Wabup  Terima Sertifikat Penghargaan WTP   

Wabup  Terima Sertifikat Penghargaan WTP   

PENGHARGAAN : Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing (dua dari kiri) menerima sertifikat penghargaan WTP yang diserahkan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, di Aula Serbaguna Bappedalitbang Kalteng, Rabu (16/10/2019) pagi.

Gunung Mas – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali meraih penghargaan wajar tanpa pengecualiaan (WTP) di bawah kepemimpinan Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si penghargaan ini merupakan yang berhasil diraih untuk kesekian kalinya oleh Pemkab Gunung Mas.

Dalam kesempatan tersebut penghargaan WTP dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia langsung diserahkan oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran kepada Pemkab Gumas yang diterima oleh Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P. Umbing, M.Si, Rabu (16/10/2019), di Aula Serba guna Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah.

Penyerahan tersebut bersamaan dengan kegiatan Rapat Koordinasi dan Pengendalian Program Pembangunan Provinsi Kalteng Triwulan III tahun 2019.

Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran juga menyampaikan bahwa beliau telah menyerahkan sertipikat WTP kepada 13 kabupaten/kota yakni Kabupaten Gunung Mas. Menurut orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini sertifikat yang diterima adalah atas keberhasilan daerah mengelola APBD dengan baik,

“Beliau mengatakan, saya sudah menerima sertifikat WTP dari kementerian keuangan untuk Pronvinsi Kalimantan Tengah dan menyerahkan sertifikat WTP kepada 13 (tiga belas) kabupaten/kota. Sertifikat (WTP) ini adalah atas keberhasilan daerah mengelola APBD dengan baik yang dinilai wajar tanpa pengecualian,” pungkasnya.

Workshop Ekspose RAD AMPL Merupakan Wadah Pengembangan Penyehatan Lingkungan

Workshop Ekspose RAD AMPL Merupakan Wadah Pengembangan Penyehatan Lingkungan

Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Yansiterson., M.Si membuka kegiatan acara workshop ekspose RAD AMPL bertempat di Aula BP3D, Kamis (17/10/2019).

Kepala Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Beben Martinus, ST., MT menyampaikan laporan ketua panitia Drs. Salampak, M.Si pada acara workshop ekspose RAD AMPL.

Gunung Mas – Pemerintah kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) pada Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, menggelar acara workshop ekspose RAD AMPL bertempat di Aula BP3D, Kamis (17/10/2019).

Dalam kesempatan tersebut Ketua Panitia Drs. Salampak, M.Si melalui Kepala Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Beben Martinus, ST.,MT mengatakan, Kegiatan Workshop Ekspose Rencana Aksi Daerah Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (RAD AMPL) Kabupaten Gunung Mas 2019 – 2024 ini, tiap Perangkat Daerah teknis akan melakukan paparan mengenai usulan program dan kegiatan prioritas serta tahun pelaksanaan/ implementasi dari program dan kegiatan dan pagu anggaran yang dialokasikan oleh masing – masing Perangka Daerah sesuai dengan RENSTRA masing – masing Perangkat Daerah teknis.

”Tujuan dari kegiatan Workshop sehari Ekspose RAD AMPL merupakan wadah pengembangan kesepahaman dan kesepakatan daerah tentang substansi Rancangan Akhir RAD AMPL yang selanjutnya akan disahkan sebagai dokumen  RAD AMPL Kabupaten Gunung Mas 2019 – 2024,” ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda)  Kabupaten Gunung Mas Selaku Ketua Pokja AMPL, Drs. Yansiterson, M.Si mengatakan, Dalam Kegiatan tersebut hal yang menjadi poin penting adalah kesepakatan kita semua dalam hal usulan program dan kegiatan prioritas serta tahun pelaksanaan, implementasi dari program dan kegiatan dan pagu anggaran yang dialokasikan oleh masing – masing Perangkat Daerah yang nanti akan melakukan paparan mengenai program dan kegiatan yang diusulkan yang tentunya harus selaras dengan RENSTRA masing – masing Perangkat Daerah teknis.

