Bupati Gumas Lantik Direktur PDAM

Bupati Gumas Lantik Direktur PDAM

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong secara resmi melantik direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gumas yang baru terpilih melalui seleksi pemilihan direktur yang dilaksanakan Panitia seleksi (Pansel) belum lama ini.

Hendra Toedan resmi menjabat sebagai direktur PDAM periode tahun 2022-2026 yang dilantik oleh Bupati Gumas Jaya Samaya Monong bertempat di ruang rapat lantai, Sabtu (25/6/2022).

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengatakan, perusahaan daerah selain dimaksudkan sebagai sumber pendapatan asli daerah, juga diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara luas.

“Saya berharap dengan dilantiknya Direktur yang baru akan memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas. Tugas ini memang tidak mudah, cukup berat namun dengan kebersamaan dan kesamaan harapan, yang berat akan menjadi ringan,” kata Jaya saat menyampaikan sambutannya.

Selain itu Bupati juga meminta Direktur PDAM agar secara bijak dapat melakukan transformasi kepemimpinan koperasi modern yang berorientasi pada hasil dan ramah terhadap prinsip-prinsip Good Corporate Governance. Untuk mencapai kondisi PDAM yang berciri koperasi profesional.

Orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau mengharapkan agar semua pihak dapat berbuat yang terbaik secara bersama-sama untuk mewujudkan PDAM yang maju, mandiri dan profesional.

“Direktur PDAM harus pandai mengembangkan komunikasi yang efektif dengan seluruh stakeholder, baik melalui forum/media tertentu guna membangun kebersamaan dan transparansi kerja, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip profesionalisme dan Good Corporate Governance,” harapnya.

Bupati berpesan agar menerapkan prinsip efisien melalui perbaikan kebocoran, sehingga tingkat kebocoran yang masih cukup tinggi dapat diturunkan, meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menghindarkan seminimal mungkin adanya keluhan dari pelanggan.

Jaya juga mengharapkan manajemen distribusi air juga perlu terus-menerus disempurnakan, sehingga dapat terwujud pelayanan air mengalir 24 jam nonstop, meningkatkan kualitas sumber daya manusia para pegawai PDAM karena diyakini dengan profesionalisme dan SDM berkualitas, lembaga ini akan menjadi perusahaan yang sehat.

“Saya mengucapkan selamat kepada Direktur PDAM yang baru dilantik. semoga saudara dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab, dan segera menyesuaikan situasi dan kondisi tempat kerja yang baru,” pungkasnya.

Bunda Literasi Kabupaten Gumas Resmi Dikukuhkan

Bunda Literasi Kabupaten Gumas Resmi Dikukuhkan

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong resmi menjadi Bunda Literasi Kabupaten Gunung Mas periode 2022-2024 yang dikukuhkan oleh Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong di Aula Bappedalitbang, Jumat (24/6/2022).

Dalam sambutannya Bupati Jaya Samaya Monong mengatakan, bahwa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana diamanatkan Undang–undang dasar negara Republik Indonesia Tahun 1945, perlu adanya upaya kolektif melalui pembudayaan kegemaran membaca, untuk mendukung kegemaran membaca maka perlu partisipasi aktif masyarakat melalui pegiat literasi sehingga tercipta masyarakat berpengetahuan, inovatif, kreatif dan produktif.

Selain itu, Bupati juga memberi apresiasi pegiat literasi adalah seseorang yang memiliki kemampuan literasi yang dipilih sebagai panutan, motivator, inspirator, katalisator, dan influencer dalam upaya mempromosikan gemar membaca. “literasi yaitu kemampuan dan kedalaman pengetahuan seseorang terhadap suatu subjek ilmu pengetahuan dan gemar membaca adalah sikap, kebiasaan, dan tindakan atau perbuatan untuk membaca secara berkelanjutan,” kata Jaya.

Orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau mengharapkan, kita bersama dengan ditunjuknya bunda literasi Kabupaten Gunung Mas yang mempunyai tugas yang mengkampanyekan gerakan nasional gemar membaca di berbagai kalangan melalui berbagai media yang ada di Kab. Gunung Mas, sebagai figure/role model pembudayaan kegemaran membaca di Kabupaten Gunung Mas, berperan aktif menyukseskan program daerah dalam menumbuhkembangkan kegemaran membaca masyarakat melalui kegiatan pembudayaan membaca masyarakat di Gumas.

