FGD Ini Akan Mampu Meningkatkan Nilai, Kualitas, Dan Kinerja Yang Akan Dicapai

FGD Ini Akan Mampu Meningkatkan Nilai, Kualitas, Dan Kinerja Yang Akan Dicapai

FGD Ini Akan Mampu Meningkatkan Nilai, Kualitas, Dan Kinerja Yang Akan Dicapai

FGD : Asisten II Setda Gumas Ir. Yohanes Tuah, M.Si didampingi Sekretaris DPU Helie Gaman, ST dan pihak konsultan penyusun, ketika membuka pelaksanaan FGD penyusunan peninjauan kembali RTRW Kabupaten Gumas 2014-2034, di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati setempat, Selasa (23/9).

Gunung Mas – Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Bidang Tata Ruang menggelar pada acara Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Peninjauan Kembali RTRW, Selasa (24/9/2019) di ruang rapat lantai I Kantor Bupati.

Sekda Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si diwakili oleh Asisten II Ir. Yohanes Tuah, M.Si, menyambut baik dengan serta memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang sangat strategis tersebut.

“Rencana tata ruang wilayah yang selanjutnya disingkat RTWP adalah hasil perencanaan tata ruang pada wilayah yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur terkait yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administratif,” katanya.

Lanjut dia rencana tata ruang wilayah yang selanjutnya disingkat RTRW adalah hasil perencanaan tata ruang pada wilayah yang merupakan kesatuan geografis segenap unsur terkait yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administratif.

“Rencana tata ruang wilayah Kabupaten/Kota yang selanjutnya disingkat RTRW Kab/Kota adalah rencana tata ruang yang bersifat umum dari wilayah Kabupaten/Kota yang merupakan penjabaran dari RTRW yang memuat tujuan, kebijakan, strategi pemetaan ruang, rencana struktur ruang, rencana pola ruang, penetapan kawasan strategis Kabupaten/Kota, arahan pemanfaatan ruang, dan ketentuan pengendalian pemanfaatan ruang,” katanya lagi.

Kegiatan FGD ini bertujuan untuk melakukan peninjauan kembali dan penyerasian analisis dan perencanaan dokumen RTRW Kabupaten Gumas agar mutakhir dan serasi dengan Undang-Undang dan peraturan terbaru serta kebijakan strategis yang ditetapkan di wilayah Kabupaten Gumas.

 Mari kita gunakan kesempatan ini sebagai suatu hal yang penting, dalam rangka melaksanakan amanat pemerintah Republik Indonesia, dalam rangka kita bersama mewujudkan tata ruang wilayah Kabupaten yang berkualitas.

“Bagi Dinas PU Kabupaten Gumas sebagai leading sektor penyusun peninjauan kembali RTRW, agar berperan aktif dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait penyusunan peninjauan kembali dimaksud,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Champili, ST., MT dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris DPU Kab. Gumas Heli Gaman, ST menyampaikan laporannya, maksud terselenggaranya dari kegiatan ini adalah meningkatkan nilai kualitas dan kinerja yang dicapai melalui rencana tata ruang, supaya mempunyai tujuan kebijakan dan strategi penataan ruang yang telah ditetapkan dalam rencana tata ruang wilayah Kabupaten Gumas.

Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan kajian, evaluasi dan penilaian peninjauan kembali dan penyerasian analisis perencanaan kembali RTRW Kabupaten Gumas agar mutakhir dan serasi dengan Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang.

“Beliau mengharapkan FGD ini akan mampu meningkatkan nilai, kualitas, dan kinerja yang akan dicapai, sehingga menghasilkan tujuan, kebijakan, dan strategi penataan yang ditetapkan dalam RTRW Kabupaten Gumas,” pungkasnya.