Tujuan Program PAMSIMAS III tahun 2016 – 2019 adalah untuk meningkatkan jumlah warga masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpendapatan rendah di wilayah perdesaan yang dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi 100% yang berkelanjutan untuk meningkatkan penerapan nilai – nilai dan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Dalam kesempatan ini Semoga dengan dilaksanakannya Kegiatan Workshop Ekspose Rencana Aksi Daerah Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (RAD AMPL) Kabupaten Gunung Mas 2019 – 2024 ini, dapat di hasilkan rumusan program dan kegiatan bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) untuk mencapai 100% akses air minum dan akses sanitasi di Kabupaten Gunung Mas,” pungkasnya.

Turut hadir Wakil Ketua II DPRD Kab. Gumas Neni Yuliani, S.S.Pel, Kepala BP3D Kabupaten Gunung Mas Drs. Salampak., M.Si, Kepala Bapedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah dalam hal ini diwakili oleh Kasubbid Perhubungan, Komunikasi dan Inforatika M. Ansori, ST., MT, Kepala SKPD dilingkup Pemkab Gumas, serta undangan linnya.

Pentingnya Sosialisasi Peraturan Bupati Gunung Mas Nomor 11 Tentang  Iuran Anggota KORPRI

Pentingnya Sosialisasi Peraturan Bupati Gunung Mas Nomor 11 Tentang Iuran Anggota KORPRI

SOSIALISASI : Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas (Sekda) Drs. Yansiterson, M.Si saat membuka Sosialisasi Peraturan Bupati Gunung Mas, nomor 11 tahun 2019 tentang iuran anggota KORPRI di lingkup Pemkab Gumas, Rabu (16/10/2019).

Gunung Mas – Sosialisasi Peraturan Bupati Gunung Mas Nomor 11 Tahun 2019 tentang Iuran Anggota KORPRI di Lingkup Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), jumlah peserta sebanyak 229 orang berasal dari unit KORPRI Perangkat Daerah dan Kecamatan di wilayah Kabupaten Gumas, bertempat di Aula GPU Tampung Penyang, Rabu (16/10/2019) pagi.

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, SE., M.Si melalui Sekretaris Daerah Drs. Yansiterson, M.Si mengatakan, sesuai dengan keputusan Presiden Nomor 24 tahun 2010 tentang pengesahan anggaran dasar Korps Pegawai Republik Indonesia BAB XIV keuangan pasal 63 ayat (3) dan ayat (2), maka untuk kegiatan KORPRI dapat juga bersumber dari bantuan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, iuran anggota, sumbangan yang tidak mengikat.

“Ia mengatakan, dengan telah ditertibkannya peraturan Bupati tersebut, pada kesempatan ini saya sampaikan apresiasi kepada dewan pengurus Kabupaten KORPRI Gunung Mas beserta jajarannya atas kinerjanya sehingga peraturan Bupati tersebut hari ini dapat di sosialisasikan,” ucapnya.

Maksud diterbitkan peraturan Bupati Gunung Mas Nomor 11 tahun 2019 tentang iuran KORPRI lingkup Pemkab Gumas ini, sebagai acuan peraturan dan pengendalian penyelenggaraan, mewujudkan kepastian hukum dan mewujudkan tertib penyelenggaraan iuran anggota KORPRI.

“Karena itu, mengingat pentingnya kegiatan ini, diharapkan kepada seluruh kepala perangkat daerah Gumas baik yang hadir atau yang diwakilkan, dapat mengikuti sosialisasi dengan baik sampai selesai, dan masing-masing kepala SKPD berkewajiban menindaklanjuti kepada anggota KORPRI  nya masing-masing sehingga dapat memahaminya dengan baik,” pungkasnya.

Road Map Sebagai Gambaran Mengenai Pengembangan Komoditas Karet Di Gumas

Road Map Sebagai Gambaran Mengenai Pengembangan Komoditas Karet Di Gumas

Workshop : Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas Salampak Haris, S.Sos saat membuka kegiatan Workshop Pameran Draft Roadmap Pemasaran Karet di Aula BP3D,  Rabu (16/10/2019).