Selanjutnya ia ingin mendorong tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita di tingkat Kabupaten Gunung Mas untuk secara aktif melakukan sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

Menjadi model dalam media promosi baik berbentuk billboard, poster dan stiker “pembudayaan kegemaran membaca” sebagai pembicara atau narasumber dalam berbagai kegiatan pertemuan/promosi, baik dalam bentuk seminar, diskusi, lokakarya yang berkaitan dengan peningkatan kegemaran budaya membaca masyarakat, memberikan masukan, dorongan dan pertimbangan dalam program/kegiatan pembudayaan kegemaran membaca, baik terhadap orang tua, satuan pendidikan dan masyarakat untuk berpartisipasi pembudayaan masyarakat literasi.

“Saya berharap dengan adanya Bunda Literasi, ini guna bisa memberikan arahan, motivasi, serta mendorong bagi peningkatan minat, kegemaran dan budaya baca, sehingga terwujud figure literasi yang berperan sebagai garda terdepan untuk menghidupkan budaya literasi, baik dilingkungan keluarga, pendidikan maupun masyarakat, sehingga tercipta generasi yang cerdas, kreatif dan inovatif untuk menuju gunung mas smart sdm dan terwujudnya visi dan misi kabupaten gunung mas yaitu meningkatkan kualitas pembangunan human resources (sumber daya manusia),” harapnya.

Hal senada disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Gunung Mas Richard, ia menjelaskan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan pasal 51 tentang pembudayaan kegemaran membaca dilakukan melalui gerakan nasional gemar membaca yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan melibatkan masyarakat.

“Perlu juga saya sampaikan bahwa yang melatarbelakangi pengukuhan bunda literasi kabupaten gunung mas untuk mendukung visi presiden republik indonesia dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul untuk indonesia maju.” Tambahnya

Sementara itu, Bunda Literasi Gumas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong menyambut positif terlaksananya Pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Gunung Mas ini, sebagai sebuah langkah awal yang baik, bagi terbangunnya sinergi seluruh elemen, dalam rangka menumbuh kembangkan semangat literasi masyarakat.

“Saya berharap kedepan akan tercipta sinergi yang senantiasa berkelanjutan, antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Mas dengan Tim Penggerak PKK baik di tingkat Kabupaten hingga ke Kecamatan dan desa,” katanya.

Bunda literasi juga menjelaskan bahwa melalui kesempatan ini , beliau mengajak rekan-rekan Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa, untuk turut berpartisipasi aktif dalam meningkatkan minat baca anak sekolah, juga minat berliterasi ke masyarakat luas.

“Saya  menghimbau  kepada bunda PAUD Kecamatan, untuk mampu secara aktif menggiatkan gerakan  sadar literasi ini, sekaligus merumuskan program dan kegiatan yang efektif untuk meningkatkan minat literasi anak. Saya menyatakan komitmen saya, bersama-sama dengan Tim Penggerak PKK baik di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa untuk berperan aktif dalam meningkatkan literasi masyarakat. Saya mohon dukungan baik dari pemerintah, segenap perpustakaan  di seluruh Kabupaten Gunung Mas, Bunda PAUD, hingga kader-kader PKK yang tersebar di wilayah Kabupaten Gunung Mas,” Imbuhnya.

“Saya sampaikan, semoga Perpustakaan Daerah Kabupaten Gunung Mas mampu senantiasa mendorong kemajuan daerah melalui literasi bermuatan lokal, yang akan mampu menambahkan ilmu, wawasan kepada masyarakat kita tercinta ini,” ungkapnya,

“Mari kita bersama-sama memajukan Kabupaten Gunung Mas melalui masyarakat yang mengedepankan budaya literasi, budaya dan sejahtera guna mencerdaskan bangsa, Negara terkhusus Kabupaten Gunung Mas sukses, Jaya dalam berkarya nyata,” pungkasnya.

Bupati Resmi Lepas Kontingen PORPROV Gumas

Bupati Resmi Lepas Kontingen PORPROV Gumas

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong bersama Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing secara resmi melepas Kontingen dari Kabupaten Gunung Mas dalam rangka mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (POPPROV) di Palangka Raya.

Pelepasan kontingen tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gumas, Jumat (24/6/2022).

Bupati Gunung Mas dalam sambutannya merasa bahagia karena dapat melepas secara langsung Kontingen dari Kabupaten Gunung Mas untuk mengikuti pertandingan dalam merebut Medali di Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (POPPROV) Kalimantan Tengah tahun 2022 di Palangka Raya.

