Pengumuman Hasil Seleksi Calon Anggota PPS Se Kabupaten Gunung Mas



FOTO BERSAMA : Tim SBKK Community Kuala Kurun berfoto bersama sebelum pertandingan di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya, Minggu (15/3). FOTO : IST
Gunung Mas – Meski bertajuk laga persahabatan, pertandingan antara tim Sepak Bola Kuala Kurun (SBBK) Community Kuala Kurun melawan FC Sylva yang dimainkan di Lapangan Sepak Bola Korem berlangsung seru pada Sabtu (14/3). Kedua tim saling menampilkan kemampuan terbaiknya.
Sejak menit awal babak pertama, tim SBKK Community Kuala Kurun mampu membuat tim FC Sylva kerepotan. Bahkan tim dengan bermaterikan pemain-pemain asli Kabupaten Gunung Mas (Gumas) ini mampu menjebol gawang FC Sylva melalui tendangan bebas oleh pemain andalan, dengan nomor punggung 7 atas nama Jhen Pardede.
Dibabak kedua, kedua kesebelasan saling melancarkan serangan. Meski minim pengalaman, tim SBKK Community Kuala Kurun tidak menyerah begitu saja, mereka mampu mengimbangi serangan dari FC Sylva yang merupakan salah satu tim besar asal Kota Palangka Raya ini.
Dengan kerja keras, sampai peluit panjang dibunyikan oleh wasit yang memimpin pertandingan, laga persahabatan ini berhasil dimenangkan oleh tim SBKK Community Kuala Kurun asal Kabupaten Gumas dengan skor 6-4.
”SBKK Community ini merupakan tim tangguh dari Kuala Kurun yang banyak menciptakan pemain-pemain potensial. Dari pertandingan tadi, saya melihat para pemain sudah menunjukkan kemampuannya dengan baik,” ucap Koordinator tim SBKK Community Kuala Kurun Lukman Harun, Minggu (15/3).
Melalui pertandingan persahabatan ini, lanjut dia, Komunitas Sepak Bola Kuala Kurun sangat mengharapkan adanya event-event besar khususnya sepak bola, yang bisa digelar di Kabupaten Gumas.
Sementara itu, mantan pemain dan juga senior sepak bola Ario Kristanto yang juga turut menyaksikan secara langsung laga persahabatan tersebut mengakui, skill para pemain SBKK Community Kuala Kurun yang merupakan anak-anak asli putra daerah Kabupaten Gumas tidak kalah dari pemain yang berasal dari daerah lain.
”Setelah melawan FC Sylva, pada Minggu (15/3), tim SBKK Community Kuala Kurun akan kembali bertanding melawan Maljum United, di Stadion Tuah Pahoe,” pungkasnya.

Gunung Mas – Kedatangan tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya (UPR) ke Gunung Mas disambut langsung Asisten I Setda Kabupaten Gunung Mas Lurand di ruang rapat lantai 1 kantor Bupati, Rabu (11/3/2020).

Turut mendampingi Asisten I Kepala DPMD Kabupaten Gunung Mas Yulianus Umar, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Gunung Mas. Kedatangan lembaga ini dalam rangka presentasi kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T).
Ini dalam upaya mendukung kinerja pelaksaan KKN-T Universitas Palangka Raya tahun 2020 dan sinkronisasi program pembangunan daerah dengan program KKN-T UPR.
Lurand sangat mendukung KKN-T tersebut. Dan mengucapkan terima kasih dari UPR Palangka Raya terkait dilaksanakan Kuliah Kerja Nyata dari mahasiswa-mahasiswa kita, Universitas Palangka Raya.
“Terkait nanti ade-ade yang akan melakukan KKN ini, bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat dimana lokasi mereka akan ditempatkan yang utama giat-giatnya Bapak Bupati Gunung Mas mengsosialisasikan berkaitan dengan budidaya tanaman jagung,” ucap Lurand.
Sementara itu, Ketua LPPM UPR Dr. Ir. Aswin Usop, M.Sc menerangkan, program KKN-T oleh UPR tersebut dilaksanakan dua kali dalam setahun dengan jumlah mahasiwa kurang lebih 3.000 orang dan dibagi dua tahap.
Tahap pertama pada awal semester dan tahap kedua pada akhir semester dengan masing-masing tahap tersebut berjumlah 1.500 peserta.
Selama KKN mahasiswa UPR Palangka nanti akan diturunkan ke lapangan selama kurang lebih satu tahun.
“Saya atas nama Ketua LPPM Universitas Palangka Raya (UPR) mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gunung Mas yang mendukung LPPM UPR, Presentase KKN-T,” pungkasnya.

