Kuala Kurun gunungmaakab.go.id – Kodim 1016/Palangka Raya melalui Koramil melaksanakan imbauan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di berbagai wilayah, dengan melakukan pemasangan spanduk pencegahan Karhutla di salah satunya wilayah teritorial Koramil 1016-07 tewah
Hal tersebut menindaklanjuti Surat Telegram Komandan Korem (Danrem) 102/Pjg Nomor 96 Tahun 2022, Tanggal 12 Maret, agar mewaspadai hotspot di wilayah dan melaksanakan mitigasi serta pencegahan bencana karhutla.
Menurut salah satu Babinsa Koramil Tewah Pelda Didik Suprono, pemasangan spanduk ini merupakan upaya dari Kodim Palangka Raya melalui jajaran Koramil untuk mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan yang sering terjadi disaat musim kemarau tiba.
“Spanduk himbauan karhutla telah kami pasang disejumlah titik yang sekiranya masyarakat bisa membaca, harapannya dapat mengedukasi dan mengantisipasi dampak dari kebakaran hutan dan lahan,” tuturnya.
Didik menerangkan, perlunya peran serta semua pihak, baik TNI, Polri, Kementerian/Lembaga, Perusahaan, Stakeholder kehutanan dan masyarakat sangat diharapkan, sehingga bersinergi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
“Imbauan dan edukasi tentang pencegahan Karhutla ini dilakukan untuk menghadapi musim kemarau, dimana seperti yang kita ketahui disaat musim kemarau tiba, banyak aktivitas dari masyarakat yang melakukan pembersihan lahan,” ucapnya, Selasa 22 Maret 2022.
Pelda Didik Suprono selaku Babinsa setempat tidak lupa mengajak kepada seluruh masyarakat Kecamatan Tewah agar tetap mematuhi perundang-undangan yang ada dan jangan pernah membakar lahan secara sembarangan.
“Perlunya kita menjaga kelestarian alam dan hutan di kalimantan yang merupakan sebagai paru-parunya dunia yang sangat penting secara global,” tutup Pelda Didik Suprono. (Pendim 1016/Plk).
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengapresiasi kegiatan ibadah pembinaan kerohanian Oikumene bagi para staf ASN dan PTT di lingkungan Pemkab Gumas Oikumene.
“Ibadah Pembinaan Rohani ini dalam rangka mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Gumas, yakni tiga smart, smart agro, smart tourism, dan smart human resources,” kata Jaya Samaya Monong saat menyampaikan sambutannya di GPU Damang Batu, Senin (21/3/2022).
Smart human resources adalah berarti membangun sumber daya manusia yang cerdas, pintar, dan sehat, sehat dalam arti jasmani dan rohani.
Bupati Gumas Jaya Samaya Monong mengatakan, pada awal tahun 2022 yang lalu saat berbincang dengan Wabup Gumas apa program aksi yang dilakukan untuk mensukseskan program smart human resources ini untuk membangun sumber daya manusia yang cerdas, pintar, dan sehat.
Yang pertama dilakukan kebaktian pembinaan rohani atau ibadah pembinaan rohani untuk ASN dan PTT yang beragama Kristen, pembinaan kerohanian bagi agama islam dan agama hindu kaharingan yang berada di Gumas.
Yang kedua dalam rangka kita memberantas narkoba dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN-PN).
Yang ketiga ditingkatkannya lagi kebersihan lingkungan, baik dalam lingkungan tempat tinggal kita maupun lingkungan kantor, salah satu upaya dalam rangka meminimalisir dan menekan kasus stunting.
Jaya Samaya Monong mengatakan seseorang yang tidak terlibat sebagai pemakai dan pengedar narkoba adalah orang yang sehat jasmani dan rohaninya. Karena Tuhan menciptakan kita sempurna, pintar dan cerdas.
“Sedangkan pembinaan rohani bagi ASN dan PTT ini memang Tuhan kasih hikmat ke saya di akhir tahun 2021 yang lalu untuk kita lakukan sepanjang tahun 2022, dan 2023 tentu akan lebih ditingkatkan lagi dalam doa dan harapan apa yang kita lakukan lagi,” ujarnya.
“Saya dengan Ibu Wakil Bupati Gumas percaya apabila dari kerohaniaan ASN dan PTT di lingkungan pemerintah Kabupaten Gunung Mas betul-betul sehat dan melaksanakan firman Tuhan didalam kehidupannya bapak ibu bekerja dengan semangat bersama-sama sesuai dengan visi kita yaitu berjuang bersama terwujudnya Kabupaten Gunung Mas bermartabat, maju berdaya saing, sejahtera dan mandiri,” imbuhnya.
Jaya Samaya Monong menambahkan supaya kita dulu yang smart yang menjadi contoh dan teladan untuk orang terdekat kita dan masyarakat pada umumnya di Kabupaten Gunung Mas, kalau ASNnya kurang smart masih ada yang terlibat narkoba tinggal kita mau tidak memaksimalkan potensi talenta yang ada pada diri kita dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab kita masing-masing.