“Saya berharap dalam pertandingan nanti saudara-saudara menunjukan permainan yang jujur, disiplin, dan bersemangat, sikap yang demikian akan membawa harum nama daerah kita tercinta ini,” kata Jaya.

“Kepada seluruh peserta kontingen dari Gumas, saudara harus sekuat tenaga dan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa karena karena Tuhanlah yang menentukan segalanya. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa mengabulkan dan menyertai permintaan kita sehingga saudara-saudara dapat menggondol medali emas pada cabang olahraga yang kita ikuti.” Tambahnya

Diapun berpesan kepada seluruh cabor tetap semangat dan tetap jaga kesehatan dan jaga nama baik Kabupaten Gunung Mas, dan mengucapkan selamat bertanding, dan selalu jaga sportivitas

Sementara itu, Ketua Panitia Kontingen Kabupaten Gunung Mas Siren mengatakan, peserta kegiatan Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (PORPROV) Gumas Tahun 2022 terdiri dari Atlet dari 6 Cabang Olahraga dari Pelajar se-kabupaten Gumas yang berjumlah 62 orang.

Panitia, Official/kru Pendukung dan Manager 49 orang, tim kesehatan dan keamanan 7 orang dengan jumlah seluruhnya sebanyak 118 orang.

Kemudian untuk cabang olahraga yang dikirim antara lain Volly Pasir Beregu Putra maupun Putri, Cabang Olahraga Bulutangkis Ganda Putra dan Tunggal Putra dan Putri, cabang olahraga pencak silat perorangan putra nomor yang dipertandingkan, kelas B, C, D, E sesuai dengan berat badan, cabang olahraga Atletik Perorangan Putra maupun Putri dengan nomor yang pertandingan, lompat jauh, Tolak Peluru, Lempar Lembing, Lari 100 m Putri, cabang olahraga Sepakbola, serta cabang olahraga Bola Basket.

“Waktu penyelenggaraan adalah tanggal 27 juni-03 di Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Dalam acara pelepasan kontingen ini, turut hadir Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P. Umbing, Asisten II Setda Gumas Richard, Staf Ahli Bupati Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan Aprianto, Ketua PSSI Gumas Subadio. (Is / red.Em)

Panitia  Pilkades Tumbang Lapan Menggelar Rapat

Panitia  Pilkades Tumbang Lapan Menggelar Rapat

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Panitia Pemilihan Kepala Pemilihan Desa Tumbang Lapan Kecamatan Rungan Hulu mengadakan rapat penetapan DPS (Daftar Pemilih Sementara) pada Pilkades Tumbang Lapan di Ruang Sekretariat Panitia Pemilihan Desa Tumbang Lapan untuk menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS), rapat ini dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan Desa Tumbang Lapan bersama BPD Tumbang lapan,

Rapat ini juga dihadiri oleh seluruh Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kecamatan yaitu Camat Rungan Hulu, Jenggo, S.Pd, SD, MM selaku Ketua Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kecamatan.

Kepala Seksi Pemerintahan dan Trantib Kec. Rungan Hulu, Tri Sutanto, S.STP, MAP selaku Sekretaris Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat kecamatan, serta anggota panitia pemilihan tingkat kecamatan dari unsur Polri dihadiri oleh Bripka Juli Andri anggota polsek Rungan dan dari unsur TNI dihadiri oleh Serda Hasmar dari Koramil Rungan

Setelah ditetapkan DPS diumumkan di papan pengumuman sekretariat dan diumumkan kepada masyarakat melalui Perangkat Desa dan Ketua RT, untuk diteliti, diverifikasi dan divalidasi sebelum ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT), DPS juga sudah di distribusikan oleh panitia pemilihan desa kepada Para Calon Kepala Desa untuk diteliti dan diverifikasi.

Masyarakat diharapkan berperan aktif meneliti dan mencermati DPS Pilkades untuk selanjutnya melaporkan kepada Ketua RT atau Perangkat Desa masing-masing apabila ada data nama ganda, meninggal, pindah atau ada pemilih yang belum terdaftar dalam DPS sehingga pemilih dapat mempergunakan hak pilihnya di hari pemungutan suara, terutama kepada Pemilih Pemula (maksimal umur 17 Tahun pada 10 Agustus 2022) Warga yang baru pindah ke desa Tumbang Lapan 6 bulan terakhir.

Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Tumbang Lapan Putu Krisyanto mengatakan, pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Tumbang Lapan saat ini sudah mulai tahapan Penetapan dan pengumuman daftar pemilih sementara (DPS) DPS = 552, laki-laki = 286, Perempuan = 266.

