Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Untuk menekan angka penyalahgunaan dan penyebaran narkotika, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN-PN) bagi camat, lurah dan kepala desa, di GPU Damang Batu, Kamis (17/11/2022).
Pada saat membuka kegiatan terseut Bupati Gumas Jaya Samaya Monong mengatakan bahwa Kecenderungan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kabupaten Gumas tiap tahunnya terus mengalami peningkatan, hal ini mendorong Kabupaten Gumas melakukan berbagai upaya antara lain melakukan usaha preventif atau pencegahan.
Dalam hal ini, penanggulangan bahaya penyalahgunaan narkoba tidak saja membutuhkan komitmen dan kesanggupan semua pihak, tetapi juga aksi nyata semua jajaran pemerintah, aparat penegak hukum, sektor pendidikan maupun pihak legislatif baik pusat maupun daerah serta partisipasi aktif seluruh masyarakat dan tingkatkan kerjasama dan keterpaduan dalam P4GN-PN dalam perang melawan narkoba.
Bupati Gumas Jaya Samaya Monong usai menyemat Pin kepada para camat di GPU Damang Batu, Kamis (17/11/2022)
Bupati juga mengajak kepada seluruh peserta Sosialisasi P4GN-PN untuk mendukung visi Kabupaten Gunung Mas yaitu terwujudnya kabupaten gunung mas yang bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera, dan mandiri (Berjuang Bersama) selamatkan masyarakat Gumas untuk bebas dari penyalahgunaan narkoba dan berprestasi tanpa narkoba. “Saya juga mengajak segenap perangkat daerah Kabupaten gumas untuk secara aktif melaksanakan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan prekursor narkotika di seluruh wilayah Kabupaten Gunung Mas,” ucap Bupati.
Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gumas Sugiarto menandaskan bahwa ini merupakan upaya pemerintah Kabupaten Gumas untuk meningkatkan pemahaman tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika bagi masyarakat khususnya perangkat di Kabupaten Gumas. Maka dari itu bentuk kegiatan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika tahun 2022 yaitu berupa paparan materi dari narasumber serta diskusi interaktif/tanya jawab. “Untuk peserta yang mengikuti sosialisasi ini terdiri dari camat, lurah dan kepala desa se Kabupaten Gumas berjumlah 140 (seratus empat puluh) orang,” tandasnya.
Turut hadir Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing, Kajari Kuala Kurun Sahroni, Sekda Gumas Yansiterson serta para Camat dan Lurah se-Kabupeten Gumas.
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) mengadakan kegiatan rapat integrasi pelaksanaan penataan aset dan penataan akses di ruang rapat lantai I kantor Bupati, Kamis pagi (17/11/2022).
Ketua Pelaksana Harian Tim GTRA Kabupaten Gunung Mas Ferdinan Adinoto mengatakan bahwa kegiatan rapat integrasi pelaksanaan penataan aset dan penataan akses ini merupakan lanjutan dari rapat koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria yang sudah dilaksanakan sebelumnya
“Rapat hari ini dihadiri oleh anggota Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dan pelaksana harian GTRA serta para kepala desa terkait, kelompok tani yang tergabung dalam koperasi yang disebutkan dan tamu undangan lainnya,” tandasnya
Pada rapat koordinasi sebelumnya menghasilkan empat rekomendasi, diantaranya yaitu lokasi Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) SP-1 Desa Tumbang Jutuh, area kebun kemitraan Koperasi Bunut Jaya, pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk program strategis nasional, dan kampung reforma agraria Desa Upon Batu.
“Setelahnya dilaksanakan peninjauan dan pengumpulan data, dan rapat hari ini merupakan pemaparan dari hasil peninjauan dan pengumpulan data terkait rekomendasi dari rapat koordinasi GTRA tersebut,” ujarnya.
Adapun terkait Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) Koperasi Bunut Jaya Ferdinan Adinoto menjelaskan bahwa pihaknya masih memerlukan rekomendasi berupa surat yang berisi tidak ada lagi masalah terkait PT. BMB dikarenakan Koperasi Bunut Jaya saat ini bekerja sama dengan PT. ATA. Terkait dengan kampung reforma agraria, pihaknya sudah membuat kriteria yang dibutuhkan dan SK Bupati akan diserahkan untuk penetapan Desa Upon Batu sebagai Kampung Reforma Agraria.
