by Muhammad Fiqri Baihaqi | Mar 11, 2020

Gunung Mas – Dalam mengoptimalisasikan pencegahan Kontra Radikal dan Deradikalisasi Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas) Polda Kalteng bersama Polres Gunung Mas memberikan pembinaan dan penyuluhan radikalisme kepada ormas, tokoh masyarakat di aula Patriatama Polres Gunung Mas, Rabu 11/03/2020.
Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Arisman mengatakan pencegahan paham radikalisme tersebut bukan lah tugas polri semata melainkan dari semua pihak serta peran dari tokoh masyarakat sangat lah dibutuhkan, paham radikalisme tersebut dapat kita cegah mulai dari pembentukan pola pikir contohnya kegiatan penyuluhan, FGD, membentuk kesepakatan bersama, mengikuti seminar-seminar keagamaan dan juga melalui pola kerja sama dan kemitraan polri dengan ormas-ormas maupun tokoh masyarakat.
“Untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan jangan sampai ideologi pancasila tergetus ideologi yang lain”. Tegas Kapolres Gunung Mas.
Pada kesempatan itu, Kapolres Gunung AKPB Yudi mengajak kepada ormas-ormas dan para tokoh masyarakat bersama-sama untuk mencegah masuk dan berkembangnya paham radikalisme diwilayah kita demi menjaga pesatuan dan kesatuan serta menjaga keutuhan bangsa kita.
“Dalam menyikapi dan menindaklanjuti paham radikalisme dan terorisme merupakan salah satu ancaman nyata yang dapat berimplikasi pada dinamika di suatu negara, serta dampaknya mampu menciptakan rasa tidak aman pada masyarakat luas. Siapa saja dapat terpengaruh paham radikal dan intoleransi, tidak hanya golongan tertentu saja, melainkan pengaruh tersebut tidak memandang umur, pekerjaan dan status sosial”. Pungkasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Mar 11, 2020
Gunung Mas (Berengzone) – PT. MSAL Bertemu dengan seluruh instansi pendidikan di Desa Bereng Jun membahas tentang kemajuan Pendidikan. Adapun pertemuan tersebut difasilitasi oleh Pemerintah Desa di Balai Desa Bereng Jun, Selasa (10/03/2020)

Pertemuan ini dihadiri oleh PT. MSAL, TK Sariwangi, TK Pelita Harapan, PAUD Talenta, SDN Bereng Jun, SDN Harang Karamat, dan SMPN Satu Atap 1 Manuhing.
Begin, Pj. Kepala Desa Bereng Jun pada awal arahannya menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk menjalin kebersamaan antara seluruh penyelenggara pendidikan di Desa Bereng Jun dengan PT. MSAL. Lebih lanjut ia menuturkan bahwa anak-anak di Bereng Jun adalah aset yang akan memajukan Desa di masa yang akan datang.
“Pertemuan hari ini adalah untuk menjalin kebersamaan antara kita semua di bidang pendidikan, dan anak-anak adalah aset yang akan membawa kemajuan Desa kita di masa yang akan datang “, tutur Begin.
Pada saat menyampaikan usulan, Suriyanie, S.Pd meminta tambahan penghasilan untuk guru honorer yang ada di SMPN Satu Atap 1 Manuhing. Hal senada juga diusulkan oleh beberapa kepala sekolah yang mengikuti pertemuan.
“Kami memohon bantuan tambahan penghasilan untuk dua orang guru honor kami, yang mana saat ini kami hanya mampu menggaji mereka dengan dana BOS sebanyak dua ratus lima puluh ribu per bulan”, kata Suri.
Lebih Lanjut Suriyanie menyampaikan bahwa SMPN Satu Atap 1 Manuhing akan memberikan timbal balik kepada PT. MSAL berupa kualitas pendidikan yang baik untuk anak-anak. Ia meminta anak-anak karyawan PT. MSAL bisa bersekolah di SMPN Satu Atap 1 Manuhing, karena saat ini sekolah yang dipimpinnya memiliki banyak kegiatan ekstrakurikuler untuk membina karakter dan prestasi peserta didik.
“Kami akan memberikan pendidikan yang baik untuk anak-anak, dan kinerja guru yang ada saat ini sangat bagus, sehingga anak-anak dari karyawan PT. MSAL bisa bersekolah di tempat kami. Ada kegiatan Pramuka, Olahraga, Kesenian, Sinematografi dan lainnya yang bisa mengembangkan potensi diri peserta didik”, tukas Suri.
Menanggapi Permohonan dari seluruh kepala sekolah di Bereng Jun, Pihak PT. MSAL yang diwakili oleh Nicholas bagian CSR menyambut dengan baik keinginan tersebut. Pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk bisa membantu kegiatan pendidikan di wilayah Desa Bereng Jun, mengingat PT. MSAL berada di wilayah Desa Bereng Jun.
“Kami menyambut baik keinginan bapak ibu, kami akan maksimal bentu pendidikan, namun kami akan prioritaskan bantuan menurut urgensinya”, tutur Nicho
Lebih lanjut Nicho menyampaikan bahwa setiap permohonan bantuan yang diberikan harus berbentuk Proposal sebagai bahan usulan.
“Kami meminta bapak ibu untuk membuat proposal kepada kami sebagai bahan usulan kami”, kata Nicho mengakhiri sesi tanya jawab. (Big)
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Mar 11, 2020