“Daftar pemilih sementara tersebut, diumumkan di papan pengumuman agar dapat dilihat langsung oleh masyarakat, Dengan demikian maka masyarakat yang belum terdaftar bisa segera melaporkan kepada panitia agar didata,” ucap Camat Rungan Hulu, Jenggo, S.Pd,SD, MM dalam sambutannya menyampaikan.

“DPS sudah diterbitkan, dimohon kepada masyarakat harus aktif memeriksa apakah namanya sudah tercantum apa belum, jika belum segera laporkan kepada panitia pemilihan Desa Tumbang Lapan harapan kita bersama, Pilkades Tumbang Lapan bisa berjalan aman, tertib dan lancar,” tuturnya. (Em)

Samakan Persepsi dalam Inventarisasi Barang Milik Daerah

Samakan Persepsi dalam Inventarisasi Barang Milik Daerah

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dan sosialisasi Keputusan Bupati Nomor 216 tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Inventarisasi Barang Milik Daerah (BMD) tahun 2022. Rakor ini untuk menyamakan persepsi dan pemahaman tentang inventarisasi BMD.

”Inventarisasi BMD harus dilakukan dengan baik. Pengelolaannya difokuskan pada aset yang lama. Jangan sampai aset daerah yang ada menjadi mangkrak,” ucap Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing, di GPU Damang Batu, Kamis (23/6).

Dalam pengelolaan aset daerah, lanjut dia, harus menjadi perhatian dari kepala perangkat daerah. Mereka harus dapat mengawasi dan memperhatikan tugas penata keuangan dan aset di instansinya masing-masing.

”Apabila tugas itu berat dan tidak mampu diselesaikan oleh perangkat daerah, dapat berkonsultasi dengan kami. Segala kesulitan pasti ada jalan keluarnya,” tutur dia.

Dia meminta seluruh kepala perangkat daerah, agar tidak menganggap enteng pengelolaan aset daerah, karena ini menyangkut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), untuk meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

”Salah satu kriteria untuk meraih opini WTP yakni kesesuaian sistem akuntansi pemerintah. Jadi tidak asal mencatat terkait keberadaan barang, tetapi harus dibarengi dengan informasinya,” kata dia.

Sejauh ini, sejak tahun 2019, data aset daerah cukup bagus, karena masuk ke dalam aplikasi. Namun, aset daerah dikatakan belum sepenuhnya memadai, karena terdapat kekurangan informasi, baik itu jenis, harga, dan nilainya.

”Untuk itu, kami minta kepada perangkat daerah agar segera membentuk tim inventarisasi dalam rangka menindaklanjuti hasil rakor dan sosialisasi ini,” ujar Efrensia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Gumas Yansiterson menambahkan, ada empat tahapan dalam inventarisasi BMD, yakni persiapan, pelaksanaan, pelaporan hasil, dan tindak lanjut hasil inventarisasi.

”Dari hasil inventarisasi itu, akan diketahui jenis, harga, dan nilainya. Saat ini, yang tidak pernah dilakukan oleh perangkat daerah adalah pengusutan nilai dari aset daerah tersebut,” tukasnya. (Em)

Bupati Gumas Pimpin Upacara Perayaan HUT ke 20 Kabupaten

Bupati Gumas Pimpin Upacara Perayaan HUT ke 20 Kabupaten

Kuala Kurun gunungmaskab.go.id – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar upacara peringatan HUT ke 20 Tahun.

Upacara peringatan HUT ke 20 ini berjalan dengan lancar di halaman kantor Bupati pada hari Selasa (21/6/2022) dan dimulai dengan pembacaan sejarah terbentuknya Kabupaten Gumas.

Bupati Gumas yang bertindak selaku Inspektur pada upacara menyampaikan ucapan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh Anggota Satgas Covid19 Kabupaten Gunung Mas, karrna telah mensukseskan pelaksanaan Vaksin Covid19 untuk seluruh warga masyarakat Kabupaten Gunung Mas.

Ia pun mengatakan bahwa kita patut bersyukur karena beberapa waktu lalu kita telah menerima hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas penyelenggaraan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Mas Tahun 2021.

“Saya ucapkan terimakasih atas kepatuhan semua perangkat Daerah Kabupaten Gunung Mas terhadap pengelolaan keuangan dalam mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian, Semoga apa yang kita capai dapat terus dipertahankan untuk seterusnya,” tuturnya.

