Hari Pahlawan Ke 74 Meningkatkan Kesadaran Untuk Lebih Mencintai Tanah Air

Hari Pahlawan Ke 74 Meningkatkan Kesadaran Untuk Lebih Mencintai Tanah Air

Hari Pahlawan Ke 74 Meningkatkan Kesadaran Untuk Lebih Mencintai Tanah Air

MEMBACAKAN : Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing Membacakan sambutan Menteri Sosial RI Juli P. Batubara pada peringatan Hari Pahlawan ke 74 tahun 2019.

Gunung Mas – Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si sebagai Inspektur Upacara dalam rangka upacara peringatan Hari Pahlawan yang ke – 74, 10 November tahun 2019, bertempat di Halaman Kantor Bupati Gunung Mas, Minggu (10/11/2019) pagi.

Menteri Sosial RI Juli P. Batubara dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si mengatakan, menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain.

“Dia mengatakan, jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukan melalui pengorbanan tenaga harta bahkan nyawa. Sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi diberbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata Internasional,” ujarnya.

Lanjut dia peringatan hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaga sampai akhir hayat.

“Kami ingin semangat yang telah ditunjukan oleh para pahlawan dan pejuang tersebut, harus perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari,” Kata Wabup.

Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan air mata menjadi sia-sia. Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak tidak bertanggungjawab marusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan Negara kita terkoyak-koyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain.

Ditambahkannya, peringatan hari Pahlawan bukan bersipat seremonial semata, tatapi dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan.

“Dengan menjadikan diri kita sebagai pahlawan kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewsa ini dapat teratasi. Untuk itu marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati snubari segenap insan masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Rapat Paripurna DPRD Dengan Angenda Fraksi-Fraksi Pendukung Dewan

Rapat Paripurna DPRD Dengan Angenda Fraksi-Fraksi Pendukung Dewan

Rapat Paripurna DPRD Dengan Angenda Fraksi-Fraksi Pendukung Dewan

Dari Fraksi partai Demokrat sebagai juru bicara Neni Yuliani, S.S.T.Pel menyampaikan pandangan umumnya, Jumat (8/11/2019).

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si didampingi Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si menghadiri Rapat Paripurna DPRD, Kabupaten Gunung Mas dengan agendan tentang pandangan umum fraksi-fraksi pendukung dewan, terhadap pidato pengantar Bupati, atas rancangan perarturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020, Jumat (8/11/2019) siang.

Dalam kesempatan itu hadir Anggota Dewan, Asisten, Kepala Perengkat Daerah Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gunung Mas, acara paripurna dimulai pukul 14.00 WIB.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas Akerman Sahidar, turut mendampingi Wakil Ketua I DPRD Bhinarta, dan Wakil Ketua II DPRD Neni Yuliani, S.S.T.Pel.

Masing – masing perwakilan Fraksi diundang satu persatu untuk menyampaikan pandanganya.

Menyampaikam pandangan umum dari Fraksi PDI Perjuangan sebagai juru bicara Lily Rusnikasi, S.Sos, menyampaikan dalam rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Gunung Mas Tahun Anggaran 2020 dianggarkan sebesar :

Pertama pendapatan berjumlah Rp. 1.088.191. 243.900,00, belanja berjumlah Rp. 1.078.894.243.900,00, surplus anggran sebesar Rp. 9.297.000.000,00.

“Lanjut dia Kapan kabupaten Gunung Mas mulai memasuki bonus demografi dan berakhir tahun berapa bonus demografi di Kabupaten Gunung Mas.

“Apa saja persiapan yang sudah dan akan dilakukan pihak eksekutif dalam memamfaatkan bonus demografi di Kabupaten Gunung Mas,” ujarnya.

Dari fraksi Partai Golkar sebagai juru bicara Yuniwa menyampaikan, pada tahun Anggaran 2020 tetap focus melanjutkan pembangunan infrastruktur, jembatan, jalan dan pemeliharaan jalan lintas Kecamatan, terutama jalan menuju ibu kota Kecamatan pemekaran perlu ditingkatkan kualitasnya.

Dalam upaya mengali PAD disesuaikan dengan apa yang menjadi target perolehanya, sehingga PAD  tahun 2020 bisa mencapai target.

“Diharapkan kepada SKPD agar lebih kreatif dalam melaksanakan program kegiatan yang bisa menggali sumber dana dari pusat untuk disalurkan guna membantu pembiayaan pembangunan di daerah Kabupaten Gunung Mas,” ungkapnya.

Dari Fraksi partai Demokrat sebagai juru bicara Neni Yuliani, S.S.T.Pel menyampaikan pandangan umumnya memberikan catatan dan saran mengenai 8 (Delapan) Misi Buapti dan Wakil Bupati pertama Meningkat dan mempercepat pembangunan infrastruktur wilayah secara adil dan prfesional.