“Kami ingin dengan pembinaan rohani ini bapak ibu lebih lagi dekat dengan Tuhan kita Yesus Kristus mengalami lawatan Tuhan jangan hanya mendengarkan firman Tuhan atau mengucapkan tetapi kurang cerdas melakukan. Ayo mulai sekarang jadilah pelaku-pelaku firman Tuhan jangan hanya mendengar,” ungkapnya.
“Saya yakin kalau bapak ibu melaksanakan firman Tuhan itu didalam kehidupan tugas dan tanggung jawab saya yakin semuanya akan terwujud visi Gumas sejahtera dan bermartabat,” ujar Jaya Samaya Monong.
Jaya juga menegaskan yang harus dihindarkan adalah jangan terlibat penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pemakai maupun sebagai pengedar, jangan selingkuh, dan jangan terlibat perjudian dan kalau dipercaya menjadi bendahara jangan korupsi.
“Saya mengucapkan terima kasih dan selamat datang kapada Bapak Pdt. Thomas Chandra beserta tim yang akan menyampaikan kebenaran Firman Tuhan yang tentunya akan sangat bermanfaat untuk memberikan kekuatan dan pencerahan bagi ASN dan PTT,” tandasnya
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023, serta penjabaran tahun ke-4 Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) tahun 2019-2024
”Dalam musrenbang Kabupaten ini, kita bersama-sama melakukan sinkronisasi dan sinergisitas rancangan RKPD Kabupaten Gumas tahun 2023, yang mampu menghasilkan program inovatif berskala wilayah atau lintas desa/kelurahan,” ucap Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing, Selasa (22/3).
Dia mengatakan, musrenbang ini merupakan perencanaan dengan pendekatan partisipatif dan fleksibel yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, untuk menyerap aspirasi sesuai kebutuhan pembangunan, dan membangkitkan rasa memiliki terhadap hasil-hasil pembangunan.
”Ini juga merupakan wahana strategis bagi para pihak dalam memberi masukan dan merumuskan perencanaan pembangunan secara kolaboratif yang melibatkan pelaku pembangunan, yaitu pemerintah daerah baik eksekutif maupun legislatif, masyarakat, dan swasta/dunia usaha,” ujarnya.
Dia menuturkan, musrenbang ini juga menjadi momen penting untuk menyatukan pola pikir/aspirasi dari berbagai unsur pelaku pembangunan dan diintegrasikan dengan berbagai bidang urusan pemerintahan, baik yang merupakan urusan wajib maupun urusan pilihan, serta yang bersifat sektoral maupun lintas sektoral.
”Dalam mengacu pada arah kebijakan pembangunan dalam perubahan RPJMD, maka tema atau agenda pembangunan rancangan RKPD Kabupaten Gumas tahun 2023 adalah Peningkatan dan Pemerataan Kualitas Pembangunan Gumas,” tutur Efrensia.
Untuk mewujudkan peningkatan dan pemerataan kualitas pembangunan, maka target kinerja pembangunan daerah yang perlu dicapai tahun 2023 adalah laju pertumbuhan ekonomi 6,09 persen, tingkat kemiskinan tidak lebih dari 4 persen, tingkat pengangguran terbuka tidak lebih 2,12 persen, indeks gini tidak lebih 0,25 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) paling sedikit 71,70, dan angka stunting diturunkan hingga tidak lebih 16,01 persen.
”Untuk pendanaan RKPD tahun 2023 sesuai proyeksi perubahan RPJMD adalah sebesar Rp 1,1 triliun, namun proyeksi tahun 2023 menurut analisa TAPD, yakni Rp 1,08 triliun. Analisa tersebut berdasarkan kondisi tahun 2020 hingga 2022 yang pendanaannya tidak begitu menggembirakan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Gumas Yantrio Aulia menambahkan, musrenbang ini membahas rancangan RKPD kabupaten tahun 2023 terkait kondisi umum, kerangka ekonomi, sasaran prioritas, arah kebijakan, rencana kerja, serta kinerja pemerintahan daerah.
”Peserta musrenbang yakni anggota DPRD, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), delegasi dari masing-masing kecamatan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), tokoh pemuda, dan tokoh agama. Sedangkan untuk narasumber, yakni antara lain: anggota DPR RI, DPRD Provinsi Kalteng, DPRD kabupaten, OPD, tim penyusunan RKPD kabupaten, tim penyusunan renja OPD, dan panitia/tim anggaran eksekutif maupun legislatif,” pungkasnya.
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 1016-03/Sepang, Serka Helprit secara intens memberikan imbauan kepada warga Kelurahan Kampuri Kecamatan Mihing Raya, untuk tidak membakar Hutan dan Lahan secara sembarangan. Minggu 20 Maret 2022.