Gunung Mas – Workshop Pameran Draft Roadmap Pemasaran Karet Pemerintah Kabupaten Gunung Mas bekerjasama dengan pihak USAID Lestari, bertempat di Aula BP3D, Rabu (16/10/2019).

“Berkaitan dengan rapat koordinasi ini, ada beberapa poin perlu saya sampaikan yang telah diutarakan oleh BP3D, workshop ini merupakan kelanjutan dari FGD yang telah dilaksanakan dan kebetulan saya mengikuti diskusi acara sebelum pada hari senin, 30 September 2019 ditempat yang sama dalam rangka mengindentifikasi peran berbagai pihak,” ujar Salampak Haris, S.Sos.,Mec.Dev saat menyampaikan sambutan Asisten II Bidang Ekonomi Ir. Yohanes Tuah, M.Si.

Lanjut dia dalam diskusi yang berkembang, kita semua telah mengidentifikasi berbagai masalah baik pada sektor hulu maupun hilir rantai bisnis karet serta mencoba menyusun kegiatan di setiap dinas dalam rangka mengatasi masalah maupun mengambil peran sesuai tupoksi masing-masing. Tentunya itu semua telah direkam dan menjadi data awal bagi pihak USAID Lestari dalam menyusun draft roadmap.

Beliau secara pribadi, berharap draft awal yang akan dipresentasikan dapat menjadi solusi permasalahan rantai bisnis karet yang selama ini belum terurai dan menjadi pintu masuk dalam membangun kebijakan berkaitan dengan rantai bisnis karet.

Sudah banyak yang kita diskusikan dan pertemuan ini menjadi titik akhir diskusi untuk menghasilkan draft roadmap yang matang. Tentunya yang dapat menjawab berbagai permasalahan di dalam rantai bisnis karet dan membantu Bapak Bupati maupun Ibu Wakil Bupati dalam menuntaskan janji politiknya berkaitan dengan usaha perkebunan rakyat yaitu karet.

“Saya mengucapkan terima kasi kepada pihak USAID Lestari yang telah bekerja selama kurang lebih 15 (lima belas) hari terhitung setelah forum FGD untuk menghasilkan sebuah draft roadmap. Terima kasih juga saya uacapkan kepada BP3D yang telah memfasilitasi semua kegiatan yang ada,” kata Salampak Haris, S.Sos saat membacakan sambutan Asisten II Bidang Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas.

Sementara itu Kepala BP3D melalui Plt. Sekretaris Beben Martinus, ST.,M.Si, mengatakan, acara ini merupakan pertemuan lanjutan dimana kita semua dapat mencermati rancangan awal roadmap yang telah disusun oleh pihak konsultan dari USAID Lestari yang tentunya berdasarkan hasil FGD yang telah dilakukan sebelumnya dan analisis data di lapangan.

Tahap ini penting karena masih terbuka ruang diskusi untuk melengkapi atau mengkritisi rancangan yang ada sehingga roadmap ini tidak sampai pada tataran teoritikal melainkan dapat di implementasikan secara praktis di lapangan.

“Setelah pertemuan ini, akan disusun rancangan final roadmap yang akan di presentasikan kepada Bupati, maka diharapkan kita semua dapat memberikan sumbangan pemikiran yang terbaik,” pungkasnya.

DPRD Gumas Tetapkan Fraksi Pendukung dan Alat Kelengkapan Dewan

DPRD Gumas Tetapkan Fraksi Pendukung dan Alat Kelengkapan Dewan

Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar didampingi Wakil Ketua I Binartha, Wakil Ketua II Neni Yuliani, S.S.T.Pel disaksikan Sekda Gunung Mas Drs. Yansiterson, M.Si saat menandatangani surat pengesahan alat kelangkapan dewan dan tatib saat digelar paripurna Jumat (14/10/2019).

Sejumlah Anggota Dewan mengikuti rapat Paripurna Ke – 3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019.

Gunung Mas – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), menggelar Rapat Paripurna Ke – 3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019. Menetapkan Tata Tertib dan Kode Etik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gunung Mas dan Penetapan Fraksi Pendukung dan Alat Kelengkapan DPRD, digelar di ruang sidang DPRD, Jumat (11/10/2019) rapat tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar.

