Tim Desk Pilkada Provinsi Kalimantan Tengah Lakukan Monitoring ke Kabupaten Gunung Mas

Tim Desk Pilkada Provinsi Kalimantan Tengah Lakukan Monitoring ke Kabupaten Gunung Mas

Tim Desk Pilkada Provinsi Kalimantan Tengah Lakukan Monitoring ke Kabupaten Gunung Mas

Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Tim Desk Pilkada Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) lakukan kegiatan monitoring ke Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang bertempat di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Bupati Gunung Mas, Rabu (11/10/2023).

Ketua Tim Desk Pemilu dan Pilkada Provinsi Kalteng wilayah Gunung Mas dan Katingan, Suhaemi mengatakan bahwa agenda kegiatan hari adalah pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Gumas dengan Tim Desk Pemilu dan Pilkada Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka monitoring persiapan Pemilu dan Pilkada di Gumas.

“Tujuan kegiatan hari ini dalam rangka melaksanakan monitoring terhadap pelaksanaan Tim Desk Pemilu dan Pilkada, apakah sudah dibentuk atau belum, dan juga sekaligus menyampaikan kepada seluruh kabupaten dan kota agar segera membentuk Tim Desk Pemilu dan Pilkada. Kami juga ingin mengetahui data awal, beberapa kuesioner sudah kami bagikan, seperti terdapat masalah-masalah apa yang didapati,” ucapnya.

Dirinya mengatakan bahwa tugas mereka yaitu untuk memonitoring dan membantu apabila ada permasalahan-permasalahan di kabupaten dan kota yang mana nantinya akan dicari solusinya bersama-sama.

“Dikarenakan kami belum mendapatkan hasil tertulis dari kuesioner yang kami sampaikan tetap dari hasil pertemuan tadi, Gunung Mas secara umum memiliki permasalahan dibidang sosial dan penganggaran, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gunung Mas karena secara konsisten untuk NPHD sudah teranggarkan,” ujarnya

Pada kesempatan yang sama, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas Lurand menjelaskan bahwa untuk masalah penganggaran sudah dianggarkan dan sudah ditransfer ke KPU Gumas, namun untuk Bawaslu belum bisa dikarenakan ada kendala terkait dengan rekening, dikarenakan mereka harus meminta dahulu ke Bawaslu Pusat.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala OPD terkait, Anggota KPU Gumas, dan tamu undangan lainnya.

Penyusunan Materi Teknis dan Ranperkada RDTR di Kabupaten Gunung Mas

Penyusunan Materi Teknis dan Ranperkada RDTR di Kabupaten Gunung Mas

Penyusunan Materi Teknis dan Ranperkada RDTR di Kabupaten Gunung Mas

Pemkab Gunung Mas bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pembahasan Indikasi Program dan Peraturan Zonasi serta Analisis Kebijakan, Rencana dan Program (KRP) Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan di Kabupaten Gunung Mas yang dilakukan secara tatap muka dan teleconference melalui aplikasi zoom meeting yang dilaksanakan di Hotel Insevas, Selasa (10/10/2023).

Turut hadir perwakilan dari Bupati Gunung Mas dan sekaligus membuka kegiatan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Gumas Lurand, didampingi perwakilan dari Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II Yudho, dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bambang Jaya, perwakilan dari OPD terkait, Swasta/ BUMN, lalu melalui zoom meeting Kementerian/Lembaga terkait, Pemda Provinsi Kalimantan Tengah serta tamu undangan Lainnya.

Dalam sambutan Bupati Gumas yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Gumas menyampaikan “Tujuan dari kegiatan Focus Group Discussion II hari ini adalah menjaring masukan dari para stakeholder terhadap indikasi program dan peraturan zonasi RDTR Kawasan Perkotaan Rungan serta pemaparan terhadap hasil analisis rencana dan kegiatan terhadap lingkungan hidup. Berdasarkan hasil Konsultasi Publik tanggal 25 September 2023 bahwa telah disepakati tujuan penataan ruang RDTR Perkotaan Rungan adalah wilayah perencanaan Rungan sebagai pusat pelayanan kawasan dalam mendukung pengembangan industri pengolahan hasil pertanian, perkebunan, dan kehutanan yang berwawasan lingkungan” ucapnya.

Lanjutnya “Dengan telah ditetapkannya tujuan dalam penataan ruang RDTR Rungan, diharapkan dapat menggerakkan perekonomian wilayah, menyediakan ruang bagi pengembangan industri pengolahan hasil pertanian, perkebunan dan sumber daya alam potensial, serta terwujudnya kawasan permukiman dengan hunian yang berimbang” ujarnya.

