by Muhammad Fiqri Baihaqi | Feb 10, 2020

Kadinkes Gumas: dr. Maria Efianti.
Gunung Mas – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), dr Maria Efianti memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas melalui Dinkes tetap mewaspadai penyebaran virus corona.
“Beberapa langkah sudah kita (Dinkes) lakukan melalui bidang Kesmas (kesehatan masyarakat). Misalnya upaya promotif melalui radio Hamauh menyampaikan ke masyarakat bahwa salah satu upaya untuk mencegah supaya tidak tertular virus corona adalah melalui perilaku hidup bersih dan sehat,” kata Maria, Sabtu (08/02/2020).
Perilaku hidup bersih dan sehat, lanjut Maria, banyak itemnya. Salah satunya cuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup bersih lainnya.
“Melalui seksi surveilans dan seksi penyakit menular yang ada di bidang pencegahan penyakit, kami sudah menyurati dan mengimbau teman-teman Puskesmas dan jaringannya, untuk mewaspadai kasus-kasus infeksi saluran nafas dengan infeksi tambahan yang jatuh di pneumonia. Gejala yang ditimbulkan oleh virus corona itu mirip-mirip dengan infeksi paru pada pneumonia. Teman-teman Puskesmas kita minta secara rutin melaporkan apabila ada kasus-kasus pneumonia,” papar Maria.
Seluruh tenaga kesehatan di wilayah Gumas, sambung dia, diminta untuk waspada dan segera melapor apabila menemukan pasien yang terjangkit virus corona agar segera dilakukan tindakan lebih lanjut.
“Virus corona pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina. Seseorang yang terkena virus corona memiliki gejala adalah demam, batuk dan sesak nafas,” jelasnya.
Sampai saat ini, tambah dia, belum ada laporan masyarakat Gumas yang terkena virus corona.
“Kita berdoa dan berharap tidak ada masyarakat Gunung Mas yang terinfeksi virus corona. Misal kan ada, segera dibawa ke Puskesmas bahkan dirujuk ke IGD rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat,” tutup Maria.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Feb 10, 2020
Gunung Mas – Banjar Baru Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2020 yang dipusatkan di Areal Komplek Perkantoran Provinsi Kalimantan Selatan (Kal-Sel) di Banjarbaru, Sabtu Pagi (8/2/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Insan Pers, para Tokoh masyarakat serta Kepala Daerah dari seluruh penjuru tanah air.
Keterangan Foto : Tampak Ketua DPR-RI Puan Maharani sedang berbincang dengan Anggota DPR-RI Jhony G. Plate Usai Kegiatan HPN 2020 di Banjarbaru (8/2/2020).

Turut hadir Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong bersama dengan Pengurus PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yakni unsur Ketua, Sekretaris dan Bendahara.
Adapun Agenda Kegiatan HPN 2020 dilaksanakan selama 3 hari terhitung mulai tanggal 7-9 Februari 2020, yang di isi dengan kegiatan Seminar pameran expo.
Turut hadir Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong bersama dengan Pengurus PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yakni unsur Ketua, Sekretaris dan Bendahara.
Acara dibuka secara resmi oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, yang juga di ikuti beberapa Pejabat Negara dan sejumlah Menteri serta sebanyak 20 Duta Besar dari Negara Sahabat.
Keterangan Foto : Presiden RI Ir. H. Joko Widodo menabuh rebana tanda diresmikannya Acara Puncak Peringatan HPN Tahun 2020 di Banjarbaru, Sabtu (8/2/2020).
Acara tersebut mengusung tema “Pers Menggelorakan Kalsel Gerbang Ibukota Negara” dikarenakan wilayah Provinsi Kalsel sangat dekat dengan Wilayah Ibukota Negara yang baru, yaitu di Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Feb 9, 2020

Pdt. Edison B. Kuni, S.Th melantik enam Ketua BPH Majelis Jemaat Sekawasan Resort GKE Kuala Kurun, Sabtu (8/2).
Gunung Mas – Majelis Resort (MR) Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Kuala Kurun menyegarkan dengan wajah baru enam ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Majelis Jemaat (MJ).