Menurut Akerman, dengan diadakan penetapan fraksi pendukung dan alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, serta penetapan fraksi pendukung Dewan masa jabatan 2019 – 2024 agar ada koordinasi dan kehadiran semua Anggota Dewan.

“Dengan adanya penetapan alat kelengkapan dewan ini, juga sekaligus penetapan tata tertib dan kode etik DPRD Gumas dalam mengemban amanah kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Untuk Anggota Dewan yang baru yang sudah masuk komisi, agar membangun kerja sama yang baik dengan Anggota Dewan yang lama, ke depan kami akan berkoordinasi dengan Anggota Dewan yang baru.

“Ia berharap, setelah digelarnya rapat ini masing-masing fraksi dewan bisa bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing, terutama dalam agenda rapat selanjutnya,” pungkasnya.

Sementara dalam Rapat Paripurna ke – 3 masa persidangan I Tahun 2019 yang mewakili Bupati Gunung Mas Sekda Gumas Drs. Yansiterson, M. Si, sejumlah Kepala SKPD dilingkup Kabupaten Gunung Mas.

Pemkab Gumas Laksanakan Konsultasi Publik II Penyusunan RDTR

Pemkab Gumas Laksanakan Konsultasi Publik II Penyusunan RDTR

Asisten Perekonomian Ir. Yohanes Tuah, M.Si saat menyampaikan Sambutannya dua dari kiri, didampingi Kepala DLH Kab. Gumas Ir. Calvin A. Sahay, Narasumber Kementrian ATR/BPN Hangsono Suryo, ujung kiri, Kepala Bidang Tata Ruang Hermawan, ST., MT.Eng ujung kanan.

Gunung Mas – Asiten Perekonomian Setda Kabupaten Gunung Mas Ir. Yohanes Tuah, M.Si menghadiri Konsultasi Publik Kawasan Perkotaan Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Provinsi Kalimantan Tengah bertempat di Aula Hotel Zefanya, Kamis (9/10/2019) pagi.

Masing-masing SKPD terkait, melakukan Penandatanganan berita acara  Konsultasi Publik KLHS RDTR Kawasan Perkotaan Kauala Kurun, Kamis (10/10/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ir. Calvin A. Sahay, Narasumber Kementrian ATR/BPN Hangsono Suryo, Kepala Dinas PU yang diwakili oleh Kepala Bidang Tata Ruang Hermawan, ST., MT.Eng, serta peserta SKPD terkait lainnya lingkungan Pemkab Gumas.

Hangsono Suryodalam paparannya, KLHS adalah sebuah bentuk tindakan strategis dalam menentukan, mengarahkan, dan menjamin tidak terjadinya efek negatif terhadap lingkungan dan keberlanjutan yang dipertimbangkan secara bersama dalam kebijakan, rencana dan program.

Kewajiban penyusunan KLHS RTRW berserta Rencana Rincianya berdasarkan UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan LH.

Tujuan dan manfaat penyusunan KLHS memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan teritegrasi dalam pembangunan.

“Lanjut dia menjamin bahwa setiap kebijakan, rencan dan program “lebih hijau” dalam artian dapat menghindarkan atau mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan hidup. Melindungi aset-aset sumberdaya alam dan lingkungan hidup guna menjamin berlangsungnya pembangunan berkelanjutan dan memfasilitasi kerjasama antar stakeholder untuk mencegah konflik berbagai pemanfaat,” katanya.

Sementara itu, Asisten II Ir. Yohanes Tuah, M.Si mengatakan, apa yang kita lakukan ini membawa manfaat yang positif, artinya tidak hanya berhenti disini saja, karena proses konsekwen pelaksanaan kegiatan penyusunan KLHS RTDR masih berjalan.

“Kalau ada hal-hal yang dianggap penting, didalam forum ini yang belum disampaikan, bisa sampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum melalui Bagian Tata Ruang, dan atas nama Pemerintah Daerah saya mengucapkan terima kasih kepada kita semua,” pungkasnya saat menutup kegiatan.