Kedua meningkatkan kualitas pembangunan sumber daya manusia (SDM), ketiga meningkatkan daya saing ekonomi wilayah, keempat mempercepat reformasi birokrasi, kelima penegakan dan jaminan kepastian hukum (Law Enforcement), keenam mengembangkan nilai – nilai budaya kearipan lokal, ketujuh pembangunan berkelanjutan (sustainable); delapan memelihara dan meningkatkan keharmonisan antara masyarakat dalam karangka NKRI.

“Dikatakannya hendaknya pemerintah saat ini mendorong dan memfasilitasi kehidupan sosial masyarakat untuk saling menjaga kerukunan di masyarakat baik agama, suku dan golongan untuk hidup saling harmonis dan saling menghormati,” jelas Neni.

Dari Fraksi Gerakan Karya Bersatu sebagai juru bicara Espriadi, S.Pd saat ini kita berada dalam proses pembentukan sebuah peraturan daerah tentang anggran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Gunung Mas Tahun 2020.

Ditambahkannya didalam pidato pengantar Bupati Gunung Mas tentang rencana RAPBD Tahun 2020 dimaksud, maka Fraksi kami dapat menerima dan setuju untuk dibahas dalam rapat Dewan selanjutnya.

Pandangan umum Fraksi Nasdem – Hanura sebagai juru bicara Polie. L. Mihing, S.Pd menyampaikan jika sudah diperoleh hasil kesepakatan bersama antara legislatif dan eksekutif pada forum rapat DPRD Kabupaten Gunung Mas tentang pendapatan dan belanja daerah.

“Jika dikemudian hari ada perubahan pergeseran anggaran, jangan sampai pembahasannya hanya dilakukan sepihak. Tapi harus bersurat resmi kepada DPRD Kabupaten Gunung Mas dan kembali dibahas dalam forum Dewan sesuai dengan peraturan prundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.

Tim TP-PKK Dapat Mengevaluasi dan Mensinergikan Program Dari Tingkat Pusat Sampai Kecamatan

Tim TP-PKK Dapat Mengevaluasi dan Mensinergikan Program Dari Tingkat Pusat Sampai Kecamatan

Tim TP-PKK Dapat Mengevaluasi dan Mensinergikan Program Dari Tingkat Pusat Sampai Kecamatan

PELANTIKAN : Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong Melantik Anggota TP-PKK Kabupaten Gunung Mas Masa Bakti 2019 – 20124 di GPU Tampung Penyang Jumat (8/11/2019). FOTO : PROTOKOL GUMAS

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si melantik pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Gunung Mas (gumas) Masa Bakti 2019-2024 bertempat di GPU Tampung Penyang Kuala Kurun, Jumat (8/11/2019).

Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si, sejumlah Anggota DPRD Kab. Gumas, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gunung Mas Perwakilan Kejaksaan Negeri, Penasehat TP-PKK Prov. Kalteng Ny. Titik Sundari, Kepala DPMD Yulius Agau, S.Sos, Kepala DISDALDUK KB Isaskar, S.H.,M.Si, serta undangan lainnya.

Pada kesempatan itu Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh Anggota Tim Penggerak PKK yang sudah dilantik untuk siap melaksanakan tugas dan amanahnya. Masa bakti 2019 – 2024 semoga bersemangat dalam menjalankan tugas dalam mendukung program pemerintah melalui gerakan PKK.

Pada acara ini Bupati melantik 35 orang pengurus PKK baru, dan telah hadir dalam acara ini dari 72 orang peserta, yang terdiri dari para Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan.

“Selain itu juga diharapkan rapat konsultasi Tim TP-PKK dapat mengevaluasi dan mensinergikan program PKK dari tingkat pusat sampai kecamatan,” Ujar Bupati.

Menurut Jaya Samaya Monong, SE.,M.Si selaku Bupati Gunung Mas program Pemerintah yang saat ini menjadi program dan kegiatan selaras dengan prioritas program dan kegiatan nasional dan daerah.

Program PKK seperti asuh anak dan remaja, gizi seimbang, perilaku hidup bersih dan sehat, kelestarian lingkungan, perencanaan sehat, halaman asri teratur indah dan nyaman dan beberapa program PKK lainnya juga dimulai dari keluarga. Sehingga begitu pentingnya pembinaan yang dilakukan dari unit sosial yang terkecil.

“Apabila para peserta kembali ke tempat masing-masing, sebagai pengurus Tim Penggera PKK dan kader PKK dapat lebih bersemangat untuk melaksanakan 10 program pokok PKK sebagai partisipasi dalam membangun Kabupaten Gunung Mas tercinta,” Jelasnya.

Acara pelantikan ditutup dilanjutkan dengan rapat konsultasi (RAKON) pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) Tahun 2019.