Ptd. Yayang Marini, S.Th sebagai Ketua Majelis Jemaat GKE Tumbang Lampahung, Pdt. Hariandinato, S.Th sebagai Ketua Majelis Jemaat GKE Petak Bahandang, Pdt. Vina sebagai Ketua Majelis Jemaat GKE Tanjung Riu, Pdt. Vina Rahayu, S.Th sebagai Majelis Jemaat GKE Tampang Tumbang Anjir, Pdt. Asvlyn Golvin, M.Th sebagai Ketua Majelis Jemaat GKE Sion Kuala Kurun, Pdt. Wardiman, S.Th sebagai Ketua Majelis Jemaat GKE Penda Pilang/ Tumbang Manyangan.
Enam Ketua BPH.MJ GKE Seresort GKE Kuala Kurun wajah baru itu dilantik langsung oleh Ketua Majelis Resort GKE Kuala Kurun Pdt. Edison B. Kuni, S.Th di Gedung Kristian Center Kuala Kurun, Sabtu (8/2/2020) pagi.
Sebelum pelantikan dilakukan ibadah dipimpin oleh Pdt. Tehila Toda, S.Th yang mengabil nas penuntun Efesus 4:1-16 sebagai doa safaat oleh Ev. Yakobus Ibrahim, M.Th.
Ketua MR GKE Pdt. Edison B. Kuni S.Th mengucapkan, selamat kepada Bapak Ibu Pendeta yang sudah dilantik menjadi Ketua Majelis Jemaat tempat masing-masing.
“Beliau berharap atas penunjukan sebagai ketua Jemaat boleh bekerja sama dengan Majelis Jemaat tempat masing-masing, dengan semua semua pengurus BPH Resort, untuk memajukan Resort kita ini baik administrasi keuangan pelaporan agar selalu meningkatkan dalam pelayan” ujarnya.
Lanjut dia dalam peraturan tata Gereja Kalimatan Evangelis (GKE) terkait keuangan dan pelayanan jangan menggunakan aturan-aturan yang bertentangan, pakailah peraturan-peraturan atau himpunan tata GKE.
Terkait pelayanan gunakanlah seragam yang sudah ditetapkan oleh MS GKE, Baik ibadah hari minggu ibadah syukur perkunjungan penghiburan pemakaman.
“Saya berharap terus jaga kekompokan kebersamaan dan seluruh Resort GKE Kuala Kurun ini punya ciri tersendiri dalam arti kebersmaan sesuai aturan GKE, saudara saudari yang dilantik hari ini pasti yang terbaik,” pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Feb 7, 2020
Gunung Mas – Ketua Dewan Pembina Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Indrajid Wade Pratama mengatakan, pemuda-pemudi Gumas sebagai penggerak pembangunan,harus memiliki SDM (Sumber Daya Manusia) yang unggul.

Ketua KNPI Gumas, Indrajid Wade Pratama,di wawancara.
“KNPI Gunung Mas mendukung apa yang menjadi misi Pak Bupati Jaya Samaya Monong dan Ibu Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, yakni meningkatkan kualitas pembangunan SDM masyarakat Kabupaten Gumas, khususnya pemuda-pemudi daerah ini. KNPI berharap, pemuda-pemudi Gunung Mas tidak menjadi penonton, melainkan pelaku pembangunan,” terang Wade, Rabu (5/2).
Pemuda-pemudi Gumas, lanjut Wade, harus memiliki skill dan pengetahuan agar mampu bersaing dengan pemuda-pemudi dari luarg Gumas. Berkontribusi bagi pembangunan Gumas, Kalteng umumnya bahkan Nasional.
“Sinergisitas Pemerintah,Swasta dan KNPI dalam meningkatkan kualitas SDM pemuda-pemudi Gunung Mas sangat diperlukan,” tegas Wade diamini Sekretaris KNPI Andika Saputra.
Selain memaparkan sejumlah program KNPI serta menyatakan adanya dukungan Pemkab untuk kantor sekretariat KNPI, Wade pun menyartakan KNPI mendukung 3 program prioritas Bupati Jaya Samaya Monong dan Wabup Efrensia LP Umbing, yaitu smart tourism (pariwisata), smart human resources (sumber daya manusia), dan smart farming (pertanian dalam arti luas).
“Program beliau (Jaya-Efrensia) sangat baik.Semuanya demi peningkatan kemajuan Kabupaten Gunung Mas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Feb 7, 2020
Gunung Mas – Politikus PAN sekaligus anggota DPRD Gunung Mas (Gumas), Pdt Rayaniatie Djangkan, mengingatkan Perangkat Daerah untuk memberdayakan rekanan lokal dalam pengerjaan proyek fisik dan/atau pengadaan barang/jasa tahun anggaran 2020.

Pdt. Rayaniatie Djangkan, Anggota DPRD Gumas.
“Alangkah baiknya teman-teman Perangkat Daerah memberdayakan rekanan lokal dalam pengerjaan proyek fisik ataupun pengadaan barang dan jasa. Tidak harus rekanan dari luar,” kata Raya, Kamis (6/2).
Tentunya, sambung Raya, rekanan lokal yang diberdayakan oleh Perangkat Daerah adalah rekanan lokal yang sudah memiliki pengalaman dalam mengerjakan proyek fisik ataupun barang/jasa.
“Kalau rekana lokal mampu bekerja, memiliki pengalaman kerja, kenapa tidak mereka diberik kesempatan,” ujar wakil rakyat dapil satu Kecamatan Kurun, Mihing Raya dan Sepang.
Anggota komisi dua yang membidangi perekonomian dan pembangunan itu pun mengingatkan rekanan lokal yang mendapatkan kepercayaan dari Perangkat Daerah, untuk bekerja dengan baik dan benar. Tidak asal-asalan. Tidak semata-mata mengejar profit.
“Profit iya. Tapi jangan sampai hasil pekerjaannya mengecewakan. Laksanakan (Pekerjaan) dengan penuh tanggung jawab. Jaga nama baik. Tunjukkan hasil pekerjaan yang tidak mengecewakan. Kepercayaan itu mahal harganya,” tukas Raya.
Raya pun minta Perangkat Daerah untuk tidak mempergunakan rekanan lokal yang bekerja tidak baik. lebih baik mempergunakan rekanan lokal yang bertanggung jawab dengan hasil pekerjaan yang baik.