Manfaatkan Teknologi Informasi Sebagai Sarana, Promosi dan perdagangan Secara digital

Manfaatkan Teknologi Informasi Sebagai Sarana, Promosi dan perdagangan Secara digital

Bupati Gunung Mas Jaya S Monong saat membuka Pameran dan Temu Usaha Kabupaten Gunung Mas 2019 di Stadion Mini Kaula Kurun, Minggu (16/6/2019).

Bupati Gunung Mas Jaya S Monong Saat meninjau Stan  pameran Dinas, Pertanian dan Temu Usaha Kabupaten Gunung Mas Ketahan pangan.

Para investor dan pengusaha, jangan ragu-ragu untuk berinvestasi dan menanamkan modal di Kabupaten Gunung Mas (Gumas), karena sangat banyak potensi dan peluang investasi yang ada di Gunung Mas, dan kami siap memberikan pelayanan dan kemudahan bagi investasi.

Demikian disampaikan Bupati Jaya S. Monong dalam sambutannya saat membuka pameran dan temu usaha hari jadi ke -17 Kabupaten Gumas di stadion mini Kuala Kurun, Minggu (16/6) sore, setelah sebelumnya disampaikan laporan dari ketua panitia kegiatan Ambo Jabar.

Ia juga minta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Gumas untuk menumbuhkan sikap kewirausahaan yang handal agar dapat meningkatkan kreatifitas dan inovasi guna meningkatkan kualitas dan daya saing produk-produknya, serta secara cermat dapat membaca peluang pasar untuk mengetahui produk yang digemari oleh para pembeli sehingga produk yang dihasilkan dapat mengisi peluang pasar yang ada, termasuk harga-harga yang realistis bagi produk-produknya.

“Kepada seluruh masyarakat Gunung Mas yang saya cintai, mari kita manfaatkan kemajuan teknologi informasi tanpa batas sekarang ini sebagai sarana promosi dan perdagangan secara digital, dimana promosi dan transaksi secara bertatap muka bukan lagi suatu keharusan. Tanpa mengikuti perkembangan teknologi informasi, niscaya kita akan tertinggal dan kalah bersaing,” ujar Jaya S. Monong.

Kegiatan pameran dan temu usaha ini bertujuan sebagai ajang penyampaian hasil-hasil pembangunan yang telah di lakukan oleh masing-masing OPD serta mensosialisasikan berbagai program dan kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan oleh Pemkab melalui OPD tersebut.

“Event pameran dan temu usaha ini diharapkan mampu memberikan daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gunung Mas melalui berbagai transaksi yang terjadi sehingga secara komulatif dapat meningkatkan PDRB Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai,” kata Jaya.

Usai membuka kegiatan, Jaya didampingi Ny. Mimie Mariatie Jaya S. Monong, Wabup Efrensia L.P. Umbing didampingi suami DK Mandarana, Sekda Yansiterson didampingi Ny. Darit Yansiterson, Waket DPRD Punding S. Merang didampingi istri memantau stand pameran dari setiap OPD, Kecamatan dan pelaku usaha lainnya.

Pembukaan pameran dan temu usaha dihadiri forum koordinasi pimpinan daerah, Bupati periode 2014-2019 Arton S. Dohong dan Ny. Apristini A S. Dohong, Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, Camat se-Gumas, Lurah, sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, sejumlah pejabat Eselon III dan IV serta undangan lainnya

Kontingen Festival Budaya Isen Mulang Siap Mengikuti Perlombaan

Kontingen Festival Budaya Isen Mulang Siap Mengikuti Perlombaan

SIMBOLIS: Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, SE., M.Si melepas Kontingen FBIM sekaligus penyerahan bendera kontingen secara simbolis kepada ketua kontingen Brikson, M.Pd, Jumat (14/6/2019).

Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, SE., M.Si foto bersama Usai pelepasan kontingen festival isen mulang (FBIM), Jumat (14/6/20119).

 

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong, SE, M.Si  resmi secara langsung melepaskan kontingen,  Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Kabupaten Gunung Mas, di kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), bertempat di halaman Kantor Bupati Gunung Mas, Jumat (14/6/2019).

Pelepasan itu ditandai dengan penyerahan bendera kontingen oleh Bupati Gunung Mas           Jaya S. Monong, SE, M.Si kepada ketua kontingen Brikson, M.Pd.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas Drs. H. Gumer,        Asisten Perekonomian Ir. Yohanes Tuah, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan    Drs. Muhamad Rusdi, serta ASN di lingkungan Pemkab Gumas.

Dalam sambutan Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong, SE, M.Si mengatakan, bahwa Festival Budaya Isen Mulang merupakan event tahunan dalam rangka memeriahkan hari jadi Provinsi Kalimantan Tengah, event budaya ini setiap tahun kita ikuti dimana kegiatan ini adalah dalam rangka perwujudan dan pelestarian nilai-nilai seni budaya olah raga tradisional yang dilakukan oleh masyarakat di Kalimantan Tengah.

