by Muhammad Fiqri Baihaqi | Aug 18, 2019 |
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, Menyalami salah satu Pengawas SMP pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gunung Mas, Hermon, S.Pd saat menerima Satyalencana Karya Satya bagi Pegawai Negeri Sipil Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.

ASN Dilingkunga Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menerima anugerah penghargaan Satyalancana Karya Satya tahun 2019, dari Presiden Republik Indonesia (RI).
Sebanyak 135 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas), menerima anugerah penghargaan Satyalancana Karya Satya tahun 2019, dari Presiden Republik Indonesia (RI).
”PNS yang menerima penghargaan tersebut terdiri dari satyalancana 30 tahun sebanyak 31 orang, satyalancana 20 tahun 26 orang, dan satyalancana 10 tahun berjumlah 78 orang,” ucap Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, di GPU Damang Batu, Sabtu (17/8/2019) siang.
Dia mengatakan, penganugerahan satyalanca karya satya tersebut merupakan penghargaan terhadap PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara, dan Pemerintah, serta penuh dengan pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin, sehingga dapat dijadikan teladan bagi PNS lain.
”Penghargaan tersebut merupakan kebanggaan yang mempunyai arti sangat penting bagi setiap PNS untuk lebih meningkatkaan semangat kerja, profesionalisme, kinerja, disiplin, dan semangat untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Dia menuturkan, PNS mempunyai peran yang strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, mereka harus memiliki kualifikasi, kompetensi, integritas tinggi, dan ketulusan untuk mengabdi kepada bangsa, negara, serta masyarakat.
”Yang menerima penghargaan ini merupakan pilihan dari sekian banyak PNS yang ada. Tidak mudah menjadi orang pilihan, butuh kesungguhan dan kerja keras untuk bisa memenuhi semua persyaratan yang telah ditetapkan. Kami berharap seluruh PNS Kabupaten Gumas dapat bekerja lebih ikhlas dan optimal lagi. Tingkatkan tekad dan semangat untuk mengabdi dan melayani masyarakat dengan tulus,” tukasnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Aug 18, 2019 |
MENYERAHAKAN: Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, SE., M.Si Menyerahkan Bendera Merah Putih, kepada Retni Novita dari SMAN 1 Sepang untuk dikibarkan, Sabtu (17/8/2019)

Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menggelar upacara detik-detik Proklamasi dalam rangka peringatan HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74 bertempat di halaman Kantor Bupati Gunung Mas pada pukul 09.30 WIB, Sabtu (17/8/2019).
Dengan Tema SDM Unggul Indonesia Maju, Sub Tema : Dengan Semangat HUT RI ke – 74, Kita Berjuang Bersama Menuju Gunung Mas Bermartabat, Maju, Berdaya Saing, Sejahtera dan Mandiri.
Turut hadir Dandempal Letkol Ir. Uskar Tunjung., MM, Ketua DPRD Drs. H. Gumer beserta Isteri, Kapolres Gunung Mas AKBP Yudi Yuliadin, S.I.K., M.Si, Ketua Pengadilan Negeri Darminto Hutasoit, S.H., MH, Kejari Gunung Mas Koswara, SH., M.H, Ketua Pengadilan Agama Muhammad Aliudin, S.Ag, M.H, Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si, Ketua TP-PKK Mimie Mariatie Jaya S. Monong, Bapak DK Mandarana, Asisten, Staf Ahli dilingkungan Pemkab Gumas, Kepala OPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, serta undangan lainnya.
Sebagai inspektur upacara Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si, pembaca Naskah Proklamasi Ketua DPRD Drs. H. Gumer, Komandan Upacara Danramil Kurun Kapten INF. M. Ayyub, Perwira Upacara PELT Sutanto, pembawa baki Retni Novaliasani dari SMA 1 Sepang.
Usai upacara tersebut ada penyerahan santunan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan Oleh Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, SE., M.Si kepada ahli waris Alm. Bapak Suwandi selaku Pemerintah non Pegawai Negara Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunung Mas, kepada Bapak Margo selaku ayah kandung dari Alm.
Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong berpesan, isilah kemerdekaan yang ke 74 tahun dengan bekerja yang baik, dan untuk masyarakat mari kita bersama-sama membangun sehingga Gunung Mas sejahtera dan bermartabat Dirgahayu Indonesia yang Ke-74.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Aug 17, 2019 |
MENDENGARKAN: Forum Koordinasi Pemerintah Daerah saat mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo.