Cukai Adalah Pungutan Negara Yang Memiliki Sifat dan Karakteristik

Cukai Adalah Pungutan Negara Yang Memiliki Sifat dan Karakteristik

Cukai Adalah Pungutan Negara Yang Memiliki Sifat dan Karakteristik

ARAHAN : Kepala Disperindag Kabupaten Gumas Yulianus Umar (ujung kiri) didampingi Kepala Kantor Bea dan Cukai Cabang Pulang Pisau di Palangka Raya Indra Sucahyo (tengah), dan Kabid Perlindungan Konsumen dan Metrologi Vonny Rita (ujung kanan), memberikan arahan pada sosialisasi barang kena bea cukai ilegal hasil tembakau tahun 2019, di Aula Hotel Lising, Rabu (6/11/2019).

Usai pembukaan peserta Berfoto bersama dengan narasumber.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar sosialisasi barang kena bea cukai ilegal hasil tembakau tahun 2019. Sosialisasi ini sebagai pembekalan pengetahuan untuk mengenali dan membedakan hasil tembakau atau rokok ilegal dengan yang legal, serta mengetahui bahaya bagi konsumen jika mengkonsumsi rokok ilegal.

”Barang kena cukai ilegal khususnya hasil cukai tembakau ilegal bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga masyarakat, karena kandungan kadar tar dan nikotin pada rokok ilegal tidak sesuai dengan standar, yang berdampak buruk bagi kesehatan,” ucap Kepala Disperindag Kabupaten Gumas Yulianus Umar, di Aula Hotel Lising, Rabu (6/11/2019).

Dia menuturkan, cukai adalah pungutan negara terhadap barang yang memiliki sifat dan karakteristik, dimana peredaran barang-barang yang terkena cukai telah memenuhi standar edar yang ditentukan pemerintah secara ilegal. Tentu barang kena cukai hasil tembakau ilegal yang tidak dilekati pita cukai, akan mengurangi penerimaan negara di bidang cukai.

”Melalui sosialisasi ini, akan memberikan pembelajaran kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan penerimaan pemerintah. Salah satunya adalah melalui dana bagi hasil cukai tembakau,” tuturnya.

Dia mengatakan, pemantauan dan evaluasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau digunakan untuk mendanai lima program, seperti peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang cukai, dan pemberantasan barang kena cukai ilegal.

”Pada intinya, kami ingin memberikan pemahaman dan memberikan informasi tentang ketentuan bidang cukai, cara mengenali dan membedakan hasil tembakau atau rokok ilegal dengan yang legal, serta bahaya bagi konsumen jika mengkonsumsi barang/rokok cukai ilegal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kabid Perlindungan Konsumen dan Metrologi Vonny Rita menambahkan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang cukai ilegal dan legal, dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cukai rokok di Kabupaten Gumas.

”Sosialisasi ini diikuti oleh 30 orang peserta, yang terdiri dari 20 orang dari pelaku usaha, dan 10 orang dari konsumen. Sedangkan narasumber yakni Kepala Kantor Bea dan Cukai Cabang Pulang Pisau di Palangka Raya Indra Sucahyo, dan Kasi Penertiban dan Penyidikan Firman Yusuf,” pungkasnya. (

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kurun Kelas II Mengambil Sumpah Jabatan  

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kurun Kelas II Mengambil Sumpah Jabatan  

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kurun Kelas II Mengambil Sumpah Jabatan  

LANTIK : Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kurun Kelas II Rudi Ruswoyo mengambil sumpah jabatan dan melantik Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kurun Kelas II Surtiyono, di Kantor Pengadilan Negeri setempat, Rabu (6/11). Foto PWI Gumas.

Gunung Mas – Bertempat di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Kuala kurun kelas II telah dilaksanakan Upacara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Bapak Surtiyono, SH.,MH sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kuala Kurun Kelas II, Rabu (6/11/19).

Ketua PN Rudi Ruswoyo, SH., MH  mengatakan, selamat semoga dalam menjalankan tugas di PN kuala kurun bisa melaksanakan tugas dengan penuh ikhlas dan tanggung jawab.

Kepada wakil ketua yang baru bekerja dan segera menyesuaikan diri dalam pekerjaan dan tanggung jawab, kita harus bisa membangun PN kuala kurun dengan penuh keikhlasan. Setahun berjalan PN telah berbenah dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang begitu baik yang dibuktikan dengan perolehan akreditasi A Exselent.

ia menyampaikan, kepada Wakil ketua PN yang baru dilantik  ,agar bisa menjalin hubungan dengan baik dan erat terutama dengan mitra baik dari Kepolisian, Kejaksaan Pemerintah daerah, dan masyarakat. Yang terpenting Dapat melaksanakan pekerjaan secara tuntas dan selesai, ucapnya.

Ia berharap “dengan adanya wakil kita yang baru harus terus menerus membangun kerjasama baik dengan lintas sektor, mitra kita harus terus kita lakukan kedepannya,” jelasnya.

Acara ditutup dengan beberapa kata perkenalan dari Bapak Surtiyono, SH.,MH selaku Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kuala kurun kelas II.a yang telah resmi dilantik, kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat oleh Ketua Pengadilan Negeri Kuala kurun Rudi Ruswoyo, SH., MH, para hakim, serta seluruh hadirin tamu undangan.