Pendayagunaan Pokjanal Posyandu Melalui Pola Pemberdayaan Masyarakat

Pendayagunaan Pokjanal Posyandu Melalui Pola Pemberdayaan Masyarakat

Pendayagunaan Pokjanal Posyandu Melalui Pola Pemberdayaan Masyarakat

Sekda Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si saat menyampaikan sambutannya didampingi Asisten I Drs. Ambo Jabar, M.Si, Kadis PMD Kab. Gumas Yulius Agau, S.Sos, Kadis Kesehatan dr. Maria Efianti.

Gunung Mas – Rapat koordinasi pokjanal posyandu Kabupaten Gunung Mas tahun 2019 digelar oleh Pemkab Gunung Mas  (Gumas) dipimpin oleh Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si, di ruang rapat lantai 1 Kabupaten Gumas, Senin (23/9/2019).

Sekda dalam sambutannya menuturkan, berdasarkan Peraturan  Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Pos Pelayanan Terpadu bahwa diharapkan posyandu harus benar-benar menjadi salah satu sarana untuk penguatan layanan sosial dasar sehingga perlu adanya upaya revitalisasi dalam segala aspeknya.

“Posyandu adalah salah satu bentuk upaya kesehatan yang bersumber daya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan,” ujarnya.

Lanjut dia Pokjanal Posyandu berada dalam tiap-tiap strata Pemerintahan dimana di tiap strata (terendah ditingkat Kecamatan) terdiri dari berbagai unsur terkait dengan seluruh jenis kegiatan yang ada di posyandu.

“Melalui rakor ini saya berharap dapat dibahas permasalahan dan kondisi terkini dari program OPD di Posyandu, guna dievaluasi keberhasilan program masing-masing sebagai bahan penyusunan program kerja lebih lanjut. Dan kepada Pokjanal Posyandu dapat menggerakkan pembangunan kesehatan yang terus menerus diupaya Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” tandasnya.

Sementara itu ketua panitia Yulius Agau, S.Sos dalam laporannya menjelaskan, pertama mensinkronkan persepsi dan koordinasi antara lintas program dan lintas sektor dalam rangka peningkatan peran Pokjanal Posyandu Kabupaten Gunung Mas;

Kedua, meningkatkan peran serta lintas sektor dalam Pokjanal Posyandu Kabupaten, Ketiga Meningkatkan strata Posyandu di Kabupaten Gunung Mas.

Keempat, mendapatkan pemecahan masalah untuk permasalahan Posyandu yang sedang dihadapi masyarakat saat ini.

“Peserta yang diharapkan hadir berjumlah 31 Orang yang terdiri atas lintas sektoral yang terkait dalam SK Pokjanal Posyandu,” punghkasnya.

Kunjungan SPB dan SPPER GKE Kuala Kurun disambut Baik Wakil Bupati Batara

Kunjungan SPB dan SPPER GKE Kuala Kurun disambut Baik Wakil Bupati Batara

Kunjungan SPB dan SPPER GKE Kuala Kurun disambut Baik Wakil Bupati Batara

Potong Pantan Oleh Ketua Rombongan Parasian Hutabarat penyambutan kunjungan SPB dan SPPER GKE Kuala Kurun ke Jemaat GKE Muara Teweh.

Tarian penyambutan kunjungan SPB dan SPPER GKE Kuala Kurun ke Jemaat GKE Muara Teweh.

Gunung Mas Muara Teweh – Dalam rangka kunjungan kasih SPB dan SPPer jemaat Kuala Kurun melaksanakan kunjungan kasih ke jemaat Muara Teweh Kabupaten Barito Utara (Batara) dalam kegiatan itu di ikuti 72 orang, dipimpin langsung oleh ketua Resort GKE Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas),  Pdt. Edison B. Kuni, S.Th di dampingi ketua rombongan Parasian Hutabarat.

Bumper Panglima Batur, Out Bound SPB/SPPER MJGKE Resort Kurun bersama SPB/SPPER MJGKE Muara Teweh. 

