Pengembangan dan membudayakan kegemaran membaca melalui lomba bercerita

Pengembangan dan membudayakan kegemaran membaca melalui lomba bercerita

Gunung Mas – Berjumlah 19 orang anak mengikuti Lomba Bercerita bagi Siswa Sekolah Dasar (SD)/Madrasah ibtidaiyah (MI) tingkat Kabupaten Gunung Mas (Gumas), yang bertempat di GPU Damang Batu, Jumat (05/04/2019) pagi. Satu persatu mereka maju dan menunjukan keahliaan mendongeng dan bercerita.

Bupati Gunung Mas Drs. Arton S Dohong,  dalam sambutan tertulisnya dibacakan oleh Plt. Kepala DPKA  Kabupaten Gunung Mas Salampak Haris, S.Sos, mengatakan, lomba ini merupakan salah satu upaya pengembangan dan membudayakan kegemaran membaca anak-anak dan rutin dilaksanakan setiap tahun.

Kagiatan ini rutin dilaksanakan, setiap tahun agar karakter anak dibentuk melalui pola pendidikan, baik pendidikan Formal maupun Non Formal termasuk didalamnya menumbuh kembangkan kegemaran dan minat baca kepada anak sejak usia dini.

”Dalam kesempatan lomba ini, hendaknya dilaksanakan dengan objektif jauhkan dari KKN ataupun rekayasa maka hendaknya dewan juri dalam memberikan penilaian secermat mungkin agar mampu menghasilkan peserta yang benar-benar menjadi juara terbaik guna mengikuti lomba ke tingkat Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Salampak, S.Sos.

Harapannya agar materi cerita  ini benar-benar cerita dari wilayah Gunung Mas yang diambil dari nilai-nilai budaya daerah kreatif lokal yang mampu mengangkat harkat dan martabat Kabupaten Gunung Mas.

”Kepada anak-anak sekalian sebagai peserta lomba yang menjadi duta dari sekolah masing-masing, manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik mungkin, dalam suatu pertandingan ataupun perlombaan pasti ada yang menang ada yang kalah,” ungkapnya.

Sementa itu, Ketua Panitia Tinjek, S.Pd, dalam laporannya mengatakan, tujuan lomba bercerita ini untuk menumbuhkan kegemaran membaca melalui berbagai bacaan dan media untuk menanamkan cinta kebudayaan bangsa dan kesatuaan.

”Dikatakannya, dalam penampilan lomba bercerita tersebut, mereka akan dinilai berdasarkan beberapa komponen. Yakni diantranya adalah penampilan, cara bercerita, penguasaan materi, serta kamampuan,” tutup Tinjek.