Gunung Mas – Stap Ahli Bupati Gunung Mas Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) dr. Makmur Ginting, M.Kes secara resmi menutup acara puncak Pentas Seni II, di SMA Negeri 1 Kurun dengan Tema Bertajuk Moderend And Culture (Modernd dan Budaya), Kamis (12/3/2020).

Gunung Mas – Stap Ahli Bupati Gunung Mas Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) dr. Makmur Ginting, M.Kes secara menutup secara resmi acara puncak Pentas Seni II di SMA Negeri 1 Kurun.
Seni merupakan suatu hal yang dibutuhkan dalam kehidupan manusia yang dapat mendukung pembentukan karakter yang baik pada diri manusia. Melalui karya seni manusia dapat juga mengungkapkan doa, keinginan, harapan dan cita-cita serta isi hatinya.

“Oleh sebab itu minat seni yang melahirkan karya seni perlu terus ditumbuhkan, dipupuk dan dikembangkan. Seiring dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas periode 2019-2024 yang dirangkum dalam 3 Fokus utama yang salah satunya adalah Smart Human Resources/Sumber Daya Manusia (SDM) maka kegiatan Pentas Seni ini dapat dikaitkan dengan peningkatan SDM,” ujranya.
Dalam kesempatan itu pemerintah Kabupaten Gunung Mas sangat mendukung kegiatan pentas seni ini untuk terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang. Tentunya kegiatan ini terus dievaluasi pelaksanaannya sehingga kualitas pelaksanaannya dan karya seni yang dihasilkan semakin baik dan tidak tertutup kemungkinan akan berkembang cakupan kepesertaanya. Bahkan tidak tertutup kemungkinan menjadi Event parawisata di Kabupaten Gunung Mas.

”Saat ini kita telah memasuki era industrialisasi 4.0 artinya kita memasuki era digitalisasi dimana penggunaan teknologi informasi yang sudah sangat maju salah satunya medsos. diharapkan kepada kita agar kita menggunakan medsos secara bijak sehingga tidak menimbulkan masalah-masalah yang merugikan diri kita sendiri. di era 4.0 ini ada 4 pilar utama dalam pembangunan SDM yang perlu kita perhatikan bersama yaitu : knowledge (wawasan pengetahuan) managerial skill (ketrampilan manajerial) Attitude and Bahvior (Sikap dan Prilaku) Networking (Jejaring),” kata dr. Makmur Ginting, M.Kes.
Ditambahkannya, pada saat yang berbahagia ini Pemerintah Kabupaten Gunung Mas mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara dan semua pihak, yang telah berpartisipasi guna terlaksananya kegiatan ini dengan baik dan sukses.
”Marilah kita berjuang bersama meningkatkan prestasi seni Kabupaten Gunung Mas untuk mewujudkan Gunung Mas yang bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera dan mandiri,” terangnya.
Sementara Itu Kepala Sekolah SMAN 1 Kurun Batuah, S.Pd mengatakan, terselenggaranya Pentas Seni II ini Sudah dilaksanakan pada hari Selasa 12 Maret dan puncaknya hari ini Kamis 2020, semuanya berjalan dengan baik.
“Pentas Seni yang keli ini sedikit berbeda digelar oleh panitia, yang pertama lomba pentas seninya, sedikit kratif karena pesertanya mengirimkan vidio ke panitia serta diseleksi oleh tim juri, dan dipilih siapa yang terbaik, akan ditampilkan pada acara puncak, kemudian dilaksanakan praktek untuk seni budaya untuk Kelas XII,” jelas Batuah, S.Pd
Dalam kegiatan tersebut juga untuk tahun-tahun depan kegiatan pentas seni yang 3 nanti ini bisa menjadi lebih baik, dan harapan kami dengan kegiatan ini secara khuss disekolah ini bisa berkembang lebih maju lagi dan menjadi suatu krativitas generasi muda ketimbang melakukan hal-hal yang negatif.
“Tujuan kegiatan Pentas Seni II ini adalah menghindari, kegiatan-kegiatan yang negatif supaya anak-anak kita bisa melakukan kegiatan yang positif seperti ini, lebih dikembangkan dan menjadi mata pencaharian bagi anak-anak kita bila kembali ke masyarakat,” pungkasnya.

Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si memasang tanda peserta kepada siswa Calon Anggota Paskibra tahun 2020.