Rombongan tiba pada, Jumat (21/9/2019) sore, di halaman Gereja GKE Muara Teweh. sehingga, langsung di sambut dengan acara potong pantan, oleh ketua rombongan Persian Hutabarat.

Penyerahan cinderamata dari Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, kepada Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra saat malam ramah tamah SPB dan SPPER MJGKE Muara Teweh dan MJGKE Kuala Kurun di Rujab Wakil Bupati Barito Utara.

Tampak hadir di acara itu, hadir pula Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra, didampingi Isteri serta Jemaat GKE Muara Teweh. Maka kemeriahan bertambah semarak.

Penyerahaan cinderamata dari SPB dan SPPER Jemaat Kuala Kurun, kepada SPB dan SPPER Jemaat GKE Muara Teweh.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah mengucapkan selamat datang Bapak Ibu bisa sampai dengan penuh sukacita dalam keadaan selamat dan sehat, walaupun cuaca di Muara Teweh tidak bersahabat karena kita mendapat kiriman asap dari luar, namun kita tetap bersyukur kepada Tuhan Kita Yesus Kristus,” ujarnya.

Ketua Rombongan Parasian Hutabarat dalam sambutannya mengucapkan, banyak terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati Muara Teweh dan seluruh panitia, karena kami sangat terhormat dan bangga, atas sambutannya karena kami bisa sampai ditempat ini dalam keadaan selamat dan penuh suka cita oleh pertolongan Tuhan Kita Yesus Kristus.

“Apa yang kita lakukan bersama pada saat ini hanya untuk kepujian dan hormat hanya kepada maha besar Tuhan kita Yesus Kristus serta menjalin keakraban antar Jemaat GKE Kuala Kurun dan Jemaat GKE Muara Teweh,” katanya.

Sementara itu, Ketua Resort GKE Kuala Kurun, Pdt. Edison B Kuni, S.Th menuturkan, bahwa dalam  kunjungan tersebut, untuk membangun kebersamaan,  baik seksi pelayanan bapak-bapak Jemaat GKE Muara Teweh maupun Jemaat GKE Kuala Kurun.

 

Dalam kegiatan ini juga berbagi program dalam pelayanan kategorial khusus seksi pelayanan bapak-bapak maupun pelayan perempuan.

“Kita mengharapkan pelayanan ini semakin baik semakin maju sehingga pelayanan semakin berkualitas. Pelayanan bapak-bapak dan ibu-ibu banyak punya talenta sehingga dalam pelayanan ini benar-benar menjadi berkat bagi Gereja, bagi Pemerintah, masyarakat dan keluarga,” pungkasnya.

Guru Bertanggung Jawab Secara Profesional, Untuk Terus Menigkatkan Kemampuannya

Guru Bertanggung Jawab Secara Profesional, Untuk Terus Menigkatkan Kemampuannya

Guru Bertanggung Jawab Secara Profesional, Untuk Terus Menigkatkan Kemampuannya

Laporan Ketua Panitia Kristina Asie, S.Pd pada saat, pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Pedagogik melalui Kelompok Kerja Guru (KKG), Kamis (19/9/2019).

Gunung Mas – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Pedagogik melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) selama dua hari dari tanggal 19-20 September 2019, bertempat di Aula BP3D Kab. Gumas, Kamis (19/9/2019) sore.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membimbing, melatih, sekaligus memberikan pengetahuan kepada bapak/ibu tenaga pendidik mengenai perlunya meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi tenaga pendidik secara individu dan kelompok, demi meningkatkan kualitas peserta didik,” ujar ketua Panitia Kristina Asie, S.Pd.

Dikatakannya, untuk menghimpun pemikiran-pemikiran dan masukan yang konstruktif tentang pembelajaran, yang lebih baik dan berkualitas, serta meningkatkan kemampuan bapak/ibu guru dalam membimbing, mengajar, dan mendidik agar menjadi peserta didik kita menjadi manusia yang berkarakter dan memiliki daya saing.