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) Efrensia L.P Umbing menghadiri acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke 58 Tahun 2022, yang di gelar di Aula Pertemuan RSUD Kuala Kurun, Rabu (16/11/2022).
Adapun dalam peringatan HKN ke 58 tahun 2022 ini mengusung tema : “Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku”. Dalam hal ini RSUD Kuala Kurun mengadakan kegiatan berupa lomba dan penilaian staf terbaik, hal ini dilaksanakan dengan harapan dapat menjalin kerjasama dan kekompakan antar staf serta menumbuhkan optimisme sehingga mengurangi stres psikologi yang dialami tenaga medis kesehatan yang ditimbulkan selama pandemi covid.
Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing saat menyampaikan sambutannya di Aula Pertemuan RSUD Kuala Kurun, Rabu (16/11/2022)
Dalam sambutannya Efrensia memberikan apresiasinya atas perayaan yang dilaksanakan dikarenakan lomba-lomba yang dilakukan itu berhubungan dengan tugas dan profesi masing-masing, hal ini dapat memacu untuk melakukan yang terbaik. “Karena tugas rumah sakit ini utamanya adalah pelayanan,” ucap Efrensia.
Dalam kesempatan yang sama Direktur RSUD Kuala Kurun Rusni D. Mahar mengucap syukur karena pada tahun ini boleh merayakan HKN Ke 58, dikarenakan beberapa tahun terakhir kita dilanda pandemi covid, maka usia lima puluh delapan tahun merupakan bukan hal yang tidak mudah bagi bangsa Indonesia karena pada saat tahun 2020 kita mengalami pandemi covid yang berkepanjangan tetapi sampai saat ini kita dapat melaluinya. “Keberhasilan itu semua adalah berkat kolaborasi profesional disegala sektor sehingga pandemi ini dapat kita lalui,” ucapnya.
Acara dihadiri oleh seluruh pegawai RSUD Kuala Kurun
Lebih lanjut Rusni juga mengatakan “bahwa penyakit tidak menular di RSUD Kuala Kurun menurut data terakhir tahun 2022 adalah yang tertinggi itu penyakit hipertensi di ikuti peringkat kedua yaitu penyakit diabetes/kencing manis,” pungkasnya.
Turut Hadir Kepala Cabang BPJS Kesehatan Gunung Mas Adi Suci Guntoro.
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar Kegiatan Pelatihan Penyusunan Dokumen RPJM Desa pada 41 Desa Hasil Pilkades Serentak Gelombang I Tahun 2022, yang dilaksanakan di GPU Damang Batu Kuala Kurun, Senin (14/11/2022).
Kegiatan ini dilaksanakan selain untuk menciptakan sinergitas dalam gerak langkah penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya dalam penyusunan RPJM Desa, juga bertujuan untuk mempersiapkan tim penyusun RPJM Desa sesuai dengan ketentuan Perundang Undangan dalam meningkatkan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan desa dalam hal perencanaan pembangunan desa serta melakukan penyelarasan arah pembangunan pedesaan dan kabupaten.
Acara dihadiri oleh Unsur Forkopmda dan Dinas Terkait.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Gumas Efrensia L.P Umbing, dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah desa menyusun perencanaan pembangunan desa harus memperhatikan kewenangan desa dan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten.
Lebih lanjut Efrensia pun menandaskan, “Perencanaan desa bukan sekedar membuat usulan yang disampaikan kepada pemerintah daerah, yang lebih penting perencanaan desa adalah keputusan bersama yang diambil secara musyawarah dan mufakat oleh pemerintah desa dan masyarakat desa,” tukasnya.
Adapun kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dengan jumlah peserta yang diharapkan hadir mencapai 225 orang yang terdiri dari Kepala Desa terpilih hasil Pilkades Serentak Gelombang I Tahun 2022, pejabat yang terkait dengan perencanaan pembangunan desa atau yang ditugaskan dari kantor camat, pendamping desa serta Tim Penyusun RPJM Desa pada 41 desa.
Acara juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Gumas dan Kepala Dinas PMD Yulius.