Tambahnya “Salah satu permasalahan yang ada di Kecamatan Rungan adalah penurunan kualitas air yang terindikasi dari air yang semakin kotor dan keruh, penurunan kualitas air yang antara lain disebabkan oleh penambangan emas secara liar yang terjadi di daerah aliran sungai  sehingga mencemari keberadaan sungai. Dengan adanya penyusunan RDTR Rungan ini diharapkan dapat meminimalisir dampak kerusakan lingkungan dengan membatasi kegiatan yang dapat merusak lingkungan. Aktifitas wilayah perencanaan RDTR Rungan didominasi oleh kegiatan perumahan, dan kegiatan yang berkembang adalah perdagangan dan jasa, budidaya burung walet, PLTU, tambang, pariwisata dan pertanian, sehingga diperlukan perencanaan pemanfaatan ruang agar pembangunan lebih terencana, serta tersedianya perangkat pengendalian yang dapat mengoptimalkan investasi dengan tetap mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan” tutupnya.

Dinas Pekerjaan Umum Gumas Lakukan Pembinaan Kompetensi

Dinas Pekerjaan Umum Gumas Lakukan Pembinaan Kompetensi

Dinas Pekerjaan Umum Gumas Lakukan Pembinaan Kompetensi

Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar kegiatan yang bertujuan untuk melakukan pembinaan kepada Sumber Daya Manusia dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang ada.

Kepala Dinas PU Baryen mengatakan bahwa terdapat beberapa kegiatan yang diadakan Dinas PU dalam rangka meningkatkan kapasitas salah satunya yaitu Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penataan Kawasan Wisata Desa Upon Batu, Jumat (29/09/2023).

Adapun kegiatan tersebut merupakan sebagai salah satu strategi dalam rangka percepatan peningkatan infrastruktur penunjang pariwisata melalui pembangunan kolaboratif (SIKAT INSPIRATIF) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas, membangun kemitraan bersama dengan Perusahaan Besar Swasta (PBS) untuk melakukan penataan kawasan wisata Desa Upon Batu yang sejalan dengan visi dan misi Bupati Gumas Jaya Samaya Monong yaitu Smart Tourism.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi terobosan terhadap kerjasama antara pemerintah dan stakeholder diluar dari pemerintah, sehingga pembangunan dibidang kepariwisataan tidak hanya menjadi beban pemerintah, tetapi bisa dilakukan bersama,” ungkapnya

“Saya juga berharap Gumas sebagai salah satu kabupaten dengan destinasi unggulan khususnya wisata alam dan budaya, bisa mendapatkan manfaat dari fasilitas yang lebih baik,” lanjutnya

Baryen menambahkan kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh Dinas PU adalah Pelatihan Alat Ukur Gps Geodetik dan Drone untuk Pemetaan yang bertempat di Aula Perkim Dinas PU, Rabu (04/10/2023).

Kegiatan tersebut adalah sebagai pelaksanaan strategi pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas bersama dengan dinas teknis terkait (Bappedalitbang).

Melalui pelatihan ini diharapkan ASN dapat menambah pengetahuan dalam hal pengukuran/pemetaan kawasan, sehingga mempermudah dalam melakukan perencanaan suatu kawasan baik itu perencanaan kawasan perkotaan dan kawasan pedesaan.

Bimbingan Teknis Pemandu Wisata dan Pengelola Kebudayaan se- Kabupaten Gunung Mas

Bimbingan Teknis Pemandu Wisata dan Pengelola Kebudayaan se- Kabupaten Gunung Mas

Bimbingan Teknis Pemandu Wisata dan Pengelola Kebudayaan se- Kabupaten Gunung Mas

Kuala Kurun- Pemkab Gumas melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunung Mas menggelar Pendidikan dan Pelatihan SDM Kesenian Tradisional serta Bimbingan Teknis Pemandu Wisata dan Pengelola Kebudayaan se- Kabupaten Gunung Mas, yang diadakan di GPU Damang Batu, Selasa (03/10/2023).

