyarakatan di desa, dengan baik,” ucapnya di Halaman Kantor Kecamatan Rungan Barat, Senin (16/12/2019).
Tugas anggota BPD tidaklah ringan, tetapi cukup berat namun mulia untuk memajukan dan mensejahterakan desa. Mereka harus miliki hati tulus dan sabar dalam mengayomi dan melayani masyarakat, serta selalu menjadi mitra kerja bersama kades maupun penjabat (Pj) kades.
“Pada kesempatan ini saya ucapkan selamat kepada seluruh Anggota BPD yang baru saja diresmikan keanggotaannya,” ujarnya.
Hal ini perlu menjadi perhatian yang serius bagi kita bersama, khususnya bagi Desa – Desa di Wilayah Kecamatan Rungan Barat, Kecamatan Rungan Hulu dan Kecamatan Manuhing, agar sesegera mungkin memacu penyelesaian kegiatan yang didanai dari Dana Desa pada tahap – tahap sebelumnya.
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab agar selalu ingat terhadap sumpah janji yang saudara sudah ucapkan pada saat dilantik dan diresmikan. Jangan menyalahgunakan kewenangan yang anda miliki baik Kepala Desa maupun Pejabat Kepala Desa, terutama dalam hal pengelolaan keuangan desa.
“Laksanakanlah tugas saudara – saudara dengan berpedoman kepada ketentuan-ketentuan dalam peraturan perundang – undangan,” katanya.
Selaras dengan program kerja Bupati dan Wakil Bupati, tambah Jaya, seluruh BPD diharapkan dapat meningkatkan disiplin pada lingkup pemerintah desa, yang dimulai dari hal kecil, seperti kantor desa dibuka setiap hari membuat daftar hadir, dan diisi dengan aktivitas kerja masyarakat.
Selain itu, harus memanfaatkan kantor desa untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta adanya daftar hadir bagi kades, perangkat desa, staf perangkat desa, dan BPD.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Dec 17, 2019
Asisten II Setda Gunung Mas Ir. Yohanes Tuah, M.Si sampaikan Sambutan tertulis Menteri Kesehatan RI Letjen (Pur) Dr.dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Red (K). Peringati hari AIDS sedunia, Selasa (17/12/2019).
Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong dalam hal ini, diwakili oleh Asisten Perekonomian Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas sebagai Insfektur Upacara dalam rangka Peringatan hari AIDS Sedunia di halaman kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (17/12/2019).

Upacara Bendera dalam rangka Peringati Hari AIDS Sedunia, Selasa (17/12/2019). FOTO MITRA TUNJUNG PROTOKOL GUMAS.
“Dengan Tema Global HAS tahun 2019 adalah Communities Make the Dilfference. Tema ini mengingatkan pentingnya peran komunitas, termasuk lembaga swadayamasyaraka, dalam penanggulangan AIDS,” ujarnya saat membacakan sambutan tertulis Menteri Kesehatan RI Letjen (Pur) Dr.dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Red (K).
Dalam kesempatannya dia mengingatkan, sejak pertama kali dilaporkan di Indonesia tahun 1987 sampai bulan maret tahun 2019, kasus HIV AIDS yang dilaporkan adalah 461 (89,7%) dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Upacara Bendera dalam rangka Peringati Hari AIDS Sedunia, Selasa (17/12/2019). FOTO MITRA TUNJUNG PROTOKOL GUMAS.
Data terakhir, sampai Maret 2019, jumlah kumulatif khusus HIV yang dilaporkan adalah dari tahun 2005 sampai dengan Oktober 2019 mengalami kenikan tiap tahunnya.
“Jumlah AIDS yang dilaporkan 2005 sampai dengan tahun 2019 relatif stabil setiap tahunnya. Jumlah kumulatif AIDS dari tahun 1987 sampai dengan Maret tahun 2019 sebanyak 115.048 orang,” ujarnya.
Sementara itu, saat ini ada 5 propinsi dengan jumlah AIDS terbanyak yaitu Papua (22.544 orang), jiwa Jawa Timur (20.113 orang), jiwa Jawa Tengah (10.548 orang), DKI Jakarta (10.116 orang) dan Bali (8.147 orang).
“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air untuk berprilaku hidup sehat demi mencegah dan mengendalikan penularan HIV di Indonesia. Kita bersyukur mendapat rekor MURI yang mengembirakan upaya kita bersama dalam menanggulangi HIV untuk mencapai Ending AIDS tahun 2030,” pungkasnya Menteri Kesehatan RI.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Dec 17, 2019
IBADAH NATAL – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si khidmat saat beribadah pada perayaan Natal Safarai Kasih di Gereja GKE Eka Sinta Hurung Bunut, Jum,at (13/12/2019).
Gunung Mas – Ibadah dan perayaan natal safari kasih Bupati Gunung Mas bersama jemaat Kecamatan Kurun berlangsung di gereja eka asi desa hurung bunut, Jumat (13/12/2019).

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si mengharapkan melalui momen natal ini, kiranya Roh Kudus dapat turut hadir dan bekerja, sehingga memampukan masyarakat Gunung Mas, terkhususnya jemaat yang hadir, untuk dapat mewujudkan nyatakan apa yang menjadi tema dan sub tema natal. Sesuai dengan tema natal tahun ini, hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang.
Adapun sub tema yang diusung pada safari kasih jemaat kecamatan kurun tahun ini adalah, bangunlah persahabatan yang saling bersinergi antara gereja dan pemerintah demi tercapainya gunung mas yang sejahtera dan bermatabat.

Sementara itu kepala Kementrian Agama Gunung Mas Anang Rusli mengatakan, bahwa sangat tertarik akan tema natal tahun ini. Pasalnya tema yang diusung juga memiliki kesamaan dengan ajaran alquran. Semoga dengan momen natal ini tingkat toleransi antar agama di Kabupaten Gunung Mas semakin dipererat.
Ketua panitia perayaan natal Gama menuturkan tujuan dilaksanakan natal ini dalam rangka memupuk tali persaudaraan, kebersamaan dan ungkapan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus. Serta memberi motivasi kepada umat kristiani agar semakin memperkuat iman kristenya.

Suasana perayaan natal terasa istimewa karena dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati serta pejabat daerah lainnya. Kemeriaahan semakin terasa ketika rombongan Bupati mempersembahkan kidung pujian. Seluruh jemamaat yang hadirpun turut bersukacita, bersorak memuji dan memuliakan Tuhan.