Gunung Mas – Bertempat di Gedung Pertemuan Umum Tampung Penyang Kuala Kurun, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si membuka kegiatan Seleksi Calon Siswa-Siswi Paskibraka Kabupaten Gunung Mas Tahun 2020, Kamis (12/3/2020).
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Perwakilan Penghubung Mayor Inf Wiyanto, Wakapolres Gumas Kompol Theodorus Pryo Santosa, , Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Singong, S.Pd, dan unsur dari Kepala Perangkat Kaerah Kabupaten Gunung Mas.
Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si menyampaikan untuk diketahui bersama, bahwa terpilihnya adik-adik untuk bergabung dalam seleksi yang dilakukan di SMA/SMK dan MA tiap-tiap kecamatan beberapa waktu yang lalu, dan sekarang adik-adik dikumpulkan untuk mengikuti seleksi tingkat Kabupaten dan Tingkat Provinsi.
“Diharapkan para Calon Paskibraka agar selama mengikuti seleksi ini, agar adik-adik mengikutinya dengan penuh perhatian, ikut secara seksama, dan penuh berbagai kententuan yang telah ditetapkan oleh panitia dan pelatih,” pintanya.
Disisi lain adik-adik dengan mengikuti seleksi calon anggota paskibra ini, berarti menambah rangkaian rajutan sejarah hidup adik-adik, yang merupakan rajutan positif, sehingga juga menjadi kenangan manis dikemudian hari.
“Kepada Bapak-bapak Pelatih, Pembina, serta tim penilai, saya ucapkan terima kasih atas kesedian memenuhi permintan kami untuk melatih dan menilai adik-adik kita ini, demikian juga kepada saudara-saudara Panitia, yang selalu mendukung Program Seleksi bagi Calon Anggota Paskibraka ini,” terangnya.


Asisten I Setda Kabupaten Gunung Mas Drs. Lurand memimpin rapat didampingi Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Gunung Mas, Jepin ujung kanan, Kasubbag Evaluasi dan Pelaporan Kinerja Pemerintahan Daerah Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Thomas Segah Binti, Kamis (12/3).
Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) memlalui bagiang Pemerintahan Setda Kab Gumas rapat terkait penyusunan LPPD.
“Asisten Pemerintahan Setda Gumas Drs. Lurand membacakan sambutan tertulis Sekda Gunung Mas LPPD wajib dibuat oleh Pemerintah Daerah untuk dilaporkan kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat yang kemudian dievaluasi,” katanya di ruang rapat lantai I Kantor Bupati, Kamis (12/3/2020).
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pertanggung jawaban penyelenggaraan Pemerintahan, alat ukur untuk mengetahui keberhasilan pelaksanaan otonomi Daerah dan sebagai bentuk transparansi pelaksanaan Pemerintahan Daerah.
Pada kesempatan ini perlu saya sampaikan kepada seluruh peserta yang hadir bahwa 2 tahun berturut – turut raport LPPD Kabupaten Gunung Mas sangat memprihatikan, yaitu pada posisi terbawah atau menduduki peringkat 14 se – Provinsi Kalimantan Tengah sehingga Kepala Daerah kita mendapatkan teguran dari Kementerian Dalam Negeri.
Dengan demikian saya minta perhatian yang serius dari semua yang hadir untuk sungguh-sungguh mengikuti rapat penyusunan LPPD. dengan harapan penyusunan LPPD Kabupaten Gunung Mas dapat disusun secara baik dan benar disertakan data-data pendukung sebagai bukti dari laporan tersebut, sehingga data yang kita cantumkan dalam laporan merupakan data yang akurat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Gunung Mas, Jepin menyampaikan maksud dan tujuan tersebut adalah sebagai upaya peningkatan pemahaman dalam membuat dan menyusun LPPD Kabupaten Gunung Mas Tahun 2020.
“Kemudian, agar dapat menghasilkan dan mewujudkan bentuk laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah (LPPD) yang lebih sempurna dengan menyamakan persepsi pembuatannya pada setiap satuan unit kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas,” terangnya.
Kasubbag Evaluasi dan Pelaporan Kinerja Pemerintahan Daerah Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Thomas Segah Binti dalam paparannya, dasar penyusunan LPPD 2019 penetapan UU 23/2014, pasal 69-74 : kewajiban penyusunan laporan penyelenggaran Pemerintahan Daerah serta pelaksanaan evaluasi penyelenggaraan Pemerintah Daeraah.
“Tugas kami hanya menkompilasi atau menggabungkan sebuah dokumen yang nantinya akan ditandatangani oleh Bupati dan disampaikan ke Pemerintah Pusat untuk di evaluasi,” terangnya.
Capaian kinerja penyelenggaraan Pemerintah Daerah, capaian kinerja mikro IMP, angka kemiskinan, angka pengangguran, pertumbuhan ekonomi, pendapatan per kapita dan ketimpangan pendapatan.
“Secara besar untuk penyusunan LPPD adalah mencakup capaian kinerja Pemerintah Daerah serta laporan capaian kinerja pelaksanaan tugas pembantuan dari pronvinsi ke Kabupaten Kota, atau dari Pemerintahan Pusat langsung ke Kabupaten.” Pungkasnya.