Bupati Jaya S Monong didampingi Wabup Efrensia L.P Umbing, Ketua DPRD Gumer, Waket DPRD Punding S Merang, FKPD, Anggota DPRD Gumas,Pimpinan OPD,Ketua TP PKK Gumas, Pincab Bank Kalteng Empas S Umar, beberapa pejabat Eselon III dan IV dan undangan lainnya saat nonton pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo.
Gunung Mas – Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong, menyatakan mendukung Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sidang bersama DPD-DPR RI, Jumat (16/8).
“Pidato beliau (Jokowi) luar biasa. Kita (Pemkab Gumas) dukung demi kemajuan daerah ini, dan kesejahteraan masyarakat Gunung Mas,” kata Jaya kepada gunungmaskab.go.id usai rapat Paripurna Istimewa masa persidangan I tahun sidang 2019 dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI melalui siaran langsung TVRI.
Presiden, kata Jaya, menyampaikan panjang lebar harapan, keinginan dan upaya pemerintah pusat terhadap kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
“Beliau menyampaikan harapan dan permintaan agar kerja Pemerintah Daerah (Pemda) harus berorientasi pada hasil. Regulasi harus mempermudah semua orang untuk berbuat baik serta melindungi kepentingan masyarakat. Regulasi yang tidak sesuai dengan kemajuan zaman, yang tumpang tindih, yang basa basi harus ditinggalkan. Apa yang disampaikan Pak Presiden itu pasti kita laksanakan,” ulas Jaya.
Dia menuturkan Presiden meminta Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang Pancasilais, toleran, berkarakter, sehat dan kuat, berbudi pekerti, percaya diri, gotong royong dan tidak mudah terhasut.
“Saya dan Wakil Bupati berharap SDM masyarakat Gunung Mas dapat terwujud seperti harapan Pak Presiden, karena SDM salah satu determinan untuk mewujudkan Kabupaten Gunung Mas yang meningkat kemajuannya,” kata Bupati.
Dalam Pidatonya Jokowi mengatakan, “Saya mohon izin untuk memindahkan ibukota negara ke pulau Kalimantan. Ini demi pemerataan ekonomi, demi Indonesia yang maju.
“Apapun keputusan Pak Presiden terkait pemindahan ibukota negara, apakah ke Kaltim (Kalimantan Timur) atau ke Kalteng (Kalimantan Tengah), kita dukung,” tegas Jaya menanggapi soal pemindahan ibukota negara ke Kalimantan.
Rapat dipimpin Ketua DPRD H. Gumer didampingi Waket DPRD Punding S Merang, dihadiri Wabup Efrensia L.P. Umbing, FKPD, anggota DPRD Gumas, Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, Ketua TP PKK Gumas Ny. Mimie Mariatie Jaya S. Monong, sejumlah pejabat Eselon III dan IV, pimpinan Bank Kalteng cabang Kurun Empas S Umar, dan undangan lainnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Aug 16, 2019 |
Usai acara Pengukuhan Bupati Gunung Mas Jaya S Monong menyalami Anggota Paskibraka.
Gunung Mas – Bupati Gunun Mas Jaya S Monong mengukuhkan 62 siswa/siswi SMA dari 12 Kecamatan Se- Kabupaten Gunung Mas. menjadi pasukan (paskibraka) HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2019. Pengukuhan Paskibra tersebut bertempat di Gedung Pertemuan Damang Batu, Kuala Kurun Kamis (15/8/2019).
Saya mengukuhkan adik-adik sebagai pasukan pengibar bendera pusaka, yang akan bertugas di halaman Kantor Bupati Gunung Mas, pada tanggal 17 Agustus 2019,” kata Jaya S Monong dihadapan 68 anggota paskibraka.
Jaya S Monong lantas secara simbolis memasangkan kain di pinggang salah satu perwakilan anggota Paskibraka yang bertugas menjadi pemimpin upacara, Jesica.