Ia menjelaskan, kita masih banyak menyimpan kekayaan budaya dan kearifan lokal serta tradisi yang tumbuh dan berkembang serta masih terpelihara dengan baik. Kita banyak memiliki kawasan situs-situs dan cagar budaya seperti rumah betang, sandung, sapundu, monumen serta peninggalan masa lalu.

”Saya mengajak kita semua bersama seluruh komponen masyarakat Kabupaten gunung Mas untuk terus menjaga dan memelihara adat istiadat dan tradisi serta budaya, kearifan lokal, kawasan situs dan cagar budaya serta peninggalan masa lalu di Kabupaten Gunung Mas,” ujarnya.

Kemudian ia menyemangati kontingen Festival Budaya Isen Mulang, agar tetap menjaga kekompakan, menjaga kesehatan dengan sehat maka bisa mengikuti aktivitas kegiatan ini dengan baik, tetap bersemangat lakukan yang terbaik bagi Kabupaten Gunung Mas.

”Untuk itu saya berpesan agar seluruh kontingen menjaga nama baik Kabupaten Gunung Mas, agar cita-cita kita bersama untuk mewujudkan “Gunung Mas sejahtera bermartabat dapat kita capai dengan semangat Berjuang Bersama,” ucap Jaya S Monong., M.Si.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gunung Mas      Drs. Muhamad Rusdi dalam laporannya menyampaikan, bahwa Kabupaten Gunung Mas menurunkan 100 orang terdiri dari pendamping pelatih koordinator cabang lomba, peserta mewakili 9 Kecamatan hasil Festival Budaya Mihing Manasa Tahun 2018, yang nantinya akan mengikuti 10 cabang lomba.

Cabang lomba yang diikuti yakni lomba karnaval, lomba karungut, lomba habayang,           lomba balogo, lomba mangaruhi, lomba seni pencak silat membuka lawang sekepeng, lomba dayung tradisional, lomba masakan tradisional, lomba manyipet dan lomba mengukir talawang dan memahat patung.

Drs. Muhamad Rusdi mengatakan, semua cabang lomba yang diikuti kita targetkan semua boleh mendapat juara, karena dilihat dari persiapan-persiapan untuk saat ini sudah siap untuk bertanding. Tidak ada alasan lagi untuk tidak siap.

”Dia berharap kepada kontingen dalam mengikuti perlombaan supaya menjaga sportivitas, karena ini membawa nama baik Kabupaten Gunung Mas,” tutup Drs. Muhamad Rusdi.

Bupati Sampaikan Raperda APBD 2018

Bupati Sampaikan Raperda APBD 2018

SIMBOLIS: Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, SE., M.Si menyerahkan Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2018 kepada Ketua DPRD Gunung Mas Drs. H. Gumer, (12/6/2019).

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong, SE, M.Si sampaikan pengantar Rencana Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gunung Mas Tahun Anggaran 2018.

Penyerahan Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapat Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 dilakukan oleh Bupati Gunung Mas kepada Ketua DPRD Drs. Gumer pada rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gunung Mas, Rabu (12/6/2019) kemaren.

Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong, SE, M.Si mengatakan, adapun rencana peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Gunung Mas yang saya sampaikan pada saat ini, merupakan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun Anggran 2018.

”Hal tersebut merupakan kewajiban kepala Daerah, sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pada pasal 320 ayat 1 yang menyebutkan bahwa Kepala Daerah menyampaikan rencana perda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD, dengan dilampir laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan, paling lambat 6 (enam) bulan setelah Tahun Anggaran berakhir, ungkapnya.

Diterangkannya, dalam Tahun Anggaran 2018, Pendapatan Daerah dianggarkan sebesar Rp. 1.170.839.364.639,10 dapat direalisasikan sebesar Rp. 998.904.298.499,30 atau 85,32 persen dari target. Pendapatan Asli Daerah, pada Tahun Anggaran 2018 dianggarkan sebesar Rp. 38.613.899.007,00 direalisasikan sebesar Rp. 42.147.370.621,31 atau direalisasikan 109,15 persen dari target.

”Pendapatan transfer, pada Tahun Anggaran 2018 dianggarkan sebesar Rp. 1.025.626.588.258,10  telah direalisasikan sebesar Rp.848.888.824.477,99 atau 82,77 persen dari target,”ujarnya.

Jaya S. Monong, SE, M.Si menuturkan dalam Tahun Anggaran 2018, total belanja daerah yang dianggarkan sebesar Rp. 1.174.939.364.639,10 dapat direalisasikan sebesar Rp.1.016.622.794.871,71 atau 86,52 persen.