Peserta kegiatan ini berjumlah 70 orang tenaga pendidik dari kelompok KKG Kecamatan Kurun pada jenjang Pendidikan Dasar. Dalam hal ini sebagai narasumber, terdiri dari  2 orang Widyaiswara yang dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimatan Tengah yaitu Mardiyata, S.Pd., M.Pd, Dapy Fajar Raharjo, S.Sn., M.Pd.

“Ini sebagai sarana wadah kelompok saling mengisi serta untuk meningkatkan kemampuan dalam mengajar dan sekaligus mendidik anak-anak kita yang sesuai dengan kompetensi dasar seorang pendidik yang profesional dan bermartabat,” ungkapnya.

Sementar itu Kepala Disdikbud Gumas Drs. H. Muhamad Rusdi mengatakan, kepada peserta bimtek agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dengan materi yang disampaikan oleh narasumber.

“Bagi para peserta agar mampu memanfaatkan moment yang sangat penting dan berharga ini untuk dapat menerapkan dan mengembangkan ilmu yang didapatkan dari kagiatan ini untuk diri sendiri, peserta didik, dan sekolah masing-masing demi meningkatnya mutu pendidikan di sekolah pada khususnya dan secara umum di Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai dan kita banggakan,” pungkasnya.

Pemerintah Memiliki Keterbatasan Sumber Daya Dalam Melaksanakan PKH

Pemerintah Memiliki Keterbatasan Sumber Daya Dalam Melaksanakan PKH

Pemerintah Memiliki Keterbatasan Sumber Daya Dalam Melaksanakan PKH

FOTO BERSAMA : Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Kabupaten Gunung Mas Alfred Segah (batik merah), Kabid perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Provinsi Kalteng Farid Wijayadi, dan Kasi Jaminan Sosial Keluarga Alexander Prasetyo M Utomo, berfoto bersama dengan para peserta sosialisasi pelaksanaan PKH thun 2019, di Aula Hotel Zefanya, Kamis (19/9/2019). FOTO DINSOS GUMAS.

Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Sosial Kabupaten Gumas menggelar sosialisasi Program Keluarga Harapan di Kabupaten Gunung Mas Tahun 2019 bertempat di Aula Hotel Zefanya, kamis (19/9/2019) pagi.

Dalam sambutan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gumas Drs. Budhi dalam hal tersebut, melalui Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Kabupaten Gunung Mas Alfred Segah mengatakan, Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pembangunan bantuan sosial yang ditujukan bagi keluarga dan atau seorang miskin dan rentan miskin yang terdaftar dalam basis data terpadu program penanganan fraksi miskin. PKH sebagai program perlindungan sosial yang mulai dilaksanakan pada tahun 2007.

“Tujuan umum PKH adalah untuk mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perubahan perilaku yang kurang mendukung dalam peningkatan kesejahteraan dari kelompok paling miskin atau Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM),” katanya.

Secara khusus, tujuan PKH adalah : pertama, meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat melalui akses layanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial. Kedua, mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin dan rentan.

Ketiga, menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian keluarga dan kesejahteraan sosial. Keempat, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan. Kelima, mengenalkan manfaat produk dan jasa keuangan formal kepada keluarga penerima manfaat.

Lanjut dia, pelaksana program keluarga harapan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah memiliki keterbatasan sumber daya dalam melaksanakan PKH di seluruh penjuru tanah air.

Jumlah sumber daya manusia saat ini berjumlah 12 orang, 1 orang koordinator Kabupaten/Kota dengan jumlah 1067 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Setelah kegiatan sosialisi ini pelaksanaan PKH di Kabupaten Gumas dapat semakin mengurangi angka kemiskinan dan menjadikan kegiatan ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang upaya peningkatan kesejahteraan sosial bagi KPM serta mengentaskan masyarakat dari kemiskinan di Kabuapten Gumas,” tutupnya.