Bupati Gunung Mas Jaya S Monong mengukuhkan 62 siswa/siswi SMA dari 12 Kecamatan Se- Kabupaten Gunung Mas.
Sebelum pengukuhan, seluruh anggota Paskibraka secara bersamaan mengucapkan ikrar tersebut. Saat pembacaan ikrar dimaksud, Jesica sambil memengang bendera merah putih.
“Dalam sambutan Bupati Gunung Mas Jaya S Monong berharap, sebagai pasukan pengibar bendera Pusaka tahun 2019 ini, pertahankan rasa persaudaraan dan kebersamaan serta kekompakan sesama adik-adik menjalankan latihan , tataplah masa depan dengan penuh harapan,” tandasnya.

Bupati Gunung Mas Jaya S Monong mengukuhkan anggota paskibraka 2019.
Hadir dalam pengukuhan Paskibra tersebut, Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing, Waka Polres Gunung Mas Kompol Thedorus Pryo Santosa, S.I.K, Kejari Gunung Mas Koswara, SH., M.H, mewakili Pabung 1016 PLK Danramil Kuala Kurun Kapten Ayub, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Ambo Jabar, M.Si, Asiten Administrasi Umum Agung, SE, Kepala OPD, para orang tua Anggota Paskibraka, serta undangan lainnya.
by Muhammad Fiqri Baihaqi | Aug 15, 2019 |

Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menggelar talkshow, penyelenggara Radio Host LPPL Hamauh FM Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan akses streaming di Studio Radio Hamauh FM 98,7 Jalan Letjen Soeprapto Kuala Kurun, Kamis (15/8/2019) pagi.
Ketua Tim Komunikasi Ibukota Negara dari Bappenas Bapak Dr. Ir. Himawan Hariyoga, Msc, Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si, sebagai Host LPPL Radio Hamauh FM Sekdis Dinas Kominfo SP Dra. Turina Baboe, Sebagai Penyiar Yoprin Tamehas.
Ketua Tim Komunikasi Ibukota Negara dari Bappenas Bapak Dr. Ir. Himawan Hariyoga, Msc mengatakan, dari rencana pemindahan Ibu kota pemerintahan, ada kajian awal yang harus dilakukan sosial ekonomi, budaya bahkan aspek pembangunan.
Dalam penetapan lokasinya, ada beberapa kriteria, karena lokasi yang ditengah-tengah itu adalah merupakan salah satu dari sekian daerah di Indonesia. Karena lokasinya strategis tidak ada resiko bencana, gempa bumi, tsunami, banjir, kebakaran hutan dan lahan.
Lanjut dia ada kepastian lahan yang luas, karena yang di bangun ini nantinya akan mencakup luas wilayah tahap awal, memang nanti hanya mencakup wilayah sekitar 2.000 hektar bahkan lebih kawasan inti pusat pemerintahan, tetapi itu akan di kembangkan.
“Yang di masksud Indonesia sentrik ini, bukan hanya dari aspek lokasinya di tengah-tengah, supaya dalam segi pembangunan kita ini tidak lagi Indonesia sentrik, manfaat dari pembangunan ini bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, karena 90 persen penduduk itu adalah jawa pada intinya kita lebih memeratakan seluruh Indonesia” ujarnya.
Kalimantan ini dipilih karena paling rendah resiko bencana alam.
Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing mengatakan, keunggulan wilayah tersebut, tersedia lahan yang cukup luas, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah mengalokasikan lahan kurang lebih 120 hektar, daerah ini cukup strategis dari segi tofografinya jauh dari bencana baik gempa bumi, banjir tidak ada erosi, gunung berapi.
“Jika memang Kalimantan Tengah yang dipilih, dan tentunya ada segitiga emas, penyiapan sumber manusia yang ada di daerah kami ini di persiapkan dengan sebaik-baiknya sehingga masyarakat asli Gunung Mas tidak akan terjadi ketertinggalan.
“Sepanjang perjalanan pemindahan Ibukota Pemerintahan dalam satu rangkaian pembangunan jangka panjang 25 tahun. Kami mohon peraturan yang mengantisipasi dampak yang tidak diinginkan terjadi dalam perjalanan 25 tahun jangan sampai proses pemindahan Ibu kota ini menimbulkan masalah yang baru yang lebih sulit,” tandasnya.