“Saya menghimbau dan mengajak kita sekalian untuk terus bergandengan tangan, hilangkan perbedaan, saling mendukung, berjuang dengan tekad yang kuat, berpacu dengan waktu, berkarya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gunung Mas yang semakin baik kedepannya,” kata Jaya.

Dirinya berharap mengingatkan kembali sesuai dengan Visi Kabupaten Gunung Mas yang tertuang dalam RPJMD Tahun 2019 – 2024 yaitu “Terwujudnya Kabupaten Gunung Mas Yang bermartabat, Maju, berdaya saing, sejahtera dan mandiri (Berjuang Bersama) dengan rumusan Program unggulan Tri Smart yaitu, Smart Agro, Smart Human Resource, Smart Tourism.”

Dia menuturkan bahwa kita telah memasuki tahun ke-3 RPJMD 2019-2024, hambatan terbesar yang dialami dalam memacu program Tri Smart di 3 tahun terakhir ini yaitu adanya pandami covid19, namun sekarang sudah mulai berangsur teratasi, tetapi disisi lain hambatan yang menjadi momok menghantui kita yaitu tingginya penyalahgunaan obat terlarang, Narkotika dan zat adiktif berbahaya lainnya di kalangan masyarakat Kabupaten Gunung Mas.

“Tampak bahwa dalam 3 tahun terakhir sampai bulan Mei 2022, untuk penanganan Perkara dan tersangka Narkoba cenderung menurun, tetapi untuk pengguna cenderung meningkat. Ini adalah sinyal yang sangat memprihatinkan bagi perkembangan bagi Generasi penerus pembangunan khususnya di Kabupaten Gunung Mas.” Tambahnya

Orang nomor 1 di Kabupaten Gunung Mas itu pun mengatakan bahwa hal ini menjadi keprihatinan terbesar. Di satu sisi kita sangat optimis untuk kemajuan pembangunan Kabupaten Gunung Mas, tapi disisi lain kita menghadapi pelemahan SDM atau human Resources akibat semakin maraknya penggunaan narkoba di Kabupaten Gunung Mas.

“Mengingat akan keadaan tersebut saya atas nama pemerintah Kabupaten Gunung Mas menyatakan komitmen perang terhadap Narkoba, untuk maksud tersebut kita menggandeng BNN Provinsi Kalimantan Tengah, dan pada beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah menandatangani MoU dengan BNN Provinsi Kalimantan Tengah yang dilanjutkan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara BNN Provinsi Kalimantan Tengah dengan Direktur RSUD Kuala Kurun di hari yang sama yaitu pada tanggal 19 Mei 2022 lalu. Jadi kita menyatakan perang terhadap Narkoba tetapi kita pun berkomitmen untuk melakukan Rehabilitasi terhadap pecandu Narkoba.” Tegasnya

Oleh sebab itu lanjut dia Pada peringatan Hari Jadi ke 20 Kabupaten Gunung Mas Tahun 2022, saya telah menetapkan Tema Hari Jadi : “BERSAMA WUJUDKAN GUNUNG MAS SEJAHTERA, MANDIRI, BERKEADILAN DAN BERMARTABAT”

Sub Tema : “DENGAN SEMANGAT HARI JADI KABUPATEN GUNUNG MAS, KITA BANGUN SINERGI UNTUK MEWUJUDKAN KABUPATEN GUNUNG MAS BERSIH NARKOBA (BERSINAR)

Selain itu untuk menambah spirit keseriusan Pemerintah dalam Perang Terhadap Narkoba dan bersamaan dengan Hari Jadi Kabupaten Gunung Mas kita mengajukan pemecahan Rekor MURI Indonesia untuk pembuatan Spanduk anti Narkoba sebanyak 5.020 buah dalam 2 bahasa yaitu bahasa Dayak Ngaju dan Bahasa Indonesia. Kita tambahkan pada angka 5.020 adalah simbol peringatan hari jadi ke 20 Kabupaten Gunung Mas.

“Saya minta kepada seluruh ASN Kabupaten Gunung Mas untuk memperhatikan hal ini dan jangan coba-coba untuk menggunakan Narkoba, demikian juga kepada seluruh Perangkat Pemerintah Desa/Kelurahan dan BPD se Kabupaten Gunung Mas jadilah contoh teladan kepada Masyarakat di wilayahnya, kita harapkan dengan kerjasama kita semua, kita bisa wujudkan Gunung Mas Bersih Narkoba (Gunung Mas Bersinar),” pungkasnya.

Pewarta : Iswanto

Pimred : Emelia Marsinta