Dalam Tahun 2019, Belanja yang dianggarkan sebesar Rp.1.016.818.312.315,39 dapat direalisasikan sebesar Rp. 862.883.330.034,83 atau 84,86 persen.

Dari komponen perhitungan penerimaan daerah dan pengeluaran daerah diatas, pembiayaan netto sebesar Rp. 4.100.000.000,00 terealisasi sebesar Rp. 27.219.622.957,15 sehingga ada penambahan pembiayaan netto sebesar Rp. 23.119.622.957,15 atau 663,89 persen. Dengan demikian maka, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggran 2018 sebesar Rp.9.501.126.584,74.

”Angka-angka sebagaimana dimaksud, merupakan nilai dari laporan hasil pemeriksaan BPK-RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, atas laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas Tahun Anggran 2018, yang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” pungkasnya.

Asisten Perekonomian Minta OPD Dipercepat Dalam Penggunaan Anggaran

Asisten Perekonomian Minta OPD Dipercepat Dalam Penggunaan Anggaran

RAPAT: Asisten Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas, Ir. Yohanes Tuah, M.Si memimpin rapat TEPRA di ruang rapat lantai I Kantor Bupati Gunung Mas, Selasa (11/6). 

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) SOPD, Selasa (11/6/2019) pagi, di ruang rapat lantai I Kantor Bupati Gunung Mas.

Tampak Serius Peserta Rapat TEPRA, Seluruh perwakilan SOPD mendengar sambutan yang mewakili Bupati Asisten Perekonomian Setda Gumas Ir. Yohanes Tuah, M.Si, Selasa (11/6).

Rapat tersebut dipimpin langsung yang mewakili Bupati, Asisten Perekonomian Setda Gumas, Ir Yohanes Tuah, M.Si didampingi Kepala BPPRD Drs. Hansli Gonak, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Ir. Rawei, MT, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Gunung Mas serta peserta rapat.

Rapat TEPRA APBD 2019 membahas tentang laporan realisasi belanja keuangan dan fisik Kabupaten Gunung Mas Tahun 2019 posisi 31 Mei 2019.
Dalam kesempatan itu, Asisten Perekonomian Ir. Yohanes Tuah, M.Si mengatakan, untuk per 31 Mei 2019 kita sudah berada di urutan kedua. Realisasi yang telah dicapai 17,80 persen berada dibawah Kota Waringin Timur (Kotim). Tentu saja kita tidak lagi di urutan pertama seperti bulan sebelumnya per 31 April 2019.

”Kita juga tidak ingin terpandang sebagai Kabupaten yang selalu memacu anggaran. Kalau saya melihat dari tupoksi saya, untuk menjaga kita agar realisasi keuangan kita itu menyebar merata sepanjang tahun, itu yang menjadi pokok utama kita,” ujarnya.

Sudah ada kajian akademis yang menyatakan bahwa, PDRB kita adalah akumulatif tahunan dampak dari pada suntikan belanja Pemerintah, akan lebih besar dampaknya bagi PDRB kalau anggaran itu menyebar masuk ke dalam sistem perekonomian kita sepanjang tahun, dari pada kalau suntikan belanja pemerintah tiba-tiba melonjak naik pada akhir tahun.

Seluruh OPD harus berkomitmen untuk merealisasi program kegiatan sesuai jadwal yang telah di rencanakan, anggaran-anggaran yang digunakan lebih cepat.

”Saya berharap ke depan realisasi anggaran kita semakin lancar sehingga apa yang menjadi harapan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas bisa terwujud,” tandas Ir. Yohanes Tuah, M.Si pernah menjabat sebagai Plt. Kadis KominfoSP tahun 2017.

Hari Pertama Masuk Kerja Bupati Gunung Mas Sidak ke Sejumlah SOPD

Hari Pertama Masuk Kerja Bupati Gunung Mas Sidak ke Sejumlah SOPD

Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, SE., M.Si  didampingi Wakil Bupati Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si melakukan sidak ke sejumlah SOPD. 

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, SE, M.Si melakukan sidak ke sejumlah SOPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) pada Senin (10/5/2019) pagi.

Hari ini juga menjadi hari pertama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) masuk bekerja setelah libur Lebaran.
Sidak pertama dilakukan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berlanjut ke Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Inspektorat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, dan Dinas Satpol PP dan Damkar.

Sidak di Insfektorat Kabupaten Gunung Mas

Turut serta mendampingi Bupati, Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si, Asisten Perekonomian Ir. Yohanes Tuah, M.Si, Asiten Administrasi Umum Agung, SE, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Champili, ST, MT, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Edwin Yustian, SH.

Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, SE, M.Si mengatakan, sidak ini untuk memastikan para ASN tetap menjalani kewajiban untuk melayani masyarakat.