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong dan Direktur Perusda Gunung Mas perkasa Mochmmad Ramdhan pengawas Prusda Gumas Guanhin, Kepala Bagian Perekonomian Slamet Kristiawan foto besama usai penandatangan MoU penyertaan modal, di ruang kerja Bupati, Senin (9/3/2020). FOTO Protokol Gumas.
Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas terbukti dengan resmi menyertakan Perusahaan Daerah atau Perusda Gunung Mas Perkasa dengan modal usaha.
Hal itu dibuktikan dengan penandatanganan kesepakatan bersama atau MoU terkait penyetaraan modal yang dilakukan Bupati Gunung Mas, Jaya S Monong dengan Direktir Perusda Perkasa, Mochamad Ramdhan.

“Ya, kami sudah melakukan penandatangan MoU mengenai penyertaan modal pemerintah daerah kepada kami, untuk mengembangkan usaha, dan ini sebagai dasar kami untuk menjalankan usaha di tahun 2020,” kata Mochamad Ramdhan, saat di konformasi di Kuala Kurun, Rabu 11 Maret 2020.
Ia mengatakan setalah dilaksanakan penandatangan MoU tersebut pihaknya akan segera mengurus pencairan anggaran, sehingga segera melaksanakan kegiatan selanjutnya.
Pasalnya, sebelum penandatangan MoU dilakukan, pihaknya sudah melaksanakan beberapa langkah-langkah kegiatan untuk persiapan usaha sesuai dengan amanat perda nomor 8 tahun 2019.
“Jadi hal-hal yang menyangkut perijinan dan yang menyangkut produk tau sumber bahan baku, nanti kami coba negosiasikan dengan pihak terkait, baik dengan supplier maupun customer,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Bupati Gunung Mas Jaya S Monong membeberkan terkait penyertaan modal yang akan dilakukan pemerintah daerah terhadap beberapa perusda di wilayah itu. Diantaranya Perusda Gunung Mas Perkasa, Bank Pembangunan Daerah, serta Perusda air minum atau PDAM.
Penyertaan modal kepada Perusda Gunung Mas Perkasa tersebut dilakukan pemerintah daerah dengan landasan pada persetujuan atas kelayakan dari panesehat investasi Universitas Diponegoro dan Universitas Palangka Raya.
Sebelumnya juga, dia katakan manajemen untuk Perusda Gunung Mas Perkasa sedang dilakukan audit cut off atau audit berupa pemisahan catatan transaksi periode yang lama dengan periode yang baru oleh BPKP Provisi Kalimantan Tengah.
Sehingga pada Senin 9 Maret 2020 penandatangan MoU mengenai penyertaan modal pemerintah daerah untuk Perusda Gunung Mas Perkasa baru bisa dilakukan.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Mar 11, 2020

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong memipin rapat Festival Budaya Mihing Mansa tahun 2020 didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunung Mas Dony, ketua Panitia Festival Budaya Mihing Mansa tahun 2020 Selu Solo Benediktussf.
Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong memimpin rapat Persiapan Festival Budaya Mihing Mansa dadampingi Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunung Mas Dony, ketua Panitia Festival Budaya Mihing Mansa tahun 2020 Selu Solo Benediktussf, yang dihadiri oleh Camat Sekabupaten Gunung Mas, serta Dinas terkait lainnya.
Kegiatan diselenggarakan di ruang rapat lantai I Kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (10/3/2020).
Ia mengucapkan terima kasih kepada panitia Festival Budaya Mihing Mansa tahun 2020 yang sudah mempersiapkan kegiaatan tersebut,” katanya Jaya Samaya Monong.
Selain itu kita mempunyai ciri khas Kabupaten Gunung Mas, seluruh Kecamatan ikut dalam perlombaan, maksimalkan potensi masyarakat yang berada di Kecamatan masing-masing, supaya dibuta standar kriteria-kriteria Kabupaten dan standar Provinsi kita ikuti juga.
“Sehingga potensi yang ada di Kecamatan masing-masing bisa terakomodir semua. Potensi yang ada di Kecamatan kita ini bisa mendapatkan perlakuan yang sama dalam mendukung program smart tourime dan pengembangan pariwisata itu penting,” ucapnya.
Jaya Samaya Monong menambahkan, putra putri pariwisata dan duta genre akan saya dukung karena tujuan kita adalah Gunung Mas dulu, yang terpilih nanti akan mewakili ketingkat Provinsi bahkan ke tingkat Nasional.
“Terima kasih atas dukungan kita semuanya akan semangkin lengkap dengan adanya pelaksanaan Festival Budaya Mihing Mansa Kabupaten Gunung Mas,” terang Bupati Gunung Mas.
Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunung Mas Dony menjelaskan, pembukaan kegiatan Festival Budaya Mihing Mansa tahun 2020 dilaksanakan hari senin tanggal 13 – 17 April 2020, pembukaan di taman kota Kuala Kurun dan penutupan dilaksanakan pada hari jumat 17 April di Stadion mini Kuala Kurun.
Pemilihan putra putri Pariwisata Kabupaten Gunung Mas pada tahun sebelumnya hanya diikuti oleh 5 (lima) Kecamatan.
Untuk tahun ini putra putri Pariwisata Kabupaten Gunung Mas tahun 2020 akan diikuti 12 Kecamatan di Kabupaten Gunung Mas.
“Festival Budaya Mihing Mansa tahun 2020, panitia kekurangan dana untuk mendatangkan artis lokal dalam rangka menghibur masyarakat Gunung Mas,” tandasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Mar 10, 2020