Turut hadir dan sekaligus membuka kegiatan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Gumas Lurand didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Hansli Gonak, Kepala OPD beserta staf, perwakilan dari desa, tokoh adat, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Gumas menyampaikan “Perlu kita ketahui bersama, bahwa pembangunan pariwisata memang hakekatnya harus berkelanjutan, dimana pembangunan dapat didukung secara ekologis sekaligus layak secara ekonomi, juga adil secara etika dan sosial terhadap masyarakat, artinya pembangunan berkelanjutan adalah upaya terpadu dan terorganisasi untuk mengembangkan kualitas hidup dengan cara mengatur penyediaan, pengembangan, pemanfaatan dan pemeliharaan sumber daya secara berkelanjutan. Pemerintah sebagai salah satu pemangku kepentingan didalam kepariwisataan dituntut dapat bekerja sama dengan pihak swasta serta merangkul masyarakat yang juga memiliki peran dan tanggung jawab untuk bersama- sama mendorong keberhasilan pengembangan kepariwisataan di wilayahnya” ucapnya.

Lanjutnya “Dengan diadakannya kegiatan seperti ini maka saya pesankan kepada seluruh peserta, agar dapat mengikuti kegiatan ini secara baik dari awal sampai kegiatan ini berakhir, karena materi yang disampaikan nanti oleh narasumber sangat lah penting dan bermanfaat, saya harapkan nantinya saudara dapat melaksanakan tugas selaku pelaku- pelaku pariwisata baik pelaku seni budaya dan pengelola wisata dan kebudayaan kepada kita semua yang hadir ditempat ini” tutupnya.

Dikesempatan yang sama dalam laporan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyampaikan “Peserta yang mengikuti kegiatan ada 35 orang POKDARWIS dan Desa Wisata, 15 orang Juru Pelihara, 70 orang Sanggar Seni Budaya dengan jumlah peserta 120 orang. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah upaya dinas dalam meningkatkan SDM sehingga mampu untuk melaksanakan fungsi dan tugasnya sesuai dengan fungsinya dalam pengembangan kepariwisataan dan pelestarian kebudayaan daerah, membuka wawasan dan peningkatan pengetahuan dalam melaksanakan tugas dan fungsi dari masing- masing tugas, memecah permasalahan yang ada dilapangan dalam pelaksanaan tugas, mensosialisasikan Perda Nomor 1 Tahun 2003 tentang Rencana Pembangunan Kepariwisataan kabupaten Gunung Mas dan Perda Nomor 6 Tahun 2022 tentang Kearifan Lokal dan Kebudayaan Daerah, serta melaksanakan tugas dan fungsi masing- masing” ucapnya.

Dinas PU Gandeng Kejaksaan Negeri Dalam Upaya Pendampingan Hukum

Dinas PU Gandeng Kejaksaan Negeri Dalam Upaya Pendampingan Hukum

Dinas PU Gandeng Kejaksaan Negeri Dalam Upaya Pendampingan Hukum

Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggandeng Kejaksaan Negeri Gunung Mas untuk melakukan Pendampingan Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara terhadap kegiatan rekontruksi jalan Tewah-Batuh Nyiwuh dalam rangka mendukung konektivitas jalan daerah.

Dalam kegiatan ini, Kepala Kejaksaan Negeri Gumas Sahroni bersama jajarannya juga Kepala Dinas PU Baryen yang didampingi tim teknis bersama-sama turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung pekerjaan jalan yang tengah dilakukan tersebut, berlokasi di ruas jalan Tewah-Batu Nyiwuh Kecamatan Tewah, Selasa (3/10/2023).

Tim Pendampingan Hukum dari Kejaksaan Negeri Gumas turun langsung ke lokasi yang didampingi oleh Kepala Dinas PU Baryen dan jajarannya.

Baryen mengungkapkan, Dinas PU merasa sangat terbantu dengan kegiatan pendampingan hukum ini sehingga mampu mengontrol dan meminimalisir kemungkinan potensi terjadinya masalah didalam pelaksaanaan kontrak, untuk dapat diantisipasi sedini mungkin dari aspek Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara.

“Tentunya dengan pendampingan ini aspek-aspek hukum pelaksanaan kontrak itu kami yakin akan lebih terkontrol sejak awal, sehingga hal-hal yang mungkin potensial menjadi masalah terutama berhubungan dengan legalitas lahan dan juga hak-hak masyarakat itu bisa kita antisipasi lebih dini,” ucap Baryen.

Dalam kesempatan yang sama juga Sahroni menuturkan, agar setiap program atau pekerjaan yang dilaksanakan di Kabupaten Gumas khususnya yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dalam hal ini jalan, agar dapat berlangsung dengan baik dan hasil yang didapatkan dari pekerjaan ini juga sesuai dengan kontrak kerja yang sudah dibuat sehingga manfaat yang didapat oleh masyarakat itu dapat dicapai secara maksimal.