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong menghadiri kegiatan acara puncak ritual tiwah tabuh pertama di desa Luwuk Tukau, Kecamatan Manuhing Raya, Kabupaten Gunung Mas, pada Rabu (16/11/2022).
Dalam sambutannya Bupati sangat mendukung kegiatan terlaksananya kegiatan tiwah tersebut, dimana ini tidak lepas dari peran serta semua pihak yang terlibat didalamnya, mengingat sebelumnya pada tahun 2020 acara ritual tiwah ini sudah dianggarkan, dan segala rangkaian acaranya telah dipersiapkan, namun tertunda karena adanya wabah covid-19 yang melanda, sehingga anggaran yang seharusnya untuk tiwah dialihkan untuk penanganan covid-19. “Tahun ini telah dilaksanakan acara tiwah dan sebagai wujud dukungan pemerintah Kabupaten Gunung Mas kepada panitia dan seluruh keluarga yang melaksanakan tiwah, kita juga menyerahkan uang tunai sebesar 20 juta,” ujar Bupati menandaskan.
Foto bersama
Adapun Pesta Tiwah di Desa Luwuk Tukau ini dihadiri masyarakat dari desa-desa wilayah Kecamatan Manuhing dan Manuhing Raya dan juga desa wilayah kecamatan lainnya.
Untuk diketahui anggota keluarga yang mengikuti tiwah berjumlah 12 orang dari desa Luwuk Tukaw dan 2 anggota keluarga lainnya berasal dari desa Tumbang Oroi dan desa Samui.
Untuk jumlah sapundu ada 14 buah dan hewan korban 13 ekor kebau, 1 ekor sapi dan 1 ekor babi, jadi jumlah keseluruhannya sebanyak 15 ekor hewan korban.
Kemudian pelaksanaan panabuh (acara puncak) pesta tiwah ini dilakukan selama dua hari, dimana hari pertama dilakukan oleh 6 orang anggota tiwah dengan hewan korban 4 ekor kerbau, 1 ekor sapi dan 1 ekor babi.
Seterusnya untuk panabuh tiwah hari kedua dilaksanakan oleh 9 orang anggota tiwah dengan jumlah hewan korban 9 ekor kerbau.
Gunungmaskab.go.id – Kuala Kurun – Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) Efrensia L.P Umbing membuka secara resmi Kegiatan Rapat Koordinasi Kepala Sekolah dalam Evaluasi Kinerja dan Penyusunan Program Kerja Tahun 2023 di Aula Gedung Pertemuan Umum (GPU) Damang Batu Kuala Kurun, Rabu pagi (16/11/2022).
“Menghadapi tantangan yang besar era revolusi industri 4.0 ini, maka pendidikan dituntut untuk berubah karena kita hanya disuguhi dengan dua pilihan yaitu berubah atau tertinggal, era pendidikan dipengaruhi oleh revolusi 4.0 disebut dengan pendidikan 4.0, yang bercirikan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran,” jelasnya.
Dia pun menyampaikan bahwa tantangan pendidikan pada era revolusi 4.0 bukan lagi hanya tentang masalah klasik seperti pemerataan dan pemenuhan akses, sarana dan prasarana pendidikan, tetapi juga tentang mutu lulusan yang dapat bersaing dengan tuntutan perkembangan, pendidik juga dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman.
“Saya mengajak Bapak/Ibu Kepala Sekolah untuk turut mendukung tiga Smart, yaitu Smart Agro, Smart Tourism, dan Smart Human Resources. Dalam Smart Human Resources ini sangat tepat untuk para Bapak/Ibu Kepala Sekolah sebagai ujung tombak dalam peningkatan sumber daya manusia yaitu guru dan peserta didik,” tambahnya.
Lebih lanjut Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing mengharapkan rapor pendidikan agar selalu diperhatikan sehingga perencanaan yang dilakukan berbasis data, yang mana Rapor Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data (PBD) merupakan alat bantu untuk satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Semoga dengan semua usaha ini mendorong guru dan tenaga pendidikan bersemangat bekerja lebih efektif, disiplin, tidak mudah mengeluh, menjaga kode etik guru, mengedepankan dialog berbasis data, santun, menjauhkan dari sikap intoleran, membangun komunikasi efektif dengan orang tua, dan terus menjadi pembelajar demi kepentingan terbaik bagi peserta didik dan Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai,” tutupnya.