Sambutan Bupati yang disampaikan oleh Sekda Gunung Mas Yansiterson.
Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencanan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP2KBP3A Kabupaten Gunung Mas menggelar penyusunan tim gugus tugas Kabupaten layak anak dan rencana aksi daerah (GT-KLA dan RAD-KLA).
Pembentukan Gugus Tugas ini diperlukan untuk proses pembahasan dan perjanjian aspirasi untuk penyusunan dan rencana awal Tim GT-KLA dan RAD – KLA Tahun 2020.

Ketua TP PKK tanda tangan mendukung gugus tugas Kabupaten layak anak dan rencana aksi daerah (GT-KLA dan RAD-KLA).
Hal ini disampaikan Sekretaris Derah Kabupaten Gunung Mas Yansiterson dalam sambutan tertulis Bupati Gunung Mas di Aula Bappedalitbang, Senin (9/3/2020).
Yansiterson menerangkan, seperti kita ketahui bersama bahwa pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Pemerempuan dan Perlindungan Anak telah mendesain dan mensosialisasikan sebuah sistem dan strategi pemenuhan hak-hak anak yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengembangkan kebijakan Kabupaten layak anak (KLA).
Kebijakan KLA bertujuan untuk mensinergikan sumber daya pemerintah, masyarakaat dan dunia usaha sehingga pemenuhan hak-hak anak dapat lebih dipastikan. Kebijakan ini juga merupakan inplementasi dari tindak lanjut komitmen dunia.
“RAD merupakan acuan penting untuk mengembangkan KLA secara sitematis, terarah dan tepat sasaran,” kata Yansiterson.
Menurutnya, bahwa poin terpenting dari proses pengembangan KLA, yaitu koordinasi diantara para stakeholder pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan.
“Oleh karena itu kami sangat berharap penguatan koordinasi para stakeholder dapat terus ditingkatkan dan terus melakukan secara rutin,” jelanya.
Karena itu, akan menjadi kewajiban kita bersama untuk menjadikan lebih berkualitas, sehingga mereka akan menjadi modal pembangunan.
Untuk itu peran seluruh perangkat kepentingan pemerintah, masyarakat dan dunia usaha harus bahu-membahu untuk dapat mewujudkan Kabupaten Gunung Mas menjadi Kabupaten layak anak.
“Kami berharap kegiatan penyusunan tugas Kabupaten layak anak ini kiranya dapat saling mendukung dan saling membantu dalam menjalankan tugas dalam tim dan penyusunan RAD-KLA, dan peningkatan kesejahteraan dan kamajuan daerah yang kita cintai ini,” imbuhnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Mar 10, 2020

Foto Bersama Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong usai pelantikan Sekretaris PPK se-Kabupaten Gunung Mas di Aula Hotel Insevas Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas, Senin (9/3/2020).
Gunung Mas – Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong menghadiri undangan pelantikan Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Gunung Mas pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2020.
Pelantikan Sekretariat PPK ini di laksanakan di aula Hotel Insevas Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Senin 9/03/2020.
Adapun Sekretariat PPK yang dilantik sebanyak 36 orang dari 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Gunun Mas, pelantikan ini dilaksanakan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Gunung Mas, Stepenson sebagai Pejabat Pengambil Sumpah.
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong dalam arahannya berpesan, kepada seluruh Sekretariat PPK yang telah dilantik agar dapat membantu kinerja KPU dan turut menjaga kedamaian dalam pesta demokrasi.
“Saya meminta agar KPU dapat dibantu untuk menciptakan Pilkada yang baik, ikut menjaga kondusifitas dan junjung tinggi demokrasi dengan bersikap profesional dan menjaga netralitas. Harapannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KPU Stepenson menyampaikan, tugas dari sekretariat PPK ini diantaranya membantu PPK dalam tahapan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 23 September 2020 mendatang, menyiapkan teknis penyelenggaraan, menyiapkan segala urusan terkait dengan tata usaha, pembiayaan administrasi PPK, pertanggungjawaban keuangan dan menyimpan kas pembiayaan