Kepala Dinas PU Baryen bersama dengan Tim Pendampingan Hukum dari Kejaksaan Negeri Gumas

“Pada kesempatan ini kita pergunakan untuk melihat secara langsung hasil pekerjaan yang dilakukan dan kita coba melihat kendala-kendala yang dihadapi dilapangan dan kita cocokan dengan administrasi yang sudah dilaporkan dan kemungkinan apabila ada kendala yang membutuhkan saran dan masukan, akan kita berikan saran dan masukan sehingga pekerjaan ini dapat berlangsung dan terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pengerjaan rekontruksi jalan Tewah-Batu Nyiwuh tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 17,49 Miliar Rupiah.

Optimalisasi Sektor Ekonomi Kreatif Dalam Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Gunung Mas

Optimalisasi Sektor Ekonomi Kreatif Dalam Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Gunung Mas

Optimalisasi Sektor Ekonomi Kreatif Dalam Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Gunung Mas

Pemkab Gumas melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Gunung Mas bersama Badan Pusat Statistik Kabupaten Gunung Mas menggelar kegiatan Indikator Makro Daerah (Sosialisasi Data PDRB) dengan Tema Optimalisasi Ekonomi Kreatif Dalam Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten gunung Mas, yang dilaksanakan di Aula Bappedalitbang, Senin (02/10/2023).

Turut hadir dalam kegiatan Asisten Admnistrasi Umum Letus Guntur, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Guanhin, Kepala Badan Pusat Satitistik Kabupaten Gunung Mas Waras, Kepala Bidang Perekonomian, Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Yeremia Dody, Kepala OPD beserta staf, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Pj. Sekretaris Daerah Richard yang dibacakan oleh Asisten Admnistrasi Umum Letus Guntur menyampaikan “Ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep di era ekonomi baru dengan informasi dan kreativitas sebagai penopang utamanya, dimana ide dan stock of knowledge dari setiap individu merupakan faktor produksi utama dalam kegiatan ekonomi. Secara konseptual, ekonomi kreatif memiliki hubungan paralel dengan konsep kewirausahaan karena keduanya bertitik tolak dari pemikiran atau benang merah yang sama yaitu kreativitas, ide atau gagasan, serta inovasi. Ekonomi kreatif merupakan pemikiran cerdas sebagai solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apabila dianalisis secara cermat, maka tiap-tiap aktor mempunyai peran dan fungsi yang berbeda-beda dalam pengembangan ekonomi kreatif” ucapnya.

Lanjutnya “Namun, dalam pelaksanaannya masing-masing aktor dapat menjalin kerja sama sehingga ekonomi kreatif dapat dikembangkan secara optimal. Untuk diketahui Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Gunung Mas Tahun 2022 berada pada angka 6.47%. Hal ini dapat dipahami karena masing-masing aktor memiliki kelebihan dan kekurangannya. Kerja sama antara masing-masing aktor memungkinkan terlaksananya koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan sinergi sumber daya ekonomi kreatif secara optimal. Meskipun demikian, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, pemerintah daerah memiliki peran yang sangat strategis, terutama sebagai regulator, fasilitator, dan akselerator. Bahkan, pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk memulai pengembangan ekonomi kreatif” tutupnya.

Dikesempatan yang sama dalam laporan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Pengembangan Kabupaten Gunung Mas Yatrio Aulia dibacakan oleh Kepala Bidang Perekonomian, Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Yeremia Dody menyampaikan “Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan   gambaran dalam wujud    angka-angka yang dihasilkan dari perhitungan berdasarkan berbagai pendekatan baik pendekatan produksi, pendapatan maupun pengeluaran secara kaidah statistik, dan melihat bagaimana perspektif sektor ekonomi kreatif dapat menciptakan kemajuan dan kesejahteraan dengan kemampuannya menyerap tenaga kerja sehingga pendapatan masyarakat bertambah yang pada akhirnya akan mengurangi pengangguran dan secara jangka panjang akan mengurangi kemiskinan di masyarakat, menjadikan ekonomi kreatif berperan sebagai pendorong perkembangan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan” ucapnya.

Setelah dibacakan sambutan acara dilanjutkan dengan poto bersama setelah itu dilanjutkan dengan materi oleh Kepala Badan Pusat Satitistik Kabupaten Gunung Mas Waras dengan judul “Optimalisasi Sektor Ekonomi Kreatif Dalam Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Gunung Mas” dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan makan siang bersama.