”Seiring dengan waktu kami akan melihat apakah ASN masuk semua, mengenai kehadiran serta kekurangan ataupun fasilitas-fasilitas yang ada. Kalau memang ada tentunya kita pertahankan yang kurang nanti kami dengan Ibu Wakil Bupati, Dinas terkait akan membenahi supaya lebih baik lagi untuk mendukung kinerja ASN sesuai dengan Dinasnya masing-masing,” ujarnya.

Dia menambahkan, kepada seluruh ASN di Kabupaten Gunung Mas agar selalu meningkatkan disiplin dalam bekerja tentunya tidak hanya hari ini saja, namun seterusnya seperti hari ini. Juga perlu kebersamaan membangun Kabupaten Gunung Mas dalam mewujudkan Visi Berjuang Bersama.
Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si menjelaskan terkait Industri 4.0 SDM kita harus ditingkatkan, Dinas Tenaga Kerja akan mempersiapkan tenaga kerja karena ketrampilan kerja harus kita siapkan. Jangan kita hanya jadi penonton pengen bekerja ada peluang usaha tapi kita tidak punya keterampilan untuk itu.

”Kita buat programnya Money Follows Program ini yang penting. Kan tidak mungkin program tanpa Money. Programnya di RPJM ini kita susun sedemikian rupa perlu anggaran berapa, anggarannya dari mana perlu juga kita cari pendapatan nanti dari mana. Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Gunung Mas harus kerja keras, termasuk perusahaan daerah juga. Jangan semua SOPD melaporkan kekurangannya,” ungkp Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si,” Pungkasnya.

Peserta Apel Yang Hadir Membludak Pasca Cuti Hari Raya Idul Fitri

Peserta Apel Yang Hadir Membludak Pasca Cuti Hari Raya Idul Fitri

Bupati Gumas Jaya S Monong, SE., M.Si ketika menyampaikan sambutan  di halaman kantor  Bupati Gumas kegiatan apel bersama pasca libur  lebaran Idul Fitri 1440 H, Senin (10/6/2019) 

Gunung Mas – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S. Monong, SE, M.Si, memimpin apel perdana pasca cuti Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Senin (10/6/2019), di lapangan upacara kantor Bupati.

ASN dan PTT Gumas ketika mengikuti apel di Halaman Kantor Bupati Gumas, Senin (10/6/2019).

Peserta apel yang hadir membludak, diantara Wakil Bupati Gunung Mas Ir. Efrensia L.P Umbing, M.Si, Sekretaris Daerah Drs. Yansiterson, M.Si, Staf Ahli Bupati, para Asisten dan seluruh Kepala SOPD, serta ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemda Gunung Mas.

Bupati dalam arahannya mengapresiasi kehadiran seluruh ASN dalam apel tersebut. Saya, atas nama pribadi, keluarga dan atas nama Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menyampaikan kepada saudara-saudara kita yang beragama Islam, walaupun tidak bisa satu per satu berjumpa untuk bersilaturahmi secara langsung, maka pada saat ini kami sampaikan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin” ujarnya.

Jaya S. Monong, SE, M.Si mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak atas dukungan dan kerjasama kita semua yang telah mempersiapkan segala sesuatu sehingga dari acara pelantikan sampai serah terima jabatan, pisah sambut dan syukuran dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Sesuai dengan Visi kami, dalam rancangan awal RPJMD Kabupaten Gunung Mas Tahun 2019 – 2024, yaitu “Terwujudnya Kabupaten Gunung Mas yang Bermartabat, Maju Berdaya Saing, Sejahtera dan Mandiri” atau dengan akronim “Berjuang Bersama”. Oleh sebab itu, mari kita bersatu, berjuang bersama seluruh elemen dan stakeholder, bergandengan tangan untuk membangun Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai.

“Bupati tegaskan akan mengevaluasi kelembagaan perangkat daerah yang ada kedepan lebih rasional, proporsional, efektif dan efisien, sehingga tepat fungsi dan tepat ukuran,” tegas Bupati.

Selain itu, beberapa agenda penting sampai dengan akhir tahun 2019 yang harus kita laksanakan dan tidak kalah penting, penyusunan kebijakan umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon dan Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2020.
Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019, dimana rancangan perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2019 harus sudah disampaikan ke DPRD paling lambat minggu kedua bulan Juli 2019.

“Pada saat ini juga saya sampaikan, bahwa hari pertama kerja setelah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri, sesuai Surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yang juga ditindaklanjuti dengan surat edaran Bupati Gunung Mas yang secara garis besar menyatakan bahwa dilakukan evaluasi dan pelaporan kehadiran Aparatur Sipil Negara pada hari ini, 10 Juni 2019, sekaligus pemberian hukuman disiplin dan sanksi bagi ASN yang masih memperpanjang sendiri liburnya,” pungkasnya.