Dalam Komunikasi Sosial (Komsos) nya, Serka Helprit mengingatkan kepada masyarakat tentang bahaya membuka lahan dengan cara membakar.
Karena dapat ancaman perundang-undangan Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan yang mengatur tentang larangan pembakaran hutan dan lahan.
“Saya meminta masyarakat yang ingin membuka lahan untuk turut menjaga dan mencegah agar tidak membakar lahan dengan alasan apapun,” ujarnya.
Sementara itu, di tempat terpisah, Danramil 1016-03/Sepang Lettu Inf Juni Wijaya, S.Sos mengatakan, pihaknya melalui Babinsa telah memberikan sosialisasi dan himbauan kepada warga tentang Karhutla, namun tetap harus rutin dihimbau dan diingatkan kembali warga khususnya para petani kebun.
“Babinsa kita sudah rutin dengan bersinergi bersama aparat di wilayah menghimbau dan mengajak warga agar lakukan pencegahan dan antisipasi apabila terjadinya kebakaran hutan dan lahan” ucapnya.
Danramil berharap melalui sosialisasi ini diharapkan dapat menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan khususnya di Kabupaten Gunung Mas dan Kecamatan yang berada dalam binaan teritorial Koramil 1016-03/Sepang. (Pendim 1016/Plk)
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Babinsa Koramil 1016-04 Manuhing Serda Hendro mengikuti Kegiatan Sosialisasi protokol kesehatan, himbauan vaksinasi dan larangan penyalahgunaan bahaya narkoba bagi warga pendatang di wilayah Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Lurah Tumbang Talaken beserta staf, Bhabinkamtibmas, Satpol PP dan Mahasiswa KKN Universitas Palangka Raya, Kamis (17/3).
Babinsa Koramil 1016-04 Manuhing Serda Hendro menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan menghimbau warga binaan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat melaksanakan aktivitas di luar rumah.
Selain itu sosialisasi ini bermaksud untuk memberikan himbauan bagi para pendatang, agar tetap menjaga silaturahmi serta komunikasi, sehingga tercipta kamtibmas yang kondusif di lingkungan masyarakat.
“Penduduk pendatang yang ada di wilayah Kecamatan Manuhing wajib mentaati peraturan daerah yang ada di tempat mereka tinggal, wajib hukumnya dalam waktu 2X24 jam bagi penduduk pendatang tersebut untuk melaporkan diri kepada aparat setempat,” tutur Babinsa.
Terkait keamanan wilayah sudah menjadi tanggung jawab TNI – Polri, sehingga di dalam penanganan permasalahan di lapangan tetap mengedepankan mediasi atau penyelesaian secara kekeluargaan.
Babinsa bersama Bhabinkamtibmas secepat mungkin meneruskan laporan baik terselesaikan maupun tidak sehingga bisa dicarikan solusi ditingkat Polsek maupun tingkat Kecamatan sehingga keamanan wilayah tetap terjaga.
Babinsa melalui Komunikasi Sosial (Komsos) merupakan agenda tugas kewilayahan dan juga instruksi dari Komando Atas, karena kegiatan tersebut sangat efektif dan bersentuhan langsung dengan semua elemen masyarakat.
“Dengan adanya Babinsa yang selalu memantau wilayah Desa binaannya akan mengetahui setiap perkembangan situasi yang ada, sehingga apabila terjadi suatu permasalahan, dengan cepat dapat diatasi dan diselesaikan,” Ungkap Serda Hendro. (Pendim 1016/Plk)
Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1016-05 Rungan Kodim 1016 Palangka Raya Serka Edi Supandri menghadiri acara pelantikan Kepala Desa (Kades) Tumbang Langgah dan Desa Tumbang Bahanai, Kecamatan Rungan Barat.
Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kades Tumbang Langgah dan Desa Tumbang Bahanai berlangsung di Balai Basara Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas, Kamis (17/3/2022).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Rungan Barat Biku, S.Pd, Sekcam Rungan Barat, Mantir Adat, Tokoh Masyarakat Desa Tumbang Bahanai dan Desa Tumbang Langkah, Pendeta, serta tamu undangan lainnya.
Camat Rungan Barat Bapak Biku S,Pd dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Kades yang telah dilantik, Ia berpesan agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan layani masyarakat dengan senang hati dan ikhlas.
“Bagi Kades terpilih harus bisa mengayomi semua masyarakat dan bersinergi bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam membangun desanya supaya lebih maju dan bermartabat,” kata Camat.
Sementara itu Babinsa 1016-05 Rungan Serka Edi Supandri dalam kesempatan itu turut mengucapkan selamat kepada Kades terpilih, serta siap bersinergi membantu pembangunan desa
“Kami harapkan Kades yang baru dilantik mampu mengemban dan menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan baik, serta bisa menjalin kemitraan dengan Babinsa maupun elemen masyarakat lainnya,” Tandas Babinsa. (Pendim 1016/Plk)